
Buat readers ku Tercinta maaf ya othor gak bisa up kmaren karna ada kendala juga othor mulai sibuk buat kuliah, othor harap kalian bisa ngerti๐๐
Bukan aku yang tidak bisa menjaga hatiku hanya saja terlau mudah digoyahkan dan ketika melihat wajah sedihnya aku merasa kasihan dan tidak tega
~Aland Chevalier
Didalam ruangan Aland merasa suntuk dan tidak tau apa yang bisa ia kerjakan, Al melihat jam menunjukkan pukul 14.30 WIB, ia langsung mengambil jas nya dan keluar dari ruangan, ia ingat dengan janjinya kepada istri kecilnya yang seharusnya diajak jalan-jalan, Al melangkah memasuki ruangan Vin dan melihat kakak iparnya itu sedang mengerjakan sesuatu
"Vin, apa kau sibuk sekarang?",tanya Al dan Vin dengan cepat melihat kearah Al dan menatap Al
"Tidak, ada apa rupanya?",tanya Vin dan menghentikan pekerjaannya,ia lalu mempersilahkan Al untuk duduk namun Al menolak
"Aku ingin pulang,sudah janji dengan istron ku untuk menemaninya berbelanja",kata Al dan diangguki oleh Vin tanda mengerti
"lalu untuk apa kau kemari?",tanya Vin kenpa tidak langsung saja Al pergi,pikirnya
"Aku ingin kau meluangkan waktu untuk datang kerumah nanti malam, kata istriku ingin membuat makan malam bersama" Ucap Al dan dijawab iya oleh Vin
"kalau begitu aku pergi, jangan lupa fayang, dan satu lagi untuk flashdisk yang kau berikan aku akan lebih menyelidikinya",kata Al dan langsung keluar dari ruangan Vin,pria itu Melangkah dengan cepat karna istrinya pasti sudah menunggu dirumah
namun saat melewati ruangan Freya, Al melihat wanita itu sedang duduk dikurai kerjanya dan melihat sesuagu di ponselnya, Al sebenarnya tidak ingin kepo, namun saay melihat gerak gerik wanita itu sedikit anaeh, Al malah diam di pintu dan bersembunyi dibalik pintu
" apa yang sedang Freya lakukan, mengapa sangat serius seperti itu?",monolog Al dan terus melihat Freya
"Bukankan itu logo mafia yang tidak lain adalah kepemimpinan si", Al tidak melanjutkan perkataannya karna ia sudah tau titik dari permasalahan,namun ia hanya menerka nerka
" aku harus berhati-hati",kata Al dan langusng pergi dari tempatnya, sebelum akhirnya Freya sadar keberadaannya
__ADS_1
diperjalanan, Al memikirkan apa yang sedang terjadi saat ini, mengapa seolah menjadi boomerang untuknya, ia sunghu tidak tau apa yang akan terjadi,namun Al betusaha akan membuat orang-orang yang menganggunya mendapatkan akibatnya
Sampainya dirumah, Al langsung masuk kedalam dan melihat istrinya sudah siap-siap dan memasang wajah cemberut, gadis kecilnya itu pasti marah dengannya karna ia telat datang, tadi pagi Al berjanji jam 13.15 dan ini sudah jam 15.20 dan itu artinya Al telat banyak
"sayang..",ucap Al dan memeluk istrinya yang masih diam dan tidak menatapnya sama sekali
" sayang..",ucap Al lagi namun Asya masih tetap diam membisu,tidak mengeluarkan sepatah kata pun
"jangan mendekatiku, pergilah kekantor,mungkin kamu terlalu sibuk",kata Asya dan membelakangi suaminya, Al semakin meraaa bersalah karna sudah membuat istrinya menunggu lama
"bukan begitu sayang, tadi banyak pekerjaan juga ada sedikit masalah disana",ucap Al namun tidak dihiraukan oleh Istrinya membuat pria itu menghela nafas panjang, karna ia tau paati urusannya akan ribet
" sayang maafkan aku, tadi aku memang ingat tapi benar-benar banyak pekerjaan" ucap Al dan memeluk istrinya, namun dengan cepat tangan Asya melepaskan pelukan Al membuat pria itu semakin salah
"aku tidak mau keluar lagi, om pergi saja sendiri",kata Asya dingin dan sangat datar,,gadis itu langsung melangkah dan meninggalkan suaminya disana
"Jangan menyentuhku lagi om, pergilah kekantor mu,mungkin disana lebih banyak gadis yang cantik membuatmu betah disana",ucap Asya dan membuat oria itu kalah telak,seolah istrinya tau apa yang sednag terjadi dikantor
"sayang,mengapa mengatakan seperti itu hemm?",tanta Al dan mendudukkan istrinya dipangkuannya lalu menyetuh wajah gadis itu dengan lembut dan mengecupnya
"ya mungkin saja itu terjadi dikantor, biasanya om selalu ingat denganku tapi sekarang lebih betah dikantor,aku tidak marah hanya saja kecewa dengam sikap om akhir-akhir ini",kata Asya dengan airmata yang sudah menganak
"tidak sayang, itu tidak mungkin terjadi", ucap Al dan membenamkan kepalanya di cerucuk leher istrinya
"bagaimana jika itu terjadi?, lalu apa aku akan percaya pada om?, itu tidak mungkin terjadi",kata Asya membantah perkataan istrinya
"tidak sayang, aku bersumpah tidak akan terjadi apapun dikantor dengan para karyawan ku",kata Al dengan seunghuh sungguh dan sangat yakin dengan ucapannya
__ADS_1
"baiklah, kita lihat saja nanti, aku tidak suka jika dibohongi,karna banyak diluar sana para pengusaha yang selingkuh dengan wanita lain,dan sampai tidak mengijinkan istrinya kekantornya berkunjung",kata Asya dan membuat Al menggaruk kepalanya yang tidak gatal
"jangan percaya hal yang seperti itu sayang, aku beda dari mereka semua",kata Al dengan tegas dan mencium bibir istrinya
"aku mencintaimu, jangan mendengarkan orang lain tanpa melihat faktanya, kamu istriku satu-satunya, dan itu tetap untuk selamanya",kata Al dan diangguki oleh Asya, gadis itu sudah kembali kemode aqal
"aku ingin makan es krim om",kata istri kecil Al dengan wajah yang sangat menggemaskan membuat Al tidak tahan dengan raut wajah itu ingin memakannya saat itu juga
"kita ke mall atau super market saja?",fanua Al sesuai keinginan istrinya akan ia turuttii
"mall aja om, aku ingin keluar dan menghabiskan waktu dengan om",kata Asya membuat pria itu senang tidak karuan, sunghuh ini adalah hal yang ia tunggu, menbuat istrinya mencintainya dan menerimanya, dan satu lagi harus mengandalkan dirinya bukan orang lain
"baiklah,sesuai permintaan istri tercintaku,akan kulakukan semuanya",kata Al dan tersenyum lembut dengan istrinya
"kita berangkat sekarang",ucap gafis kecil itu namun tidak mau turun dari pangkuan Al membuat pria itu melihat istrinya dengan tatapan seolah mengapa tidak turun?
"gendong..umm",suara lembut dan manja istrinya membuat Al semakin gemas dan ingin mengurubg dirumah saja istrinya
"baiklah, everything for my wife",kata Al dan menggendong istrinya untuk keluar dari rumah, mereka langusng menuju salah satu mall terbesar yang ada dikota itu
namun saat mereka masih dijalan, ponsel Al berdering,segera pria itu melihat siapa yang menelfonnya, dan ternyata adalah kakak iparnya, alias Vin
"ada apa?, jangan menganggu kami, carilah wanitamu Vin agar kau bisa merasakan yang enak" kata Al dengan nada mengejek dan langsung mematikan panggilannya
#next
jangan lupa like,komen, dan favorit kalian dan othor juga minta maaf karna udh lama ga up๐๐
__ADS_1