
Tidak ada yang lebih penting selain Pendidikan, dan tidak
ada yang lebih tinggi selain tata krama
~Alesya Callista
Seperti yang sudah dijanjikan oleh aland untuk asya, pagi
ini dengan penuh semangat asya mengerjakan pekerjaannya dengan bersenandung ria
didapur, ia sangat senang karna masih bisa melanjutkan sekolahnya sampai lulus
nanti, setidaknya ia bisa menyelesaikan pendidikannya sampai SMA
“semangat pagi, semnagat baru” kata asya sambil tersenyum
mencoba baju sekolahnya yang baruu diantarkan oleh delvin kemarin
Flashback Ketika delvin datang megantar baju sekolah untuk asya
Tok..tok..tok..
Terdengar suara ketukan dari luar apartemen, menandakan ada
seseorang yang berkunjung kemari, dengan Langkah yang sedikit was-was asya
membuka pintu tersebut dan memperlihatkan delvin yang sudah berdiri didepan
pintu dengan membawa paperbag ditangannya
“kak vin, ada apa kemari dan mengapa membawa barang banyak
seperti itu?” tanya asya yang ternyata tidak ingat bahwa aland sebelumnya sudah
berpesan aka nada asistennya datang keapartemen itu membawakan keperluannnya
untuk sekolah besok
“ini aku membawa apa yang diperintahkan tuan aland untukmu”
kata delvin dengan menyodorkan paperbag yang ada ditangannya didepan asya
“ini semua milik asya?” tanya asya dengan wajah terkejut dan
bingung, mengapa barang sebanyak ini semuanya diperuntukkan padanya, padahalkan
dia hanya perlu baju sekolah saja
“iya, ini semua untukmu, dan jangan banyak bicara ambil dan
masuk Kembali kedalam!” kata delvin dan diangguki oleh asya, dengan menurut
apaa yang dikatakan delvin asya membawa semua barang tersebut kedalam dan
mempersilahkan delvin masuk kedalam
“tidak perlu, aku harus segera pergi karna bnayk hal yang
hars kuurus” kata delvin dan berlalu begitubsaja dari sana, sungguh membuat
asya tidak habis piker dengan dua orang yang ia temui, keduanya sam-sama datar
dan dingin
“huh.. tidak punya rasa relasi yang tinggi” kata asya dan
Kembali masuk kedalam
Flashback off
Setelah selesai dengan baju sekolah miliknya, asya beralih
untuk membnagunkan aland yang masih setia ditempat tidur dan mimpi yang masih
menemaninya mengarungi tempat tidur wkwkw
“om bangunlah, ini sudah pagi, aku harus kesekolah” kata
asya dan mengoyahkan tubuh aland dengan pelan, berharap sang empunya segera
bangun agar dirinya juga tidak telat sekolah
“om.. bangunlah ini sudah terlalu pagi” kata asya lagi dan
__ADS_1
membuat aland langsung bangun dan mendapati gadis lugu didepannya
“ada apa!?” kata aland dengan suara khas bangun tidur
“bangunlah om, ini sudah pagi” kata asya dan berlalu
meninggalkan aland dikamar, ia tidak mau lama-lama disana karna tidak baik
untuk Kesehatan jantungnya
Setelah kepergian asya, aland langsung beranjak dari tempat
tidurnya dan berlalu membersihkan diri, ia juga hari ini harus mengikuti
meeting dengan klien yang lumayan penting untuknya,
Sementara asya ia juga sedang bersiap untuk Kembali
kesekolahnya dan saat ini dirinya sedang berdandan rapi, dengan bedak yang
tipis dan minyak wangi seadaanya, asya keluar dari kamar sebelah apartemen
aland namun kamar ini khusus barang-barang yang tidak dipakai oleh aland
Terlihat banyak sekali barang yang masih bagus namun
disimpan dikamar ini, dan juga banyak baju-baju untuk Wanita yang sudah tampak
tidak terpakai lagi, dan muncullah pikiran asya untuk membersihkan kamar ini
dan akan ia pakai untuk tidur
“om.. ini sarapan milik om” kata asya dan menyodorkan piirng
berisi nasi goreng seafood kepada aland, sengaja kemarin asya mengatakan kepada
aland kalau dirinya ingin memakan seafood, dan begitu baik aland segera
menurutinya dan mnyuruh delvin mengantar bahan makanan keapaetemen mereka
“hemm” deheman aland adah sebagai jawaban atas perkataan
asya, mereka Kembali menikmati sarapan berdua dan hari kedua
menatap aland yang sudah melangkah keluar dari apartemen
“nanti delvin yang akan mengantarkanmu!” kata aland tanpa
menoleh kearah asya, ia tidak ingin lama-lama melihat gadis polos dan lugu,
karna bisa-bisa membuat aland tidak bisa mengendalikan dirinya
“makasih om” kata asya dan tanpa dijawab aland ia langsung
keluar, sementara asya mendegus kesal melihat sikap datar dari aland
“dasar om dingin, apa susahnya dia menjawah ucapan ku” kata
asya dan Kembali duduk di sofa, tapi baru saja ia duduk, suara ketukan Kembali
terdengar dari pintu luar, dengan semangat asya berdiri dan membuka pintu,
benar saja delvin datang untuk mengantarkannya kesekolah
*****
Sesampainya disekolah asya, banyak pasang mata yang melihat
kearah asya, mereka seolah tidak percaya melihat asya yang keluar dari kobil
sport keluaran baru dan diantar oleh seorang pria yang tampan dan berwibawa,
semua orang melotot karna melihat penampilan asya yang sedikit berubah,
biasanya ia kesekolah dengan acak-acakan, namun sekarang telihat lebih rapi dan
cantik
“makasih ya kak vin” kata asya sebelum akhirnya menutup
pintu mobil dan menundukkan kepalanya didepan delvin
“jangan terlalu dekat dnegan siapapun!!” kata delvin
__ADS_1
memperingati asya, dan langsung diangguki oleh asya, ia juga ingat bahwa
dirinya sudah membuat perjanjian kepada aland bahwa ia tidak akan melakukan
kesalahan
“aku pergi!” kata delvin dan langsung berlalu dari tempat
itu, sementara asya langsung masuk kedalam tanpa menghiraukan banyaknya mata
yang menatap dirinya heran dan banyak juga yang bergosip tentannya
“pasti itu om-om yang membelinya, karna kata naka dan nika
dia sudah dibeli oleh om-om” kata seorang siswa yang melihat asya dengan
tatapan jijik
“iya, aku juga mendengar itu dari sepupunya” jawab seorang
lagi menimpali perkataan temannya
Asya tetap menebalkan pendengarannya tanpa peduli dengan
perkataan mereka, padahal dalam hatinya ia sungguh ingin menangis mendengar
kabar yang telah beredar tentang dirinya
Asya tetap berjalan tanpa peduli dengan orang-orang yang
membicarakannya, sampai akhirnya ia sam[pai kedalam kelasnya, semua oramng
menatapnya dengan tatapan berbeda, ada yang mengejeknya, dan ada pula yang
kagum padanya
“asyaa…….” Teriak suara yang snagat dikenal oleh asya, siapa
lagi kalau bukan sahabatnya yaitu chloe
“chlo jangan seperti ini, aku bisa sesak” kata asya sambil
membalas pelukan dari sahabatnya, yang pada dasarnya ia juga merindukan
sahabatnya yang bar-bar ini
“aku kangen tau sya, kemana aja sih?” tanya chloe dengan
wajah ceberut dan asya tersenyum atas kelakuan sahabatnya itu, bagaimana ia
bisa melupakan chloe semenatra banyak kenangan dan kebaikan yang diberikan
sahabatnya itu unttuknya
“aku baik-baik saja chlo, hanya saja sekarang aku sudah
menemukan tempat baru” kata asya dengan tersenyum, menandakan kalau dirinya
baik-baik saja
“”tapi kamu tidak menghubungiku sya” kata chloe dan
mnegerucutkan bibirnya, melihat itu asya tertawa akhirnya ada juga orang yang
mengkhawatirkan dirinya selain diri sendiri
“aku tidak punya ponsel lagi chlo, nanti aku akan bekerja
kalau sudah lulus nanti” kata asya peniuh harapan apa yang baru saja ia ucapkan
“apa kamu mau ponselku sya?” tanya chloe dengan berbisik
kepada sahabatnya itu, takut jika ada yang mendengarnya
“tidak usah chlo, kamu sudah cukup banyak membantuku selama
ini” kata asya dengan tersenyum, meskipun ia sangat ingin namun ia mengurungkan
niatnya, tidak ingin merepotkan chloe lebih banyak lagi
next
Berikan komentarmu tentang mereka ya readewrs:>
__ADS_1