Cinta Sugar Daddy

Cinta Sugar Daddy
BAB 111, Maladewa


__ADS_3

Kebahagiaan terbesar adalah saat melihat orang yang kita sayang tertawa lepas dan memberikan senyuman yang lebar saat menatap kita, kebahagiaan bukan sekedar materi yang berkecukupan, namun juga karna chemistry yang diciptakan dalam hubungan dan menjadikan kita merasakan ketulusan dan cinta yang besar dari orang yang kita harapkan, jadi kepada readers yang belum ada pasangan jangan mengharapkan orang yang tidak ada feedback wkwk


~Alesya Chevalier


Maldevis waktu setempat


jam menunjukkan pukul 22.00 waktu Maldevis, Al dan rombongan sampai ke negara yang terkenal dengan keindahan laut dan pemandangan yang bisa memanjakan mata, Maldevi. negara kecil yang menyimpan sejuta keindahan alam laut, dan itu yang menjadi pilihan Al untuk mengajak istrinya liburan


sedangkan Chloe dan Asya tertidur di pesawat karena kelelahan saat perjalanan dan terlalu bersemangat ketika tau mereka akan liburan keluar negri, itu adalah salah satu mimpi Asya yang baru saja terpenuhi


Al yang melihhat istrinya tidur pulas mengusap pipi Asya dengan lembut dan menciumnya dnegan pelan, tidak mau menganggu tidur istrinya yang nyaman itu, sama seperti Vin yang melihhat gadis pujaannya yang menikmati tidurnya


"Dar, kamu turun lebih dulu, dan siapkan semua yang kita perlukan. Vin bantu dia" kata Al sengaja tidak menyuruh Michael ikut bergabung karna ia tau pria itu banyak pekerjaan


"cepatlah berggerak, apalagi yang kalian tunggu?" tanya Al saat melihat kedua pria itu mash bermalasan untuk turun, padahal jika mereka turun maka sudah seharusnya mereka kebawah


yahh, mereka menggunakan zet pribadi Al untuk liburan, juga menggunakan Villa milik Al yang ada disana, sekarang mereka mendarat diatap Villa yang sangat luas dan sengaja dibangun Al unttuk keluarganya jika berlibur kenegara ini


Ini gambaran Villa milik Al yang jadi tempat mereka selama liburan



setelah menunggu sekitar lima belas menit, Vin dan Dar kembali keatas dan memberitahu kalau pelayan yang mengurus Villa sudah menyiapkan semuanya, mereka hanya tinggal melihat kamar dan memastikan tidak ada yyang kurang


"Al masuklah, semua sudah beres" ucap darrec dan diangguki Al, ia langsung membawa istrinya turun untuk melanjutkan istirahat didalam, sementara Chloe yang masih tidur tidak ada yang mau membawanya masuk kedalam hingga Al angkat bicara


"Mic bawa gadis itu kedalam, biarkan kedua pria tua ini disini" ucap Al dan membuat Vin maupun Dar sadar akan lamunan mereka, keduanya saling melihat stau sama lain selah mengerti apa yang mereka pikirkan


"baik tuan, saya segera datang" ucap Mic dan meninggalkan komputernya disana, ia langsung kleuar sambil mengggendong Chloe untuk masuk, Vin hanya memandangnya dan juga ikut keluar, sama halnya juga dnegan Darrec

__ADS_1


zet itu kembali mengudara, kapan Al membutuhkannya hanya tinggal datang saja, pria itu mempunyai semuayang tidak orang lain punya, maka dari itu smeua wanita mengejarnya, namun Asyalah yang memenangkan hati orang teraya didunia itu


mereka semua masuk kedalam, Al langsung membawa istrinya untuk istirahat agar besok tenaga mereka pulih untuk menikmati pemandangan yang indah dipulau ini


****


pagi hari  menjelang, Asya yang sudah bangun lebih awal dari istrinya menatap luar jendela dengan memakai jubah mandi karna bumil itu baru saja membersihkan tubuhnya dan menunggu suaminya bangun tidur



pemandangan yang pertama kali dilihat oleh Al menciptakan senyuman pagi hari yang hangat untuk pria itu, Al langsung beranjak dari tempat tidurnya dan ikut bergabung dengan istrinya, dnegan lembut Al memeluk tubuh istrinya dari belakang dan membuat Asya terkejut


"mas, kamu mengagetkan ku, kenapa tidak bersuara" ucap Asya saat sadar bahwa yang memeluknya adalah suaminya tercinta


tangan Al melingkar diperut Asya, bahkan Al mencium istrinya dan meraih bibir Asya agar menikmatinya sejenak sebelum ia membersihkan dirinya


"kenapa tidak membangunkanku hemm" tanya Al dnegan suara khas bangun tidur, serak dan sangat menggoda, namun Asya yang sudah terbiasa dengan hal itu hanya tersenyum dan kembali menatap pemandaangan didepan mereka


 bagi jomblo kaya othor tidak boleh halu yakkk


dikamar sebelah, dimana Chloe beristirahat, Vin menghampiri gadis itu dengan diam diam masuk kedalam menyelinap, pria itu tidak bisa membiarkan gadis miliknya direbut oleh Darrec maupun Michael, ia sudah mengkalim bahwa Chloe adalah miliknya


merasa ada yang menyentuh pipinya, Chloe membuka matanya dengan malas dan melihat siapa yang menyentuh pipinya sehangat itu, dan seketika Chloe trekejut saat melihat senyuman Vin didepan matanya


"aku pasti bermimpi, bagaimana mungkin kaka Vin ada disini" ucap Chloe mengucek matanya, ia berfikir salah melihat siapa yang ada didepannya


" kamu tidak mimpi Chloe aku memang ada disini" ucap Vin dengan tersenyum melihat wajah gadisnya bangun tidur dan terkejut, sangat menggemaskan dan imut sekali, walaupun membuat Vin hampir tertawa keras


"kak Vin, kenapa kakak ada disini, apa jangan jangan aku tidur bersama kaka Vin tadi malam?, asataga bodhnya aku" kata Chloe mencoba mengingat kjadia semalam, mengapa dia bisa sampai kekamar dan ada Vin disana juga

__ADS_1


"tidak, aku sengaja masuk kesini setelah bangun tadi. aku tidak mungkin tidur bersama denganmu, tapi kalau kamu mau aku bisa melakukan itu. ohh mungkin nnati malam" ucap Vin dnegan tersenyum, membuat Chloe memasang wajah bingung dan tidak mengerti


"mandilah, bersihkan matamu dan wajahmu dulu, lihat kamu tidur ileran ihhh sungguh jorok" ucap Vin menunjuk wajah Chloe dengan tangannya membuat gadis itu rifleks menutup wajahnya dan berlari kekamar mandi


"kak Vin, keluarlah, jangan disana lagi!" teriak Chlo dari kamar mandi, snagking malunya ia tidak sempat membawa handuk kedalam, Vin tersenyum dnegan kelakuan gadis bar barnya itu


bukannya keluuar, Vin malah menunggu Chloe sampai selesai mandi, ia ingin melihat bagimana gadis itu keluar tanpa handuk, memikirkan itu membuat otak Vin langsung liar


kamidoh kau Vin, mana mungkin kau merusak anak gadis orang" monolog Vin saat menunggu Chloe selesai mandi, pikirannya membayangkan Chloe yang akan menjadi istrinya, hah istri?, apakah dia mampu membuat Chloe menerimanya?


didalam kamar mandi, Chloe baru sadar jika dia tidak membawa handuk kedalam, ia langsung menepuk keningnya karna sangking lupa gara gara salting dnegan Vin


kamiChloe bodoh, kenapa bisa sampai lupa bawa handuk?" ucapnya pada dirinya sendiri dan berfikir bagaimana cara keluar, ia tau pasti Vin masih disana, mana mungkin pria itu mau mendengarkan orang lain bicara


perlahan lahan, Chloe membuka pintu kamar mandi untuk melihat apkah Vin masih ada atau tidak, dan ternyata benar pria itu saty ditempatnya dengan santai


"kak Vin, tolong aku" ucap Chloe dnegan wajah yang memohon dan merah karna menahan malu, ia tidak mungkin keluar dengan naked sementara ada Vin disana


"kenapa hemm?" tanya Vin, bukannya diam ditempat, Vin malah berjalan mendekati Chloe dan mendekatkan wajahnya kewajah Chloe


"ambilkan handuk kak, aku lupa bawa tadi" ucap Chloe dengan sejuta rasa malu yang ia tahan, demi Vin menolong dirinya


"ummm, kalau aku tidak mau bagaimana?" tanya Vin dan memancing Chloe, Vin sudah pasti gila karna melihat sesuatu yang menampakkan diri disana, namun lagi lagi ia menepis pikiran kotornya


"tolong kak, plisss" ucap Chloe dengan memelas dan memohn agar Vin membantunya, padahal jarak Vin dnegan lemari baju tidak jauh, tapi memang dasar pria itu menyenbalkan


"hemm, baiklah. tapi ada syaratnya nanti" ucap Vin dan melangkah menuju lemari, ia mengambil handuk dan jubah mandi untuk Chloe, kebetulan gadis itu keramas, membuat Vin inisiatif mengambil handuk dan jubah mandi


"makasih kak" ucap Chloe dan segera enutup pintu kamar mandi dengan keras, Vin yang didekatnya sampai terkejut

__ADS_1


next


jangan lupa like,komen,dan favorit kalian readers😘😘


__ADS_2