
Susah untuk melepaskan dan memberi izin untuknya, namun juga tidak bisa mengurungnya dengan segala yang aku khawatirkan, namun jika mengingat ketika dia bergetar hebat dengan ketakutannya, rasa khawatir itu muncul kembali dan aku tidak bisa membiarkan ini terus berlanjut
~Aland Chevalier
Setelah kegiatan panas yang dilakukan oleh pasutri dalam mmemncapai pincak nirwana, akhirnya keduanya keluar dnegan wajah yang segar oleh Al dan Asya yang sedikit menekuk karna ulah suaminya yang seharusnya mereka selesai satu jam yang lalu menjadi bablas dan sekarang sudah menunjukkan pukul emapat sore, dan sudah dipastikan bahwa Chloe sehabatnya menunggu mereka diluar
"sayang, jangan marah etrus dong, nanti anak kita ikut marah sama daddynya" kata Al sambil mencium pipi gembul istrinya namun ia mendapat pukulan dari Asya
"sana jauh jauh, aku tidak mau dekat denganmu lagi" kata Asya ketus dan berjalan didepan Al, mmebuat Al terkekeh sendiri dengan tingkah menggemaskan istrinya, ahh kalau bisa Al kembali merengkuh istri kecilnya dibawah kukungannya lagi
keduanya keluar saat tau kalau Chloe menunggu mereka diruangan milik Vin, dengan langkah yang cepat Asya masuk kedalam dan mendapati Chloe yang sibuk dnegan ponsel miliknya, rasa bersalah dan tidak enakan menelusup kedalam hati bumil itu
"Chloe, maaf membuatmu menunggu lama, kenapa tidak pulang saja tadi?" tanya Asya memeluk sahabatnya dan memperlihatkan senyumannya kepada Chloe
"tidak Sya, aku sengaja kesini sekalian ingin bertemu dengan Darrec sih tadi, katanya dia pengen ketemuan" kata Chloe mengutaran niatnya datang kekantor A/V Crop
"tapi ini bukan ruangan Dar, Chloe. ini ruangan abang Vin" kata Asya polos dan melihat Chloe dengan tatapan bingung, katanya mau ketemu Dar, tapi malah keruangan Vin kan membingungkan
"tidak Sya, tadi sengaja kesini dan mengurungkan niatku bertemu Darrec, aku pikir setelah kita bertemu saja aku menemuinya" kata Chloe mencari pemebenaran, padahal kejaiannya bukan seperti itu, Vin yang memaksanya untuk keruangannya
"ooo begitu Chloe, lalu kita akan kemana?" tanya Asya sudah bersemangat, karna suaminya tidak memberi komentar appaun padanya setelah kedatangan Chloe
"om Al, boleh gak aku ajak Asya keluar?" tanya Chloe menatap Al dngan tatapan memohon supaya bumilnya diijinkan untuk berain bersamanya
__ADS_1
"kemana Chloe?" tanya Al dengan tajam dan matanya masih menatap istri kecilnya dengan tatapan penuh kasih, aahhh Chloe rasanya ingin sepert itu juga, tapi sama siapa yakk
"ke restoran sekitar kampus Chloe, kami tidak akan lama om. hanya satu jam saja" kata Chloe dengan gugup, ia sungguh sangat takut melihat Al seperti itu, sudah pasti suami sahabatnya ini melarang, memangnya apa yang ia harapkan
"dengan siapa?, bukankah kamu akan mengajak istriku bertemu seseoarang Chloe?' tanya Al ternyata proa itu sudah tau tujuan Chloe, kalau tidak percuma dirinya menjadi pemimpin dan banyak orang orang miliknya yang mengintai
"m..maaff..maaf om, kenapa om Al tau?' tanya Chloe ambigu, astaga kenapa otaknya mendadaj ngelag seperti itu, padahal dirinya sudah berjanji agar menutupi tujuan awalnya kepada mereka
"hahah.. Chloe kau tau siapa aku bukan?" tanya Al dengan gelak tawa mengejek gadis kecil didepannya ini, membuat Chloe dan Asya saling menatap bingung, sungguh ini bukan Al biasanya
"maaf om, tapi itu teman lama, dan dia hanya ingin bertemu dnegan Asya saja dan tidak lebih dari itu, maafkan aku om" kata Chloe merasa takut, sungguh mmebuat wajah gadis itu menciut dengan kepala menunduk
"tidak perlu minta maaf Chloe, aku tau kamu hanya membantunya, tapi kamu tidak tau siapa sebenarnya teman lamamu itu, nanti akan kuperlihatkan" kata Al dnegan tajam dan tatapan menohok,
"reka merencanakan itu dari awal, hanya saja siwanita jala**ang itu terlalu bodoh dan ceroboh!' kata Al dnegan senyuman smirk seolah akan ada permainan yang ia nantikan
"Vin, berikan akses untuk mereka berjalan sendiri, kita hanya perlu memantau dari jauh saja" kata Al dengan senyuman dan mencium istrinya dnegan lembut, lagi lagi membuat Chloe mleyot untuk melihat pemandangan didepannya
"baiklah, untuk kalian berdua, kalian boleh bertemu cecungguk kecil itu, tapi ditempat yang aku tentukan aku akan memantau kalian dari jauh, ingat jangat mengabaikan peerintah dariku!!" ucap Al dengan penuh penekanan diakhir kalimatnya
Asya maupun Chloe hanya bisa mengangguk, mereka tau kalau Al pasti punya rencana dan mengetahui tentang Garvin yang tiba tiba mengajak mereka bertemu setelah sekian lama ia tau tentang pernikahan Asya dan Al
"sayang, jangan macam macam dengan pria itu, jangan mau disentuh apalagi duduk disampingmu, dan ingat kau milkku!" kata Al berbicara dengan Asya dan mencium bumilnya, tangan Al bergerak keatas dan menyentuh kepala Asya dnegan lembut
__ADS_1
"iya mas, lagipula untuk apa aku meenyentuhnya?" kata Asya heran dengan ucapan suaminya itu, seposesif itukah suaminya, hanya bersentuhan saja ia tidak rela
"Chloe, aku serahkan istriku padamu, jangan sampai dia lecet sedikitpun, ingat kamu yang bertanggung jawab dnegannya, dan aku akan melihat dari jauh bersama Vin, aku sudah meletakkan TR-Ex ditas milik istriku dan juga alat penyadap diponselnya, dan kamu pakai ini" ucap Al memberikan alat yang sangat kecil kepada Chloe agar mereka bisa berkomunikasi lewat jarak jauh
"baik om, terimkaasih tidak salah paham dnegaanku" ata Chloe menerima alat itu dan segera memasangnya, Asya yang tertarik dnegan alat seperti itu melihat kearah suaminya
sayauntukku mana mas?" tanya bumil itu dnegan wajah yang terlihat sebenatar lagi akan marah pada suaminya, melihat itu Vin hanya diam tanpa suara, hahaha rasakan kau Al melihat tingkah polos istrimu kira kira begitulah tatapan Vin
"sayang, kamu tidak memakainya karna aku sudhh menaruhnya didalam tas kamu oke" kata Al mencoba sabar dnegan tingkah polos istrinya,
seharusnya aku mengukungmu didalam kamar sayang" batin Al dalam hatinya demi melihat istrinya yang menggembulkan pipinya karna merajuk
"baiklah, kalian pergilah dengan hati-hati, kami akan menyusul dibelakang kalian, pastikan kalian memakai laat itu dan jangan pernah melepaskannya" ucap Al dan diangguki oleh Chloe, wanita itu mengambil ponselnya agar menghubungi Garvin untuk datang ketempat yang ditentukan Al
"Gar, kamu ketempat ini ya, aku sudah booking meja untuk kita, kalau ke kampus akku terllau jauh"ucap Asya dan hal itu tidak luput dari penglihatan Vin, ia sedikit marah melihat Chloe berbicara selembut itu kepada musuhnya, musuh ya readers wkwkwk
"dia setuju, kita bisa berangkat sekarang" ucap Chloe saat pembicaraannya bersama Garvin seleseai, mereka semua turun dan ternyata Darrec sudah tidak ada disana, ia bergerk lebih dulu mengatur posisi mereka agar lebih terlihat alami
next
jangan lupa lik, komen,dan favorit kalian ya readers
untuk noxt part akan sedikit menegangkan namun dibumbui dengan kepolosan bumil cantik kita😘😘😍😍saya
__ADS_1