
Di saat pihak para tetua sedang berembuk, para sepupu Dave dari pihak Mami nya sedang berebutan ingin berkenalan dengan Tata yang mana membuat Dave kesal karena Tata otomatis di tarik paksa mereka menjauh dari Dave.
"Udah deh Mas, gak usah cemberut gitu mukanya! Jadi burik baru tau rasa ! Lagian pinjam bentar Mbak Tata nya pelit banget! " ejek sepupunya bernama Gendis itu dengan menjulurkan lidahnya😜.
"Iya Mas Davin... Kita kan mau kenalan aja biar lebih akrab! Siapa tahu nanti ada kenalan Kak Tata yang cantik juga jadi bisa lah di kenalin ke aku nya! " tambah sepupu nya yang bernama Bagas yang langsung mendapat toyoran di kepalanya langsung dari Dave.
"Eh anak piyik... Kamu tuh masih kecil! Kencing aja belum lurus mau kenalan cewek cantik aja! Kuliah sana yang bener! " ucap Dave yang langsung di jawab cengiran pria yang bernama Bagas itu.
"Iya nih si Bagas! Aku aduin sama Bulek Ditha baru tau rasa! " tambah Gendis ikut-ikutan memarahi Bagas.
"Ya jangan lah Mbak.... Bisa-bisa di kurangin nanti uang saku ku sama Mama! " jawab Bagas dengan wajah memelas.
"Udah.... Udah... Mas Davin pergi aja sana! Mentang-mentang udah sah mau nempel mulu sama Kak Tata! " ucap sepupunya yang bernama Saras dan Caca dengan bersama-sama mendorong tubuh besar Dave menjauhi mereka.
Tata hanya tersenyum kecil melihat perdebatan sepupu suaminya itu tanpa berniat untuk ikutan bicara sebelum mereka mengajaknya bicara.
Dave mau tidak mau menjauh untuk sementara dari sisi istrinya dan memilih bergabung bersama Arkan dan Kadir yang sedang makan bersama pujaan hati mereka masing-masing.
"Kenapa lu Bro! Kusut gitu mukanya? Makan ini aja, di jamin kusut muka lu hilang! " tanya Arkan dengan mulut penuh mengunyah dodol khas Mandailing.
"Apa ini, hitam-hitam gini? " tanya Dave dengan heran.
"Ini Alame Mister... Makanan khas kampung kita ini! Rasanya manis dan legit di lidah! Dodol kalau orang klen yang bilang... Kau coba aja lah dulu Mister, baru nanti kau bisa komentar! " jawab Sandra dengan menyodorkan sepiring Alame ke tangan Dave.
Dengan dahi berkerut, Dave mengambil sepotong dodol tersebut dan menggigit nya sedikit demi sedikit sambil mengunyahnya meresapi rasa dan tekstur dodol tersebut.
Sepotong habis, ambil sepotong lagi hingga habis tiga potong dodol tersebut membuat Arkan dan semuanya tertawa geli.
"Enak, manis, dan lembut! Ada lagi gak dodolnya! " ucap Dave sambil memakan potongan dodol yang terakhir.
"Ha.... Ha.... Ha.... Apa ku bilang! Pasti ketagihan kalau klen udah merasakan bagaimana enaknya dodol kampung kami ini! " jawab Sandra dengan tertawa kecil.
"Tenang aja Bang Bule.... Khusus untuk Abang Bule masih banyak kok persediaan nya! Karena Ibuk memang khusus memesan dodol ini langsung dari penyabungan, Sumatra Utara! " sahut Susan juga dengan tersenyum simpul.
"Mau cicipin yang lain nya juga gak Mister! Ada juga lemang ini langsung dari sana ! Gak kalah enaknya dari Alame... Hanya saja ini di makannya bisa pakai gule ataupun mau dimakan pakai saus srikaya kayak gini ! " ucap Sandra dengan memperlihatkan sepiring lemang yang sudah di iris dan juga satu mangkok saus srikaya ke hadapan Dave.
"Boleh deh... Menggiurkan sekali aku lihat! " jawab Dave dengan menelan ludahnya melihat lemang tersebut.
__ADS_1
"Ternyata mencoba sesuatu yang baru itu enak juga! Seperti nya ini akan menjadi snack favorit aku ! " ucap nya lagi dengan wajah bahagia menerima sepiring lemang yang di berikan Sandra padanya.
"Alah.... Lagak kau saja Bro, Bro! Emang dasarnya kau itu tukang makan! Semuanya yang enak pasti lah kau suka! " sahut Arkan mencibir Dave.
Dave tidak menjawab cibiran sahabat plus asisten nya itu karena mulutnya saat ini sibuk mengunyah makanan yang ada di hadapan nya sampai-sampai ia melupakan kekesalannya karena Tata di rebut paksa sepupu-sepupunya.
Dari kejauhan, Tata tersenyum melihat suaminya makan bersama sahabat-sahabatnya dan pasangan mereka masing-masing. Ia saat ini menjadi rebutan para sepupu Dave yang berebutan bicara banyak hal padanya kecuali satu orang yaitu sepupu Dave yang bernama Bisma yang pembawaannya kalem dan tidak banyak omong. Ia dari tadi hanya diam dan sesekali tersenyum kecil melihat sepupu nya yang lain rebutan berbicara dengan Tata.
Diantara semua sepupu nya Dave hanya Bisma lah yang memiliki pembawaan yang tenang, tidak banyak omong dan tidak pecicilan seperti adiknya Gendis yang selalu ada saja yang keluar dari mulut manisnya itu.
"Mama.... Ila mau itu yang dimakan Om-om Bule... Mau yang pakai ayam itu Ma.. " ucap Kayla yang tiba-tiba datang menghampiri Kadir dan Sandra menunjuk apa yang di makan Dave.
"Tunggu disini dulu ya Nak sama Papa! Biar Mama yang ambil kan! Mister! Mau nambah lagi gak? Biar sekalian di ambil kan ini! " jawab Sandra sambil berteriak kepada Dave.
"Mau... Tapi bukan yang ini! Mau coba seperti yang minta anakmu itu! " jawab Dave dengan mengangguk.
"Bang, pegangin piring aku ya! Ila sama Papa dulu ya Nak! " ucap Sandra kepada Kadir.
Kadir menganggukkan kepala nya dan Sandra pun pergi ke meja prasmanan tempat semua snack di suguhkan. Ada juga makanan berat lainnya di meja yang satunya lagi jika mereka suka dengan makanan berat seperti nasi dan teman-temannya.
Tidak berapa lama, Sandra datang dengan kedua tangannya membawa dua piring lemang pesanan Kayla dan Dave. Ia lalu menyerahkan nya ke yang minta dan Dave menerima dengan wajah berbinar seperti mendapatkan harta karun saja.
Arkan melihat isi piring Dave langsung menelan ludah nya melihat porsi makan pengantin baru itu.
"Gak usah sayang! Mas kayak gini karena ngeri melihat porsi makan si Bule! Perasaan tadi udah dodol sepiring, tambah lemang saus srikaya juga sepiring, dan sekarang lemang dengan kuah opor ayam lagi sepiring! Itu perut apa gentong sih! " ucap Arkan menunjuk ke arah Dave.
"Bilang aja kau ngiri bwee.... " sahut Dave mengejek Arkan.
"Enak aja nganan... Dari tadi aku juga sudah makan itu! Tapi gak sekaligus kayak lu Bro! " elak Arkan kembali mengejek Dave.
Dave hanya melengos dan melanjutkan makan lemang nya dengan sangat lahap.
Tata yang sedang mendengar sepupu suaminya bercerita, tiba-tiba melihat ponsel khusus nya bergetar di tangan kirinya.
Ia pun meminta izin untuk mengangkat ponselnya itu pada adik sepupu suaminya.
"Kakak permisi sebentar ya? Ada pesan di ponsel kakak! " ucap Tata dengan sopan kepada mereka semua.
Melihat Tata memegang ponsel keluaran lama membuat adik sepupu Dave yang bernama Wiwid berkomentar keras.
"Kakak masih pakai ponsel jadul kayak gitu? Mas Dave pelit ya Kak gak mau beliin kakak ponsel iPhone keluaran terbaru? Masa iya jaman canggih kayak gini kakak masih pakai henpon jadul kayak gitu! " celutuk Wiwid dengan menunjuk ponsel jadul yang di pegang Tata.
__ADS_1
"Ha.... Ha... Ha.... Bukan gitu dek! Mas Dave gak pelit kok! Ini ponsel khusus kakak kalau kerja, biasanya hanya pesan dari para pegawai kakak aja! Ponsel iPhone kakak juga punya kok, tuh di pegang sama Mas Dave! " jawab Tata dengan tertawa kecil mendengar tuduhan Wiwid terhadap suaminya.
"Kalian tidak tahu saja kalau ponsel Kak Tata itu memang jadul, tapi itulah keistimewaannya yang tidak bisa di lacak oleh siapapun termasuk pihak Cyber sekali pun! " ucap Bisma tiba-tiba menyelutuk dengan santai.
Tata agak tertegun mendengar ucapan Bisma dan ketika Tata menoleh kearah Bisma, anak itu hanya memberikan cengiran nya dengan tersenyum santai. Tak ingin lama-lama, Tata pun menyingkir dari kerumunan sepupu suaminya itu untuk melihat siapa yang memberikan nya pesan.
Tata pergi ke arah kamar mandi dan masuk ke dalam nya dengan mengunci pintu. Ia lalu membuka dan membaca pesan yang tertera di kotak masuk ponselnya.
"Kak, aku mengirimkan file video di email kakak! Silakan kakak tengok dan kakak lihat video nya! Jangan lupa kirimkan perintah kakak selanjutnya! Oh ya selamat atas pernikahan kakak ya... Jangan lupa aku pesan keponakan perempuan kembar titisan kakak ! " By Angel.
Begitulah isi pesan yang masuk ke ponsel khusus Tata. Tata tampak berpikir sesaat bagaimana caranya ia menyelinap ke kamarnya untuk mengambil laptopnya dan melihat file video apa yang di kirimkan Angel padanya.
Dave yang sudah kenyang pun berdiri dan berjalan menghampiri sepupu-sepupunya.
"Loh, dimana kakak ipar kalian? Kenapa tidak ada bersama kalian? " tanya Dave dengan melihat kanan kiri mencari sosok istrinya.
"Kakak Tata pergi sebentar Mas, ada yang menghubungi Kak Tata tadi! " jawab Akta.
"Pergi ke arah mana, Ta? " tanya Dave lagi.
"Tuh, kearah belakang sana Mas! " tunjuk nya ke arah belakang rumah.
Dave langsung pergi mencari keberadaan istrinya sambil bertanya kepada siapapun yang berpapasan dengan nya termasuk pada Riko yang baru saja dari arah dapur.
"Ko.... Lihat Tata gak? " tanya Dave penuh harap pada Riko.
"Oh Kak Tata, barusan sebelum Riko ke dapur lihat Kak Tata naik ke atas! " jawab Riko yang memang melihat saat Tata diam-diam naik ke lantai atas menuju kamarnya.
"Terimakasih... " jawab Dave sambil menepuk pelan bahu Riko.
Tata menarik nafas lega begitu sampai di dalam kamarnya. Ia mengira tidak ada yang melihat saat ini diam-diam naik tangga ke atas. Ia lalu mengeluarkan laptop dari dalam lemarinya dan langsung menghidupkan nya.
Tata mengunci pintu dan langsung mengutak-atik email nya untuk melihat file video yang di kirimkan Angel tadi. Baru saja ia menekan tombol play, tiba-tiba terdengar suara panggilan dari luar kamarnya.
"Sayang.... Sayang.... Kamu di dalam ya? Buka pintunya dong! " panggil Dave dengan mengetuk pintu kamar Tata.
"Mampus aku! Aduh.... Bisa barabe kalau Mas Dave melihat laptop ini dan membukanya! " ucap Tata dengan wajah panik.
Bersambung....
Aduh... Jadi ngiler othor melihat alame yang kayak gini... Kapan lah ya bisa makan alame langsung dari tempat asalnya🤤🤤...
__ADS_1
Selamat membaca dan selamat beraktivitas readers semuanya...
Semoga hari kalian menyenangkan 💕😍...