
Entahlah saat ini aku hanya ingin kebahagiaan untuknya dan diriku, tidak banyak yang aku harapkan sekarang, mungkin apapun yang akan terjadi kedepannya itu bukan aku tapi orang lain yang mungkin melakukannya
~Aland Chevalier
Setelah adegan panas mereka terjadi diruang kosong itu, Al segera membantu istri kecilnya untuk segera membersihkan diri, merapikan pakaian mereka kembali.
"sayang kau sangat cantik",ucap Al saat istri kecilnya selesai dengan semuanya merapikan rambutnya dan mengecup bibir Asya dengan lembut
"om aku lelah,ini salah om!! pokonya setelah ini aku mau makan banyak dan makan ea krim sepuas ku",kata Asya dengan suara kesal dan dan mengerucutkan bibirnya
"maafkan aku sayang, lain kali akan ku ulangi",ucap Al dengan tersenyum smirk membuat Asya mencubit perutnya sampai Al meringis kesakitan
"astaga sayang, itu sakit tau, nanti malam harus diobati sama kamu",kata Al tertawa sambil mengelus kepala isti kecilnya dengan sayang, membuat Asya tersenyum manis sambil menggelengkan kepalanya namun dalam hati berdangdut ria
keduanya melangkah keluar dari ruangan bersejarah untuk mereka berdua, dan melanjutkan aktivitas mereka dengan perasaan masing-masing namun saat mereka tiba disebuah tempat makan, dan mata Asya langsung melihat tempat es krim yang bervariasi dengan rasanya, membuat gadis mungil itu tergoda dan langsung mendekati toko ersebut
"mba beli es krim double cupnya dua ya" pesan Asya tanpa tau aklau suaminya dibelakangnya mempelototi dirinya yang asik menelan ludah ketika melihat es kirm yang ada didepan matanya
"sayang kenapa pesan begitu banyak, kan tadi udah banyak makan es krim juga" sewot Al ketika melihat pelayan toko itu mengambil dua cup es krim yang besar-besar dan mengisinya dengan semua rasa yang ditunjuk istri kecilnya
"tidak hubby, hanya saja aku enginginkan ereka semua, dan sepertinya itu enak" kata Asya sabil tersenyum tanpa rasa bersalah dan malah menyengir kuda melihat suaminya yang hanya menggelengkan kepala dan memijat pelipisnya
__ADS_1
"setelah ini tidak ada yang namanya es krim lagi, kita pulang karna tidak ada yang mau dibeli lagikan?" tanya Al dan istrinya hanya mengangguk setuju tanpa sepatah katapun, ternyata mereka kesini hanya membeli es krim dan mencicipi tempat baru untuk membuat adonan, namun untuk belanja mereka tetap saja para pengawal yang membawa dan memilihnya kedua pasutri itu hanya mencuci mata dan mendapat hal baru dengan mengadon kue di mall 🤣🤣
namun ditempat lain, Freya malah sibuk mengamuk di apartemennya dan membuang apa saja yang ia dapat dan didepan matanya, ia kesal setengah mati karna melihat hal yang seharusnya ia tidak lihat, itu sesuatu yang membuat Freya semakin membenci Asya dan ingin secepatnya membuat pasangan itu berpisah
"ahkk..." teriak Freya dan melempar ponsel miliknya kesembarang arah, namun ia tidak tau kalau apartemennya sudah dibuat kekasihnya cctv yang sama sekali ia tidak ketahui
"lihat saja kau gadis kampung, jangan pernah berharap aklau kau akan bisa lepas dari tanganku!" ucap Freya dan memungut ponselnya karna ada yang menelfonnya
"hallo beb, ada apa siang begini menelfonku? apa ada masalah disana?" tanya Freya dengan hati yang masih panas namun berusaha untuk terdengar baik-baik saja
"tidak sayang, hanya saja aku khawatir tentangmu, kamu punya masalah?" tanya kekasihnya yang ternyata adalah Loki yang masih berada di Swiss, ia melihat cctv apartemen Freya dan melihat kerusuhan yang ada di tempat kekasihnya itu
"ya sudah aklau begitu, minggu depan aku ke In donesia, aku akan langsung ke apartemen, kamu bisa menungguku disana saja" kata Loki dengan tersenyum namun berbeda dengan Freya ia merasa tidak bisa melakukan misinya sendiri lagi dan melakukan sesuka hatinya disini, akan ada hal yang ia urus dan semakin membuatnya berfikir agar Loki tidak tau tujuan utamanya ikut dengan misi yang dilakukan oleh Loki kekasihnya
"baiklah sayang, itu terserah kamu saja, aku akan menunggu kabari aku saja" kata Freya namun menahan kesal bercampur marah dalam hatinya, ia sebisa mungkin utnuk menutupinya dari sang kekasih
Dirumah Aland, keduanya langsung membersihkan diri namun masih melanjutkan aktivitas panas mereka dengan Al yang selalu modus kepada istrinya, ia selalu saja mendaptkan ide untuk bisa menikmati dan istri kecilnya memberikan jatah kepadanya
"sayang, kamu tidur disana saja, aku akan menyiapkan makan malam untuk kita, aku tau kamu cape dan nanti malam kita masih melanjutkannya" kata Aland tersenyum smirkdan melangkah keluar untuk menyiapkan makan malam mereka
tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menyiapkan makan malam untuk istri tercintanya, Al membawa nampan berisi makanan yang ia buat sendiri dan tidak lupa ia membawa buah untuk istrinya, namun saat ia mendekati istri kecilnya, Asya malah berteriak membuat Al takut dan khawatir dengan istrinya
__ADS_1
" ada apa sayang?" tanya Al dengan wajah panik dan mendekati istrinya dnegan perasaan khawatir namun saat Al ingin memeluk istrinya Asya langsung mendorong tubuhnya untung saja nampan yang tadinya ia bawa sudah lebih dahulu ditaruh diatas meja
"jangan mendekatiku hubby, aku tidak suka parfum yang kamu pakai" kata Asya membuat Al mengerutkan keningnya merasa aneh dengan istrinya, tidak pernah Asya mengomentari apa yang Al pakai selama ini, namun kali ini istri kecilnya malah menjauhinya hanya karna bau tubuhnya
"sayang, kan biasanya aku pakai parfum yang ini, malah kamu selalu bilang wangi, gak pernah begini" kata Al cemberut dan kesal dengan istrinya, ia mengira kalau Asya hanya bercanda dengannya, Al semakin mendekati istrinya dan memeluk Asya namun saat ia ingin mencium istrinya Asya langsung mendorong tubuh suaminya dan berlari kekamar mandi
huekkk...huekkk... huekk....
suara Asya menumpahkan semua isi perutnya ke walk in closet, dnegan segera Al menyusul istrinya dan ingin membantu Asya namun, istrinya menolak dan semakin muntah saja
"sayang kamu kenapa, jangan membuatku khawtair sayang" ucap Al dengan wajah yang panik dan semakin khawatir saja, ia tidak tau apa yang harus ia lakukan karna istrinya tidak amu berdekatan dengannya dan semakin muntah
"hubby, aku lelah, tapi aku tidak suka bau parfum yang kamu pakai itu, kamu ganti baju dan pakai parfum ku saja, aku ingin tidur tapi harus dipeluk" kata Asya dengan permintaan yang bertele-tele dan sangat banyak, mmebuat Al hanya menarik nafasnya dan mengangguk setuju, ia langsung masuk kedalam kamar mandi dan mengganti bajunya, ia sengaja memakai baju istrinya yang ia rasa pas untuk tubuhnya
"sayang, akmu makan dulu sedikit ya, nanti aku peluk kamu kalau mau tidur" tawar Al dan diangguki oleh istrinya dan langusng memakan suapan dari Al dnegan tersenyum
Ucapan terimaksih dari othor buat readers tercinta semuanya yang sudah mendukung othor dan ikut merasakan apa yang othor rasakan, buat kedepannya dukung othor dan doakan othor agar baik-bauk saja ya, love you alll😍😍
next
jangan lupa like, komen,dan favorite kalian semua ya readers ku🥰🥰
__ADS_1