
Aku mungkin tidak tau apa yang terjadi dengan kamu yang sekarang ini, tapi jika bisa aku ingin tau apa
yang membuatmu semakin menjauhi kami?
~Garvin Darius
“maaf chlo, tapi nanti kalian
pasti tau kok, kalau udah waktunya” kata asya tersenyum agar sahabatnya itu
tidak khawatir padanya
Namun chloe tidak percaya lagi
dengan ucapan asya yang selalu mengatakan seperti itu, kali ini ia harus
menahan asya sampai sahabatnya itu benar-benar memberitahu apa yang sebenarnya
yang terjadi dan dimana ia tinggal sekarang.
“sya aku tidak percaya padamu
lagi, sekarang katakana dimana kamu tinggal?” tanya chloe mendesak asya agar
jujur padanya, dan juga agar dia tidak khawatir lagi pada asya
“chloe, aku baik-baik saja, dan
sekarang aku harus pergi, nanti aku menghubungimu oke?” kata asya dan melirik
aland yang tepat berada didampingnya menyimak apa topik pembicaraan kedua
sahabat itu
“dia siapa sya?” tanya chloe
dengan mengarahkan pandnagan matanya kearah aland yang sejak tadi diam mematung
ditempatnya
“dia majikan ku chlo” jawab
asya seadanya dan itulah yang sebenarnya, tidak mungkin asya mengatakan kalau
aland adalah kekasihnya atau suaminya, memangnya siapa asya yang ebrani
mengatakan itu
“apa dia om-om yang membelimu
sya?” tanya chloe dengan penasaran, jika itu benar berarti asya ada ditangan
orang tampan dan tidak etrlalu malu untuk diakui oleh asya
“tidak sya, dia anak majikanku,
kami sedang membeli perlengkapan dapur jadi sekalian mampir kesini untuk
membeli kebutuhanku
“kalau begitu sekarang kamu
tinggal dimana sya?” tanya chloe dengan kepo, namun sebelum asya menjawab
tiba-tiba suara yang familiar terdengar dari belakng mereka
“asya, apa kamu benar disini
sya?” kata garvin yang datang mendekati ketiga orang berdiri disana, garvin
yang awalnya menunggu chloe didepan indomaret merasa bosan karna chloe masih
saja tak kunjung datang, akhirnya garvin berinisiatif untuk mencari sahabatnya
Hingga akhirnya garvin
menemukan chloe dan asya sosok yang selama ini ia cari, dan garvin mendekati
mereka, namun ia heran mengapa ada seorang pria yang sangat dekat dengan asya
bahkan sedari tadi tatapan matanya lekat kearah asya
“garvin?, apa kalian kesini
bersama?” tanya asya sambil mendekati garvin berniat ingin memeluk sahabat
namun aland segera menahan asya dengan menarik baju asya dari belakang
__ADS_1
“cepatlah kalian ini, apa
kalian menjadikan ku pengawal disini?” tanya aland dengan suara datar namun terkesan
dingin
“ehh, sebentar tuan, chloe
garvin, aku pergi dulu, aku takut kkalau majikanku menunggu terlalu lam” kata
asya tersenyum dan memeluk chloe dengan erat, chloe yang melihat asya tidak
semenderita Ketika dirumah keluarganya sedikit lega mendapati sahabatnya itu
“sya, hubungi kami kalau kamu
ingin berbagi Serita yah” kata achloe dan diangguki oleh asya, mata aya beralih
kearah garvin, pria itu sedari tadi diam membisu saat melihat aland melarangnya
untuk emmeluk asya
“gar, aku pergi dulu, jangan
lagi menghabiskan waktu kalian untuk mencariku, aku baik-baik saja kalian
fokuslah untuk ujian”kata asya tersenyum menandakan dirinya baik-baik saja
“hati-hati sya, hubungi kami
jika kamu punya waktu” kata garvin dan diangguki oleh asya
“ayo” kata aland menarik tangan
asya dengan kasar dan tubuh mungil itu terseret dan mengikuti Langkah aland
kemana pria itu oergi membawanya
Garvin yang melihat asya begitu
menurut dengan pria yang baru saja bersama dengannya, namun jauh dalam lubuk
hati garvin merasa cemburu karna pria itu bisa leluasa mendekati asya, gadis
pujaannya
“chloe, mari kita pergi” ajak
karna masih mengingat bagaimana asya dibawa pria itu
“ayo gar” kata chloe dan mereka
akhirnya berlalu dari sana, dengan perasaan yang berbeda satu sama lain
Sedangkan ditempat aland dan
asya, mereka berdua tampak berhenti disalah satu café yang tidak jauh dari
tempat mereka tadi bertemu dengan kedua sahabat asya, namun ada yang berbeda
dengan aland kali ini, dia masih membuat raut wajah yang datar dan terkesan
menahan marahnya
“om.. mengapa om dari tadi diam
saja?, apa aku melakukan kesalahan?” tanya gadis polos itu dengan tatapan mata
yang menggemaskan menuurt aland
“apa kamu tidak tau apa
kesalahanmu?” tanya aland dengan mata yang menatap asya dan seketika itu juga
memalingkan wajahnya
“tidak tau, aku tidak melakukan
kesalahan apapun om” jawab asya dengan wajah bingung yang membuat aland semakin
gemas dengan gadis lugu itu
“mengapa kamu mengatakan kalau
aku majikanmu, kenapa kamu tidak jujur saja pada mereka!” kata aland dan
menatap mata polos itu dengan tajam
__ADS_1
“memangnya aku harus mengatakan
apa om, bukankah benar kalau om itu adalah majikanku?” tanya asya mengoreksi
perkataan aland barusan
“tapi bukan begitu cara!!” kata
alnd serba salah, memangnya apa salahnya asya mengatakaan dia adalah
majikannya, bukankah mereka tidak tidak punya hubungan apapun?
“lalu aku harus menjawab apa om, apa aku harus mengatakan kalau om adalah orang
yang membeliku agar kedua sahabatku tau bahwa aku adalah gadis yang melayani
om?” tanya asya dengan suara lirih dan raut wajah berubah menjadi sedih
“bukan seperti itu, huh susah
menjelaskan pada anak kecil seperti mu” kata aland yang juga tidak tau harus
emngatakan apa untuk gadis polos dan sessitif itu
“mniumnlah tehmu, nanti keburu
dingin” kata aland dan menyodorkan gelas untuk asya, ia memikirkan bagaimana
hubungannya kedepannya dengan gadis itu, apakah ia hanya akan membuat gadis itu
pela**cur nya saja atau akan melepaskan gadis itu jika dirinya sudah puas
bermain-main
Mereka terdiam beberapa saat
dengan pikiran masing-masing, aland mentap gadis yang ada didepannya dengan
tatapan kosong
“apa sudah selesai?” tanya
aland
“sudah om, kita pulang saja
kata asya dan diangguki oleh aland, mereka berdua sedang berada disuasana hati
yang tidak baik,
Aland melajukan mobilnya untuk
pulang keparatemen miliknya, dengan asya yang duduk di kursi penumpang dan
tanpa membuka suara sedikitpun,
Sesampainya diapartemen, asya
langsung masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri, sedangkan aland
baru saja menerima telfon dari asistennya vin
“hallo vin,, ada apa?!” tanya
aland
“tuan, sekarang ada masalah di
perusahaan kita, saya minta besok tuan datanglah keperusahaan” kata vin dnegan
takut, takut menganggu waktu aland sore hari ini
“baiklah vin, itu juga yang
menjadi rencanaku besok, kau bisa menjemputku keapartemen besok pagi” kata
aland dan langsung dijawab ia oleh asisten vin
“om, mandilah aku akan memasak
makan malam untuk kita” kata asya saayt dia sudah selesai membersihkan diri
“hem” a;and menjawab pperkataan
asya dengan deheman dan berlalu kekamar untuk membersihkan diri
next
__ADS_1
Berikan komentarmu untuk mereka
ya readers😊