Pembalasan Istri Yang Di Anggap Bodoh

Pembalasan Istri Yang Di Anggap Bodoh
Berkunjung ke rumah camer..


__ADS_3

"Brak.... "


"Astaghfirullah Mami??? Ngagetin aja sih ! Ada apa sih, Mi ! " ucap Dave langsung terbangun dari tidurnya ketika pintu kamarnya di buka Mami Sita dengan kasar.


"Nih, cepetan mandi dan pergi ke alamat ini! " jawab Mami Sita dengan memberikan secarik kertas kepada Dave.


"Bandung?? Mau ngapain ke sana Mami?? Gak mau ah kalau gak jelas! " tolak Dave mentah-mentah begitu membaca isi kertas tersebut.


"Oh.... Jadi beneran gak mau nih?? Ya sudah, kalau gitu gagal deh jadiin Tata sebagai mantu! Orang kamu nya gak mau! " sahut Mami Sita dengan santainya.


"Kenapa sangkut pautnya dengan Tata? " tanya Dave heran.


"Jelas ada sangkut pautnya lah, kan itu alamat ibu Tata tinggal! " jawab Mami Sita santai.


"Oh gitu.... Apa???? " teriak Dave melonjak kaget dan langsung berdiri.


"Kenapa gak ngomong dari tadi Mami???? " tekan Dave dengan geram.


"Lah, tadi katanya gak jelas! Mami sih fine-fine aja kalau kamu gak mau! Masih ada Arkan yang akan Mami jodohkan dengan Tata! " sahut Mami Sita enteng.


"Gak bisa! Enak aja, main embat jodoh orang! Ya udah, Dave mandi dulu! " jawab Dave sewot sambil melangkah ke kamar mandi.


Mami Sita keluar dari kamar Dave sambil mengerutu tingkah laku putra nya itu.


"What happen honey?? " tanya Papi Dayton ketika Mami Sita duduk di samping nya dengan wajah cemberut.


"Biasa lah anak lanang mu! " jawab Mami ketus.


"Oh honey... Wajahmu semakin cute kalau marah-marah gini! Jangan bikin aku khilaf pagi ini, honey! " ucap Papi Dayton dengan seringai nya.


"No !! Cukup ya Papi! Semalam aja tiga ronde Mami masih terasa encok nya sampai sekarang! Enak aja! Heran Mami sama Papi, udah tua masih kuat aja kayak anak muda! " jawab Mami Sita dengan mata melotot.


"Oh, tentu saja honey! Umur boleh tua, tapi gairah dan semangat masih muda! Lagi pula cuma Mami yang bisa bikin Papi kayak gini! Iya kan?? " ucap Papi Dayton dengan mengedipkan matanya.

__ADS_1


"Ish, Mami mau siap-siap dulu! Bisa gawat kalau Mami sampai di terkam harimau buas... Aummmmmm! " sahut Mami Sita langsung beranjak dari sisi Papi sambil memperagakan tangannya seperti hendak menerkam.


Papi Dayton terkekeh geli melihat tingkah istrinya itu yang langsung pergi menghindari nya karena takut di kurung di kamar seharian.


"Dasar tua-tua keladi! Suka banget bermesraan di sembarangan tempat! " cibir Dave dari atas yang melihat langsung kelakuan orang tuanya.


Ia kembali lagi masuk ke dalam kamarnya mengganti pakaian karena saat ia keluar kamar ia masih menggunakan handuk yang di lilit di pinggang.


Dave bersenandung kecil memilih pakaian yang pantas di kenakan ketika berkunjung ke rumah calon mertua. Ia memakai celana jeans dengan atasan kemeja panjang berwarna hitam kesukaan nya dengan lengannya di gulung sedikit hingga ke siku. Tak lupa ia menyemprotkan parfum ke seluruh tubuhnya agar tetap fresh dan wangi walaupun sudah seharian.


Setelah melihat penampilan nya di cermin sudah rapi, Dave mengambil dompet serta ponselnya dan keluar dari kamarnya turun ke lantai bawah menunggu orang tuanya di ruang makan.


"Wah, Raden pagi-pagi gini sudah ganteng amat? Mau kemana Raden?? " tegur Mbok Nah ketika ia sedang membersihkan lemari.


"Ya harus ganteng lah, Mbok! Mau ke rumah mertua Mbok! Biar cepat menghalalkan anaknya agar gak di gondol kucing garong! " jawab Dave dengan pedenya.


"Alhamdulillah, si Mbok senang dengar nya Raden! Semoga semuanya berjalan lancar sesuai keinginan Raden dan keluarga ini! " ucap Mbok Nah dengan tulus.


"Terimakasih Mbok! Oh ya, sarapan udah ada blom? Dave lapar nih! " jawab Dave dengan bertanya kembali sambil memegang perutnya.


"Ya udah, kalau gitu Dave mau sarapan dulu! " ucap Dave sambil berjalan ke ruang makan.


Dave langsung mengambil piring ketika melihat pecel kesukaannya sudah terhidang di atas meja. Ia menyendokkan nasi ke dalam piringnya kemudian pecel favorit nya juga ke dalam piring dan terakhir ia mengambil kerupuk di dalam toples dan memakan sarapannya dengan lahap.


"Ya Allah... Le... Le... Mbok ya mangan iku barengan toh! Iki mangan dewe-dewe! " ucap Mami Sita dengan geleng-geleng kepala ketika ia melihat Dave makan dengan lahap di meja makan hingga bersendawa.


"Eeegggghhhh.... " Dave bersendawa dengan keras.


"Ampun Gusti.... Gusti!! Punyo anak lanang sici kelakuane koyo ngono! Ora sopan karo wong tuo! " ucap Mami Sita dengan memukul bahu Dave.


"Orang bersendawa kok di larang! Piye toh Mami iki! " balas Dave ikut-ikutan ngomong logat Mami nya.


"Yo ora ngelarang, tapi di kecilin dikit kan iso nada ne! " jawab Mami Sita sambil mengambil piring.

__ADS_1


"Astaghfirullah Mami.... Emang nya TV bisa di kecil besarkan suaranya! Au ah serah Mami! Dave mau ke depan aja! " ucap Dave tidak habis pikir dengan Mami nya.


Ia langsung beranjak dari meja makan berjalan ke ruang depan duduk di sofa sambil memainkan ponselnya.


"Dasar Bule borokokok! Di kasih tau ngeyel! Moso Bule blasteran hobi bener bersendawa kencang selesai makan! Mudah-mudahan calon besan ku gak ilfil punya calon mantu koyo ngene! " sahut Mami Sita berbicara sendiri.


Papi Dayton datang dari belakang dan langsung duduk di samping istrinya. Melihat suaminya datang, Mami Sita langsung mengambil roti dan mengoleskan selai kacang kemudian menaruh nya ke piring yang ada di hadapan Papi Dayton.


"Thank you honey! " ucap Papi Dayton dengan tersenyum manis.


Ia memakan roti buatan istri nya dengan lahap, begitu juga dengan Mami Sita yang memakan pecel untuk sarapan nya persisi seperti Dave.


"Honey... Apa maksud mu pergi mengunjungi orang tuanya Tata?? " tanya Papi Dayton di sela-sela mereka makan.


"Yang pasti mau silaturahmi dulu lah Pi! Mau saling mengenal dulu, baru mengutarakan niat untuk meminang Tata! " jawab Mami Sita sambil mengambil air minum.


"Terus, Tata nya gak kamu kasih tahu? "tanya Papi Dayton lagi.


Mami Sita menggelengkan kepala nya karena ia masih mengunyah makanan nya.


"Biar ini menjadi kejutan untuk Tata dari kita! Mami juga ingin pertemuan ini terjadi apa adanya. Nanti kalau Mami beritahu Tata, pasti mereka sibuk menyiapkan banyak hal untuk menyambut kedatangan kita. Mami tidak mau merepotkan mereka, biarkan semuanya berjalan apa adanya saja! " ucap Mami Sita dengan menyudahi sarapannya.


"Papi sudah selesai belum? Kalau sudah kita berangkat sekarang! " tanya Mami Sita berdiri merapikan kebaya dan sanggul nya agar terlihat rapi lagi.


"Sudah, hayuk kita berangkat! " ajak Papi Dayton dengan merengkuh pinggang ramping Mami Sita.


Mereka dengan mesra berjalan ke depan menghampiri Dave yang sedang duduk santai di sofa memainkan ponselnya.


"Ayo berangkat! " ucap Mami Sita ketika melewati Dave.


Bersambung....


Selamat membaca dan selamat beristirahat readers semuanya...

__ADS_1


Semoga akhir pekan kalian semua menyenangkan 💕😍...


__ADS_2