Pembalasan Istri Yang Di Anggap Bodoh

Pembalasan Istri Yang Di Anggap Bodoh
Meratapi nasib...


__ADS_3

"Emang gak setia kawan lah si Bon-Bon! Di tinggalnya aku sendirian menjawab pertanyaan Kayla yang memang pertanyaan nya di luar anak kebanyakan! " gumam Sandra menggerutu dengan lirih.


"Ma, Aunty Tata udah gak tinggal sama kita lagi ya? " tanya Ila lagi sambil memainkan boneka duck nya alias Donal bebek.


"Siapa yang bilang sayang? " tanya Sandra balik.


"Sinho yang bilang! Katanya kalau perempuan dan laki-laki sudah menikah mereka akan tinggal barengan dan nanti akan punya bayi! " jawab Ila dengan entengnya.


"Kok Mama sama Papa belum punya bayi juga, kan Mama sama Papa udah tinggal bareng? " tambahnya lagi yang langsung membuat Sandra ingin kabur kemana saja.


"Yassalam.... Baru aja di bilangin! Ya Allah, bolehkah aku menangis sekarang! " gumam Sandra pelan dengan wajah nelangsa.


"Mama kok diam aja? Mama sariawan ya? " tanya Ila dengan polosnya dan berhenti memainkan bonekanya.


"Duh, ni anak kok omongannya sekarang makin pinter sih! Mau jawab iya, takut dosa udah bo'ong! Nanti kualat sariawan beneran! Gak di jawab nanti pertanyaan nya makin bertambah ke mana-mana! Aduh Gusti... Tolonglah hamba dari pertanyaan yang tidak bisa hamba jawab! " batin Sandra dengan mata terpejam.


"Mama ngantuk ya Ma?? " tanya Ila lagi dengan mengguncang lengan Sandra.


Ketika Sandra ingin menjawab, tiba-tiba Kadir nongol masuk ke dalam kamar bertanya kepada Putri nya.


"Ila.... Kenapa belum tidur Nak? Ila gak ngantuk? Dedek Kana udah tidur loh! Besok kan kita pulang ke Jakarta! " tanya Kadir seraya duduk di samping Sandra.


"Ila belum ngantuk Pa! Ila masih mau main sama Dodo! " jawab Ila dengan menunjukkan bonekanya.


Sandra langsung tersenyum girang karena ia punya alasan untuk kabur.


"Ila sayang nya Mama! Mama mau ke dapur dulu ya, haus! Mau ambil air minum! Ila sama Papa dulu ya mainnya! " ucap Sandra dengan lembut.


"Tapi Mama belum jawab pertanyaan Ila tadi loh? " jawab Ila dengan wajah cemberut dan melipat kedua tangannya di dada.


"Ila sayang ku... Ila tanya aja sama Papa! Papa pasti bisa jawab kok sayang! Ya kan Pa?? " ucap Sandra lagi dengan tersenyum lebar.


"Pertanyaan apa sih?? " tanya Kadir dengan muka bingung.


"Kamu tanya langsung deh Bang! Aku keluar dulu ya? Dah Abang, i love u... Muahh.... " jawab Sandra ambigu dengan melayangkan kiss jauh.


Ia langsung berlari keluar kamar dan membiarkan Kadir sendirian menjawab pertanyaan anaknya. Sepeninggalan Sandra, Kadir bertanya pada Kayla apa pertanyaan nya. Saat Kayla mengulang kembali pertanyaan nya, Kadir langsung tepok jidat karena ia mengerti kenapa Sandra buru-buru keluar kamar alias kabur dari pertanyaan Kayla.


"Awas kamu sayang! Kamu ngerjain Abang! Kamu tunggu pembalasan Abang! " batin Kadir menyeringai licik.


🌿🌿🌿

__ADS_1


Setelah makan malam, semua keluarga berkumpul di ruang keluarga tidak terkecuali iparnya Mami Sita, Aunty Ela beserta anak dan suaminya. Termasuk mertuanya Abeth yang juga menginap di rumah keluarga Ryder. Awalnya mereka akan menginap di hotel, tapi Mami Sita melarang besannya karena kamar di rumah mereka banyak dan biar mereka berkumpul secara bersama-sama.


Saat Mami Sita bercerita tentang Tata yang menangis saat tahu lemari di kamar Dave adalah miliknya, semua orang langsung tertawa geli yang membuat Tata menjadi malu karena ketahuan banyak uang tapi pelit untuk diri sendiri.


"Ya ampun sister! Uangnya Dave gak bakalan habis kalaupun beli sekalian mall nya juga! " ucap Giselle terkekeh geli.


"Iya Ta, jadi mulai besok kita akan shopping beli semua kebutuhan kamu! Biar kamu gak kaget lagi kalau beli barang-barang bermerek! " jawab Abeth ikut menimpali.


"Tapi, sayang kak beli barang mahal yang di pakainya juga kadang-kadang! Mendingan kita kasih aja uangnya untuk yayasan sosial atau untuk pembangunan masjid! " jawab Tata agak keberatan.


"Astaga Tata adik ipar ku tersayang! Urusan amal sudah ada bagiannya masing-masing! Sekarang ini jatah untuk belanja kita sebagai seorang perempuan! Udah... Gak usah pikirin hal lain! Besok kita belanja! Kamu ikut kan sel? " ucap Abeth santai sambil bertanya pada Giselle.


"Ikut dong Sis... " jawab Giselle dengan wajah bahagia.


"Kalau kalian belanja, sekalian kalian beli barang-barang hantaran untuk Tata! Karena pernikahan kalian mendadak, jadi hantarannya belakangan kita siapkan! Mumpung kamu ikut, kamu beli ya sayang barang-barang untuk hantaran yang kamu suka! " sahut Mami Sita ikutan bicara.


"Tapi Tata gak ngerti barang hantaran itu barang apa saja! " ucap Tata jujur.


"Betul kata Tata Mi, Abeth juga gak tahu barang-barang hantaran itu apa saja! " sahut Abeth membenarkan ucapan Tata.


"Betul juga ya... Jadi siapa ya yang bisa menemani kalian belanja?? " ucap Mami Sita berpikir keras.


"Wah daebak.... Papi memang the best! Ya udah Mami akan telpon Tante Marina dulu! Mudah-mudahan besok dia bisa menemani kalian belanja beli barang hantaran sekalian nanti kalian bawa barang tersebut ke rumah nya. Biar anak buahnya yang mengemasnya menjadi cantik. " ucap Mami Sita tersenyum bahagia dengan memberikan jempolnya pada Papi Dayton.


Mereka pun berbincang sambil bercanda sampai mereka bubar karena mengantuk dan masuk ke kamar masing-masing.


🌿🌿🌿


Di apartemen mewah.


Dave berbaring di dalam kamar di atas kasur nyamannya sambil menatap langit-langit kamar dengan menghela napas kasar.


"Gini banget nasib ku.... Niat mau lamaran eh langsung di nikahkan! Awalnya senang banget karena tidur gak sendiri lagi dan bisa menikmati indahnya surga dunia, eh nyata nya di suruh puasa selama dua bulan! Nasib... Nasib... ngenes banget nasib ku! " ucap Dave meratap seorang diri.


Setelah Dave makan malam bersama Grandma dan Grandfa nya, ia memilih masuk ke dalam kamar saja. Ia malas gabung dengan Grandfa dan Grandma nya yang menonton televisi di ruang santai. Ia malas melihat pasangan orang tua itu duduk dua duaan sambil bercengkrama berdua, dan ia hanya akan menjadi obat nyamuk untuk mereka berdua.


"Dave.... Dave... Ngenes banget nasib kamu! Masa kalah sama Grandfa dan Grandma mu yang sudah tua asyik mesra-mesraan berdua! Baru aja jadi pengantin baru, udah di pisahin kayak gini! Haah... Nasib... Nasib... " ucap nya lagi mengejek dirinya sendiri.


Saat meratapi nasib nya yang sendirian dalam kamarnya, tiba-tiba ada panggilan video yang membuat Dave melonjak kegirangan. Ia cepat-cepat mengangkat panggilan tersebut dengan tersenyum manis.


"Hallo Assalamu'alaikum Mas? Udah tidur ya? "

__ADS_1


"Waalaikumsalam sayang... Belum kok, Mas belum tidur! Kamu udah mau tidur ya sayang?


"Tadinya sih iya... Cuma sehabis shalat isya ngantuk nya ilang! Aku kepikiran Mas! Makanya aku video call Mas! "


"Oh gitu... Mas kangen banget sama kamu sayang... Mas bahagia lihat wajah cantik istri Mas! "


"Kalau kangen kenapa gak telpon atau video call? "


"Mas takut kamu gak suka di telponin terus atau di video call terus! "


"Mana ada sih Mas istri yang gak suka di telpon suaminya, atau di video call suaminya! Pasti semuanya suka, termasuk aku! "


"Beneran nih! Awas ya kalau besok-besok protes kalau Mas telpon dan video call terus! "


"Ya gak terus-terusan juga kali Mas telponnya! Masa iya setiap satu jam teleponan atau video callan... Kan gak lucu ! Kapan aku makannya, kerjanya, atau sholat nya! "


"Ya udah kalau gitu mulai besok Mas akan telpon atau video call tiga kali sehari! "


"Kayak minum obat aja sehari tiga kali ! "


" Biarin... Maunya Mas setiap jam seperti kata kamu tadi! "


"Ya udah terserah Mas aja! Oh ya Mas, besok aku gak ke restoran dulu. Aku sama Kak Abeth dan Giselle akan belanja barang hantaran dengan di temani temannya Mami kalau gak salah Tante Marina nama nya! Jadi Mas gak usah jemput aku kesini! Mas gak papa kan?? "


"Gak papa kok sayang... Yang penting besok jangan lupa kabarin Mas di mall mana kalian belanja! "


"Iya Mas... Ya udah, aku mau bobok dulu ya Mas, udah ngantuk nih! "


"Iya... Tidur lah sana! Jangan lupa baca doa dulu sebelum tidur! Good night sayang... happy nice dream.... I love you... "


"Iya Mas... Good night too my Husband.... I love you too... Muach... "


Mereka pun saling mematikan panggilan video nya masing-masing dan sama-sama pergi berlayar ke pulau kapuk.


Bersambung...


Selamat membaca dan selamat beristirahat readers tercinta akuh...


Happy weekend bersama keluarga tercinta...


Love you segede truk kontainer 😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2