Cinta Sugar Daddy

Cinta Sugar Daddy
BAB 3: transparan


__ADS_3


ketika aku tidak bisa menghadapi masalah yang menimpaku, hanya Tuhan yang kupercaya dan kuharapkan, karna aku yakin,Dia punya jalan terbaik for my life :>


Sesampainya asya dan haura di tempat perbelajaan yang sering haura datangi, mereka lansgung


dismabut oleh pegawai took tersebut, dengan senang hati haura memilih baju yang


menurutnya cocok untuk asya.


“sya coba yang ini diruang ganti yuk, tante rasa ini cocok loh buat kamu” kata haura


sambal memberikan baju yang ada ditangannya kepada asya


“tan.. asya rasa ini terlalu terbuka deh. Asya ga cocok taqn” kata asya menolak baju yang


diberikan oleh tantenya untuknya


“ gak papa sya, bagus kok untuk kamu” lagi dan lagi haura selalu menguasai apa yang ingin


dikatakan oleh asya, mau tidak mau asya terpaksa menerimanya dan mencobanya


diruang ganti


“tumben datang dengan ponaanmu ra, biasanya juga barengan sama anak kembar kamu tuh”


kata pemilik took itu yang sudah akrab dengan haura


‘biasalah sesekali ngajak ponaan, toh juga gak lama lagi dia dirumah” kata haura dengan


tersenyum senang


“lohh.. memangnya kamu mau bawa dia kemana ra?” tanya pemilik took tersebut dengan


heran


“sebentar lagi dia akan menikah, jadi aku mau belanjaain dia sebelumkeluar dari rumah”


kata haura dengan mulut manisnya


“ohhh, selamat ya ra, kamu memang tante yang baik sama ponaanmu” kata pemilik took itu


yang tidak tau yang sebenarnya terjadi


“tante bagaimana?” tanya asya yang keluar mengenakan baju dress selitut namun bagian


belakang bolong seperti kurang bahan


“cantik sayang. Kamu sangat cocok memakainya” kata haura tersenyum licik, ia tau bahwa


ponaannya itu tidak suka dan tidak nyaman dengan baju itu, namun itulah tujuan


haura membawanya belanja


“tapi tan, asya ga nyaman sama bajunya” kata asya dengan menolak untuk memakai baju ini


“tidak apa-apa sayang, kamu sangat cantik memakainya” kata haura tanpa mempedilikan


wajah asya yang seperti memohon padanya


“tolong bungkus yang ini yah” sambung haura kepada pegawai took tersebut


Setelah selesai membeli baju untuk asya, metreka masuk ketempat perawatan, dengan niat


membuat asya merubah penampilannya


“tante kita ngapain disini?’ tanya asya dengan bingung, pasalnya ia tidak pernah seperti


ini sebelumnya


“kita akan merubah penampilan kamu sayang, rambut kamu juga harus diperbaiki” kata haura


dengan tersenyum, lagi-lagi asya menuruti keinginan tantenya itu

__ADS_1


“tolong ramburnya dirapikan ya, sekalian di gulung tapi jangan dipotong” kata haura dan


diangguki oleh pelayan disana


***


“mami bawa apa?” tanya nika yang melihat maminya pulang Bersama dengan asya


“wahhh ada yang berpenampilan baru nih” kata naka mencibir kearah asya disamping maminya


“naka jangan seperti itu, asya kamu boleh kekamar sayang” kata haura dengan lembut dan


dijawab iya oleh asya


“mi, kenapi sih tiba-tiba baik sam tuh anak!” kata niki dengan marah karna melihat


perubahan maminya kepada sepupunya itu


“tidak apa-apa sayang, mommy hanya ingin memberikan sesuatu yang yang tidak bisa ia lupakan


sebelum keliuar dari rumah ini” kata haura tersenyum Bahagia semakin membuat


anaknya kebingungan


“apa papi belum memberitahu kalian?’ tanya haura melirik anaknya bergantian


“tidak ada, kata papi dia sibuk” jawab nika dengan cuek


“iya tuh papi, ditanya malah sok sibuk banget” sambung naka yang kesal dengan jawaban


kedua orangtuanya, karna tidak mendapat jawaban yang diinginkan


“ kalian masih kecil, belum cukup umur untuk rau itu” kata haura dan meninggalkan kedua


anaknya yang masih kebingungan


“mami ihh kok ngomongnya tangung sihh” sewot keduanya dengan wajah kesal, namun tetap saja


Sedangkan asya, dia sedang melamun didalam kamarnya, ia tidak tau apa yang harus ia


lakukan saat ini, satu sisi ia tidak ingin mengikuti keinginan om dan tantenya,


namun satu sisi dia tidak tau apa yang harus ia lakukan


‘ apa yang harus aku lakukan sekarang, aku tidak mungkin kabur dari sini, kemana aku akan


pergi” kata asya dengan sendu mengingat nasibnya yang begitu buruk


‘ apa aku harus pergi dari rumah ini, tapi kemana aku akan pergi” asya masih terpikir untuk


kabur dari rumah itu namun ia sendiri tidak tau kemana tjuannya jika kabur


Untuk sahabatnya, grece tidak ingin membuat chloe ikut kedalam masalah yang ia alami,


karna sudah bisa ia tebak om dan tantenya pasti mencarinya sampai dapat dan ia


tidak ingin chloe mendapat masalah tentang itu.


“ohh Tuhan apa yang harus kulakukan sekarang?” kata asya dengan meremas rambutnya, ia


merasa sudah putus asa dengan takdirnya saat ini.


“tapi aku juga tidak bisa gerdiam diri, aku harus pergi dari rumah ini sebelum om dan


tante mencariku kesini” kata asya dan bersiap untuk pergi, dia hanya membawa


tas kecil miliknya yang berisi uang 200 ribu sisa tabungannya dan ponsel butut


miliknya


Dengan perlahan-lahan asya mengendap keluar kamarnya danpa menimbulkan suara apapun,


ia merasa jantungnya hampir copot karna takut jika sampai ketahuan om dan

__ADS_1


tantenya.


Tiba-tiba saat selangkah lagi asya sampai kepintu keluar, tantenya memanggil Namanya dan


menuju kamarnya, dengan cepat asya bersembunyi dikolong meja dapur mereka


“astaga apa yang harus kulakukan Tuhan, apa aku batalkan saja renvcanaku untuk kabur?”


gumam asya dalam hatinya, ia merasa keadaannya sangat mendesak


Merasa tantenya sudah masuk kekamarnya, asya langsung keluar dan berlari kecil agar


cepat sampai ke jalan raya, namun saat hendak membuka pintu pagarnya, nika


melihat dirinya yang hendak keluar


Dengan cepat nika berteriak memanggil maminya, dan saat itu juga asya lari sekuat tenaganya,


sampai akhirnya asya berhenti depan Gedung terlihat seperti kantor, tapi asya


tidak peduli yang ia takutkan adalah jika dirinya sampai dapat om dan tantenya.


Sementara dirumah keluarga burke, mereka sedang sibuk untuk mencari asya,frank yang


langsung melajukan mobilnya untuk menyusul ponaannya, sementara nika dan naka


hanya berdiam diri tidak tau apa yang mesti mereka lakukan.


Berbeda dengan haura, ia sibuk mendumel dan mengeluarkan motor dari garasi dan menyusul


suaminya mencari asya


“ apa sih yang disembunyiin papi sama mami, kok asya pergi dari rumah mereka khawatir


git??” tamnya nika kepada adiknya naka


“ tau tuh, kamu ga lihat apa kelakukan mami ke asya tuh tadi beda banget tau, jangan-jangan


mereka udah baik ke asya?” tanua naka berbalik ke kakaknya, dengan cepat niki


menaikkan bahunya tanda tidak tau juga


“ntahlah, nanti kita tanya sama mereka,kalua mami papi udah pulang” kata niki dan


diangguki oleh adiknya


Sementara ditempat asya, ia tidak tau lagi harus kemana, ia sudah putus asak arna tidak


ada tujuan yang harus ia singgahi.


“kemana aku


akan pergi yah?? Mana cape banget lagi” keluh asya dan mendudukkan dirinya


dikursi yang ada didekatnya, namun saat hendak duduk ia sempat melihat kearah


pria yang sedang mengendarai mobilnya dan terlihat sedang tidqak baik-baik


saja.


“ternyata bukan aku saja yang punya maslah hidup,buktinya pria itu juga sepertinya sedang


kesal” kata asya dengan menatap kearah jalanan sampai akhirnya suara panggilan


seseorang membuyarkan lamunannya


“alesya…..” teriak haura dengan lantamg saat melihat asya yang duduk tak jauh dari


tempatnya, buru-buru asya berlari agar tantenya tidak bisa mengejarnya.


next


berikan komentarmu dan tanggapan kalian kepada lkeluarga burke,nanti mami kasih tau kemereka wkwkw

__ADS_1


__ADS_2