Cinta Sugar Daddy

Cinta Sugar Daddy
BAB 26,ini atau ini


__ADS_3

Bukannya tidak mau bercerita atau berbagi dengan kalian, hanya saja kau belum siap untuk


melakukannya, tunggulah sampai saat itu tiba


~Alesya Callista


Sesuai denga napa yang aland


janjikan pada gadis lugu itu, yakni membawa asya untuk keluar menikmati dunia


luar dengan sessuka hati gadis itu sampai berapa lama, asya yang sudah senang


bersiap-siap untuk melakukan keinginannya yang sebentar lagi akan terwujud


“om cepatlah, ini sudah jam


berapa” kata asya tidak sabaran untuk keluar dan masih menunggu aland yang


tengah bersiap-siap,


Aland yang notabenya tidak


pernah keluar bersama gadis kecil seperti asya tidak tau harus menggunakan


pakaian seperti apa,


“apa yang harus aku gunakan?


Apa aku memakai baju kantor saja?’ gumam aland dengan snedirinya masih memilih


baju yang cocok untuk ia pakai, sementara asya yang sudah tidak sabaran masuk


kedalam kamar begitu saja, ia tidak menyangka jika aland belum apa-apa, amsih


menggunakan dalaman saja


Sontah asya berteriak dan


menutup matanya melihat pemandangan didepan matanya, sedangkan aland hanya


terlihat biasa saja tanpa ekspresi dan malah mendekati asya, aland membuka


tangan mungil gadis itu dan menahannya


“mengapa menutup mata? Bukankah


kamu sudah pernah melihatnya?” tanya aland dengan seringai licik dan membawa


asya untuk duduk diatas ranjang, ehh bukan ralat asya duduk dipangkuannya dan


aland yang duduk diranjang


“ om mau apa?’ tanya asya


dengan wajah menantang namun dalam hatinya was-was denga napa yang akan


dilakukan aland padanya, apalagi dnegan aland yang tidak menggunakan baju dan


dirinya duduk diatas king cobra milik aland yang snagat mudah teransang itu😊


“kamu maunya apa, ini atau


ini?” tanya Aaland dengan seringai smirk dan menunjuk area terlarang asya


dengan jari tangannya,


“om cepatlah bersiap, aku tidak


mau ya kalau nanti tidak jadi keluar” kata asya dengan bibir mayun dan kesal


dengan tingkah aland selalu mengrung dirinya diapartemen


“ya sudah cepatlah pilih ini


atau ini?’ tanya aland menunjukkan squishi milik asya dan bibir asya


bergantian, bukannya menjawab asya malah turun dari pangkuan aland namun dnegan


cepat langsung ditahan oleh aland


“cepatlah pilih agar kita


pergi” kata alan lagi dan asya masih tidak berkutik dan diam ditempat

__ADS_1


“lebih baik tidak pergi, om


selalu seperti itu” kata asya dan naik keatas tempat tidur dengan perasaan


kesal dan marah


“apa kamu sudah berani marah


padaku gadis lugu?” tanya aland dan ikut merebahkan diri disamping asya, aland


memeluk tubuh gadis itu dari belakang dan mencium Pundak asya yang terpampang


jelas


“ya sudah jangan marah lagi,


ayo kita pergi” kata aland dan membalikkan tubuh mungil itu dengan enteng tanpa


merasa berat sedikit pun


“aku sudah tidak ingin lagi om,


pergilah sendiri” kata asya dengan mode merajuk dan ngambek, ia tidak tau darimana


keberaniannya datang secara tiba-tiba seperti itu


“apa kamu memerintah saja


barusan?” tanya aland dengan suara yang mulai Kembali datar dan rendah, membuat


asya mau tak mau takut juga


“tidak tau” kata asya ketus


tanpa melihat raut wajah aland yang sudah berubah menjadi snagat datar, namun


entah mengapa aland tidak mau marah pada gadis lugu itu


“kalau begitu kita disini saja


menghabiskan waktu”kata aland dan langsung di pelototi oleh asya, bukannya


mangajaknya atau membujuknya malah mengurungnya lebih lama disini


“aku mau keluar om” kata asya


kekanak-kanakan itu


“ya sudah ayo bangun kita


keluar, tapi kasih saya itu dulu” kata aland dan menunjuk bibir asya, dengan


terpaksa gadis lugu itu menuruti keinginan aland dan mengecup bibir aland


sekilas


“ehh belum sah harus lama” kata


land dan membuat asya mencebikkan bibirnya tanda ia kesal dengan perkataan


aland yang sengaja mengulur waktunya


“om sudah nanti lagi” kata asya


dan membuat aland menyeringai senang, ia berhasil memancing asya untuk mendapat


jatah nanti malam wkwkw


“yasudah ambilkan aku baju yang


cocok ku pakai untuk keluar” kata aland dan langsung diangguki oleh asya, gadis


itu langsung melanhkah menuju lemari pakaian aland dan memilih pakaian yang


cocok untuk dipakai pria itu


Dari sekian banyaknya drama


keluarga diantara keduanya akhirnya mereka selesai dengan asya menggunakan


dress selutut berwarna silver dan aland memakai kaos dengan celana jeans pendek


dan rambut tersisir rapi, membuat aland terlihat gagah dan tampan, begitu juga

__ADS_1


dengan asya, terlihat natural namun manis


“kita berangkat?” tanya aland


dan diangguki oleh asya, ia tersenyum senang akhirnya keinginnaya terkabul yahh


walaupun banyak drama yang terjadi sebelum mereka kaluar


Sementara ditempat lain, chloe


dan garvin sedang menuju klub yang pernah didatangi oleh tante asya Ketika dia


menjual asya, mereka berdua memulai rencana pencarian asya, mereka terlebih


dahulu meminta rekaman cctv yang ada disana dan dengan beberapa alasan dan tipu


muslihat akhirnya chloe dan garvin mendapatnya


“setelah ini apa yang akan kita


lakukan gar?” tanya chloe kepada sahabatnya itu dengan memegang tas berisikan


laptopnya


“kita akan mencari tau om-om


yang membeli asya, kan kita sudah mendapatkan gambaran pria itu” kata garvin dan


menyalakan motor miliknya untuk menuju rumahnya


“baiklah kalau begitu” kata


chloe dan langsung naik keatas motor garvin, keduanya melaju kerumah garvin


untuk mecari tau tentang pria yang membeli asya


Namun saat keduanya tiba


disebuah indomaret, chloe menyuruh garcin untuk berhenti sejenak, chloe ingin


membeli sesuatu dari indomaret, dan garvin menurut dengan perintah chloe


”aku nitip minuman dingin ya


chlo” kata garvin dan diangguki oleh chloe, gadis itu berjalan untuk membeli


apa yang ia inginkan, namun saat bersamaan ia melihat sosok yang selama ini ia


rindukan dan ia cari bersama garvin


“bukankah itu asya?, tapi siapa


itu, bagaimana asya bisa bersama pria semuda itu? Bukankah katanya ia dijual


dengan om- mata belang? Ehh bukan hidung belang” kata chloe sambil mengikuti arahy


Langkah asya dan pria itu, tidak memikirkan garvin lagi yang menunggunya di


depan indomaret


“sya..” panggil chloe saat


dirinya sudah dekat dengan sosok yang snagat mirip dengan asya dan benar apa


yang dilihat oleh chloe itu adalah asya, sahabatnya yang selama ini ia cari


“chloe?” tanya asya dengan


terkejut plus menahan sedih karna akhirnya ia bertemu dengan sahabatnya


“sya selama ini kamu kemanaaja


sih?, kok gak pernah ngabarin aku” kata chloe menangis dan langsung berhambur


dipelukan asya, begitu juga asya, ia tidak bisa menahan rindunya terhadap


sahabatnya itu


“maaf chlo, tapi nanti kalian


pasti tau kok, kalau udah waktunya” kata asya tersenyum agar sahabatnya itu


tidak khawatir padanya

__ADS_1


next


Berikan komentarmu ya readers😊


__ADS_2