
Terlalu sering melihat mereka bahagaia, ingin rasanya aku secepatnya menghancurkan mereka, tapi apakah aku bisa melakukannya?, aku harap semua rencanaku bisa terlaksana dengan baik, bukankah dari dulu itu sudah menjadi misiku dalam menjalani kehidupanku? menghancurkan semua yang mencoba menghentikanku
~Freya Zeline
Stelah banyak darma pagi hari yang terjadi di rumah Al, mereka kahirnya berangkat kekantor dengan menggunakan satu mobil saja, ketakutan Al akan istrinya sekarang bertambah menjadi berkali lipat, tidak ingin menyakiti istri dan calon anaknya, maupun membuat istrinya merasa depresi akan kejadian yang dulu
namun, yang namanya bumil tetap saja memerlukan banyak kebutuhan, banyak kemauan yang harus dituruti oleh ketiga pria yang ada bersamanya. seperti saat ini, Asya mnginginkan membawa semua masakan yang ia buat pagi tadi, dan juga tidak lupa membawa salad buah yang ia sengaja menyuruh pelayan untuk membuatnya khusus untuknya, tentu saja itu menjadi sebuah kesusahan untuk Al dan kedua pria yang disampingnya
"sayang dengarkan aku, tidak usah membawa semuanya ini" ucap Al saat melihat semua tupperware yang disiapkan oleh pelayan dan tinggal dimasukkan kedalam mobil
"tidak mau!, aku mau bawa untuk makan siang kita nanti mas, lagipuula kita nanti tidak usah keluar untuk makan siang nanti" kata Asya tetap kekeuh untuk membawa apa yang sudah ia persiapkan
"sayang, nanti kita bisa tinggal pesan makan siang, tidak usah keluar. jangan membawa ini, sempit dalam mobil kita" kata Al masih membujuk agar tidak membuat masalah lebih panjang, padahal tinggal membawa yakk apanya yang susah
" tidak mau!!, aku teetap ingin membawanya, aku ingin menikmatinya dijalan nanti" kata Asya tidak menghiraukan perkataan suaminya, gadis ini malah langsung masuk kedalam mobil dengan sengaja mengambik tempa duduk didepan
"astaga Vin, lama lama aku bisa darah tinggi meghadapinya" ucap Al dengan desagahan kecil keluar dari mulutnya, pria itu mendesah lagi ketiga melihat istrinya mengambil tempat duduk yang salah
"tidak bisakah dia aku masukkan ke kantong celanaku saja Vin?" tanya Al dan duduk disebelah istrinya, tadinya Al ingin mereka duduk dikursi penumpang agar lebih rileks ehh istrinya malah megambil tempat didepan akhirnya dia yang menyetir dua pria tua dibelakang
Aparatemen XX, tempat dua insan manusia yang masih ditutupi oleh selimut tebal yaang menjadi saksi antara mereka berdua berkeringat dipagi hari, tubuh yang masih dipeluk erat oleh tangan kekar dan perut sixpack yang menjadi point tambahan pria itu
Freya dan Loki masih menikmati suasana pagi hari yang membuat tubuh keduanya terkena sinar matahari pagi hangat, masih enggan untuk membuka mata masing masing, namun detik selanjutnya, Freya bangun dan melepaskan pelukan kekasihnya, wanita itu berjalan gontai kekamar mandi, ia melihat pakaian mereka yang berserakan dilantai
__ADS_1
"huhh... pria itu selalu saja membuat tubuhku seperti ini" ucap Freya didalam kamar mandi, ia langsung membersihkan tubuhnya segera, ada hal yang harus ia selesaikan pagi ini, banyak hal yang mungkin membuatnya harus melakukan pekerjaan ekstra
"mau kemana Freya?" tanya Loki saat melihat kekasinya sudah selesai dnegan dandanan yang biasa menampilkan wajah cantiknya, Loki tidak tau kalau dibelakangnya Freya juga membuat rencana untuk memusnahkan dirinya
"aku akan keluar untuk belanja sebentar sayang, apa kamu mau ikut?" tanya Freya, karna sudah pasti jika ia menawari Loki ikut pria itu tidk akan mau menemaninya berbelanja, alasan yang sangat akurat sekali bukan?
"pergilah sendirimu, aku malas ikut denganmu, kau pasti lama memilih barang barang" kata Loki dan disajawab dengan senyuman Freya, wanita itu sangat senang karna bisa membohongi Loki semudah itu
Dengan menggunakan salah satu mobil milik Loki, Freya akhirnya menanncap pedal gas dan menuju tempat yang sudah ia tetapkan untuk melanjutkan rencananya saat ini, ia akan mengubah strateginya untuk menculik istri Al lebih dahulu, akan lebih mudah jika Freya mengamankan orang yang sangat Al sayangi, bila perlu ia segera menlenyapkannya, bersamaan dnegan itu ia akan membuat Loki tunduk dengannya
tepat diperempatan lampu merah, Freya melihat mobil yang tidak asing untuk penglihatannya, ia sadar jika itu adalah mobil milik Al, namun dnegan cepat Freya mengambil jarak aar tidak kelihatan oleh Al, ia bisa melihat disamping Al adalah istrinya, wanita yang menjadi incaran Freya selama ini
"cuihh,, kau akan melihat bagaimana aku membuatmu merasakan sakitnya, dan membayar semua apa yang sudah kau rebut dariku" ucap Freya menatap mobil Al dengan tajam, dendam yang ia rasakan bergemuruh dalam hatinya, sungguh jika bisa saat ini Freya langsung turun tangan saja membuat Asya jauh dari Al
Disebuah ruangan yang tidak cukup luas, mungki hanya cukup untuk beberapa orang, disinilah Freya dengan seorang yang mungkin kalian sangat familiar dengan orang itu, siapa dia??, apakah dia punya hubungan khusu dengan Freya?, entahlah othor juga bingung
"bagaimana dnegan hasil yang kamu cari Garvin?, apakah ada kemajuan?" tanya Freya langsung dan tidak banyak basa basi, ia harus menyelesaikan semuanya dnegan cepat tapa harus Loki ketahui
"aku bisa meminta temanku untuk membawa Asya keluar, karna dia sangat dekat dengan Asya, karna dia sahabat Asya yang sangat dipercayai oleh suaminya" ucap pria itu, kalian masih ingat dengan Garvin?, salah satu teman sekolah Asya yang menaruh rasa untuknya, namun sekarang ia bersekongkol dnegan Freya untuk memisahkan Asya dari suaminya
"bagus, katakan kalau kalian akan bertemu di Cafe XX, dengan begitu aku akan menyiapkan semuanya dnegan baik, jangan ada orang yang mengetahui rencana kita" ucap Freya dan diangguki oleh Garvin, pria itu bisa membayangkan jika ia hidup bersama dnegan Asya, hgadis pujaan hatinya dari dulu hingga detik ini
"sungguh sangat kebetulan, semoga saja rencana ini bisa berjalan dnegan baik, kita tidak boleh ceroboh lagi kali ini" ucap Freya, padahal sumber kegagalan semuanya berasal dari dirinya sendiri
__ADS_1
"kalau begitu, aku akan menghubungi Chloe, memintanya bertemu sekaligus membawa Asya keluar besok" ucap Garvin dan mengambil benda pipih miliknya dan melihat di kontanya bernama Chloe
"halo Chloe?, apa kamu sibuk hari ini?" tanya Garvin basa basi sebelum melanjutkan keinginannya
"tidak Gar, aku hanya mempunyai beberapa tugas, ada apa?" tanya Chloe dnegan ramah, seperti sebelumnya, ia menganggap Garvin adalah sahabatnya, karna pria itu sangat baik padanya
"tidak Chloe, aku hanya ingin meminta tolong padamu, bisakah kamu membantuku untuk bertemu dnegan Asya, aku ingin mengucapkan selamat padanya sekaligus untuk pamit kalau aku akan pergi keluar negeri dan melanjutkan disana" alasan Garvin tentu membuat Chloe percaya, bahwa sudah lama Garvin mengatakan kalau dirinya akan pindah kuliah
"aku tidak tau pasti Gar, tapi akan ku coba membujuk Asya, tapi aku tidak yakin kalau suaminya mau memberikan waktu kepada Asya, karna suaminya takut" kata Chloe mencoba memberikan informasi kepada Garvin
"tidak masalah Chloe, sebentar saja, tidak sampai dua jam, hanya ingin menyampaikan tujuanku dan selessai. aku paham jika suaminya melarangnya" kata Gravin dengan tipu muslihat yang licik, Freya juga disana mendengarkan percakapan mereka
"baiklah Gar, besok ku hubungi jika Asya mau dan suaminya mengijikan" kata Chloe dan menutup panggilannya, Freya dan Garvin tersenyum kemanangan, setidaknya ada satu titik dimana mereka bisa melanjutkan rencana mereka
next
jangan lupa like,komen,dan favorit kalian ya readers😍😍
PENGUMUMAN BUAT READERSKU TERCINTAH
Mulai besok dan seterusnya, novel ini akan dijadwalkan upnya, berhubung othor ingin membuat since khusus Vin dan Chloe serta Darre, namun pada judul yang berbeda, jadi novel ini end lanjuta novel berikutnya gitu, juga biar othor tidak lalai dengan tugas up othor, karna selama ini kalian tau sendiri jika othor jarang up,
jam up novel CSG 7.30 pagi dan 9.30 malam setiap hari( kecuali othor sangat sibuk dan tidak sempat untuk ngetik) 😘😘😘
__ADS_1