
Mungkin ini saat yang tepat untukku mengatakan bahwa aku mencintai dirinya, namun apakah aku tidak mampu membuang egoku untuk mengungkapkannya, apakah aku mampu berdiri dengan tegas dan mengucapkan kata yang seharusnya kuucapkan, atau apakah aku mmapu menerima jawaban yang keluar dari mulut?
~Delvin Callista
Keluar dari kamar mandi dan melihat Vin yang masih ada disana, wajah Chloe sudah semerah tomat namun masih bisa berjalan normal dan seperti biasanya
"kak Vin ngapain masih disini?, sana keluar Chloe mau pake baju" ucap Chloe sambil berjalan mengikuti almari berisi pakaian miliknya, gadis itu mengambil beberapa baju yang akan ia pakai dan ingin kembali kekamar mandi, namun dnegan cepat Vin mencekal tanganya hingga Chloe terkejut
"ada apa kak?"tanya Chle sebisa mungkin menjaga jantungnya agar tidak keluar dari rongga mulut dan tetap menghadap ke depan dengan keren Vin
"kenapa buru buru?"tanya Vin dan menarik tubuh Chloe sangat dekat, membuat Chloe tidak bisa bergerak dan tidak ingin mengungkapkan Vin secara langsung
Vin memeluk pinggang Chloe dan mencium rambut gadis itu, sangat nyaman dan wangi.Itu yang ada dipikiran Vin saat memeluk Chloe, berdua sama-sama diam, Vin masih menikmati arma tubuh Chloe dengan sangat tenang, sedangkan Chloe sudah sebisa mungkin biasa namun tidak bisa
"kak, mengenakan aku, jangan memelukku terlalu erat" ucap Chloe saat sadar bahwa dirinya tidak mengenakan bra dan dalaman apapun, hanya jubah mandi yang ia pakai
"nanti dulu, aku masih ingin seperti ini" ucap Vin dan menagkup pipi Chloe agar dia bisa melihat wajah gadis itu
"ta-tapi kak, aku tidak nyaman" ucap Chloe dan mencba melepaskan pelukan Vin,namun tenaga pria itu lebih besar dan emngalahkan tangannya
"kesini kalau tidak nyaman" ucap Vin dan membawa Chloe ke arah ranjang, dengan cepat tubuh Chloe sudah berada diatas pangkuan Vin, mereka sama sama saling melirik dan Chloe sudah melihat dan takut dengan cinta Vin
"kak, menghadap Chloe, Chloe pake baju dulu" ucap Chle dnegan mengungkapkan mata Vin yang juga menatap, tangan Vin memeluknya dan menatap matanya tidak dari dirinya
untuk apa pakai baju?, begini saja, aku ingin menikmati wajahmy lebih lama lagi" ucap Vin dan meraih bibir Chloe dan menciumnya, gadis itu tersentak saat serangan tiba dari Vin mengejutkannya, namun sebisa mungkin Chloe menerima ciuman itu dan melepaskan pakaian yang ia pegang tadi dilantai
__ADS_1
mengalungkan tangannya keleher Vin dan mulai menikmati ciu*man itu, perlahan lahan, keduanya kehabisan nafs, Vin melepaskan bibir ranum itu dan meraupnya kembali dengan segala apa yang ia rasakan saat ini
tangan Vin yang tadinya memeluk pinggang Chloe, kini naik ketaas dan mencari apa yang harusnya ia cari.Chloe yang sudah mengukuti irama yang diciptakan oleh Vin dan secara tidak sadar membalas ciu**man Vin yang juga tidak mau kalah
kamingan Vin mendapat buah yang lembut dan kenyal seperti squishi\, Vin seketuka mere**masnya dan membuat Chloe sedikit melengguh ditengan ciu**man mereka\, tangan Vin terllau pembohong dan masih saja merema**mas buah squishi itu\, membuat Chloe merasakan getaran yang hebat dalam tubuhnya
"ahkk" ucap Chloe saat kedua tangan Vin mencba meraih squishi milik dan mere**masnya dnegan kuat,getaran hebat itu kembali menyeruak dalam dirinya
perlahan lahan, Vin meletakkan Chloe diatas ranjang ranjang dan menindih tubuh gadis itu, tangan Vin tidak lepas dari buah kesukaannya itu, namun tak lepas dari Vin malah kembali melum**mat bibir Chloe dan beralih keleher gadis itu
" kak.. kak Vin" ucap Chloe terbata karan Vin memberi sensasi berbeda dilehernya, mengecupnya dan menji**lat leher itu sampai Chloe kegelian karna lidah Vin bermain disana
sampai akhirnya Vin sampai kebuah favoritnya, yang sedari tadi menantang dirinya untuk berbuat lebih dan mengukung gadis itu dibawah kendalinya
lidah Vin bermain di pu**ting squishi milik Chloe\, menge*sapnya dan membuat gadis itu menggeliat kenikmatannya\, Vin ternyata sangat ahli mmebuat lawannya bisa menunduk dnegan perbuatannya
"ahk"
"kak, hentikan" ucap Chloe tidak tahan lagi perlakuan Vin yang bisa hilang kendali dan perasaan itu sudah bisa menjalar, ia tidak bisa menolah sentuhan Vin, begitu juga sebaliknya Vin merasa lebih dari sekadar itu
"Chloe, aku mencintaimu" ucap Vin saat melepaskan squishi gadis itu dan memeluk Chloe dnegan erat, mencba untuk memilih "si adik" agar tidak merasa tegang hanya karna sentuhan kecil tadi
"kak Vin, aku juga mencintaimu" ucap Chloe membelas pelukan Vin dan mencium bibir yang tidak bisa menikmati udara segar tadi
"terimakasih, mulai sekarang milikku. jangan coba coba untuk mendekati pria lain, etrmasuk Darrec" ucap Vin dam kemali memeluk Chle, ia memang ingin melakukan lebih dari tadi, namun ia sadar pasti ditungu oleh Al dan yang lainnya
__ADS_1
"pakai bajumu, dan kita ke bawah" ucap Vin dan melepaskan pelukannya, ia bangun dan mengutip baju Chloe yang tadinya jatuh kepada gadisnya, huhuiii Chloe menyandang nama baru, Vin😁😁
Chloe hanya mengungkapkan Vin dnegan wajahnya yang sangat bingung dan malu, isa bisanya dia mau melakukan hal yang seperti tadi dan mengakaui perasaannya Vin, dia masih belum menyangka hal itu
"Chlo... pakai bajumu beby, jangan malah bengong seperti itu" ucap Vin dan kembali mengecup bibir Chle yang sudah menjadi candunya, Vin tersenyum melihat wajah Chloe yang seperti oranng hilang
"Kak?"ucap Chloe, coba menetralisir jantungnya dan melihat keadaan
kamihemm, ada apa beby?'tanya Vin dan menaik turunkan alisnya, menyrahkan baju Chloe kepada gadis itu
"jangan malu, aku akan menikmati semuanya" ucap Vin ttersenyum jahil dan mebuat Chloe sadar, bahwa dari tadi Vin menetap squishi milik yang terpampang jelas
"dasar mesum!"ucap Chloe dan meraih bajunya, Vin hanya tertawa melihat raut wajah kesal Chloe dan mencium kening Chloe sekilas
kembali kepada pasutri yang sudah selesai sarapannya, mereka langsung menuju salah satu pondok yang ada ditengah laut, bukan hanya pemandangan yang indah namun juga Al yang membuat para wanita yang ada disana menatap pria itu dnegan lapar
Al yang memekai baju kaos dan celana pendek juga kaca mata yang bertengger dikepalanya semakin membuat aura ketampanan Al meningkat, namun hal itu ia benci lantaran tatapan wanita yang liar
kamiedaangkan Dar bersama dengan Mic mereka hanya mengikuti Al daan Asya sedari tadi, kemana pasutri itu pergi pastilah kedua orang jones itu juga ikut, membuat kesal dan menatap keduanya dengan tatapan mengusri
"jangan ikuti kami Dar, Mic. kalian ambillah tempat kalian berdua, siapa suruh jomblo terus, cari wanita sana!!" ucap Al dan membawa istrinya untuk duduk, sedangkan dua pria itu hanya mendegus kesal lantaran Al mengusri dan mengatai mereka
Maaf ya readers untuk hari ini dan kemarin hanya satu BAB, besok othor up double lagi
Berikutnya
__ADS_1
jangan lupa like,komen,dan favrit kalian readers