
Akhirnya orang yang aku tunggu datang juga.Ratih dengan senyuman mengembang mengucapkan salam dan langsung menyambut tamu yang datang kerumahnya.ia senyum senyum sendiri karna sudah tau endingnya bagaimana, kalau kakanya akan menerima mereka dan kabar baik dia akan ikut karna libur semester
"hallo semuanya, maaf nunggu aku ya? ucap Ratih dengan senyuman dan membuat Dina melototi adiknya karna selalu begitu dengan orang baru, sok kenal sok dekat wkwkwk
"duduklah Ratih,, kamu tidak sopan begitu" ucap Dina mengingatkan adiknya, astaga Ratih bahkan masih berdiri setelah menyapa mereka semua
"iya kak, maaf" ucap Ratih cengar cengir dan memilih duduk disamping kakaknya, dia begitu antusias agar kakknya juga tidak khawatir terhadap dirinya, ini semua Ratih lakukan agar Dina tidak terllau memikirkan dirinya, saat ini yang harus dilakukan adalah untuk kebahagiaan kakaknya, sudah terllau banyak Dina berkorban untuk mereka
"begini nak, kami sudah ssepakat akan mebawa kakakmu kerumah kami. dia pantas mendapatkan yang lebih baik dari ini, apakah kamu berkenan untuk pindah jika kakakmu nanti menikah dengan putra kami?" tanya Agatha menatap Ratih yang berada disamping Dina, ia pun sama
"tidak masalah tante, aku akan ikut kakak kemana pun dia. kami selalu bersama" ucap Ratih terssenyum dan melihat kakaknya sekilas lalu kembali menatap Agatha
"baiklah kalau begitu, Dina. kamu dan adik kamu langsung memberesi barang yang ingin kalian bawa, jangan semuanya. sisanya biar nanti diurus oleh orang suruhan kami" ucap Al dan diangguki oleh kedua kakak beradik itu, semenatra Agatah sudah tidak sabar lagi membawa Dina dan mempertemukan wanita itu dengan Dar
pasti pria itu sekarang sedang pusing mencari Dina kemana mana, padahal sejak dulu ia sudah khawatir dengan wanita yang tidak sengaja ia rusak, namun Dar masih membatukan hatinya dan menolak dengan segala apa yang ia rasakan
kembali pada Vin dan Chloe, mengurus anak anak yang aktifnya luar biasa adalah suatu pekerjaan yang snagat sulit, bayangkan saja Angkasa dan Kena dua malam ini tidur bersama mereka, wajah kusam selalu terpancara diwajah Vin, dua anak kembar itu sama sekali menyiksa dirinyaa, selalu menganggu ia dan Chloe ketika bersama
__ADS_1
seperti pagi ini, Angkasa mengajak Kena untuk menganggu Dar, pria itu sudah dua hari ini terlihat kusam dan tidak berselera makan, ia masih memikirkan wanita itu, entah apa yang harus ia lakukan lagi agar mendapatkan wanita yang menurutnya mengandung anaknya
"om Dar, kenapa tidak makan tadi?" tanya Kena dengan suara imutnya, sambil menghapiri Dar dan menggoyangkan kaki Dar karna anak kecil itu sangat kecil dibanding Dar yang duduk diatas kursi
"aku tidak lapar sayang, kamu bermainlah dengan abangmu sana" ucap Dar mengelus kepala ponakannya, namun Kena meminta agar dirinya ikut duduk dipangkuan Dar
"kata daddy sarapan dipagi hari itu harus om, tidak bole melewatkan sarapan" ucap Kena mengoceh gemas dan menekan nekan wwajah Dar sambil menatap omnya itu dengan wajah gemasnya
"aku belum lapar nak, kalian sudah sarapan dengan abangmu?" tanya Dar sambil mengelus kepala Kena dengan lembut, sambil mencium kening ponakannya dengan sayang, entah mengapa Dar sangat menyukai bermain dengan Kena dan semakin menyayangi ponakannya itu
"sudah om, tadi bersama om Vin dan unty Chloe" jawab Kena, tangan anak kecil itu terulur dan melihat sesuatu diatas meja, ia langsung mengambilnya dan melihat ternyata sebuah gambar, entah foto siapa itu
"mungkin diruang tamu om, tapi aku tidak tau pasti" ucap Kena dan mengangkat foto yang ada diatas meja dan memperlihatkannya kepada Dar
"ini siapa om? apakah ini pacar om?' tanya Kena, astaga anak umr enam tahun saja tau apa yang namanya pacar dan membuat Dar tertawa sambil melihat foto yang dipegang oleh Kena
"bukan sayang, ini adalah calon istri om. tapi sekarang dia lagi pergi, om masih menunggunya, dan mencarinya" ucap Dar namun kalimat akhirnya sangat pelan sampai Kena tidak terlalu dengara
__ADS_1
"lalu kapan unty ini datang om,aku ingin kenalan. sepertinya cantik seperti unty Chloe" ucap Kena sambil menatap Dar dengan raut wajah tanda tanya
"om belum tau sayang, secepatnya mungkin. atau om akan mencarinya lebh jauh lagi" ucap Dar mmebuat anak kecil itu mengerutkan keningnya bingung
"kenapa harus dicari om, kenapa om tidak langsung menjemput unty ini?, katanya calon istri" ucap Kena, anak kecil itu tidak seperti yang lain, dia bahkan bisa berfikir dua langkah dari anak anak seumurannya
"nanti ada saatnya sayang. untymu masih ada pekerjaan dikotanya, mungkin besok atau kapan om akan menjemputnya. sekarang kamu bermain dengan bangmu dulu oke?, om mau lanjut bekerja" ucap Dar dan diangguki oleh anak kecil itu, Dar menurunkan Kena dari pangkuannya dan membiarkan ponakannya keluar dari ruangannya
Dar termenung sendiri, dari sekian banyak percakapan antara dirinya dengan ponakannya, terbesit sesuatu dalam hatinya, ia merasa sudah saatnya dia harus bekerja keras untuk menemukan Diana, wanita yang selama setahun terakhir ini menghantui pikirannya, entah apa yang Dar rasakan jika teringat dengan wanita itu
"dimana dia sekarang,katanya dulu dia ada suami, bagaimana dengan anaknya yang ia kandung, apakah dirawat atau nanti malah dibuang?" banyak pertanyaan dikepala Dar ,membuat dirinya beberapa hari ini terlihat berantakan dan tidak nafsu melakukan apapun
"aku menginginkannya sebagai istriku, tapi bagaimana jika dia adalah istri orang lain juga" monolog Dar sambbil memijat pelipisnya yang pusing
semenatra dirumah Diana, mereka sudah siap untuk melakukan keberangkatan ke Swisss, namun karna kasihan dengan Dina yang kelelahan karna perjalanan mereka naik mobil keapartemen Al maka mereka memutuskan untuk mengambil penerbangan malam hari, agar mereka juga bisa istirahat sore hari ini
meskipun Dina mengambil keputusan secepat ini dan mungkin dia merasa salah ambil keputusan, namun karna melihat adiknya yang begitu antusias dan juga demi anaknya. maka Dina rela menganggung apa yang akan terjadi kedepannya, apakah calon suaminya menerimanya dengan baik atau buruk, itu sudah menjadi harga yang harus ia bayar
__ADS_1
next
jangan lupa like komen dan favorit kalian readers😍😍😍