Cinta Sugar Daddy

Cinta Sugar Daddy
BAB 102, Getaran


__ADS_3

Melihat ketakutan dan kekecewaan dari wajahnya, aku merasa hangat dan tenang. mungkin karna memang sedari awal menganggapnya sebagai tambatan hati, hah? tambatan hati apa itu? aku tidak berharap berharap seperti itu, kalian jangan salah tanggap, gadis itu terlalu berharap.


~Dalvin Callista


"Chloe, kamu pulanglah lebih dulu, ganti bajumu dan bersihkan tubuhmu dan istirahat dulu, kami akan berjaga disini" ucap Asya yang melihat sahabatnya duduk dikursi tunggu, gadis itu terlihat kelelahan karna sedari tadi menunggu Vin dalam keadaan sadar


"tidak Sya, aku akan menunggu kak Vin sampai, aku tidak apa-apa kok, tenang saja. lebih baik saja yang pulang lebih dulu, kalian panggang yang kelelahan ini, aku panggang keponakanku ini" kata Chlo tersenyum menandakan dia baik saja, yang panggang itu adalah Asya yang sudah sangat menyukai keadaan bumil itu


" iya sayang, kamu lebih baik istirahat dan membersihkan dirimu, kamu terlalu lelah dengan rasa lelah anak kita, mommy kelelahan begitu" kata Al membenarkan ucapan Chloe, karna ia tau Cloe, karna ada sesuatu, sementara Dar lebih dulu pulang mengurus lainnya


"tapi mas, aku masih ingin menunggu bang Vin" ucap Asya dengan wajah yang sangat kelelahan dan mata sembab karena menangis belum lagi harus merasakan sedikit kram di perutnya


"sayang, jangan menolak, kamu harus mengetahui kesehatanmu dan bayi kita, untuk urusan Vin, Chloe bisa menjaganya disini, jangan khawatir berlebihan, Chloe bisa mengurus semuanya" ucap Al dan dianguki oleh Chloe, gadis itu tetap di samping tempat tidur Vin setelah selesai operasi tadi


"hemm, baiklah. Chloe jaga bang Vin yah, nanti kami bakal kesini lagi, aku pulang sebenatr. kamu mau nitip apa"?" tanya Asya sambil menatap pundaknya dan membalasa dengan senyuman Chloe, masih fokus kepada Vin yang berbaring,


"iya Sya, pasti kok. nanti aku kabarin kalau kak Vin udah siuman" ucap Chloe tersenyum dan memeluknya, ia sunguh merasa bersalah dan sangat cemas melihat Asya dan Vin, mereka panggang dan Asya yang kelelahan sangat terlihat diraut wajah Asya,


"ayo sayang pulang dulu" ucap Al melangkah maju, mereka akan pulang untuk membersihkan diri masing-masing, dan kembali kerumah sakit untuk berjaga-jaga disana, memanggang juga Chloe yang sendirian menunggu Vin


sementara ditempat lain, Darrec yang menemui Michael untuk mengurus dua cecungguk gila yang membuat terungkap digedung dan sampai menculik Asya dan meulai Vin langsung ditahan oleh dua pria itu, wajah sangar Darrec baru melihat saat berhadapan langsung dengan Freya,wanita jala**ng milik Lo


"aku saat ini sedang kesal dan sakit hati, jadi kemungkinan kau kealanku dan melampiaskan amarah yang meluap dalam hati, sunguh ini sesuatu yang sangat menyenangkan" ucap Dar dnegan sneyuman menyukai Freya, wanita itu datang langsung merasakan kesedihannya, seolah-olah mengancam balik

__ADS_1


" jangan menatapku seperti itu, ingin ku congkel matamu agar jadi makanan ikan piranha" kata Dar jengkel karna Freya masih berani menatapnya seperti itu, seolah menantang dirinya melakukan lebih


"jangan terlalu galak Dar, nanti wanita itu semakin menantang mu" ucap Michael saat melihat amarah Dar yang mengebu geu kepada Freya, sementara Garvin masih lemas disamping wanita itu, sungguh kondisi Garvin sangat kasihan


"aku tidak suka ditatap seperti itu, aku benci dengan tatapan pembangkang seperti dia" kata Dar dengan tajam, langkah kakinya mendekati Freya yang duduk tidak jauh dari mereka, tangan dan kaki wanita itu terikat, juga mulutnya yang tertutup, kalau tidak dari tadi mungkin wanita itu memaki Dar dan membalas perkataan dar


SRAKK...


"lakban yang menutup mulut Freya terbuka dengan kasar, Dar sengaja melakukannya karna ia ingin membuat Freya kesakitan dan meraung, meringis, dan akan memunculkan wajah kasihan, itu sangat menyenangkan untuk Dar, jiwa psyconya mulai bangkit lagi


"pria gila!!, kau menyakitiku breng**sek!!!' ucap Freya dengan keras dan menatap tajam kepada Dar, ia merasakan kesakita dimulunya, Dar terlalu kasar melepaskan lakban


"hahahha, lihatlah Mic, baru saja kukatakan sudah berbunyi dengan irama yang merdu" ucap Dar saat mendengar teriakan Freya, bahkan Dar kembali mendekati wanita itu dan menjambak rambut Freya sampai kepala wanita itu tertarik kebelakang


"SETAN!!" teriak Freya lagi dengan bringas dan nafas memburu kasar, wanita itu ingin berdiri dari posisinya namun tidak bisa karna terikat dnegan kursi itu


"hahhahah.... kau sungguh wanita bdoh!!, sungguh manusia terbodoh yang pernah aku temui!!' ucap Dar tertawa melihat tingkah Freya yang masih melawan dan sangat menantang dirinya


PLAKK..


UGHH...


"tamparan Dar mmapu mmebuat Freya melengguh dan meringis dengan suara yang menyakitkan, ilu tapi masih tidak mau mengalwah

__ADS_1


"bawa kesini jarum dan korek apinya, aku ingin membuat wanita ini tertawa lebih keras:" ucap Dar kepada anak buahnya, mereka langsung mengikuti perintah dar dan memberikan apa yang diminta oleh tuannya itu


dirumah sakit tempat Vin, Chloe masih setia menemani pria itu yang masih terbaring lemah, kadang kala Chloe mengusap dahi dan pipi Vin dnegan lembut, seketika gadis itu memangis dan menyentuh dada Vin dengan pelan, agar siempunya tidak terganggu dengan sentuhannya


Chloe menangis dengan airmata yang berderu deras dipipinya, gadis itu menatap wajah Vin yang terlelap dalam tidurnya, Chloe merasa takut melihat Vin yang seperti itu, sungguhbhatinya sangat sakit, entah apa yang dipikirkan gadis itu


"kak, cepatlah bangun, aku mau berbicara denganmu lebih lama, kumohon buka matamu sekarang" ucap Chloe ditengah kesedihannya dan mengusap wajah teduh Vin


"aku mau dekat dengan kakak lebih lagi, aku tidak mau kakak kesakitan seperti ini hiks..hikss"  suara yang sedari tadi ditahan oleh Chloe akhirnya keluar dengan pilu, sangat menyakitkan untuk Vin yang dari tadi sudah bangun namun memilih diam dan menutup mata, ingin melihat respon gadis yang menjaganya saat ini


"kak, cepatlah bangun. jangan sakit didepanku, kamu membuatku hampir kehilangan separuh nafasku hiks..hikss" ucap Chloe lagi, kali ini dia menatap wajah Vin dnegan lekat


sedangkan Vin yang ditatap, merasa saling dan tidak tahan berlama lama, rasanya ia ingin memeluk gadis itu dalam dekapannya dan tidak ingin melepaskannya, gadis itu terlalu imuut dnegan sikap dan perkataan jujurnya


"kak, ayo bangun. aku tidak mau kak Vin lama lama seperti ini, ayo pulang" kata Chloe mendesak Vin,  namun tidak ada jawaban, tapi ada yang salah, tubuh Chloe terlambung jatuh keatas tubuh Vin dengan tangan kekar yang memeluk pinggangnya


"kak ....kak Vin"  ucap Chloe gugup dan tidak ingin menyakiti Vin dnegan menindih tubuh kekar itu, dengan cepat Chloe melepaskan diri dari atas tubuh Vin


"jangan melepasknnya, kamu tidur disini" kata Vin dnegan suara lemah, pria itu menggeser tubuhnya untuk membuat Chloe ikut merebahkan tubuh disampingnya


"kak, kak Vin masih sakit, jangan begini" ucap Chloe dengan gugup, ia takut apa yang ia katakan tadi didengar oleh Vin sdan itu hal yang snagat memalukan bukan?


next

__ADS_1


jangan lupa like, komen,dan favorit readers😍😍 HAPPY MALMING SEMUANYA, NIKMATI HARIMU DNEGAN BAHAGIA😘😘


__ADS_2