Pembalasan Istri Yang Di Anggap Bodoh

Pembalasan Istri Yang Di Anggap Bodoh
Bulan madu itu apa??


__ADS_3

Pasangan pengantin baru itu ketiduran sejenak setelah melakukan malam pertama atau sore pertama karena mereka melakukan nya di sore hari.


Kadir terbangun karena sayup-sayup mendengar suara Adzan maghrib berkumandang. Ia mau bangkit tapi tidak bisa karena tubuhnya di peluk erat seperti perempuan cantik.


Mengingat apa yang telah mereka lakukan beberapa waktu lalu membuat Kadir mengembangkan senyum nya. Ia begitu bahagia akhirnya bisa membahagiakan istrinya di ranjang.


"Sayang, bangun! Udah Adzan maghrib nih! Ayo bangun, kita mandi besar dulu! " ucap Kadir dengan lembut mengusap rambut sang istri.


"Sebentar lagi Mas.. ! Badan ku rasanya lemas semua! Semua tulang-tulang ku terasa seperti jelly! " jawab Sandra dengan suara lemah.


"Mas gendong aja ya sayang! Ntar maghrib nya keburu habis! " ucap Kadir tanpa di bantah.


Ia melilitkan selimut pada tubuh mereka berdua dan masuk ke kamar mandi sambil menggendong Sandra. Ia melepaskan selimut yang menutupi tubuh mereka berdua dan menaruhnya di gantungan.


Ia mendudukkan Sandra di kloset dan mereka sama-sama bugil. Kadir menelan ludahnya melihat tubuh indah sang istri, ia cepat-cepat menggelengkan kepala nya mengusir pikiran kotor yang menjelajahi otaknya.


Mungkin jika tidak keburu untuk sholat, mungkin sudah di terkam nya makanan lezat yang ada di hadapan nya ini.


Dengan telaten Kadir memandikan Sandra seperti anak kecil hingga selesai hingga membuat Sandra menjadi fresh kembali.


Ia tercekat melihat tubuh bugil suaminya yang mandi dengan santai di hadapan nya, apalagi ia melihat terong gede milik suaminya yang beberapa waktu lalu membuatnya merem melek keenakan.


"Tahan... Tahan...! Sholat dulu kau Sandra! Tahan sampai saat bulan madu! " batin Sandra seraya menggigit pelan bibir nya.


Tidak ingin makin kebablasan, ia langsung mengambil handuk yang tergantung dan melilitkan nya ke tubuh polos nya. Ia bergegas mengambil wudhu takut khilaf lagi mata nya.


Begitu keluar dari kamar mandi, Sandra buru-buru memakai pakaian dalam dan sebuah daster sebatas lutut. Ia menggosok rambutnya yang basah dengan handuk kecil sambil menunggu suami selesai mandi.


Ia menyiapkan perlengkapan mereka sholat dan saat Kadir keluar kamar mandi, Sandra langsung memalingkan wajah nya ke arah lain takut khilaf dan membatalkan wudhu nya.


"Ayo sayang kita sholat! " ajak Kadir yang ternyata sudah siap.


Mereka berdua pun sholat maghrib berjamaah dan begitu selesai sholat Sandra langsung mengajak Kadir keluar kamar untuk menemui Nana.


"Mami kira klen gak akan keluar kamar! Ayo kita makan dulu! Panggil kan semuanya! " tegur Mami Bertha sambil sedikit menyindir.


"Iya Mi, Kadir akan panggil kan! " jawab Kadir dengan wajah memerah karena malu dengan sindiran Ibu mertuanya.


Ia lalu pergi memanggil semua orang dan Sandra membantu Mami nya menyiapkan makan malam bersama asisten rumah tangga.


Semua orang kumpul di ruang tengah dengan duduk lesehan dan mereka makan malam bersama termasuk adik-adik Kadir dan Ayah Jamal.


"Na, bisa gak besok pulang Kayla dan Kana ikut kamu dan Ayah ke Jakarta! Abang sama kakak rencananya mau bulan madu, dan berangkat nya besok jam sepuluh. " tanya Kadir saat mereka selesai makan bersama.


"Wah, bulan madu ke mana? Bisa kok Bang! " jawab Nana dengan antusias.


"Tata ngasih tiket bulan madu ke Korea selama sepuluh hari!Tapi kakak kalian agak berat karena ninggalin Kayla dan Kana selama itu! Jadi bisa kan?? " jawab Kadir sambil memastikan kembali pada Nana.


"Aaaaaa... ! Aku juga pengen ke Korea! " pekik Nana dengan memegang kedua pipinya.

__ADS_1


"Iya... ! Aku juga mau ke Korea! Pasti senang banget bisa ketemu Oppa Song Joong Ki! " seru Anika ikutan mengkhayal.


"Kalau kalian juga mau ke Korea, minta aja sama Tata! Pasti di kasih! " sahut Kokoh Calvin sambil memainkan ponsel nya.


Wajah mereka berdua tiba-tiba langsung muram mendengar perkataan Koh Calvin.


"Gak ah, takut! Kak Tata kan sekarang galak banget! Kak Dave sama Kanjeng Mami aja di marahin, apa lagi kita-kita! Ya gak Ka! " jawab Nana dengan meminta pendapat Anika.


"Iya bener... ! Hiii... Serem! " sahut Anika bergidik ngeri.


"Udah, udah... ! Bisa kan Abang minta tolong sama kamu? " tanya Kadir lagi pada Nana.


"Bisa lah Bang! Masa bawa Kayla dan Kana aja gak bisa, kan mereka bisa jalan sendiri, gak di gendong! Tapi bawain oleh-oleh ya??? " jawab Nana dengan tangan menengadah.


"Gampang, nanti Abang bawain! " ucap Kadir dengan wajah lega.


Mami Bertha yang baru selesai dari dapur ikut bergabung bersama mereka.


"Kenapa Kayla dan Kana balik ke Jakarta sama Nana? Mereka kan bisa di sini sama Mami dan Papi sampai kalian pulang! Lagian kan Nana di sana juga langsung kerja, masa iya Kayla dan Kana ikut Nana kerja juga! " ucap Mami Bertha agak protes.


"Iya, Di sini kan ada juga Adrian dan Adila yang bisa menemani mereka bermain! Dari pada balik ke Jakarta yang semua orang sibuk! " sahut Papi Koh yang baru ikut gabung bersama mereka.


"Kalau Kak Nana kerja kan anak-anak bisa di titip di rumah aku kok Bang! " ucap Anika ikut memberikan pendapat nya.


"Gak bisa! Kamu itu punya anak bayi yang masih membutuhkan perhatian kamu! Apalagi Kayla dan Kana aktif kali anaknya! Biarkan mereka di sini saja sama Mami Papi! " ucap Mami Bertha yang gak bisa di tawar-tawar.


"Tapi Mi... " potong Kadir dengan wajah tidak enakan.


"Sensi kali Mami ini! Kita bukan nya gak percaya, tapi gak enak aja Mami! Masa iya Mami yang udah berumur mengasuh Kayla dan Kana yang aktif banget kayak gitu! " jawab Sandra yang membantu suaminya bicara.


"Kamu ngatain Mami tua ya! Kurang ajar kali ini anak! Mami memang berumur, tapi Mami bukan jompo! Ngadi-ngadi ini anak kalau udah cakap! Pengen Mami lumuri cabe setan itu mulut biar jontor! " omel Mami Bertha dengan kesal mencubit lengan Sandra.


"Aduh aduh Mami! Sakit tauk... ! " jeritan kecil Sandra yang mengusap lengan nya yang memerah.


"Kamu itu yang selalu bikin Mami kesal dan darah tinggi tau gak! " ucap Mami Bertha dengan geram.


"Apoh..... ! Janan malah-malah tama Mama! " teriak Kana yang datang dan menghampiri mereka.


Rupanya saat bermain tadi Kana mendengar jeritan kecil Sandra yang di cubit Mami Bertha.


"Apoh gak marah sayang?? Nih lihat, Apoh senyum kan??? " ucap Mami Bertha dengan suara selembut mungkin dan tersenyum lebar.


"Benelan??? " tanya Kana yang masih ragu melihat neneknya itu.


"Suer deh gak bohong! Tuh, tanya aja sama Akong! Ya kan Kong?? " jawab Mami Bertha dengan memberikan kode pada Papi Koh.


"Bohong sayang! Apoh emang marah-marah sama Mama! Tuh lihat tangan Mama sampai merah! " sahut Sandra yang mulai drama.


Kadir geleng-geleng kepala melihat istrinya yang sengaja membuat Mami mertua nya di marahin sang anak.

__ADS_1


Tak lama Kayla ikut bergabung bersama mereka bersama Adrian dan Adila anaknya Kokoh Calvin.


"Apoh ngapain marah-marah sama Mama? Emang Mama nakal ya Poh! Ila juga sering di marahin ibu guru di sekolah kalau bikin Cindy nangis! " tanya Kayla pada nenek nya.


"Loh, kenapa ila bikin teman Ila nangis?? Teman nya Ila jahat sama Ila?? Apoh gak marah sama Mama kok sayang! Tuh kan Mama Ila gak nangis juga! " ucap Mami Bertha dengan suara lembut.


"Cindy itu jahat Apoh! Cindy terus ejek Ila kalau Ila itu gak punya Mama! Ila udah bilang kalau Ila punya Mama, tapi Cindy gak percaya. Katanya Ila bohong, katanya lagi kalau Ila punya Mama berarti Ila bisa tidur bareng Mama Papa dan gak sama Mama doang! Gitu katanya, ya udah Ila dorong aja Cindy ke dinding lalu dia nangis, Apoh! " jawab Kayla dengan wajah polos nya.


"Ya ampun sayang! Lain kali kalau ada lagi yang ejek Ila, Ila bilang sama Mama, biar kita marahin sama-sama! Terus kalau ibu guru Ila marahin Ila juga, Ila bilang sama Mama, biar Mama marahin balik itu ibu guru! Enak aja main marahin anak Mama! Mama aja gak pernah marahin kamu, eh dianya seenaknya marahin anak Mama! "ucap Sandra yang langsung emosi mendengar aduan Kayla.


"Iya, kurang ajar kali itu ibu guru! Main marah-marah aja! Bilang juga sama Apoh biar nanti sama-sama kita marahin dia! " sahut Mami Bertha yang mendukung ucapan Sandra.


"Yassalam.... ! " ucap Kadir shock dan semua orang tepuk jidat.


"Jangan heran, Mami sama istri kamu itu satu frekuensi! Jadi jangan kaget kalau kelakuan mereka melebihi batas kewajaran. " bisik Papi Koh pada Kadir yang masih shock.


Nana dan Anika yang duduk dekat Kadir tertawa cekikikan mendengar bisikan Papi Koh yang juga kedengaran oleh mereka berdua.


"Mama, nanti Ila boleh gak tidur sama Mama dan Papa? " tanya Ila dengan menatap wajah Sandra.


"Boleh dong, nanti kita tidur berempat sama adek Kana juga! Tapi hanya malam ini aja, gak papa kan sayang! Mama sama Papa besok mau pergi bulan madu dulu selama beberapa hari, Ila sama adek Kana tinggal sama Apoh dan Akung dulu... Gimana sayang, mau kan??" jawab Sandra dengan sangat hati-hati.


"Bulan madu itu apa Ma?? Ila mau juga dong ikut bulan madu! " tanya Ila dengan wajah ingin tau.


"Bulan madu itu tempat Mama Papa bikin adik baru buat Kayla! " Koh Calvin yang menjawab cepat.


"Kenapa jauh bikin nya? Kenapa gak di rumah aja? " tanya Ila lagi yang membuat Sandra melotot pada kakak nya.


"Aduh Kayla sayang... Kayla belum cukup umur untuk tahu, yang pasti Kayla nanti akan punya adik kecil seperti adik Revan. Emangnya kakak Ila gak mau punya adik lagi?? "sahut Anika ikut menjawab.


"Mau dong Aunty... ! Ila mau punya adik kayak dedek Revan! " seru Ila penuh semangat.


"Ana uga nau nuna adek! " celoteh Kana dalam pangkuan Mami Bertha.


"Nah! Kalau gitu, biarkan aja Papa sama Mama pergi bulan madu! Kayla sama Kana di sini aja sama Apoh dan Akung! Nanti kita main sama Koko Adrian dan adik Adila! Gimana?? Mau gak?? " ucap Mami Bertha lagi pada Kayla.


"Mau Apoh, mau! Ya udah deh, Mama sama Papa pergi aja bulan madu nya! Nanti pulang nya bawa adik bayi kayak dedek Revan ya?? " jawab Kayla dengan menatap Papa nya penuh harap.


"I-iya Nak.. ! InsyaAllah ya... ! " ucap Kadir dengan menggaruk kepala nya yang tidak gatal.


Sungguh punya anak yang rasa ingin tahu nya tinggi membuat ia selalu kewalahan dalam setiap menjawab pertanyaan nya. Makin di jawab, makin banyak lagi yang ia tanyakan. Makanya sedari tadi ia diam saja karena kalau terus di ladeni pertanyaan itu tidak akan pernah putus.


"Ya udah, kalau gitu cuci kaki, sikat gigi dulu! Malam ini kita bobok sama-sama ya??? " ucap Sandra pada Kayla dan Kana.


"Horeee... !!! " pekik mereka berdua kegirangan.


Bersambung..


Selamat membaca dan selamat beraktivitas reader ku semuanya🤗🤗🤗

__ADS_1


Semoga hari kalian menyenangkan 💕😍


Love you🥰🥰🥰🥰


__ADS_2