Cinta Sugar Daddy

Cinta Sugar Daddy
BAB 23, penyelidikan vin dan aland


__ADS_3

Dengan melihatnya seperti itu, aku ingin tau siapa dirinya sebenarnya, dan mengapa keluarganya begitu


kejam padanya, bukan hanya itu saja, aku seolah melihat sesuatu dari dirinya


~Aland Chevalier


Jam berganti hari, sekarang


sudah menjelang pagi hari jam menunjukkan pukul lima lewat sepuluh, asya


terbangun dari tidurnya dan melihat aland yang sudah berada di kamar mandi,


pelan-pelan asya turun dari ranjangnya dan menuju kamar mandi, namun belum


mengetuk pintu aland sudah keluar dengan handuk yang sudah melilit


dipinggangnya dengan rambut basah yang membuat aland semakin berdamage  😊, mata asya tidak bisa berbohong melihat


penampakan didepan matanya, asya mematung  ditempatnya dan menatap tubuh aland dengan kagum


“jangan memandangku seperti itu


gadis lugu, aku tau tubuhnya sebagus itu” kata aland dengan menaikan alisnya


sebelah dan membuat asya mencebikkan bibirnya


“huh,, kepedean” kata asya dan


mendorong tubuh aland dan ia masuk kedalam kamar mandi dengan tertawa, sementara


aland sudah melototkan matanya karna asya semakin menjadi mengejeknya, jika


semalam katanya tua dan sekarang pede, wahhh sungguh gadis yang berani


“om…. Ambilkan aku handuk, aku


lupa membawanya tadi” teriak  asya dari


dalam kamar mandi membuat aland tersenyum smrik dan kali ini ia berniat untuk


mengerjai gadis lugu itu


“apa??, aku tidak mendengarmu”


kata aland padahal dirinya sudah berada didepan kamar mandi dan memegang handuk


yang ia pakai tadi


“ handuk om… cepatlah, aku


sudah kedinginan” kata asya yang mana membuat aand semakin kesal sendiri,


sungguh gadis ini adalah yang pertama yang menyuruh aland seumur hidup pria


itu, sungguh berani


“katakana sekali lagi dan buka


pintunya” kata aland dan dengan polosnya asya menuruti apa yang dikatakan pria


itu, asya membuka pintunya bersamaan dengan suaranya yang berteriakminta handuk


“apa!!” tanya asya saat wajah


gadis itu muncul dengan kepala nongol ke luar, dengan segera aland menarik


tubuh asya dan membuat gadi itu berteriak


“apa yang om lakukan?”tanya


asya dengan raut wajah yang bingung dan tidak sadar bahwa dirinya saat ini


tidak memakai apa-apa yang melekat ditubuhnya, aland yang melihat asya menjadi


tegang sendiri, padahal ia sendiri yang membuat asya seperti ini


“apa kau mau menggodaku gadis


lugu?” tanya aland dan memainkan matanya untuk mengkode asya melihat tubuhnya


yang terpampang jelas

__ADS_1


“ehhh,, aaaa om aland mesum”


teriak asya dan menutup matanya, namun lagi-lagi ia salah, aland tersenyum


melihat kelakuan gadis lugu itu


“ehhh.. jangan melihat om” kata


asya dan emnutup mata aland dengan tangan mungilnya, namun yang membuat aland


semakin tegang karna squishi milik asya sudah menempel didada bidangnya


“astaga gadis lugu ini, jangan


menggodaku sekarang, aku masih ada peekerjaan yang penting saat ini” kata aland


dengan menurunkan tangan mungil asya, dan menatap asya dengan penuh tatapan


aneh dan saat itu juga aland mengalihkan panfdangannya dari wajah gadis itu.


“apa sihh om, jangan


mengangguku aku mau pake baju” kata asya dan langsung berlalu dari tempatnya,


ia menuju lemarinya untuk memakai bajunya dan berniat untuk membuat sarapan


untuk mereka berdua


Namun belum keluar dari kamar,


aland sudah bersuara dan membuat asya berhenti dari langkahnya dan menatap


aland dengan raut wajah bingung


“ada apa om?” tany asya dan


langsung didekati ooleh aland, asya yang melihat ada yang ingin disampaikan


aland padanya langsung bersiap mendengarkan


“tidak usah membuat sarapan,


nanti ingin sarapan saya akan menyuruh pelayan mengantarkan makanan kesini”


kata aland dan membuat asya bingung dengan ucapan aland, bukan karna bingung


aland menyuruhnya tidur, tapi bingung kenapa aland bekerja sepagi ini


“apa ada masalah om?” tanya


asya dan dijawab dengan gelengan kepala aland


“lalu?” tanya asya lagi dan


membuat aland terkekeh karna kaingin tahuan gadis lugu didepannya, asya hanya


ingin bersiap jika nanati aland bangkrut dia bisa bekerja membantu aland


“jangan banyak bertanya gadis


kecil, kamu hanya perlu berdiam disini dan tunggu sampai aku pulang” kata aland


dengan seringai licik di bibirnya


“humm… baiklah om” kata aasya


menurut karna sebenarnya ia masih ngantuk tadi malam aland hanya memberikannya


tidur selama tiga jam


“saya pergi, saya akan pulang sebelum


jam Sembilan amlam, jangan tidur dulu, tunggu saya” kata aland dan mengecup


candunya sekilas sebelum akhirnya ia berlalu keluar dari apartemen pas jam


menunjukkan pukul enam


Dijalan aland mengendarai mobil


sport Bugatti la voiture noire miliknya, dengan kecepatan diatas

__ADS_1


rata-rata karna jalanan juga belum ramai dan aland bisa bebas berkendara


kencang, ia mengambil ponsel miliknya dan menghubungi salah satu nomor yang


tertera disana, vin.


“hallo, saya akan segera


sampai, pastikan apa yang saya minta sudah ada dan tidak ada yang kurang


sedikitpun” kata aland dan segera memutuskan panggilan telfonnya dan Kembali


focus kedepan agar segera mungkin sampai ketempat yang ingin ia tuju.


Sampai akhirnya aland memasuki


sebuah Gedung ditengah hutan lebat dengan jalan yang berliku Panjang memakan


waktu satu jam dari jalan raya, dan hampir tidak ada yang mengehtahui tempat


tersebut selain aland dan asistennya vin


“pagi tuan” sapa semua pengawal


yang berjaga disana, ada lebih lima ratus orang penjaga disana dan


masing-masing punya tugas tertentu, ada yang mengawal dan ada yang bretugas


membersihkan Gedung yang luasnya bisa beberapa desa yang tinggal disana


“hem” jawab aland dengan


deheman dan langsung masuk kedalam sampai akhirnya ia masuk lift yang ada di


Gedung tersebut


Aland masuk kedalam ruangan


miliknya yang ia rakit sendiri dan terlihat sangat mewah dan banyak alat-alat


yang tertempel didinding sampai hanya mengisakan satu buah meja tempat aland


duduk dan memperhatikan ruangan miliknya


Ternyata disana juga sudah ada


vin asistennya dan salah seorang yang emnjadi kaki tangan aland dalam mengurus


Gedung miliknya jika vin mengurus perusahaan miliknya


“tuan, ini yang ada ,minta”


kata pria itu dan memberikan salah satu flashdisk berwarna hitam yang


didalamnya ada beberapa file penting yang diminta aland mereka cari tau


Aland mengambilnya dan langsung


memasang disalah satu computer yang ada didepannya, dengan kecepatan yang tidak


seperti para readers saat download drakor wkwkw, file tersebut terbuka dan


terlihat disana ada gambar beberapa dan identitas  yang hanya aland yang atu sipa pemilik


identitas tersebut.


“tuan?” tanya vin berniat ingin


bertanya tentang siapa yang ingin aland selidiki sampai seserius itu meminta


bantuan kepada kaki tangannya dan sampai turub tangan sendiri


“hemm” jawab aland tanpa


menoleh asistennya


next


Berikan komentarmuu ya


readers:>

__ADS_1


__ADS_2