Cinta Sugar Daddy

Cinta Sugar Daddy
BAB 27,ini siapa sya?


__ADS_3

Aku mungkin tidak tau apa yang terjadi dengan kamu yang sekarang ini, tapi jika bisa aku ingin tau apa


yang membuatmu semakin menjauhi kami?


~Garvin Darius


“maaf chlo, tapi nanti kalian


pasti tau kok, kalau udah waktunya” kata asya tersenyum agar sahabatnya itu


tidak khawatir padanya


Namun chloe tidak percaya lagi


dengan ucapan asya yang selalu mengatakan seperti itu, kali ini ia harus


menahan asya sampai sahabatnya itu benar-benar memberitahu apa yang sebenarnya


yang terjadi dan dimana ia tinggal sekarang.


“sya aku tidak percaya padamu


lagi, sekarang katakana dimana kamu tinggal?” tanya chloe mendesak asya agar


jujur padanya, dan juga agar dia tidak khawatir lagi pada asya


“chloe, aku baik-baik saja, dan


sekarang aku harus pergi, nanti aku menghubungimu oke?” kata asya dan melirik


aland yang tepat berada didampingnya menyimak apa topik pembicaraan kedua


sahabat itu


“dia siapa sya?” tanya chloe


dengan mengarahkan pandnagan matanya kearah aland yang sejak tadi diam mematung


ditempatnya


“dia majikan ku chlo” jawab


asya seadanya dan itulah yang sebenarnya, tidak mungkin asya mengatakan kalau


aland adalah kekasihnya atau suaminya, memangnya siapa asya yang ebrani


mengatakan itu


“apa dia om-om yang membelimu


sya?” tanya chloe dengan penasaran, jika itu benar berarti asya ada ditangan


orang tampan dan tidak etrlalu malu untuk diakui oleh asya


“tidak sya, dia anak majikanku,


kami sedang membeli perlengkapan dapur jadi sekalian mampir kesini untuk


membeli kebutuhanku


“kalau begitu sekarang kamu


tinggal dimana sya?” tanya chloe dengan kepo, namun sebelum asya menjawab


tiba-tiba suara yang familiar terdengar dari belakng mereka


“asya, apa kamu benar disini


sya?” kata garvin yang datang mendekati ketiga orang berdiri disana, garvin


yang awalnya menunggu chloe didepan indomaret merasa bosan karna chloe masih


saja tak kunjung datang, akhirnya garvin berinisiatif untuk mencari sahabatnya


Hingga akhirnya garvin


menemukan chloe dan asya sosok yang selama ini ia cari, dan garvin mendekati


mereka, namun ia heran mengapa ada seorang pria yang sangat dekat dengan asya


bahkan sedari tadi tatapan matanya lekat kearah asya


“garvin?, apa kalian kesini


bersama?” tanya asya sambil mendekati garvin berniat ingin memeluk sahabat


namun aland segera menahan asya dengan menarik baju asya dari belakang

__ADS_1


“cepatlah kalian ini, apa


kalian menjadikan ku pengawal disini?” tanya aland dengan suara datar namun terkesan


dingin


“ehh, sebentar tuan, chloe


garvin, aku pergi dulu, aku takut kkalau majikanku menunggu terlalu lam” kata


asya tersenyum dan memeluk chloe dengan erat, chloe yang melihat asya tidak


semenderita Ketika dirumah keluarganya sedikit lega mendapati sahabatnya itu


“sya, hubungi kami kalau kamu


ingin berbagi Serita yah” kata achloe dan diangguki oleh asya, mata aya beralih


kearah garvin, pria itu sedari tadi diam membisu saat melihat aland melarangnya


untuk emmeluk asya


“gar, aku pergi dulu, jangan


lagi menghabiskan waktu kalian untuk mencariku, aku baik-baik saja kalian


fokuslah untuk ujian”kata asya tersenyum menandakan dirinya baik-baik saja


“hati-hati sya, hubungi kami


jika kamu punya waktu” kata garvin dan diangguki oleh asya


“ayo” kata aland menarik tangan


asya dengan kasar dan tubuh mungil itu terseret dan mengikuti Langkah aland


kemana pria itu oergi membawanya


Garvin yang melihat asya begitu


menurut dengan pria yang baru saja bersama dengannya, namun jauh dalam lubuk


hati garvin merasa cemburu karna pria itu bisa leluasa mendekati asya, gadis


pujaannya


“chloe, mari kita pergi” ajak


karna masih mengingat bagaimana asya dibawa pria itu


“ayo gar” kata chloe dan mereka


akhirnya berlalu dari sana, dengan perasaan yang berbeda satu sama lain


Sedangkan ditempat aland dan


asya, mereka berdua tampak berhenti disalah satu café yang tidak jauh dari


tempat mereka tadi bertemu dengan kedua sahabat asya, namun ada yang berbeda


dengan aland kali ini, dia masih membuat raut wajah yang datar dan terkesan


menahan marahnya


“om.. mengapa om dari tadi diam


saja?, apa aku melakukan kesalahan?” tanya gadis polos itu dengan tatapan mata


yang menggemaskan menuurt aland


“apa kamu tidak tau apa


kesalahanmu?” tanya aland dengan mata yang menatap asya dan seketika itu juga


memalingkan wajahnya


“tidak tau, aku tidak melakukan


kesalahan apapun om” jawab asya dengan wajah bingung yang membuat aland semakin


gemas dengan gadis lugu itu


“mengapa kamu mengatakan kalau


aku majikanmu, kenapa kamu tidak jujur saja pada mereka!” kata aland dan


menatap mata polos itu dengan tajam

__ADS_1


“memangnya aku harus mengatakan


apa om, bukankah benar kalau om itu adalah majikanku?” tanya asya mengoreksi


perkataan aland barusan


“tapi bukan begitu cara!!” kata


alnd serba salah, memangnya apa salahnya asya mengatakaan dia adalah


majikannya, bukankah mereka tidak tidak punya hubungan apapun?


“lalu aku harus menjawab apa om, apa aku harus mengatakan kalau om adalah orang


yang membeliku agar kedua sahabatku tau bahwa aku adalah gadis yang melayani


om?” tanya asya dengan suara lirih dan raut wajah berubah menjadi sedih


“bukan seperti itu, huh susah


menjelaskan pada anak kecil seperti mu” kata aland yang juga tidak tau harus


emngatakan apa untuk gadis polos dan sessitif itu


“mniumnlah tehmu, nanti keburu


dingin” kata aland dan menyodorkan gelas untuk asya, ia memikirkan bagaimana


hubungannya kedepannya dengan gadis itu, apakah ia hanya akan membuat gadis itu


pela**cur nya saja atau akan melepaskan gadis itu jika dirinya sudah puas


bermain-main


Mereka terdiam beberapa saat


dengan pikiran masing-masing, aland mentap gadis yang ada didepannya dengan


tatapan kosong


“apa sudah selesai?” tanya


aland


“sudah om, kita pulang saja


kata asya dan diangguki oleh aland, mereka berdua sedang berada disuasana hati


yang tidak baik,


Aland melajukan mobilnya untuk


pulang keparatemen miliknya, dengan asya yang duduk di kursi penumpang dan


tanpa membuka suara sedikitpun,


Sesampainya diapartemen, asya


langsung masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri, sedangkan aland


baru saja menerima telfon dari asistennya vin


“hallo vin,, ada apa?!” tanya


aland


“tuan, sekarang ada masalah di


perusahaan kita, saya minta besok tuan datanglah keperusahaan” kata vin dnegan


takut, takut menganggu waktu aland sore hari ini


“baiklah vin, itu juga yang


menjadi rencanaku besok, kau bisa menjemputku keapartemen besok pagi” kata


aland dan langsung dijawab ia oleh asisten vin


“om, mandilah aku akan memasak


makan malam untuk kita” kata asya saayt dia sudah selesai membersihkan diri


“hem” a;and menjawab pperkataan


asya dengan deheman dan berlalu kekamar untuk membersihkan diri


next

__ADS_1


Berikan komentarmu untuk mereka


ya readers😊


__ADS_2