Pembalasan Istri Yang Di Anggap Bodoh

Pembalasan Istri Yang Di Anggap Bodoh
Honeymoon..


__ADS_3

Mobil yang mereka kendarai akhirnya terparkir juga di parkiran Bandara. Dave menelpon seseorang agar mengambil mobil nya yang saat ini terparkir di bandara karena ia mengendarai sendiri dan tidak memakai supir.


Dave keluar dari mobil di ikuti oleh Tata dan kakak serta ipar nya. Henry mengeluarkan koper mereka yang ada di dalam bagasi satu persatu.


"Jadi kita semua hanya membawa satu koper saja?? " tanya Henry yang hanya mengeluarkan dua buah koper saja dari dalam bagasi.


"Untuk apa bawa banyak-banyak pakaian, toh nanti gak juga di gunakan! " jawab Dave santai.


"Mas.... ! " pekik Tata mendelik kan matanya kesal.


"Hahahaha.... Kau benar Bro! " jawab Henry tertawa lepas karena mengerti maksud perkataan adik ipar nya itu.


"Dih, itu mau kalian berdua! Pokok nya aku mau jalan-jalan juga, dan gak mau hanya terkurung dua minggu di dalam kamar seperti dulu! " sahut Abeth dengan wajah ketus.


"Hahahaha..... Aku tidak janji sayang! " ucap Henry tertawa terpingkal-pingkal.


"Wah, boleh juga idenya! Dua minggu kita akan tetap di dalam kamar! " sahut Dave dengan menyeringai.


"Ogah... ! Aku setuju sama kakak! Kami mau jalan-jalan menikmati keindahan alam Maldives! Ya kan Kak! " jawab Tata menolak dengan tegas.


"Yoi.... ! " sahut Abeth dengan tersenyum bahagia.


"Kita lihat aja nanti! " ucap Dave menyeringai licik.


"Ayo Kak kita duluan! Biarkan saja mereka yang membawanya! " ajak Tata dengan menggandeng lengan ipar nya.


"Ayo... ! " jawab Abeth tersenyum kecil.


Mereka berdua jalan duluan meninggalkan suami masing-masing yang sedang membicarakan sesuatu yang tidak mereka ketahui.


Dave menyeringai licik dan akan merealisasikan ide kakak nya untuk tetap di dalam kamar selama dua minggu ini. Ia akan mereguk indahnya bercinta sepuas hatinya selama dua mingguan ini tanpa di bayangi oleh pekerjaan.


Begitu juga dengan Henry yang juga akan mengulang kembali bulan madu mereka seperti dulu dengan tetap di dalam kamar memadu kasih sepuasnya.


"Aku sudah memilihkan penginapan yang cocok dan sesuai untuk kita bersenang-senang! Kita akan bersebelahan! " ucap Dave pada Henry saat berjalan menuju pesawat jet mereka.


"Kau memang yang terbaik Bro! " sahut Henry memberikan jempol nya.


Dave hanya mengangguk sekilas dan kembali berjalan dengan wajah datar dan dingin. Ia memang seperti itu saat di tempat umum karena saat ini mereka sedang menjadi pusat perhatian orang-orang yang ada di bandara yang rata-rata semuanya kaum hawa.


Bisik-bisik terdengar dari mereka yang membicarakan dua pria Bule yang tampan sedang menggeret koper masing-masing melewati mereka dengan wajah datar.


"Untung cakep tuh Bule! Walaupun gaya nya sombong! " bisik petugas bandara.


"Wajar kalau mereka sombong Yun.. Lah mereka ganteng! Beda lagi dengan mereka yang wajah pas-pasan! Udah kere, wajah pas-pasan alias pas banget jelek nya eh sombongnya minta ampun! Itu yang bikin enek! " bisik teman nya lagi.


Mereka pun tertawa cekikikan sambil menutup mulut mereka takut ada yang dengar omongan mereka tadi.


Tata dan Abeth yang sudah duluan sampai di depan tangga pesawat, tersenyum girang karena mereka akan pergi liburan sambil bulan madu.


"Duh, gak sabar banget Tata Kak mau jalan-jalan telanjang kaki di pantai yang pasirnya putih! Menikmati keindahan alam Maldives saat malam hari! Duh jadi gak sabar! " ucap Tata gregetan membayangkan semua nya.


"Iya Ta, kakak juga udah gak sabar! Kakak pengen main di pantai sepuasnya! " sahut Abeth juga senyum-senyum sendiri mengkhayal.


Petugas bandara kembali menjemput Dave dan Henry untuk di bawa menuju pesawat jet mereka. Tata dan Abeth di persilahkan pramugara untuk menaiki tangga masuk ke dalam pesawat.


"Woah.... Keren banget pesawat nya Kak! Papi benar-benar keren punya jet pribadi seperti ini! " ucap Tata dengan mata berbinar menelisik bagian dalam jet pribadi ini.


"Ini hanya punya Papi Ta, lebih keren lagi jet punya GrandFa... ! GrandFa hanya mau bepergian dengan jet pribadi nya dan gak mau pakai pesawat komersil biasa! " jawab Abeth tersenyum kecil.

__ADS_1


"Gile.... Sultan emang beda! " ucap Tata dengan geleng-geleng kepala.


Para pramugari dan pramugara hanya tersenyum kecil mendengar ucapan mereka. Ryder Air adalah pesawat pribadi keluarga Ryder yang hanya di miliki Papi Dayton dan GrandFa Luis.


Dave dan Henry sampai juga dan langsung turun dari mobil naik melalui tangga memasuki badan pesawat.


Pramugara dan pramugari menunduk hormat pada Bos mereka saat Dave dan Henry memasuki badan pesawat.


"Kenapa masih di sini sayang?? Ayo kita ke sana! " tegur Dave saat melihat Tata masih berdiri saja melihat-lihat.


"Iya Mas... ! " jawab Tata saat Dave menarik tangan nya memasuki pesawat lebih dalam lagi.


Dave membawa Tata menuju kursi yang berada di dekat jendela. Ia mendudukkan Tata dan menyetel kursi tersebut menjadi agar kebawah sedikit.


"Nah, selesai! Kalau kamu mau agar kebawah lagi sandaran nya, tinggal pencet ini aja dan otomatis akan menyesuaikan seperti keinginan mu sayang! " ucap Dave sambil duduk di kursi yang ada di sebelah Tata.


"Terimakasih Mas... ! Cup... ! " jawab Tata tersenyum sambil memberikan kecupan di bibir suaminya.


"No... ! " ucap Dave dengan meraih tengkuk Tata dan menciumnya kembali dengan memberikan luma tan yang cukup lama.


"Mas ih, dikasih hati minta jantung! " ucap Tata sembari mencubit dada bidang suaminya kesal.


Dave hanya terkekeh melihat kekesalan istrinya dan ia pun duduk dengan santai sambil memasang sabuk keselamatan. Tata hanya merenggut sambil memasang sabuk keselamatan.


Abeth dan Henry duduk di kursi yang tidak jauh tempat nya dari Dave dan Tata.


Terdengar pemberitahuan dari Co-pilot jika pesawat akan segera take off dari Bandara menuju Pulau Maldives.


"Bismillahirrahmanirrahim... " gumam Tata begitu pesawat sudah mulai bergerak meninggalkan Bandara.


Mereka akan melakukan penerbangan selama 7 jam lebih untuk sampai di pulau Maldives. Karena memakai jet pribadi mereka tidak perlu lagi transit ke kuala lumpur atau pun ke Singapura jika ingin ke Maldives.


Tata terbangun karena perutnya mulai berdemo karena lapar.


Ia melihat suaminya yang masih sibuk dengan MacBook nya.


"Mas, lapar... ! " rengek Tata dengan manja pada sang suami.


"Sudah bangun sayang... ! Sebentar ya Mas panggil pramugari nya dulu! " jawab Dave dengan mengusap rambut Tata.


Ia pun menjentikkan tangan nya ke atas memanggil pramugari yang selalu siap berdiri di tempat yang tidak jauh dari mereka duduk.


"Siapkan makanan karena istri ku lapar! " perintah Dave datar saat pramugari tersebut mendekat.


"Yes Sir... ! " jawab nya patuh.


Dave menyetel kembali kursi Tata agar kembali tegak dan memudahkannya untuk makan.


(Perempuan kalau ada lakik berlagak lemah, padahal kalau lakik nya lagi gak ada bisa melakukan semua nya termasuk ngecat genteng dan gali sumur 🙄)


Tata tersenyum senang dengan perlakuan kecil suaminya. Tak lama kemudian pramugari datang dengan mendorong troli makanan ke arah Dave dan Tata.


Tata dengan semangat meminta semua makanan yang ia suka di atas troli tersebut. Melihat ada troli makanan, Abeth pun juga meminta makanan nya dengan keras pada pramugari tersebut.


"Sebentar Madam, akan saya bawakan ke sana! " ucap pramugari itu ramah pada Abeth.


"Okay.... " jawab Abeth.


"Sudah semuanya... Thank you... ! " ucap Tata dengan memberikan senyuman nya.

__ADS_1


"Sama-sama Madam! " jawab pramugari tersebut dan kemudian mendorong troli makanan ke kursi Abeth.


Sama hal nya dengan Tata, Abeth mengambil makanan yang ia suka di atas troli makanan dengan begitu antusias. Henry yang melihat tingkah istrinya hanya geleng-geleng kepala mengambil banyak makanan seperti orang yang tidak makan selama sebulan.


"Thank you... ! " ucap Abeth pada pramugari tersebut.


"Ya Madam, Sama-sama! " jawabnya dengan menganggukkan kepala.


Sepeninggalan pramugari tersebut, Abeth memakan makanan nya dengan begitu lahap seperti orang kelaparan.


"Enak?? " tanya Henry dengan mengusap pipi sang istri.


"Hmmmm... ! " gumam Abeth dengan mulut penuh makanan.


Sama hal nya dengan Tata, ia makan tanpa memperdulikan suaminya yang masih fokus dengan MacBook nya.


"Mas gak lapar?? " tanya Tata pada sang suami.


"Lapar sayang! " jawab Dave tanpa melihat ke arah Tata.


"Mau aku suapin?? " tawar Tata pada suaminya.


"Mas ingin memakan mu sayang? Apa bisa? " ucap Dave sembari menghentikan tangannya mengutak-atik MacBook dan mengangkat wajahnya melihat sang istri.


Tata mendengus kesal mendengar kata lapar versi suami mesum nya itu.


"Gak.... ! " tolak Tata tegas dengan wajah kesal.


"Hehehehe.... " Dave terkekeh melihat wajah cemberut istrinya.


Tata kembali melanjutkan makan nya tanpa menawarkan lagi pada suaminya. Setelah kenyang ia menyetel iPod nya dan memasang headset di telinganya untuk mendengar kan lagu-lagu sambil menunggu waktu yang tersisa hingga pesawat landing.


Akhirnya waktu yang di tunggu pun tiba, pesawat Ryder Air landing di Bandara di pulau tersebut.


Begitu pesawat berhenti, Tata dengan antusias berjalan duluan menuju pintu pesawat yang sudah di bukakan pramugara.


"Maldives..... I'm coming.... ! " teriaknya keras seraya merentangkan kedua tangan menghirup udara dengan wajah sumringah.


Setelah Tata giliran Abeth yang juga berteriak kencang.


"Maldives.... I'm comeback... ! " teriaknya juga sambil menghirup oksigen banyak-banyak.


Ia langsung turun menyusul Tata yang sudah turun duluan.


Dave dan Henry turun dengan wajah datar mereka dengan kedua tangan dimasukkan ke kantong celana mereka.



Salah satu pulau di Maldives..


Mereka sudah di tunggu oleh boat yang di kirim oleh pihak hotel untuk membawa mereka ke pulau lokal penduduk Maldives. Mereka memutuskan untuk langsung ke pulau tersebut tanpa ke kota Male terlebih dahulu.


Boat tersebut akan membawa mereka ke pulau Vaadhoo karena Tata menginginkan melihat keindahan malam di pulau tersebut yang terkenal dengan fenomena The sea of stars yang selama ini ia idam-idam kan.


"Ayo Mas.... ! " teriak Tata pada suaminya.


Dave tersenyum kecil sembari merangkul bahu istrinya menuju boat yang sudah menunggu mereka untuk langsung pergi ke pulau tersebut.


Bersambung...

__ADS_1


Selamat membaca dan selamat beraktivitas...


__ADS_2