Cinta Sugar Daddy

Cinta Sugar Daddy
EXTRA PART 47~S2


__ADS_3

...___...


Di dalam kamar


Genna benar-benar merasa canggung, yang hanya ber-dua saja dengan Della. Ya, Genna memang tak sedekat itu dengan Della, bahkan bisa di kata mereka tidak mempunyai hubungan yang baik. Genna pernah iri dan kesal pada Della yang selalu saja di perhatikan oleh Gleen kakak nya, sedangkan dia, selalu di anggap musuh oleh kakak nya sendiri.


"Em... gimana keadaan kamu Gen.. eh, ma-maksud nya, ma.." Tanya Della yang ingin berbasa-basi menanyakan ke adaan Genna untuk memecah kesunyian di antara mereka


Genna melirik Della tajam, tak enak sekali di dengar Della yang memanggil nya dengan sebutan mama. Sungguh membuat nya bergidik geli.


"Aku, baik" Jawab nya singkat. Lalu meraih ponsel nya dan berpura-pura sibuk, bahkan entah apa yang sedang dia sibukkan.


Candra pun datang, dia sudah terlihat segar habis mandi cukup lama di kamar mandi yang ada di lantai bawah.


Genna dan Della pun tersentak menoleh ke arah Candra yang datang.


"Del.." Sapa Candra yang melihat ada Della di kamar nya.


"Pa, Della suruh temani mama Genna di sini sama Oma, Oma lagi masak sup di dapur" Jelas Della.


Candra pun mengangguk mengerti.


"Em, kalau gitu Della ke dapur dulu bantu Oma" Ucap gadis itu, lalu dengan cepat dia melangkah kan kaki nya keluar dari dalam kamar.


Candra melangkah kan kaki nya menuju lemari pakaian. Dia mencari pakaian yang lebih santai karena hari ini dia sudah terlanjur malas untuk pergi ke kantor.


"Gen.." Panggil Candra pada istri nya. Dia bahkan sambil akan memakai pakaian nya di sana.


"Ya.." Jawab Genna, dia masih sibuk memainkan ponsel nya. Saat dia menoleh ke arah Candra yang memanggil nya, seketika gadis itu berteriak.


"Kenapa sih Gen ?" Tanya Candra saat Genna berteriak seraya menutupi wajah nya dengan ke dua tangan nya.


"Om, jangan pakai baju di sini dong..!" Ujar nya


Candra tak memperdulikan nya, dia tetap akan memakai pakaian nya di depan istri nya itu.

__ADS_1


"Apa lagi yang harus di maluin sih Gen, kita kan sudah menikah. Akan jadi hal yang biasa kalau pakai baju di depan istri gini.." Ujar Candra yang justru terlihat santai tanpa malu-malu.


"Nanti kamu juga biasa kok, kamu juga bakal pakai baju di depan saya !" Imbuh nya.


"Enggak ! apa an sih om !" Cetus Genna.


Dan Candra pun sudah menyelesaikan memakai pakaian nya, dia berjalan ke arah meja rias dan menyisir rambut nya yang masih basah.


Candra melihat Papare bag lingerie yang dia bereskan semalam. Tiba-tiba saja terbesit dalam pikiran nya untuk menggoda istri nya itu.


"Gen, nanti malam kamu pakai ini ya.." Ucap Candra sambil duduk di tepian ranjang dekat Genna. Dia menyodor kan paper bag itu ke arah nya.


Genna menurunkan tangan dari wajah nya, melihat sebuah paper bag berwarna coklat yang di sodorkan Candra pada nya. Dia pun teringat, itu adalah paper bag lingerie transparan yang di berikan oleh Gleen kakak nya untuk diri nya.


Genna membulatkan mata nya, dari mana Candra tahu jika di dalam nya adalah lingerie. Jangan-jangan laki-laki itu sudah melihat nya.


Genna merampas cepat paper bag itu dari tangan Candra, lalu menyembunyikan nya di belakang tubuh nya.


"Ma-maksud nya om, pa-pakai apa ?" Tanya nya.


"Maksud nya ?" Genna berpura-pura tidak tahu apa yang di katakan oleh suami nya itu.


"Nanti malam, saya mau melanjutkan yang tadi.." Candra mendekat ke arah Genna, lalu berbisik tepat di depan telinga gadis itu.


Genna membulatkan mata nya sempurna, seketika pun jantung nya langsung saja lepas kendali, mengingat kejadian di mana Candra dengan buas nya mencium nya tadi, tapi Genna merasa bersyukur, karena dia bisa terlepas dan tak jadi di terkam oleh singa yang memang benar-benar sudah sangat kelaparan itu. Tapi seperti nya rasa syukur nya tak akan bertahan lama, belum setengah jam dia merasa lega, tapi kini bahkan Candra sudah mempunyai niatan untuk menyerang nya lagi.


...___...


Sore hari, Tina pun berpamitan untuk pulang. Tapi tidak dengan Della. Seperti yang di katakan Candra, gadis itu akan ikut tinggal di rumah nya karena Della adalah putri nya.


Setelah mengantar Tina hingga ke depan rumah, dan wanita itu pun sudah berlalu pergi dari sana. Kini, Candra, Genna dan Della pun masuk ke dalam rumah.


"Sayang, kamu istirahat gih.. mandi udah sore" Ucap Candra pada Della putri nya.


"Iya pa, Della ke kamar dulu" Titah gadis itu, lalu melangkah pergi menuju kamar nya yang juga berada di lantai atas.

__ADS_1


Sementara Genna. Dia terlihat bingung, raut wajah nya menunjukkan ketidak tenangan.


"Gen, kamu kenapa ?" Tanya Candra, dia dan Genna tengah duduk di sofa ruang tengah.


"Hah, em.. aku gak apa-apa kok om" Tutur nya seraya tersenyum kaku.


Tak bisa di pungkiri, Genna benar-benar merasa tidak tenang setelah kepulangan mama Tina. Dia terus saja kepikiran dengan ucapan Candra yang mengatakan jika dia ingin melanjutkan hal yang tadi tertunda. Dia benar-benar takut, jika Candra akan benar-benar melakukan nya. Meski ada Della di rumah ini, tapi tetap saja dia tidak akan bisa menolong nya. Eh tapi.. meskipun ada mama Tina, mungkin kah dia bisa menghentikan keinginan Candra..


Argh...


Genna benar-benar di buat takut dan pusing sendiri.


"Mandi gih, udah sore" Ujar Candra seraya menggonta-ganti siaran televisi dengan remote di tangan nya.


"Bentar lagi om" Jawab Genna.


"Udah sore Gen, jangan mandi malem-malem" Ujar Candra mengingatkan.


"Iya, bentar lagi"


Candra pun menolehkan wajah nya ke arah Genna. Dia menatap istri nya itu penuh selidik.


Menyadari Candra tengah menatap nya, Genna semakin di buat gugup di sana.


"Kamu nunggu apa lagi di suruh mandi jawab nya bentar lagi bentar lagi, atau mau saya mandiin kamu ??" Ujar Candra sedikit menekan kan suara nya.


"Hah, eng-enggak om !" Sahut Genna. "Oke..oke.. a-aku mandi !" Tutur nya, seraya cengengesan yang mendapati tatapan tajam dari suami nya. Buru-buru, Genna melejit melarikan diri menuju ke kamar nya.


Setalah merasa bosan menonton televisi yang tak lagi menarik untuk nya. Candra pun mematikan benda itu, kemudian bangkit dan berjalan menaiki tangga untuk menuju ke kamar nya.


Tapi Candra di buat terkekeh, saat dia mendapati pintu kamar nya yang ternyata terkunci dari dalam.


...___...


selalu tinggalkan like, komen, dan dukungan kalian ya gengs 😁

__ADS_1


Setiap dukungan kalian itu adalah suntikan semangat untuk aku terus up lagi 💚💚💚


__ADS_2