
***aku hanya ingin secepat mungkin melihat calon kakak iparku,apa aku salah?, dan sengaja tidak memberitahu kedatanganku kesini
~Derrec Chevalier***
lama dakam perjalaan aland begitu khawatir dengan gadis kecilnya, ia ingin secepatnya sampai ke apartemen untuk memastikan siapa yang datang kesana.
begitu juga dengan chloe, ia langsung segera menuju alamat asya dan membawa belanjannya yang tadi dipesan oleh asya, tidak lupa juga es krim kesukaan sahabatnya itu
asya sendiri masih mengurung diri didalam kamar, takut dan gelisah itu yang ia rasakan saat ini, apalagi ia harus menunggu chloe yang katanya sebentar lagi akan sampai, bagaimana caranya ia memberitahu chloe, pastu sahabatnya itu tidak percaya dengannya
sesampainya di gedung apartemen, chloe langsung memarkirkan mobilnya dan berjalan menuju lift lantai satu, ia akan ke apartemen asya dengan nomer xx, membawa barang yang lumayan banyak membuat chloe kerepotan
untung saja ia sydah sampai ke lift dan bisa meletakkan barang belanjaannya dibawah
"huh capeknya, bawa segini aja capek apalagi nanti harus berjalan lagi ke apartemen asya",monolog chloe dan tiba-tiba pintu lift terbuka dan seseorang yang tidak asing bagi chkoe masuk kedalam
pria itu adalah aland, dengan tergesa-gesa berjakan seperti ada yang mengejarnya, chloe yang melihat ekspresi aland terlihat cemas mengerutkan dahinya, apa yang terjadi pikir chloe
"permisi om, apa om mau kekamar xx?",chloe memberanikan diri untuk menyapa aland,ia ingin tau apa yang terjadi
"hemm,siapa kau?",tanya aland dengan tak suka karna dirnya disentuh bwgitu saja oleh gadis yang menurutnya seumuran dengan asya
"kebetulan saya juga mau kesana om",kata chloe dan langsung membuat aland menatapanya tajam dan menyelidik
"untuk apa kah kesana, apa urusanmu?!",tanya alad lagi dan menatap chloe dengan pandangan tak suka
"sahabat saya ada disana",kata chloe singkay dan membuat aland langsung mengganti tatapannya dengan penuh tanya
"sahabat asya?",kata aland dan diangguki oleh chloe, mereka akhirnya sampai ke lantai paling atas,dan mwnurut aland tidak ada slaahnya membantu gadis itu membawa barang belanjaannya
"makasih om",kata chloe dan tanpa dijawab aland mereka langsung berjalan emnuju kamar xx
namun belum sampai kepintu apartemen,aland melihat seseorang yang berdiri sambil membawa koper ditanganya, teoat didepan apartemen miliknya sambil memainkan ponselnya
tidak asing baginya pria itu, namun sedetik kemudian aland langsung memasang wajah kesal dan marah meligat kearah pria ifu, chloe yang merasa ada aura dingin disekitarnya mau tak mau takut melihat perubahan raut wajah aland
"bocah tengik, untuk apa kau kemari!! membuatku takut saja!!",kata aland dan menjewer telinga pria itu yang tak lain adalah sepupunya
__ADS_1
"ehhh... janganmembuatku maku didepan kakak upar al",kata derrec dengan melwpas tangan aland dan menghempaskannya kesal
aland langsung membuka pintu apartemennya dan menyuruh chloe dan derrec masuk kedalam,chloe ya g sejak tadi bingung dengan apa yang terjadi tidak berani buka suara
"duduklah,aku oanggilkan asya dulu, dan kau bocah tengik,jangan menganggunya, dia bukan kakak iparmu",kata aland dan berjalan menuju kamarnya
"lalu siapa dia, jabgan membohongiku al",kata derrec dengan senyum licik bersiap menggoda chloe yang ia sangka calon istri aland
"jangan bertindak bodoh rec, aku bisa menendangmu keuar dari sini sekarang juga",kata aland dan meningglakan keduanya duduk tanpa salinv mengenal satu sama lain
aland langsung membuka pintu kamarnya dan memperlihatkan asya yang meringkuk takut diatas ranjang dengan selimut menutupi tubuhnya, perlahan aland mendekati gadis kecilnya dan mengecup pipinya
"aku sudah datang, sahabatmu juga ada diluar,jangan takut",kata aland sambilemeluk asya dari belakang
perlahan asya membuka selimutnya dan melihat wajah aland dai dekat, gadis itu akhornya bisa bernafas lega sekarang
"apa chloe sudah datang om?",tanya asya dan diangguki oleh aland
"ayo kedepan, ada seseorang yang juga akan kukenalkan padamu,dan dialah biang keroknya membuatmu takut",kata aland dan dijawab iya oleh asya, keduanya langsung keluar menuju ruang tengah
chloe yang melihat kedekatan asya dengan land mwnjadi curiga, ia bukan anak gadis sepolos asya, dia juga keturunan bule yang tau bagaimana sifat orang luar
"maaf sya, aku bertemu dwbgan om aland dibaqah,jadi kami barengan masuk kesini",kata chloe terswnyum dan memeluk sahabatnya
"ehemm",suara deheman seseorang dari bekakang asya dan membuat gadis itu melihat kearahnya
"siapa dua chloe? apa dia pacarmu?",tanya asya dan membuat chloe memukul pundak asya, gadis itu tidak peduli dengan aland yang mempelitotinya
"buka sya, dia tadi dibawa masuk sama om aland",kata chloe melirik aland yang tidak jauh dari tempat duduk mereka
"kemarilah",kata aland kepada asya,dengan cepat asya berpindah tempat duduk dan langsung dirangkul oleh aland,membuat chloe membelakkan matanya tidak percaya
"dia sepupuku dari swiss,tapi masih kuliah dan bekerja disalah satu cabang perusahaan kami di california, sapa dia",kata aland memperkelkan derrec kepada asya
dengan wajah yang malu karna salah paham asya mencoba mengulurkan tangannya dan disambut oleh derrec
"asya callista",kata asya menyebut nama panjangnya dan tersenyum ramah
__ADS_1
"derrec,marga ku sama dengan marga pria tua itu",kata derrec tertawa dan membuat aland langsung menatapnya tajam
"salam kenal om",kata asya membuat aland yang tadinya menatap tajam langsung tertawa karna mendengar asya menyebut derrec im, padahal umur mereka tidak jauh berbeda
"aku belum setua itu kakak ipar, aku masih umur 24, lebih tua pria yang disamping mu",kata derrec dengan penekanan karna asya dengan polos menyebutnya tua
"maaf kalau begitu",kata asya menunduk malu, swdangkan chloe hanya menatap bingung
"Hallo,apa kamu saudara kakak iparku?",tanya derrec kepada chloe yang dari tadi diam tidak bersuara
"hai, aku sahabat asya, aku kesini karna ingin menemaninya",kata chloe, dan membuat derrec sedikit tertarik dengan gadis blasteran didepannya ini
"chloe, aku mau ngomong aesuatu mumpung om aland disini dan mungkin kamu tadi sedikit bingung melihat kami",kata asya dan diangguki oleh chloe karna memang benar apa yang dikatakan sahabatnya itu
"aku dan om aland akan menikah,au mengajak mu kesini untuk memberitahukan itu, aku tidak mau kamu berfikir aku tidak menganggapmu sahabatku, lagi pula hanya kamu yang aku punya sebagai keluargaku",kata asya dan langsung disambut oleh chloe dengan tangan terbuka
"kapan pernikahan kalian diadakan? aku justru senang jika om aland tidak mempermainkanmu, kalau sampai itu terjadi aku akan membuat oerhitubgan dengannya",kata chloe tertawa dan menggoda asya
"secepatnya chlo, aku ingin kamu tidak memberitahu garvin, aku takut dia kecewa padaku",kata asya dengan lesu,ia merasa berslaah kepada garvin yang selama ini membantunya dan menunggunya membuka hati
"tidak, tapi ingat jika om aland menyakitimu bilabg padaku, jangan pendam sendiri",kata chloe dan diangguki asya
"aku bukan pria seperti itu,kau bisa mempercayakan sahabatmu padaku",kata aland angkat bicara
"tapi wajahmu seperti tidak asing bagiku, apa ayahmu seorang pengusaha?",tanya aland kepada chloe dan diangguki oleh gadis itu
"aku bermarga winter, ayahku pengusaha yang menduduki nomer 3 di asia ini om",kata chloe dan membuat aland berfikir siapa ayah dari chloe
"ooooo... ya aku tau siapa ayahmu, dia rekan ku yang paling dekat denganku, bisa dibilang kami bersahabat",kata aland dan diangguki oleh chloe
"katakan pada ayahmu kalau kau sahabat dari istri chevalier,nanti dia pasti tau itu",kata aland menyombongkan diri dengan menyebut asya sebagai istrinya
"belum juga nikah om",ucap asya lokos dan membuat semua yang ada disana tertawa akan kepolosan gadis itu
#next
maaf readers kalau banyak typonya😘😘
__ADS_1