
Dave menghela napasnya sembari memejamkan mata sebelum menjawab pertanyaan sang istri.
"Martin sudah membawa keponakan mu periksa ke rumah sakit ini tepat pada saat kamu melahirkan anak-anak kita sayang! Dokter mengatakan jika hasilnya tidak terlalu bagus untuk saat ini, tapi jika dilakukan pengobatan ke Amerika yang kapasitas alat kesehatan nya lebih canggih, maka keponakan mu bisa berjalan kembali seperti dulu dalam waktu 6 bulan hingga satu tahun tergantung tingkat keparahan nya! " jawab Dave sembari tangannya membelai pipi sang istri.
"Astaghfirullah ya Allah.. ! Apa kecelakaan yang di alaminya waktu itu sangat parah Mas? " tanya Tata dengan wajah shock.
"Bukan sayang! Itu karena lambatnya penanganan pada kaki nya hingga membutuhkan penanganan yang tepat dan akurat serta kesabaran! Karena masih kecil, maka proses kesembuhan nya nanti lebih cepat dari orang dewasa jika mengalami hal seperti ini! " jawab Dave lagi.
"Ya Allah Mas.. ! Aku terlambat menemukan mereka! Se-seandainya aja aku cepat mencari tau keadaan mereka maka keponakan ku tidak akan kecelakaan seperti ini Mas! Aku merasa bersalah Mas! Hu.. Hu.. ! " ucap Tata menyalahkan dirinya sambil menangis.
"Jangan menyalahkan diri sendiri sayang! Tidak baik berandai-andai, karena semuanya itu takdir Allah! Qodarullah.. ! Semua yang terjadi atas izin Allah sayang! Meskipun Mas bukan ahli agama, tapi setau Mas kita tidak boleh berandai-andai karena itu sama saja kita menyalahkan takdir dan ketentuan Allah! " sahut Dave menasehati Tata dengan lembut.
"Oh my god... ! Kenapa lakik ku tiba-tiba cosplay jadi ustadz adi hidayat ya?? Apa dia ketempelan jin ustadz! " batin Tata dengan menatap intens Dave tanpa berkedip sekalipun.
Melihat istrinya bengong begitu membuat Dave heran dan bingung. Ia mengibas tangan nya di depan wajah sang istri, namun Tata tidak bergeming dan masih menatap suaminya dengan heran.
__ADS_1
"Sayang... "
"Sayang... "
"Sayaaaaaaaang.... "
"Astaghfirullah hal azim... ! Astaghfirullah hal azim.. ! " jawab Tata kaget dengan mengerjapkan matanya.
"Kamu kenapa jadi bengong gitu sih yank! Di panggil-panggil sering gak nyaut! Kamu mikirin apa?? " tanya Dave sambil menatap tajam sang istri.
Tata terkekeh melihat rupa malu suaminya dan ia menatap wajah tampan rupawan tersebut dengan tatapan bangga, penuh cinta dan kasih sayang yang besar.
"Kok liatin Mas kayak gitu sih yank?? Bikin Mas gemes tau gak! Kalau aja kamu gak nifas udah habis kamu Mas makan! " ucap Dave dengan mencubit geram pipi sang istri.
"Sakit Mas... ! Senang banget sih cubit-cubit pipi istrinya gitu! Lagian masa liatin suami sendiri aja gak boleh! " jawab Tata dengan bibir mengerucut sebel.
__ADS_1
"Siapa bilang gak boleh! Boleh kok! Dah lah, kita balik lagi di topik awal! Intinya kamu gak boleh menyalahkan diri kamu sendiri, karena itu bukan salah kamu! Kita harus bersyukur akhirnya mereka kita temukan sebelum di temukan orang-orang yang mengincar mereka! " ucap Dave lagi dengan wajah mode serius.
"Orang-orang yang mengincar! Maksud Mas apa? Tata gak ngerti! Siapa yang sudah mengincar keponakan ku?? " tanya Tata dengan tatapan menyelidik.
"Untuk lebih jelas nya lagi nanti kamu tanyakan lagi lebih spesifiknya dengan Angel yank! Angel juga punya informasi yang akan ia katakan khusus untuk mu! Satu hal lagi, Abang mu sudah kita temukan dan dia sekarang ada di Medan di jaga oleh orang-orang ku dan Tiger. " jawab Dave lagi.
"Apaaa!!!! Jadi Bang Sandi udah ketemu??? Kalau gitu suruh Tiger untuk membawa nya ke Jakarta Mas! Aku ingin bertemu dengan nya! " pekik Tata dengan wajah tidak bisa di tebak.
"Kamu ketemu dia mau ngapain yank?? Biarkan saja dia di sana karena ada lagi yang lebih penting dari itu! " tanya Dave dengan heran.
"Ada yang lebih penting lagi??? Maksud Mas apa?? " ucap Tata bingung.
"Martin mengatakan kakak ipar mu mengalami semacam trauma akan orang baru! Dia butuh psikiater untuk sembuh dari trauma! Sepertinya dulu ada kejadian hebat hingga ia trauma bertemu orang baru! " jawab Dave lagi.
"Apa???? "
__ADS_1
Bersambung...