
Hari ini, seperti yang sudah direncanakan ebelumnya, semua yang sepakat untuk pulang ke Indonesia akan bersiap siap diantar, Jet pribadi mereka sudah menuggu disana, Al dan Alfred tinggal menunggu dua wanita yang masih bersiap siap sejak tadi, bahkan mereka sudah lama menunggu tapi tidak selesai dari tadi
"Al coba kau lihat mereka, mungkin masih mandi atau bagaimana, dari tadi tidak selesai" ucap Alfred pada ponakannya, karna istrinya saja tadi sudah mandi tapi tidak selesai sampai saat ini
"sebentar om, Al cek dulu kekamar" ucap Al dan beranjak dari tempat duduknya, sedangkan sikembar asik bermain dengan unty mereka, keduanya tampak senang saja dan ditambah Vin tidak masuk kerja hari ini
menunggu satu jam, Alfred akhirnya melihat istriya keluar dari kamar dengan wajah yang seperti biasa, tidak ada yang berubah, namun begitu lama menunggu. dasar wanita memang begitu bukan?
"kita berangkat sekarang" ucap Al dan semuanya mengangguk dan mereka langsung berangkat menuju dimana pilot dan jet mereka sudah menunggu, dan sikembar juga ikut mengantarkan
"mommy, cepatlah pulang" ucap Kena sambil memeluk Asya dengan erat, tentulah gadis kecil itu sedih karna akan berpisah dari mommynya, bagaimanapun Kena tetaplah anak kecil yang butuh mommynya
"kami berangkat dulu sayang, jaga adikmu Angkasa. jangan membuatnya menangis terus, jangan berantem. om Vin akan menjaga kalian dan akan mengontrol kalian" ucap Al dengan tegas, karna ia tau kalau Angkasa putranya takut dengan Vin karna pria itulah yang bisa menasehati Angkasa dengan ketegasan dan bijak mengurus Angkasa
"dadahh mom" ucap Kena sambil melambaikan tangannya kearah mommy daddy dan oma opanya. keempat orang itu langsung masuk kedalam jet dan bersiap untuk melakukan penerbangan beberapa jam kedepan
setelah mengantarkan mereka, Vin mengajak semuanya pulang kerumah. namun tidak dengan Kena dan Angkasa, kedua bocah nakal itu meminta Vin untuk mengantarkan mereka ke Mall, begitu juga dengan Chloe ingin jalan jalan disana, tidak melulu dirumah
"baiklah baiklah, kita akan ke Mall, tapi jangan ada yang nakal dan meminta yang aneh aneh" ucap Vin mengangguk memenuhi permintaan ponakan dan istrinya, mereka semua langsung menuju salah satu Mall yang ada dikota itu
__ADS_1
"baik, siap captain" ucap kedua boca itu dan juga Chloe yang merasa senang karna permintaannya akhirnya dituruti oleh suaminya tercinta
mereka langsung masuk kedalam Mall dan mulai memilih apa yang mereka sukai, namun bukan bocah nakal namanya jika tidak berbuat hal yang memusingkan kepala
Angkasa mengajak adiknya main cabit boneka dan bukan Angkasa namanya jika tidak bisa mememangkan hadiah yang ada didalamnya, belum lagi mereka bermain tembak tembakan dan berteriak kesana kesini, Vin sampai pusing melihatnya, istrinya apalagi memgambil makanan sesuka hatinya dan makan sepuasnya, inilah hal yang paling dihindari oleh Vin
" asatga, tau begini aku tidak akan ikut" ucap Vin dan meronggoh sakunya, mengambil ponsel miliknya dan menghubungi Dar untuk emmbantunya menjaga ponakannya
"hallo Dar, dataglah ke Mall XX, temani aku menjaga anak anak, aku tidak bisa mengontrol mereka berdua, istriku juga sedang berulah sekarang" ucap Vin minta tolong kepada sahabatnya untuk datang ketempat itu
"huhh.. kau merusak hariku Vin" ucap Dar, namun bagaimanapun ia tetap bangun dari tempatnya dan menuju Mall yang diberitahu oleh Vin, ia merasa kasihan juga terhadap sahabatnya itu harus mengurus anak anak dan belum lagi Chloe yang kadang meminta sesuatu yang tidak masuk akal
jangan lupakan Mic, ia sedang sibuk diperusahaan mengurus apa yang sehrausnya menjadi pekerjaan Dar namun harus ia mengambil alih dan menyelesaikannya dengan cepat, bagaimanapun itu sudah menjadi bagian dari tugasnya
Dar yang ikut menemani Vin menjaga ponakannya masih terpikir dengan wanita yang ia cari selama ini, Dar terkadang merindukan wanita itu dan mengingat sentuhan lembt dan suara wanita itu, ya suara itu selalu tergiang giang ditelinga Dar, belum lagi saat wanita itu meminta tolong untuk ia lepaskan
wajah cantik waniat itu yang selalu membuat Dar ingin sekali bertemu dan meminta maaf, juga jauh dalam lubuk hatti Dar ia menyimpan sesuatu dalam hatinya untuk wanita itu, namun selama ini Dar menepis perasaan itu dan tidak ingin mengingat ingat lagi
"Dar, bagaimana dengan pencarianmu terhadap wanita itu, apakah sudah ada hasilnya?" tanya Vin ditengah mereka menjaga sikembar dan Chloe yang menikmati makanannya
__ADS_1
"belum Vin, aku sudah menyerah mencarinya, tidak ada lagi celah untukku menemukannya. dia terllau jauh pergi dan bersembunyi terlalu dalam"ucap Dar dengan raut wajah yang kusut dan menghela nafas panjang
"apa kau ada rasa dengan wanita itu Dar, maksudku apkah saat kau melakukan itu ada perasaan yang lain padamu?" tanya Vin sambil menatap Dar dengan tanda tanya
"aku tidak tau Vin, hanya saja sekarang sepertinya aku kasihan dengan wanita itu, aku merasa bersalah dengan kelakuanku yang sangat tidak baik padanya" ucap Dar sambil mengusap wajahnya menyesal, namun saat ini perasaan itu tidak ada gunanya lagi, toh juga semuanya sudah terjadi
"kau harus bersabar, teruslah mencarinya. pasti ada jalannya nanti" ucap Vin menepuk pundak Dar sambil tersenyu, mereka sudah seperti saudara saling membantu satu sama lain
sedangkan dua anak kembar disana masih asik bermain, mereka tidak peduli dengan sekitarnya, bahkan mereka berdua kerap membuat anak anak menangis dan mengadu pada ibunya, namun Angkasa tidak peduli hal iu, ia tetap mengajak adiknya bermain sampai puas menjahili anak anak disana
Vin yang melihat hal itu langsung berdiri dari tempatnya, ia menghampiri ponakannya dan meminta maaf pada ibu dari anak tersebut, Vin membawa sikembar ketempat mereka
"jangan nakal, itu tadi janji kalian pada om bukan?, kalau begini om ajak kalian pulang saja lebih baik" ucap Vin sambil memsang mode galak pada ponakannya
"maaf om, tapi itu seru iakan Kena?' tanya Angkasa sambil menyenggol adiknya yang sudah tidak lagi disampingnya Kena pergi bersama Chloe mencicipi makanan yang dibeli untynya itu
"astaga, anak itu memang tidak jauh dari ibunya" ucap Dar terkekeh melihat ponakannya yang lebih memilih makan dari pada mendengar ocehan Vin yang mebuat dirinya semakin bad mood nantinya
"aku pusing Dar" ucap Vin memijat keningnya, menjaga ponakannya adalah pekerjaa yang menguras tenaga dan hati pikiran, mereka akan melakukan hal yang diluar dugaan
__ADS_1
next
jangan lupa like,komen,dan favorit kalian readers😍😍😍