
***ini yang aku inginkan dari dulu, menjadi seseorang dengan sifat diri sendiri, tidak harus memikirkan apa yang dikatakan orang lain, aku juga ingin kehidupan yang layak
~Alesya Callista***
"lama banget sih sya, aku nungguin lama loh", sewot chloe saat asya sudah turun dan menemuinya
"maaf ya bestei aku tadi harus buat alasan agar dikasih kluar", kata asya tersenyum dan memeluk chloe dengan kerinduan yang membuncah untuk sahabatnya itu
"sudah sudah, jangan peluk mulu, kapan kita perginya?", kata chloe dan diangguki asya, keduanya langsung masuk kedalam mobil chloe dan berlalu meninggalakan tempat itu
sebelum chloe berjanji akan bertemu dengan asya,ia sudah memberitahh terlebih dahulu kepada garvin bahwa asya sudah lebih leluasa dan bebas sekarang, chloe juga memberitahu nomer asya kepada garvin.
"sya, kenapa gak ajak garvin aja skalian, aku bisa telfon dia sekarang lohh", kata chloe memberi saran kepada sahabatnya itu
namun, asya takut jika ia mengajak garvin tentu saja aland akan marah, om om itu pasti mengikuti asya atau pasti tau apa yang dilakukan asya diluar, mana munhkin aland tidak menguntit asya,
"jangan deh chlo, aku takut majikan ku tau aku jalan sama laki-laki, nanti dia arah", kata asya membuat alasan yang masuk akal kepada sahabatnya itu
"kan garvin juga teman kita sya, gak ada salahnya kan ngajak dia", kata chloe memberikan saran agar garvin juga lebih bisa mendekati asya sahabatnya
"jangan deh chlo, lain kali aja", kata asya tersenyum dan membuat chloe mengangguk setuju, mungkin ini terlalu cepat untuk asya pikir chloe
"kita ketaman dulu atau ke danau dulu?"_ tanya chloe kepada sahabatnya.
"ke danau aja dulu, tar abis dari danau langsung ke taman plus makan siang", kaya asya memberi ide kepada chloe
"everything for you babe", kata chloe dan menekan pedal gas mobilnya melaju kencang kedanau yang biasa mereka kunjungi, dulu sebelum asya putus sekolah keduanya sering sekali datang ke danau itu
danau yang lumayan indah dan banyak hiasan disana, sebagai anak lajang apalagi cewek sangat suka berfoto ria disana sekedar mengabadikan kenangan di hiasan yang ada di oinggiran danau itu
__ADS_1
"chloe, mending parkir disini aja deh, lebih bagus juga", kata asya dan di iyakan oleh chloe, gadis itu memarkirkan mobilnya dan langsung menuju asya yang sudah lebih dulu duduk dikursi yang ada disana
sementara di kantor aland, pria itu terlihat tidak tenang karna membiarkan asya pergi sendiri, ya walaupun ia mengatakan bersama sahabatnya namun tetap saja aland waswas
"vin datang keruanganku segera", aland memanggil asisten vin untuk keruangannya, ia ingin memberikan tugas penting kepada asistennya itu
tidak menunggu lama, vin langsung datang keruangan aland dengan tergesa gesa,takut jika aland menunggunya terlalu lama
"ada apa tuan?", tanya vin dengan wajah yang siap menerima perintah atasannya
"apa yang aku minta kematin sudah jadai?"_ tanya aland yang sebenarnya yang ia suruh sudah lama selesai,tapi karna ia tidak masuk kekantor dua hari jadi vin menyimpannya
"sudah tuan, tinggal tuan dan asya ada waktu langsung dilaksanakan", kata vin dan mebuat aland mengangguk mengerti
"apa semuanya sudah beres?", lagi aland membertanya menemgenai perintahnya yang lain kepada asisten vin
"semuanya ada disini tuan, tuan bisa melihatnya dan jika ada yanv bisa syabangtu tuan panggil saja saya", kata vin dengan sopan dan hormat, ia mengunfurkan diri untuk memberikan waktu kepada aldn melihat isi yang ada dalam benda kecil yanh ia berikan tadi
seperginya asisten vin, aland langsung membuka laptop miliknya dan memasukkan benda kecil yang tadi vin berikan, ia ingin melihat apa yang asistennya dapatkan selama bekerja
mulai dari file pertama,aland membukanya dan berisikan tentang perusahaan yang selama ini aland cari tau, perusahaan yang pernah menjalin kerja sama dengan perusahaannya namun kandas dan hilang begitu saja
file kedua berisikan data-data pemilik perusahaan yang ada di file pertama tadi, namun masih ada yang kurang yang dirasakan aland,taoi ia sendiri tidak tau apa yang kurang itu
file ketiga, mulai tentang data pribadi gafis kecil yang tinggal bersamanya, Alesya callista, aland tersenyum melihat foto-foto asya yang kecil seumuran SMP
"ini sudah lengkap,namun masih ada yang kurang, apa aku yang harus turun tangan menyelidiki?",gumam aland dengan tangan terangkat kepelipisnya dan bersandar di kursi kerjanya.
"siapa sebenarnya asya?, apa dia ada hubungannya dengan pemilik perusahaan itu?,kenapa gadis itu seperti tidak asing bagiku", gumam aland dan memejamkan matanya, ia teringat kepada pria paruh baya yang selalu mengajarinya bersama pamannya dulu
__ADS_1
namun saat yang bersamaan, alanf membuka laci mejanha dan memperlihatkan buku nikah, yahh aland menyuruh vin untuk membuatkan buku nikah dia dan asya, agar kedepannya aland tidak susah untuk mengakui asya miliknya seorang!
"masih kecil tapi berlagak dewasa", kata aland sambil melihat buku nikah itu dengan tersenyum, bagaimana pun asya sudah sepenuhnya miliknya,tinggal membuat acata yang direncanakan akan diadakan beberapa hari lagi
kembali ke sahabat yang sedang menghabiskan waktu, asya sibuk denga mengambil gambar dirinya dan chloe, sedangkan sahabatnya itu melihat bagaimana senangnya asya bisa menghabiskan waktu diluar
"apa fotonya masih kurang babe?", tanya chloe yang melihat asya sibuk dengan ponselnya sambil melihat lihat foto mereka tadi
"ini cukup bagus chloe, aku mau mengunggahnya di sosmed ku", kata asya dengan senag dan memperlihatkan jejeran gigi putihnya
"segitu senangkah dirimu sya?", tanya chloe sambil melihat wajah asya, ada perasaan sedih yang chloe rasakan saat melihat asya
"aku sangat sennag chlo, akhirnya bisa jalan berdua sama kamu lagi", kata asya dan langsung diangguki oleh chloe
"kita ketaman yuk, disini sudah bosan", kata chloe dan diikuti oleh asya, mereka berdua langsung menuju taman yang tidak jauh dari danau itu, hanya memakan waktu 10 menit naik mobil
"kita naik wahana atau yang itu?", tanya chloe kapada asya yang sibuk dengan ponselnya
"naik wahana putar dan semua harus kita coba chloe" , kata asya oenuh semabgat membuat choe tidak bisa menolak keinginan sahabatnya itu
"baiklah, asal kamu tahan kita gas", kata chloe dan menarik tangan asya untuk mengambil tiket permainan
namun sebelum permainan dijalankan ponsel asya berdering dan segera asya melihat siapa yang menelfonnya, san sudah bisa fipastikan aland pelakunya, memangnya siapa lagi yang mau menanyakan keberadaan asya??
"hallo om, asya lagi sama chloe mau naik wahana,nanti saja telfonnya" , kata asya dan langsung memayikan ponselnya, tidak tau diseberang sana aland memasnag wajah singa
#next
berikan komentarmu kepada mereka readers😍😍
__ADS_1