Cinta Sugar Daddy

Cinta Sugar Daddy
EXTRA PART 42~S2


__ADS_3

Jan lupa vote hari Senin ya gengs 😁 selalu tinggalkan like, komen, gift apa lagi boleh lah 😂 haha


dukungan kalian adalah spirit buat aku 😚 selamat membaca !


...___...


Genna meraih ponsel nya, mencari dan menekan nomor ponsel milik kakak nya, Gleen.


Satu kali panggilan, namun tak ada jawaban. Dua kali, hingga yang ke tiga kali nya baru lah sang pemilik nomor itu menerima nya.


"Gleen !!" Sentak Genna setelah panggilan telpon nya di jawab oleh sang kakak


'Buset ! apa an sih lo dek !' Ujar Gleen yang sedikit menjauh kan ponsel nya.


"Lo tu apa-apa an sih, ngasih kado gue barang gak jelas gini !" Ujar Genna.


'Gak jelas gimana ? itu barang bagus loh..'


"Bagus apa nya ! otak lu bener-bener ya Gleen ! mesum lo !" Gerutu Genna.


'Eh.. kok mesum sih, niat gue kan baik mau bikin malam pertama lo sama om Candra lebih berkesan gitu..'


"Gak jelas !"


'Kalau om Candra tau pasti dia berterima kasih banget sama gue tau'


"Tapi lo kok tau sih barang beginian ? lo jangan-jangan ya Gleen, gue aduin lo ntar sama Daddy !"


'Eh..eh.. jangan dong. Gue dapet searching tau ngasih kado buat Lo !' Ucap Gleen. 'Lo jam segini kenapa belum tidur ? di marahin sama om Candra tau rasa lo !' Ujar Gleen menyelidik


"Em, laki gue masih di ruang kerja nya. Jadi.. gue gak bisa tidur" Jawab Genna. "Ya udah ah, ntar gue aduin lo sama Daddy kalau otak Lo mesum !" Cetus Genna, lalu memutuskan sambungan telpon tanpa persetujuan dari sang kakak.

__ADS_1


Genna merebahkan tubuh nya, berulang kali dia membolak-balik kan badan nya berharap agar cepat dia tertidur. Namun ingatan nya terus saja berputar di mana tadi sore Candra mencium nya.


...___...


Pukul 1 malam, Candra baru saja menyelesaikan pekerjaan nya. Menutup laptop kemudian menatap jam di dinding yang ternyata sudah selarut ini. Candra bangkit dari kursi dan mencoba meregangkan otot-otot nya yang terasa keram. Dia pun melangkah kan kaki nya keluar dari ruang kerja nya dan masuk ke dalam kamar untuk mengistirahatkan diri nya.


Candra membuka pintu, tampak terlihat lampu yang masih menyala, namun Candra mendapati Genna sang istri yang sudah terbaring di atas ranjang, mungkin dia sudah tertidur.


Namun seketika Candra terdiam, mengerutkan dahi nya menatap ke arah sebuah meja yang ada di kamar nya itu. Terlihat berantakan sekali.


"Ya ampun..!" Gumam laki-laki itu. Dia melihat buku-buku novel yang bertebaran, makanan ringan yang berantakan serta sampah di mana-mana. Candra menghela nafas nya, menggeleng-geleng kan kepala merasa tak habis pikir terhadap Genna sang istri.


Dengan rasa sabar nya yang kembali di uji, Candra pun akhir nya memberes kan buku-buku serta memunguti sampah yang bertebaran di atas meja dan juga di lantai.


Tersisa satu buku di sofa yang masih terbuka. Candra meraih nya, dia melihat dan seketika membulatkan mata nya saat dia menatap buku itu.


"Ya ampun Genna..!" Gumam Candra saat dia tahu jika buku yang Genna baca adalah novel romantis 21+++, begitu banyak adegan ranjang yang tertulis di sana. Candra menoleh, menatap ke arah ranjang dengan Genna yang tertidur memiringkan tubuh nya. Lagi-lagi dia menggeleng menatap istri nya itu.


Setelah selesai membereskan nya, Candra pun berjalan ke arah ranjang, sudah sangat larut dan mata nya sangat terasa berat karena mengantuk. Ketika hendak mematikan lampu, tapi lagi-lagi Candra mengerutkan dahi nya saat dia melihat ada satu paper bag dan juga pakaian yang tergeletak di atas ranjang di dekat Genna.


"Lingerie ??" Gumam laki-laki itu seraya membulatkan mata nya. Lalu beralih menatap ke arah Genna yang tertidur dengan pulas.


Dan lagi-lagi, Candra di buat tergeleng-geleng oleh tingkah istri nya itu, entah apa yang sudah dia lakukan sejak tadi tanpa ada dirinya di kamar. Eh, tapi.. atau mungkin dia sedang mencoba menggoda nya dengan akan memakai lingerie seperti ini ?


Candra menaruh lingerie itu kembali ke dalam paper bag dan menaruh nya di atas meja nakas. Tak terasa, sudut bibir nya tertarik hingga membentuk sebuah senyuman kecil seraya menatap wajah polos Genna yang terpejam.


Dan tak butuh waktu lama, Candra akhir nya terlelap dalam tidur nya karena sudah sangat mengantuk. Tapi baru saja dia terlelap, dia harus kembali terbangun karena terganggu dengan polah tingkah Genna saat tidur. Bertingkah ke sana kemari, menimpa perut nya, bahkan menendang nya hingga Candra pun terjatuh dari atas tempat tidur.


"Astaga Genna..!!" Gumam Candra yang sudah terjatuh ke atas lantai. Dia pun menghembuskan nafas nya dalam.


Sementara Genna, dia bahkan masih terlelap dan tanpa rasa bersalah di sana.

__ADS_1


...___...


Pagi hari, pukul setengah 6 pagi Candra pun terbangun. Dia beralih dari ranjang dan tidur di sofa semalaman. Jika tidak, mungkin dia tidak akan bisa tidur karena tingkah istri nya itu.


Candra bangkit, meregangkan otot-otot nya yang terasa sakit semua karena tak terbiasa tidur di sofa. Dia berjalan ke arah ranjang untuk membangun kan Genna istri nya.


"Gen, bangun Gen.." Ujar Candra. Sekali, dua kali, dan bahkan berkali-kali dia membangunkan Genna tapi gadis itu sama sekali tak terusik dan seperti nya enggan untuk bangun.


Candra pun berhenti untuk membangun kan nya, dia melangkah ke arah kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah selesai, tapi dia melihat Genna yang bahkan masih tak bergerak di atas ranjang dengan selimut yang bahkan semakin rapat menutupi tubuh nya.


Setelah menggunakan pakaian kantor, Candra pun berniat hendak membangunkan istri nya lagi. Kali ini, dia akan membangunkan nya secara paksa. Dia sudah menikah, dan setatus nya sudah menjadi seorang istri. Dengan perlahan, seharus nya dia bisa untuk merubah kebiasaan nya dari di saat dia masih sendiri.


"Gen.. bangun Gen..!" Candra naik ke atas ranjang, menggoyang-goyangkan bahu gadis itu.


"Gen..!" Dia menarik paksa selimut yang menutup rapat di tubuh nya.


"Apa sih..!!"


"Bangun sudah siang !" Ujar Candra.


"Masih ngantuk !" Ujar Genna dengan suara nya yang serak khas bangun tidur.


"Bangun Gen, kamu harus siapin sarapan buat saya, saya mau pergi ke kantor !" Ujar Candra.


Genna diam, bahkan dia merasa sangat malas untuk bangun dan membuka mata nya.


"Gen, saya mau sarapan !"


"Sarapan nya cium aja ya, kan lebih enak, sehat lagi.." Gumam gadis itu di tengah-tengah tidur nya.


"Hah..??"

__ADS_1


...___...


Nah loh 🙄 enak tu sarapan nya om 😁 menu sepesial 😂🤣🤣 sekalian jangan lupa minum susu nya juga ya om biar sehat 🤭 ahahahah


__ADS_2