Cinta Sugar Daddy

Cinta Sugar Daddy
BAB 67, Hanya Masalah Waktu


__ADS_3

Apapun yang sudah menjadi keputusan ku kalian tidak bisa mneghentikanku, itu sudah tekadku, aku akan melakukan segala cara untuk mendapatkannya kembali, sekalipun ada rintangan didepan sana itu tidak akan membuatku takut atau mundur, dia milikku duluu dan nanti jangan menghalangi jalanku


~Freya Zeline


"Ada apa Fre?" tanya Al seolah tidak tau maksud wanita itu mendatanginya, namun Al masih bisa bersikap prefesional untuk menahan diri tidak kembali termakan godaan Freya seperti beberapa waktu lalu


"tidak ada Al, aku membawakanmu kopi, mungkin kamu haus karna terlalu lama didepan berkas yang menumpuk itu" kata Freya sambil tersenyum dan tanpa disuruh ia langsung masuk kedalam tanpa seijin Al


"tidak perlu terlalu sering datang kesini Fre, aku tidak suka diganggu" kata Al dengan tegas, namun Freya hanya menanggapinya dengan senyuman bahkan sangat berani duduk dimeja milik Al setelah meletakkan kopi yang ia bawa diatas meja


"Fre, keluarlah, jangan mengangguku, masih banyak berkas yang perlu aku tangani, lagipula kau pasti banyak pekerjaan" kata Al sengaja menghindari kelakuan Freya yang sudah berlbihan menurutnya


"apa kau merasa terganggu dengan kedatanganku Al, padahal dulu kau selalu memintaku untuk disampingmu' kataa Freya dengan raut wajah sedih dan sengaja mengungkit masalalu mereka


"bukan begitu Fre, tapi ini bukan waktunya, aku masih banyak pekerjaan" kata Al dan tangan pria itu terulur untuk memeluk Freyam sungguh hati Al terlalu cepat goyah, hanya melihat wajah sedih dan murung Freya pria itu sudah merasa kasihan


"jangan seperti ini Fre, aku hanya tidak ingin kau menyakiti dirimu, kembalilah keruanganmu" kata Al setelah melepaskan pelukannya, sementara Freya merasa senang karna rencananya membuat Al merasa bersalah berhasil, pria itu tidak sanggup melihatnya sedih


"aku hanya sedih Al, tidak ada orang yang aku kenal diruanganku, mereka terlalu sibuk bekerja, aku kesepian" kata Freya memulai kembali dramanya untuk mengambil rasa simpati Al kepadanya


"baiklah, kau bisa disini sampai kau merasa baikan, tapi aku tidak bisa menemanimu Fre, aku masih harus menyelesaikan ini" kata Al dan wanita itu langsung mengangguk setuju,

__ADS_1


"kita lohat saja kau bertahan sampai dimana Al, aku tau fdalam hatimu pasti menginginkan aku" batin Freya dengan senyum licik dan raut wajah yang berubah senang


"aku boleh duduk disini Al?" tanya Freya sambil menunjuk kearah sofa yang ada disana, ia ingin membuat Al semakin mengakui keberadaannya


"terserahmu saja Fre, tapi jangan mengangguku" kata Al dan mengambil ponselnya, ia mencoba melihat CCTV rumahnya untuk melihat apa yang sedang dikerjakan oleh istri kecilnya yang ia tinggalkan sendirian


"dia terlalu kecil mengerjakan itu sendirian" monolog Al dengan suara yang sangat kecil dan senyum yang mengembang ketika meihat ponselnya, Asya yang sedang sibuk membersihkan lantai dua rumahnya dan menggeser krsi sofa dan mengganti posisinya, namun tenaga gadiis kecil itu tidak kuat, membuat doirinya beberapa kali terpeleset


"dasar bocah" ucap Al namun kali ini terdengar ditelinga Freya, wanita itu meliat kearah Al dengan bingung, siapa lawan bicara Al, pikirnya


"ada apa AL?" tanya Freya dan berdiri melangkah kedepan Al


"tidak ada, hanya saja aku teringat dengan gadis kecilku" kata Al dengan senang dan raut wajah bahagia, namun hal itu juga membuat Freya bertambah bingung dan tidak tau arah pembicaraan Al


"iya Fre, aku sudah menikah bulan lalu, dan istriku sangat imut, dan itu makanya aku mengatakan gadis kecil, dia terlalu imut dan pendek" kata Al dengan emnceritakan Asya didepan Freya membuat wanita itu menahan amarahnya dan merasa gagal untuk mendapatkan Al dengan cepat dan mudah


"apa kau mencintainya Al?" tanya Freya dengan mengotot dan mendekati Al, memberikan sedikit ruang untuk pria itu melihat belahan da*danya


"iya Fre, aku rasa begitu, namun aku masih bingung dan kadang ya begitulah" kata Al sulit untuk mengatakan hal yang sebenarnya, apakkah ia mencintai istrinya sepenuhnya atau hatinya masih terikat dnegan wanita didepannya


perkataan Al seolah menjadi ruang yang membuat Freya tersenyum bangga, ia masih mendapat kesempatan untuk merebut Al dari istrinya itu, Al belum sepenuhnya mencintai istrinya itu

__ADS_1


" kenapa publik tidak tau pernikahanmu Al?" tanya Freya semakin mengorek informasi tentang istri Al, agar dia mudah untuk menghancurkan gadis itu dan merebut Al kembali padanya


"belum waktunya Fre, aku tidak mau istriku mendapat masalah atau banayk yang tau jati dirinya, aku tidak siap kehilangan dia"kata Al membuat Freya sedikit panas mendengar kata takut kehilangan


"begitu ya Al, ya sudah aku mau keruangan ku dulu, aku sudah merasa baik" kata Freya padahal dalam hatinya ada sejumlah rencana busuk untuk menghancurkan pernikahan Al dan istrinya itu, Freya juga berfikir untuk memberitahu kekasihnya di Swiss agar segera mencari tau tentag gadis ynag dimaksud Al


"kau sendiri yang memberitahuku Al, jangan salahkan aku kalau istrimu mati ditangan orang yang tepat" ucap Freya dengan sinis dan langsung menghubungi Loki yang berada di Swiss dan memantau pekerjaannya disini


"hallo babe, apa yang sedang kau lakukan disana, jangan bermain dengan ******** disana" kata Freya mengingatkan kekasihnya itu, karna ia tau Loki pasti butuh wanita untuk menyalurkan hasrat seksualnya


"aku tau babe, apa ada informasi penting maka kau menelfonku?" tanya Loki dengan penasaran yang sangat tinggi, ia tidak sabar jika ada informasi terbaru tentang musuh bebuyutannya


"ada babe, Al sudah punya istri sekarang, mereka tinggal bersama, dan kau suruh orang-orangmu untuk mencari tau siapa wanita itu, agar ita lebih mudah menyingkirkannya" ucap Freya dengan tegas dan dijawab oleh Loki, dalam hati  Freya ia tersenyum senang, ia sangat mudah untuk memerintah kekasihnya itu, padahl ia hanya tidak ingin susah payah mencari tau tentang Asya agar mudah menghancurkan rumah tangga Al


"ohh i see, aku akan menyuruh oengawalku untuk mencari taunya, kau tenang saja, ketika aku mendapatkan informasi terbaru, aku akan langsung mengatakannya padamu" kata Loki dengan yakin dan penuh semangat


"baik babe, aku mengandalkanmu, aku harap kau tidak kmengecewakanku" jawab Freya, padahl nantinya ia yang akan menghancurkan harapan kekasihnya itu yang sudah susah payah membuat Al sehancur itu


"baik,kalau begitu selamat melanjutkan pekerjaanmu",kata Loki dan dijawab iya dengan cepat oleh Freya, wanita itu tersenyum licik karna rencananya satu persatu berjalan dengan baik, tidak ada yang menjadi hambatannya


dengam tersenyum Freya duduk dikursinya dan membayangkan kalau misinya selesai betapa bahagianya ia bisa menjadi nyonya Chevalier dan menguasai semua harta milik Aland Chevalier

__ADS_1


#next


jangan lupa like, komen, dan favorite kalian ya readers, hari ini othor double up kan, karna readers othor yang paling terpenting wkwk😍😍😘


__ADS_2