
Bodoh!!! jika mereka mengatakan aku tidak peduli dengan istriku, dan terlalu naif mereka memnuat jalan yang mudah agar aku bisa memantau rencana mereka, jangan bilang kalian hanya modal nekad mengalahkanku, sejak awal sudah ku peringati
~Aland Chevalier
Detik itu juga setelah Chloe membuat perjanjian dengan Garvin, mereka berangkat,meskipun dalam hati Al dia khawatir namun demi menyelesaikan semuanya ia rela membiarkan istrinya untuk ikut dan merasakan kembali rencana wanita jala**ng tidak tau diri
"kalian akan diantar oleh supir ini, dan kami akan menggunakan mobil lain", ucap Al dan diangguki oleh Chloe, sementara sya menatap suaminya
seolah berkata "apakah ini akan baik baik saja?" , dan tentu saja Al tau arti tatapan itu, ia hanya tersenyum dan mencium pucuk kepala istrinya
"pergilah,aku tidak akan membiarkan kamu dalam bahaya,kami disini untukmu sayang", ucap Al, perkataannya itu bagaikan penenang untuk bumil cantiknya
Perjalanan menuju Restoran yang mereka janjikan tidak terlalu lama, sengaja Al memilih restoran itu karna banyak orang orangnya disana berjaga
"kita sampai Sya, ayo turun", ucap Chloe dengan tersenyum, menuntun Asya untuk keluar dan memegang tangan bumil itu
"Chloe, kalau benar Garvin ikut dengan sijahat itu, dia terlalu tega", ucap Asya ditengah kecemasannya, ia tida memyangka Garvin melakukan hal itu padanya
"entahlah Sya, semua orang akan berubah jika sudah saatnya mereka membuka topengnya, kita tidak tau bagaimana mereka bertemu,tapi aku percaya dengan om Al,dia tqu segalanya",ucap Chloe dan diangguki Asya, keduanya masuk kedalam
derap langkah dua wanita itu tak luput dari pandangan Freya yang tidak jauh dari tempat duduk yang dipilih oleh Garvin, karna dia lebih dulu sampai disana
mata kebencian Freya sangat ketara kelihatan dan wanita itu juga mengepalkan tangannya demi melihat perut buncit Asya
"hah, ternyata wanita itu sedang hamil, sangat disayangkan",ucap Freya dengan senyum kelicikan
"Hai Chloe, kalian sudah datang?", ucap Garvin dan tersenyum beralih ke Asya
"Hai Sya, apa kabar mu?",tanya Garvin menampilkan senyum bahagia, setelah sekian lama tidak bertemu dengan wanita pujaannya waktu mereka masih SMA
"kabar baik Gar, bagaimana denganmu?",tanya Asya balik, berusaha terlihat santai dan biasa saja agar tidak mengundang curiga pria didepan mereka
"baik juga seperti yang terlihat, tapo hatiku tetap sakit", ucap Garvin berseloroh tertawa, ia megatakan jujur namun dibawa bercanda
__ADS_1
"kamu terlalu berlebihan Gar",ucap Chloe dan memanggil salah satu pelayan restoran disana memesan makanan mereka
Sementara itu, diposisi Al dan Vin saat ini sungguh sangat kasihan, mereka terpaksa menyelinap masuk kedalam dapur restiran agar lebih leluasa melihat dua wanita kesayangan mereka
"Al tidakkah kita bisa memantau ditemoat lebih baik, kita bisa masuk keruangan alat elektronik mereka,tidak harus disini!",ucap Vin dengan kesal karena Al yang mau harus memantau istrinya dengan matanya
"diamlah Vin!! jangan menyerocos terus, kau perhatikan mereka didepan sana, jangam kau hiraukan mereka yang disini",ucap Al yang juga kesal melihat tingkah Vin dari tadi mengomel
"tapi kita bisa pindah Al berpura pura menjadi pelanggan disini,mereka tidak akan mengenali", ucap Vin lagi, karna memang posisi mereka memprihatinkan
bayangkan saja mereka mengendap endap didapur dan bersembunyi diantara banyaknya tumpukan alat dapur, belum lagi mereka ditertawakan oleh pelayan yang berlalu lalang disana,sungguh kasihan tuan muda ini wkwkwk
"tuh liat, pria breng**sek itu berani sekali menyentuh tangam istriku, ahhh akan kupatahkan tangan itu nanti!!!",ucap Al dengan nafas cemburu dan mata yang tajam
begitu juga Vin, matanya tak luput dari wanita yang disebelah Asya, ia juga berjaga jaga bila nanti Garvin memperlakukannya seperti adiknya
"kalian mau pesan apa, biar sekalian saja",ucap Chloe menatap Garvin dan Asya bergantian
"Gar,kamu mau makan apa?",tanya Chloe sedikit meninggikan suaranya agar pria itu mendengar
"samakan dengan kalian saja Chloe",ucap Garvin segara setelah sadar namanya dipanggil
"ya sudah, kami pesan ini ya mba, tolong dipercepat",ucap Chloe memberikan menu makanan itu kembali kepada pelayan
melihat hal itu Freya uang duduk tak jauh dari mereka langsung berjalan mengikuti pelayan itu,entah rencana jahat apa yang akan ia lakukan kepada Asya
"Al, lihatlah wanita yang kau cintai dulu, sungguh cantik bukan?",ucap Vin yang tak sengaja melihat Freya berjalan mengikuti pelayan disana, ia memancing Al yang dari tadi memperhatikan istrinya
"diam kau Vin, jangan pikir aku tidak segan untuk membuat kamu tidur di kolong jembatan",ucap Al dengan nada emosi daat Garvin pindah kesamping Asya dan berusaha mendekati istrinya
"aahhh pria itu sepertinya sudah bosan hidup Vin, kau catat apa saja hukuman untuknya nanti", ucap Al dengan mode cemburu
ingin rasanya Al menampar pri itu dan mengulitinya, berani sekali dia mendekati istri kesayangan miliknya
__ADS_1
"mba, tolong campurkan ini dengan makanan yang dipesan oleh wanita yang duduk disana, jangan beritahu siapapun, nanti aku akan memberikan tip untukmu",ucap Freya memberikan sebotol bubuk entah apa itu dan apa fungsinya
"maaf mba, kami takut menerima uang dari hasil seperti itu",ucap pelayan itu takut, namun karena Freya memaksa akhirnya mau tak mau ia harus menerimanya
"nanti temui aku dimeja nomor xx, aku akan memberikan sesuai janjiku!",ucap Freya dan kembali menuju meja miliknya setelah memastikan tidak ada yang melihatnya
"hah tetap saja menjadi wanita bodoh!! dimana kekasihnya cecungguk gila itu, apa dia tidak mengawasi wanita jalan**g miliknya!!", ucap Al dan langsung berjalan mendekati pelayan yang disuap oleh Freya tadi
"apa yang dia katakan padamu!!?",tanya Al dengan mengeram penuh amarah melihat tingkah Freya, tidak bisa dimaafkan lagi
"ini tuan, katanya memberikan kepada nyonya untuk dipesanannya",ucap pelayan itu yang tidak lain adalah suruhan Al, cerdas juga pria ini yakkk
"jangan berikan makanan yang tidak baik dengan istriku, pastikan makanan yang ia makan sudah diteliti oleh dokter pribadi keluarga dan chef keluarga",ucap Al dan diangguki pelayan itu
"Sya, selamat ya kamu sudah menikah dengan pria yang menjadi jodohmu, dan kulihat kamu sedang mengandung anaknya bukan?",tanya Garvin menatap perut buncit Asya yang kelihatan, padahal masih dua bulan lebih
"iya Gar, aku mengandung anak kami, doakan ya biar sehat sampai melahirkan",ucap Asya dengan polos dan tersenyum, tangannya beralih keperut buncitnya
"huh, bangga sekali kau dengan perut buncitmu, tunggu saja tanggal mainnya", ucap Freya menatap senyuman Asya yang bahagia disana
"aku hanya ingin mengatakan kalau aku masih menaruh rasa padamu Sya, tapi aku tidak memaksa, aku yakin kamu bahagia dengan suamimu sekarang, sekali lagi selamat ya Sya",ucap Garvin dengan senyuman
matanya tidak bisa berbohong, ia mengatakan dengan sejujurnya, namun ia juga terlalu obesesi untuk memiliki Asya hingga menempuh jalan salah
"hebat sekali pria itu Vin, dia masih berani mencintai istri kesayangan milikku",ucap Al sedari tadi merespon perkataan Garvin dari tempatnya, karna ia pasti mendengar percakapan tiga orang disana lewat microphone wireless yang dipakai oleh Chloe
"itu resiko menikah dengan wanita cantik Al",ucap Vin tidak terlalu menanggapi ocehan Al, ia tau pria disampingnya menahan cemburu
#next
jangan lupa like,komen,dan favorit kalian ya readers😍😍
next part akan lebih seru
__ADS_1