
Aku tidak pernah berpikir jika aku akan menjadi orang yang pertama kali melihat sakit hati, memang terkesan pengkhianat dan egois, namun aku juga tidak pernah meminta untuk mencintai wanita yang sama denganmu, perasaan itu muncul tanpa bisa aku kendakan, aku terlalu menyadarinya lebih , mungkin tidak akan sampai mengenal antarmuka
~Delvin Callista
Setelah kepergian Al dan Vin, Mic juga beranjak dari tempatnya untuk masuk ke dalam kamar, bersenang-senang dengan internet dan mungkin dengan coding yang merasa senang, tinggallah dua wanita yang saling tatap dan merasa sepi
"Chloe, masuk kekamar yukk, kita nonton aja. mereka sibuk dengan masalah setiap hari" ucap Asya dan menarik tangan Chloe yang masih sibuk dengan pikirannya
gadis itu masih memikirkan apa yang akan mereka diatas sana, apakah perubahan itu pasti ada hubungannya dengan dirinya, oh jelas sekali.dia dan Vin tidak menjelaskan perasaan Dar
"Chloe kok dari tadi bengong mulu sih, ntar kemasukan baru tau rasa" ucap Asya mengmel karna sahabatnya tidak ada bicara satupun, bahkan seolah-olah Chloe patung bernafas yang mengikuti dirinya
"Chloe.." akhirnya Asya menggoyangkan tubuh Chloe baru gadis itu terkejut dan wajah bingung membocorkan Asya
"ada apa Sya?"tanya Chloe ditengah kebingungannya dan wajahnya yang sibuk planga plong mencari sesuatu
"ada apa ada apa, kamu ttuh yang dari tadi bengng mulu, mikirin apa sih. kaya ibu ibu anak sepuluh aja" ucap Asya dan membawa Chloe kekursi sofa, bumil itu punya TV dan mereka mulai menikmati drakor kesukaannya
"Chloe, apa yang kamu cari, kamu mau cerita?"tanya Asya yang akhirnya sadar jika sahabatnya mungkin punya masalah namun enggan untuk bercerita dengannya
"ahh..tidak Sya, aku hanya kelelahan mungkin, aku bisa rebahan dulu ya?"jawab Chloe dan tersenyum kearah Asya menandakan dia baik saja, namun tetap saja dari matanya Chloe tidak bisa berbohong kepada bumil
"kamu ada masalah Chloe, itu bukan pertanyaan tapi pernyataan" ucap Asya dan mendekati sahabatnya, bumil memeluk Chloe agar lebih tenang dan mau bercerita
__ADS_1
"aku kepikiran sama Dar, Sya. dia sangat drastis" ucap Chloe yang maulai tenang itu, karna mencari solusi dari Asya juga dia tidak akan bisa, bumil itu pasti akan mendesaknya
"karna apa Chloe, aku rasa Dar hanya patah hati dnegan kekasihnya, mungkin karna sudah lama tidak bertemu" ucap Asya sambil tertawa kecil, dia membayangkan Dar dengan kekasihnya tanpa objek
"bukan Sya, itu karna aku dan kak Vin" ucap Chloe jujur, ia tidak mau berlama lama lagi dnegan segala pikirannya
"maksud kamu?, gara gara kamu dan abang Vin?, kalian mencelakai Dar?"tanya Asya yang mulai gawur, itulah yang membuat Chloe menjadi tertawa kecil karna pikiran Asya terllau polos dalam membahas hal apapun
"tidak Sya, jadi begini, Dar pernah menyatakan perasaannya, namun aku menolaknya karna aku mencintai kak Vin, lalu tidak lama setelah itu kak Vin harapan memberi untukku dan sekarang kami menjadi pacaran, singkat ceritanya, begitulah, aku sadar kami mencintai Dar dan mungkin mungkin kami" ucap Chloe menjelaskan secara singkay kronologi cerita cinta segitiga wkwkwk
"oooo begitu ya, aku juga sebagai Dar akan sakit hati, mana mungkin aku bisa melihat mas Al dekat dnegan wanita lain contohnya kamu, aku mungkin akan sakit hati berat, tapi aku rasa Dar tidak begitu, dia pasti akan memaafkan kalian, dia orang baik Chlo" ujawab Asya dengan menganggukkan kepalanya selah paling mengerti
"aku harus minta maaf diantara Sya, sungguh aku harus minta maaf" kata Chloe dan kali ini Asya mendukungnya, mereka tidak ingin berpisah hanya karna masalah sepele, mungkin memang hati, tapi pasti memaafkan Chloe dan Vin
"kalian berdua terlalu bodoh ternya dalam hal cinta, untung saja aku tidak bodoh kalian, meskipun pedofil namun tidak bodoh!"ucap Al tanpa kedua pria tua itu yang masih diam di tempat masing-masing
kamidiam Al, aku tidak sedang bercanda, maafkan aku Dar, aku mungkin egois dan tidak bisa, tapi aku sungguh tidak tau jika dia sudah menolak dirimu dan menerima aku" ucap Vin dengan tulus meminta maaf kepada Dar
hening
tidak ada yang bicara, Dar masih tetap diam tanpa menjawah permintamaafan dari Vin, membuat suasana semakin menyenangkan dan sangat canggung
"Dar, apa kau memaafkanku?, aku bisa melepaskan dia kalau kamu memang mencintai dirinya sendiri. kejarlah dia, aku mendukungmu" ucap Vin dengan nada yang sangat pilu dan perih, ia tidak ingin masalah ini persahabatannya dnegan Dar akan hancur dan mereka seperti tidak kenal satu sama lain
__ADS_1
"apa maksudmu Vin, jangan mengasihaniku!"ucap Dar dengan wajah dingin dan tajam, memang hati tulus dan sedih, namun ia tidak ingin egois, mana mungkin ingin merebut Chloe dari Vin sedangkan gadis itu mencintai Vin dan Dar juga tidak bodoh itu
"aku ihklas Dar, aku ihklas Dar, aku ihklas diantara kita terkikis persahabatan dan keluarga yang sudah terjalin lama, kejarlah dia, aku mendukungmu" kata Vin berulang kali kata sebelumnya
kamikau bodoh Vin, mana mungkin aku merebut calon kakak ipar ku sendiri.aku sakit hati, tapi tidak sebdoh kau, yang au melepaskannya begitu saja, anggapan aku pernah menjaga Chloe dan kuanggap dia adikku sekarang" ucap Dar dengan tersenyum dan memeluk Vin dnegan erat
sejak kepulangan Dar tadi, ia sudah memutuskan untuk melupakan Chloe dan mengubur rasa itu, mengganti perasan cinta perasaan kasih sayang kepada saudara menjadi saudara, itulah yang mencintai Dar sejak tadi, lagipula ia mencintai Chloe karna ingin menjaga gadis itu, gadis barbar yang sok jaim
"terimakasih Dar, kau memang adik paling pengertian" ucap Vin dnegan tertawa dan mereka sama sama berpelukan, menanggalkan semua perasaan yang sudah sudah
"heii, kalian tidak melihat ada Aland Chevalier disini!!"Al mengangkat biacra, ia muak dnegan adegan kedua pria tua seolah-olah menjadi anak muda yang saling memeluk, padahal ia juga ingin ikutan kami
"Al, kau mengacurkan suasana saja, kembali kekamarmu, ada istrimu menunggu disana" ucap Vin terkekeh dan diikuti dnegan tawa Dar yang juga mengejek Al
"kalian belum lihat saja bagaimana menghadapi istri yang mengandung, nanti kalian akan mengalaminya dan kudoakan lebih parah dari istriku!" ucap Al dan melemparkan bantal kepada Vin dan dar
"mungkin Chloe tidak begitu Al, dia bisa mandiri dan tidak manja, ahh Asya adikku itu memang terlalu polos hingga mau menikahimu itu termasuk kesalahannya karna terlalu polos" ucap Vin dan lagi lagi Al yang kena roasting oleh kedua pria tua itu
kami, kita liihat saja nanti. dan kau Dar, smoga kau bertemu dnegan gadis yang barbar namun polos seperti istriku, agar kau rasakan bagaimana menghadapi kepolosan seorang wanita" ucap Al tertawa dengan sendirinya dan meninggalkan kedua pria tua disana
next
jan lupa like, komen,dan favorit kalian readers😍😍
__ADS_1