
kepergian darrec, membuat keempat orang yang ada disana diam membisu, namun tidak bagi dua sejoli yang sedang kasmaraan, aland dan asya sibuk bercanda gurau disofa dan melihat vin yang fiam begitu juga dengan chloe
"kok pada diam sih chlo, ngomong dong atau kalian sudah lapar?",tanya asya melirik kearah chloe dan vin, namun tetap saja kedua orng itu diam
"mungkin mereka berdua tiba-tiba sariawan sayang,",kata aland yang ibkut menggoda vind an chloe membuat asya tertawa dan mencolek chloe
"sya, jangan gitu ihh ga lucu tau",kata chloe dan memasang wajah yang kesal karna melihay pasangan itu kompak untuk meledek mereka
"hahahah,ya sudah maaf ya besteii, kita makan malam dulu yuk",kata asya dan emnarik tangan sahabatnya untuk kemeja makan, begitu juga dengan aland yang melirik vin dengan tatapan mengejek
mereka semua dufuk dengan tenang dan sepatah kata, suxah hal yang lumrah untuk aland jika makan tidak ada yang boleh bicara kecuali dirinya, wkwkwk dasar tuan arogant
ditempat lain, darrec yang yadinya ingin keluar mengelilingi kota metropolitan yang luas it lu gagal, karna maminya menelfon bahwa mereka sudah sampai di bandara internasional, membuat darrec harus segera menjeput dua orang kesayangannya
dengan hati yang kesal dan raut wajah yang ditekuk, darrec akhirnya mengemudi mobil miliknya putar balik menjuju bandara, diamna sang mami sudah sibuk menelfonnya dari tadi
"huh.. mami ini tidak sabaran, sudah ku bilang sebentar lagi aku sampai",kata darrec melihat ponsel miliknya bergetar sejak tadi
"hallo mi,tunghulah sepuluh menit lagi, aku dudah dijalan ini!",kata darrec kesal dan langusng mematikan ponselnya mendegus kesal dan mengomel sendiri
sedangkan dibandara, mami agatha merepet karna kekesalannya kepada anaknya, membuat alfred pusing sendiri melihat tingkah laku istrinya,tidak dirumah atau filuar agatha sama saja
"mi, tenanglah darrec sudah menuju kesini,sebentar lagi akan sampai",_kata alfred drngan memeluk istrinya yang mengomel ria
"tapi papi, ini kita sudah menunggu lima menit tidak datang juga anak itu, pasti dia lupa karna mampir ke tempat haram",kata agatha mengingat abaknya itu punya pergaulan luar yang tidak ada batasan
"tidak mi, maa mungkin darrec mau seperti itu apalagi maminya sendiri yang menunghunya, lagipula darrec tidak tau tempat seperti itu disini",kata alfred masih mencoba menenanhkan istrinya yang sudah merepet janda
tidak menunghu lama lagi, akhirnya orang yang mereka tunghu datang, dengan langkah yang besar darrec menghampiri orangtuanya sambil tersenyum
"masih senyum, mami dan paoi menunggu sangat lama",kata agatha dengan kesal dan membuat darrec menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
__ADS_1
"maaf mom, jalan disini sangat macet, lagipula kalian baru sampai beberapa menit yang lalu",kata darrec yang tidak mau kalah dari maminya
anak dan mami sama-sama keras kepala dan tidak mau mengalah",pikir alfred dan meninggalkan kedua orang yang tidak pernah akur kalau bertemu
"dar, apa calon kakak iparmu baik?, atau nanti kakak mu itu salah memilih lagi",kata agatha dengan mengingat mantan kekasih aland yang pergi meninggalkan dirinya saat karir wanita itu melonjak naik
"baik mi, sangat baik malah, dia seperti masih jauh dibawah umur kak al, taoi pemikirannya sangat dewasa",kata darrec mencoba mendeskripsikan tentang asya kepada maminya
"bagaimana keluarganya dar?, apa dia amak irang kaya atau tidak?",tanya agatha bukan makzud ingin mencari seseorang yang sempurna baik materi atau pendidikan,namun agatha ingin melihat bagaimana keponakannya memilih calon ibu anak-anaknya kelak
"aku tidak tau mi, hanya saja dari caranya berpakaian seperti kalangan menengah",kata darrec karna yang ia lihat tentang asya memanglah begitu
"baiklah, nanti kita lihat bagaimana dia menyambut kita",kata agatha dengan senyuman, ada rasa senang dalam dirinya setelah mengetahui kalau keponakannya akan segera menikah
diapartemen aland, chloe memilih pulang lebih dulu karna ia tau asya akan ada tamu yang datang,lgipula ia merasa tidak nyaman kalu terus menerus diledek sahabatnya itu
"kenapa gak tidur disini aja chlo, besok aja oulangnya, udah malam juga",tawar asya yang khawatir jika sahabatnya pulang sendiri malam begini
"tidak usah sya, lain kali aja, kan aku bisa naik taksi",kata chloe tersenyum dan ketika ingin keluar suara aland menghentikan langkahnya
"tidak usah om, aku bisa pualngs sendiri",kata chloe dengan halus agar asya tidak membela aland
"benar chloe, kak vin juga mau oulangkan, lagipun arah kalian kayanya sama deh",benar saja, baru chloe berdoa agar asya tidak mendukung,sudah angkat bicara saja
"tidak sya, aku bisa sendiri, nanti kak vin ada urusan mungkin,jadi repot mengantarkan ku",kata chloe masih berusaha menolak tawaran aland, namun tanpa diduga, vin malah membuat chloe tidak bernafas
"baikalh, kau pulang denganku saja,tidak baik orang gadis sepertimu berkeliaran diluar",kata vin dengan wajah datar namum tersirat akal bulus didalamnya
"nahh kan, kak vin aja tidak keberatan chlo, ya sudah kalian pulangnya hati-hati ya",kata aasya tersenyum mengkode sahabatnya agar tidak egang, namun emmbuat chloe kesal dan melototkan matanya kearah asya
dasar asya kurang kerjaan,kalau pria tua ini membunuhku dijalan bagaimana coba,kan dia masih punya dendam padaku",batin chloe saat menelusuri setiap langkahnya
__ADS_1
"babe, sekarang waktunya vitaminku, dari tadi mengapa mengacangiku hem??",kata aland sambil menarik asya kepangkuannya
"om saja yang tidak tau aturan",kata asya saja dan membuat wajah yang cuek bebek
"ini apartemenku dan aku berhak berbuat apapun disini sayang",kata aland dan menarik dagu asya cup...
satu kecupan lembut melabuh kebibir ranum asya, membuat gadis itu meyun dan menatap aland kesal,
"mau ditambah?",tanya aland dan tanpa menunggu aland langsung menarik dagu asya dan mencium bibir asya lagi dan lagi, membuat gadis itu diam tanpa menolak atau membalas, melihat gerakan tangan asya naik keatas, aland tidak berhenti disana,tangannya menekan tengkuk asya untuk memperdalam ciuman mereka
sampai akhirnya pintu apartemen diketyk dari luar, keduanya langsung melepaskan pagutan mereka dan melirik satu sama lain
"pasti mami dan papi",kata aland dan menurunkan asya kesofa, ia langsung berjalan menuju pintu apartemen nya
"taraa....",teriak agatha dengan suara melengking membuat aland ersenyum dan memeluk bibinya itu
"apa kabar bi?",tanya aland dan beralih ke alfred dan mencium tangannya
"kabar baik al, dimana calon menantuku?",pertanyaan pertama yang dikintarkan okeh agatha kepada aland
"masuk dulu bi, dia ada didalam",kata aland dan menuntun agatha masuk kedalam dan melihat asya yang sudah berdiri disana
"laura??",tanya agatha dengan raut wajah yang kaget mendapati wanita yang berdiri itu laura,padahal yang lain tidak tau siapa yang agtha maksud
"laura??, siapa laura bi?",tanya aland tidak mengerti apa yang dikatakan bibinya
"bukankah itu laura al, mengapa dia ada disini?",kata agatha ya g msih menatap asya dengan wajah terkejut, berbeda dengan asya, ia malah bengong dan tidak bicara
"dia asya bi, calon istriku, kok malah laura sihh",kata aland menjelaskan, namun lafred yang mengerti suasana itu hanya tersenyum dan langsung duduk
"duduk dulu ayo, jangan berdiri terus disana",kata aland dan mwndekati asya yang mematung ditempat
__ADS_1
#next
maaf ya readefs kalau banyak typingnya, jangan lupa like,komen kalian😍😍