Pembalasan Istri Yang Di Anggap Bodoh

Pembalasan Istri Yang Di Anggap Bodoh
77. Status baru


__ADS_3

Tidak ada yang tahu bagaimana dan kenapa hidup yang kita jalani begitu berbeda dengan hidup orang lain di sekitar kita. Ketika kita melihat hidup orang lain yang tampak begitu indah, saat itu juga orang lain melihat hidup kita juga lebih tampak sempurna, namun semua itu tidak sama seperti yang di lihat semua orang. Masing-masing mempunyai resiko dan takdirnya sendiri-sendiri dalam menjalani nya, yang terpenting hanya satu yaitu apapun keadaannya kita harus menerima nya dengan ikhlas dan lapang dada.


Apa yang terjadi dalam hidup Tata dan orang-orang di sekeliling nya, itu juga bukan kemauan mereka. Tidak ada seorang perempuan mau hidup menjanda dan tidak ada juga yang mau hidup sendiri. Semua orang pasti memimpikan hidup bahagia bersama pasangan mereka, bermain bersama anak-anak mereka dan hidup dengan tenang. Namun itu semua tidak akan di dapat jika kita tidak mendapatkan ujian hidup dari sang pemilik kehidupan ini.


Tata pulang ke rumah nya ketika hari sudah mulai gelap. Tepat dengan datang nya waktu magrib ia menginjakkan kakinya di rumah.


Tubuh dan pikirannya begitu lelah walaupun tidak melakukan kerja yang mengandalkan tenaga, tetapi memikirkan strategi dan siasat dalam menjaga diri dan orang-orang yang ada di sekelilingnya tanpa ada seorang pun yang tahu itu sungguh lebih lelah dari pada bekerja dengan menggunakan fisik saja.


Tata langsung mengguyur kepala nya dengan air dingin begitu memasuki kamar mandi. Ia sedang tidak ingin berendam berlama-lama di dalam bath up, yang di inginkan hanya mencoba mendinginkan kepalanya yang terasa begitu kusut dan berharap sedikit berkurang jika di guyur air dingin.


Setelah puas mandi dengan air dingin, ia lalu melakukan kewajibannya sebagai seorang muslim yang hampir saja terlewatkan karena terlalu lama mandi.


Ia hanya meminta agar ibunya selalu di berikan umur yang panjang dan kesehatan agar ia bisa membahagiakan orang-orang yang ia sayangi. Memohon ampunan atas segala kesalahan yang telah ia lakukan baik yang sengaja maupun yang tidak di sengaja, itulah bait doa yang selalu ia panjatkan setiap selesai mengadu kepada sang Pencipta.


"Tidak aku sangka, besok pagi adalah sidang keputusan pengadilan akan nasib rumah tanggaku! Satu tahun, hanya satu tahun saja usia pernikahan ini! Seandainya saja kamu hanya menjadi boneka Mama mu, mungkin aku akan mempertahankan mu dan mengeluarkan mu dari pengaruh toxic Mama mu! Tapi kesalahan fatal mu adalah menghianati aku dengan berbagi peluh dengan perempuan lain dan melakukannya seperti itu hal yang biasa saja.


Aku hanya berharap suatu hari nanti kau bisa berubah agar hidupmu menjadi lebih baik lagi dan menjadi pribadi yang lebih berguna bagi orang di sekitarmu! " ucap Tata sambil menatap foto pernikahan nya dengan Dika.


Ia lalu memasukkan foto pernikahan mereka, barang-barang yang dulu pernah di berikan Dika untuknya sewaktu mereka baru-baru menikah ke dalam sebuah kardus.


Ia lalu membawa nya turun dan memberikn nya kepada Bu Vira yang kebetulan hendak naik ke lantai atas.


"Bu, tolong bakar semua yang ada di dalam kardus ini hingga tak tersisa! " kata Tata dengan menyerahkan kardus tersebut ke tangan Bu Vira.


"Baik Nona! Oh ya, saya mau memanggil Nona untuk makan malam! " jawab Bu Vira sambil berjalan turun.


"Nanti saja, Bu! Saat ini aku belum begitu lapar! " sahut Tata sambil berjalan ke kamarnya.


Saat ini yang ia inginkan hanya mengistirahatkan sejenak tubuhnya di atas kasur kesayangan nya dengan nyaman. Tanpa menunggu berapa lama, ia pun tertidur sambil memeluk guling yang menjadi teman tidurnya setiap malam.


"Astaga ini anak! Di tungguin di meja makan eh taunya molor! " ucap Sandra ketika membuka pintu kamar Tata.


Ia lalu masuk untuk menyelimuti Tata dan berhenti sejenak melihat wajah damai Tata yang tertidur pulas. Ia duduk di samping Tata dengan tangan mengusap pelan kening Tata yang mengeluarkan keringat.


"Entah kenapa aku seperti merasa kau menyembunyikan sesuatu dari ku! Wajah mu terlihat begitu lelah dan seperti memikul beban yang berat sekali! Aku hanya berharap agar kau mau membagi beban mu dengan ku, setidaknya agar hatimu sedikit lega ketika mengeluarkan semua keluhan mu! Kita berteman dari kita kecil hingga sekarang walaupun kita sempat terpisah tiga tahun karena aku mengikuti suami ku yang sudah menjadi mantan, yang pada akhirnya juga kembali di sisi mu sebagai sahabat dan saudara. Terkadang aku berpikir kenapa takdir rumah tangga kita juga sama, sama-sama mempunyai suami yang menjadi boneka ibunya meskipun mantan suamiku tidak selingkuh, tapi tetap saja akhirnya kita sama-sama menjadi janda! Aku berharap kau selalu baik-baik saja, Tet! " ucap Sandra dengan lirih sambil membetulkan selimut Tata.


Ia lalu menghidupkan AC karena kecapean Tata lupa menyetel nya sehingga ia tidur mengeluarkan keringat karena gerah.

__ADS_1


Sandra lalu keluar setelah ia mematikan lampu kamar Tata, sedangkan Tata tetap tertidur pulas tanpa terganggu sedikit pun.


🌿🌿🌿


Esok paginya...


Tata bangun pas azan subuh berkumandang, akibat tertidur ia sampai ketinggalan shalat isya.


"Kenapa aku bisa kebablasan gini? Padahal aku paling sulit untuk tidur dan paling gampang jika terbangun! " gumamnya pelan sebelum masuk ke kamar mandi.


Ia mandi sebelum shalat subuh sebuah kebiasaan yang selalu di ajarkan Ibuk nya ketika ia kecil dan keterusan hingga sekarang.


Pagi ini ia sudah siap dengan pakaian formal nya celana kulot warna hitam, dengan atasan blouse warna putih dengan rompi di bagian luarnya berwarna hitam. Rambutnya ia ikat dengan ekor kuda dengan sentuhan poni di jidatnya.


"Cantik amat neng nyambut status baru! " ledek Sandra ketika ia baru sampai di meja makan.


"Biarin, sekalian mau cari suami baru! " jawab Tata sekenanya.


"Jiah keyen !!! " sahut Sandra dengan cekikikan.


"Ha... Ha... Ha... Abisnya dari kemarin itu mukak tegang amat kayak jemuran kering! Jadi gemes aku ! " ucap Sandra dengan tertawa geli.


"Tuh, urusin dulu rambut singa! Bangun tidur bukannya langsung mandi, eh langsung makan! Sikat gigi aja pasti belum, apa lagi tuh belekan nya masih pada nempel! Gimana nanti mau punya suami? Bisa ilfil nanti yang jadi suami mu nanti! " omel Tata dengan meng uyel-uyel rambut singa Sandra dengan gemes.


"Sakiiiit pauk!! " pekik Sandra ketika rambut nya di mainin Tata.


"Pagi-pagi udah ribut aja kalian berdua ini? " tegur Susan yang baru saja datang.


"Ya ampun Bontot.... Dari dulu gak berubah juga malasnya? Disisirin dulu napa sih itu rambut? Udah kayak sarang burung aja! " omel Susan lagi.


Tata cekikikan ketawa melihat Sandra makin cemberut di omelin kembali oleh Susan.


"Pigi ajalah klen! pening kali kepala ku dengerin omelan klen berdua! Bisa-bisa keluar asap nanti dari kupingku! " teriak Sandra dengan kesal.


"Udah, Ayok kita pigi? Udah mulai ngamok itu singa nya! " ajak Tata sambil menarik tangan Susan.


Tata mematung sesaat sebelum memasuki mobil nya. Ia menarik napas panjang kemudian mengeluarkan nya dengan kasar.

__ADS_1


"Gimana? Udah siap?? Bagi kita orang Indonesia, menjadi janda masih di anggap sebelah mata oleh sebagian orang-orang. Apalagi jika masyarakat nya masih berpikiran sempit dan menganggap janda itu begitu memalukan. Ketika kita bersikap ramah kepada mereka, mereka akan mengira kita centil seakan-akan mau menggoda suami mereka, dan jika kita cuek mereka juga menjudge kita sombong dan angkuh sehingga di ceraikan suami! Jadi, apapun nanti komentar orang tutup saja telinga kita. Karena kita hanya punya dua tangan yang tidak mungkin menutup semua mulut nyinyir orang yang lebih dari satu, jadi lebih baik kita gunakan kedua tangan kita untuk menutup telinga kita sendiri! Biarkan saja mereka mau bilang apa, toh yang menjalani nya juga bukan mereka. " ucap Susan panjang lebar.


"InsyaAllah siap! Masa bodo lah dengan omongan orang! Mau mereka menghina, ngata-ngatain aku, jelek-jelekin aku, masa bodo! Yang penting mereka jangan sampai menghina Ibuk aku, karena aku akan membalasnya dengan menggosok seember cabe setan ke mulut nyinyir mereka! " jawab Tata cuek.


"Itu baru sahabat aku! Semangat dong jemput status baru! " sahut Susan dengan tersenyum lebar.


"Ayo kita berangkat! " teriak mereka berdua dengan kencang.


🌿🌿🌿


Di sebuah Apartemen mewah, Dave baru saja bangun tidur setelah tidur jam tiga dini hari tadi. Ia terbangun ketika mendengar bunyi nyaring alarm yang sengaja ia setel agar tidak kebablasan tidurnya.


Ketika pekerjaan di kantor nya sedang menumpuk, Dave lebih sering berada di apartemen nya ketimbang di rumah. Selain karena jarak ke kantornya juga dekat, ia juga bisa menikmati gemerlap pemandangan dari balkon kamar apartemen nya dengan santai.


"Bos, meeting hari ini di tunda menjadi jam 2 siang? " teriak Arkansas atau biasanya di panggil Arka.


Dave yang masih di kamar mandi tidak menghiraukan teriakan Asisten nya itu. Ia tetap melanjutkan ritual bersih-bersih nya itu dengan santai


Ia keluar dari kamar mandi hanya dengan menggunakan handuk yang di lilit di pinggang kekarnya itu. Roti sobeknya tercetak dengan jelas dengan beberapa otot perut yang membentuk nya menjadi begitu sempurna, dan tak lupa rambut yang masih sedikit basah dengan beberapa tetes air menetes membasahi bahunya hingga membuat nya terlihat semakin seksi.


Ia masuk ke walk in closet untuk mengambil pakaiannya dan hanya membutuhkan waktu 10 menit, Dave sudah siap dengan pakaian formalnya.


"Bos, meeting nya di tunda jam dua siang? Kenapa sudah rapi pagi-pagi begini? " tanya Arka heran ketika Dave keluar dari kamarnya.


"Aku akan pergi ke pengadilan agama! Hari ini Ruby ku akan punya status baru dan aku akan memberikan nya ucapan selamat! " jawab Dave dengan santai sambil mengoles selai coklat pada rotinya.


"Astaga Bos! Bisa di gampar nanti kalau Bos nekat memberikan selamat sama orang yang baru saja menjanda? " pekik Arka dengan tepok jidat mendengar niat Bos nya yang di luar normal.


"Gak mungkin! Dia pasti suka jika aku beri bunga! Siapa yang bisa menolak pesona seorang Dave Ryder! " ucap Dave dengan pedenya.


"Serah Bos dah! Serah! " sahut Arka dengan malas.


Bersambung...


Selamat membaca dan selamat beraktivitas readers semuanya...


Semoga hari kalian menyenangkan πŸ’•πŸ˜...

__ADS_1


__ADS_2