Cinta Sugar Daddy

Cinta Sugar Daddy
BAB 47, tidak tau diri!!


__ADS_3

***kalian bebas mau melakukan apapun dengan dia sebekjm bertemu denganku, tapi setelah bersama denganku ceritanya beda lagi,dia sudah menjadi milikku,dan kalian tidak ada hak untuk menganggunya, atau kalian sendiri yang akan tau akibatnya


~Aland Chevalier***


setelah mendemgar teriakan asya yang diiringi dengan tangisan gadis belia itu, hati aland terenyuh dan emosinya meningkat, selama gadis kecilnya tinggal bersama dengannya,aland tidak pernah sekalipun membuat asya menangis, aland sebisa mungkin menuruti apa yang dikatakan asya,bukan karna cinta atau apa, namun lebih ke rasa kasihan karna mendengar asya pernah bercerita tentang dirinya dan masa lalunya


namun, sekarang belum sampai satu jam mereka disana, haura sudah membuat asya menangis dan membuka luka yang sudah sedikit mengering dulu hal itu membuat aland naik pitam dan menatap haura dengan tajam


"apa kau suadara kembar ibu asya?",tanya aland dengan suara datar namun sangat penuh penekanan


"iya,memangnya kenapa?, apa anak sialan ini menceritakan semua tentang keluarga ku pada kalian!!",jawab haura dengan enteng dan masih berlagak sombongnya


"apa suamimu ini seoarang pengusaha?",tanya aland dengan menaikkan alisnya sebelah, tidak seperti haura, frank justru diam saat melihat asisten vin yang datang bersama dengan chloe dafi dalam rumah tua itu, membuat frank tutup mulut, karna siapa yang tidak mengenal vin dikalangan pengusaha


"apa nama perusahaan yang dikelola suamimu, barang kali aku tau bergerak dibidang apa",kata aland dengan senyuman smirk dan menatap frank dengan tajam


"twinsburke company,suamiku pemilik perusahaan itu, hahaha pasti kalian kaget setelah mendengarnya, perusahaan kami sudah bekerja sama dengan beberapa perusahaan diluar negri",kata hayra dengan arogant tanpa tau raut wajah suaminya sudah berubah sejak tadi


"kau!!, apa kau mengenal asistenku ini?",tanya aland dengan menunjuk asisten vin yang tepat berada di sampingnya


"ya,saya mengenal tuan vin dengan baik",jawab frank gugup, ia tau apa yanga kan terjadi selanjutnya


"apa kau tau vin hanya seorang asisten dari perusahaan A/V corp yang sedang kau ajukan kerjasama tuan frank burke yang terhormat?", ucap aland diikuti dengan langkah kaki mendekati frank yang berdiri tak jauh darinya

__ADS_1


"s..sa.saya tidak tau tuan,hanya saja saya tau tuan vin yang mengurus semua perusahaan yang bekerja sama dengan A/V corp",jawab frank dengan terbata dan terdengar suara tepuk tangan aland


"perkenalkan saa Aland Chevalier, pemilik perusahaan A/V corp,dan satu-satunya pemilik perusahaan itu, jangan lupa aku calon suami Alesya Callista yang datang kerumah kalian beberapa waktu yang lalu",kata aland dengan kembut namun penuh penekanan setiap kata yang dia ucapkan


seketika frank maupun haura menegang dan gemetaran, siapa yang tidak tau marga chevalier, mungkin diseluruh pelosok dunia perbisnisan tau bagaimana besarnya marha itu dikalangan dunia bisnis


"m..ma..maf tuan, apa saya tidak salah dengar?,",ucap frank dengan tubuh yang gemetaran, tidak tau harus bersikap seperti apa sekarang, ia sudah terlalu melagkah jauh sampai tidak memikirkan konsekuensi sikap yang tadi ia sombongkan


"yahhh itu benar tuan burke, kuoingmu masih bangus dan pendengaranmu masih tajam",kata aland dan beralih menatap haura dengan hati yang sudah mendidih panas,mendengar cacian yang terlintar dari mulut ember wanita itu


"nyonya haura burke, mengapa betubah menjadi bisu dan kalem, dimana sifat sombong dan angkuh tadi?",tanya agatha yang ikut nimburg, mukutnya sudah gatal ingin mencaci keluarga yang tidak tau diri itu


"masihkah ingat dengan saya haura yang paling cantik dan tidak mau mengalah",kata agatha menyematkan kata-kata yang jelas sikap haura dulu kepada kakaknya


"kenalkan saya agatha chevalier, istri dari alfred chevalier dan adik ipar dari otang tua aland chevalier, kami semua ada disini, dan satu lagi, sahabat dari mark callista,suami dari laura callista",kata agatha lengkap menyebutkan satu persatu nama mereka dan mendiang orangtua asya, membuat haura mauoun frabk mati kutu dan tidak tau apa yang harus ia katakan


"berhubung kami tidak banyak waktu untuk meladeni kalian, hanya satu yang kami ingin katakan, bahwa jagan pernah mengusik hidup menantu kami, atau kalian sendiri tau akibatnya, untuk rumah ini , jangan pernah kaakian ikut campur tangan, ini milik asya, dan secepatnya akan diperbaiki kembali",kata gatha yang tidak ingin bertele-tele dengan dua orang yang tidak tau malu didepan mereka


"tidak semudah itu lari dari tangan seotang aland, minta maaf pada calon istriku,dan kembalikan apa yang seharusnya menjadi miliknya",kata aland sambil membawa asya kepelukannya, gafus itu sejak tadi hanya dia menyimak


bukan karna tidak ingin angkat bicara,namun lebih menhargai dan memikih aland menyelesaikan semuanya, toh juga dia tidak tau harus melakukan apa jika melawan tantenya


"asya, nak tante minta maaf atas semua kesalahan yang pernah tante lakukan pda kamu ya nak, tante sudah membuatmu terluka dan tidak memperlakukan mu dengan baik, maafkan tante sayang",khaura sambil memohon kepada asya dengan memegang tangan mungil gadis itu

__ADS_1


begitu juga dengan frank, ia memohon dengan penuh airmata buaya agar keluarga aland percaya, tapi tidak semudah itu fergusoo


"sudahlah tante,om, yang penting kalian sadar dengan perbuatan kalian,asya harap kakian hidup bahagia setelah asya tidak berada dikehidupan kalian lagi", telak. ucapan asya seolah menjadi tamparan keras untuk haura dan frank


"baiklah,kalau begitu kami permisi, jangan pernah membuat kesalahan dengan mengganggu menatu kami!!",kata alfred ikut bicara dengan tatapan ingin menerkam musang didepan matanya


sedangkan chloe dan vin masih tetap tidak berkutik dan hanya saling memandang satu sama lain, apa artinya mereka datang kesini,pikir kedua sejoli itu


aland dan yang lainnya langsung memuju pemakam umum yang ada disekitar temoat itu, sudah hampir dua tahun asya tidak mengunjungi orangtuanya lantaran tidak diberi ijin oleh tantenya


namun hari ini asya datang beserta calon suaminya dan ingin meminta ijin kepada orangtuanya untuk menikah, mungkin inilab takdir asya dan jalan terbaik untuknya


tidak lama,hanya beberapa langkah saja dari rumah asya, mereka sampai dan aland yanv sudah menyiapkan bunga dan karangan bunga memberikan kepada asya untuk lebih dulu berdoa dan menaburkan bunga


"mama,papa, bagaimana kabar kalian?,asya harap kalian senang diatas sana, ma,pa, asya merindukan kalian, tapi asya tau kita tidak bisa bertemu lagi, asya sekarang udaj tumbuh besar dan jadi anak kebanggaan mama dan papa, asya datang kesini juga bersama calon suami asya,mungkin mama dan papa mengenalnya, asya harap mama dan papa merestui kami dan keluaraga kami kelak",ucap asya dengan tangisan yang sudah meleleh dikedua pipinya


dengan cepat aland memeluk gadis kecilnya, aland tau bagaimana rasanya diposisi asya sekarang,sakit dan pahit,pasti sedang bercampur satu


"tuan,nyonya, bagaimana kabar kalian?, semoga tenang disisi-Nya, mungkin kakian masih ingat denganku, anak kecil yang kakian ajarkan bagaimana cara bertahan hidup hingga menjadi seperti sekarang, sesuatu halnyang tidak pernah kita tau, mungkin juga takdir Tuhan sudah menjadi penghubung antara kita, saya datang kesini bukan hanya menjadi anak kecil yang kaian ajari dulu,tapi sebagai calon suami dafi putri cantik kalian yang sudah menjadi gadis cantik dan baik hati seperti nyinya dan tuan, saya meminta ijin dari kalian untuk merestui hubungan kami dan pernikahan kami",kata aland dan terakhir meletakkan bunga yang ia bawa ke pemakaman orangtua asya


mereka semua berdoa dan pulang dengan keadaan yang lesu, terlebih asya, ia sangat terharu mendengar kata demi kata yang di ucapkan oleh aland dan yang lainnya


#next

__ADS_1


maaf kalau banyak typingnya ya readers, dan jangan lupa like,komen dan favorit kalian😍😍


__ADS_2