
"Loh, Papi sudah pulang? Cepat amat Pi? "tanya Abeth heran.
"Justru Papi yang heran, Dave katanya mau ambil berkas yang tertinggal di kamar nya. Jadi Papi suruh pulang ambil berkasnya, tapi sampai sekarang gak balik-balik itu anak ke kantor? Apa Dave masih di rumah? " Papi Dayton nanya balik.
"Gak ada Dave pulang! " jawab Mami dengan di barengi anggukan Abeth dan para pelayan.
"Ya sudah lah kalau begitu! Papi mau istirahat aja lah, Biarkan saja Dave yang nanti kembali ke kantor! " ucap Papi sambil duduk di sofa.
"Kalau gitu, Tata pulang dulu ya Mi, nanti kalau gelang nya udah di ketemukan kasih tau Tata ya Mi? " ucap Tata pamit.
"Kenapa gak setelah makan siang aja pulangnya? Kan kita bisa makan siang sama-sama? " ucap Mami sangat tidak rela Tata pulang.
"Kapan-kapan aja ya Mi? Nanti Tata bakalan main kesini lagi kok! " jawab Tata tetap menolak.
"Beneran ya main ke rumah Mami lagi? " ucap Mami Sita dengan wajah mulai ceria.
"InsyaAllah Mami! Mami juga bisa nelpon Tata kapan aja kalau Mami lagi bosan! " jawab Tata menyakinkan Mami Sita.
"Oke deh kalau gitu! Hati-hati ya Ta di jalan! " ucap Mami Sita melepaskan Tata pulang.
Tata pun menyalami Papi, memeluk Mami dan Abeth dan tak lupa menyalami para mbok pelayan yang mana membuat mereka sungkan tapi Tata tidak perduli dan tetap menyalami mereka yang lebih tua dari nya dengan hormat.
"Ya Allah, santun banget ya Ndoro Non Tata! Pelayan rendah kayak kami sampai di salami kayak orang tua di salami anaknya! " ucap Mbok Sri sambil menetes air mata haru selepas Tata pergi.
"Iya, Mbok! Lastri jadi pengen nangis di hargai dan di hormati kayak gini sama Non Tata! " jawab temannya juga dengan rasa haru.
"Siapa bilang kalian pelayan rendah! Kalau ada yang rendahin kalian, kalian harus lawan! Tidak boleh ada yang menginjak harga diri orang yang tinggal di rumah keluarga Ryder! Termasuk kalian semua! " ucap Mami Sita dengan tegas.
"Terimakasih Ndoro! Kami beruntung mempunyai majikan yang sangat baik seperti Ndoro! "jawab Mbok Sri di barengi anggukan semua pelayan.
"Sama-sama, sekarang ayo kita siapkan makan siang! Hari ini saya mau masak yang enak-enak untuk kita semua! " sahut Mami Sita sambil berjalan kebelakang.
Setelah Mami Sita dan para pelayan beranjak dari ruang tamu, Abeth mendekati Papi nya dengan membisikkan sesuatu.
Tampak wajah Papi Dayton berubah menjadi tidak enak di lihat dan segera beranjak dari ruang tamu di ikuti Abeth dari belakang.
Mereka memasuki ruang kerja Papi Dayton dan ternyata Dave sudah duduk nangkring di atas kursi kebesaran Papi Dayton layaknya seorang bos.
__ADS_1
"Ternyata kamu di sini, Dave? Kok gak kelihatan kamu masuk ke rumah tadi? "tanya kakak nya dengan heran.
"Pasti kamu diam-diam masuk kan? " tebak Papi Dayton.
"So pasti! Diam-diam menyelinap saat orang-orang sedang lengah! " jawab Dave santai.
"Perlihatkan pada Papi rekaman CCTV kejadian yang di ceritakan kakak mu tadi Dave! " perintah Papi dengan nada dingin.
Tanpa banyak bertanya, Dave mengutak-atik laptop di atas meja dan kemudian menunjukkan rekaman pada saat Ajeng dan orang tuanya datang, sewaktu orang tuanya menghina Abeth dan Dave, dan pada saat Tata mengusir orang-orang itu dengan santai tanpa takut sedikitpun.
"Seperti nya pilihan Mami kalian memang tidak salah pada wanita itu! Firasat Papi mengatakan jika wanita itu bukan wanita sembarangan, ketika di dekatnya Papa seperti merasa ada aura yang begitu kuat di dalam dirinya yang bisa membuat orang takluk dalam artian tidak mudah untuk di kalahkan atau di bodoh-bodohi. Sangat beruntung jika mendapatkan Tata sebagai seorang istri! " jawab Papi Dayton dengan dugaannya.
"Papi benar! Abeth merasa jika Tata bukan wanita yang gampang untuk di tindas, apalagi untuk orang seperti Om Galang dan antek-antek nya! Hanya saja kita tidak bisa berpangku tangan, Pi. Kita harus melindungi Tata secara diam-diam walaupun itu tidak berpengaruh apa pun. " ucap Abeth memberikan pendapat nya.
"Suaminya saja yang bodoh, mensia-siakan perempuan tangguh seperti Tata! Dan aku akan menjadikan nya ratu di dalam istana Ryder! " ucap Dave dengan menimang-nimang sebuah gelang kaki.
"Hei! Itu kan gelang kaki yang di cari-cari Tata? " teriak Abeth spontan ketika melihat gelang kaki di tangan Dave.
"Wah, ternyata kau sudah garcep duluan rupanya? " sindir Abeth dengan senyuman jahil.
"Tentu saja! Dialah yang membuatku pertama kali bangun setelah 15 thn aku tidur seperti orang mati! Bahkan semua dokter yang ada di dunia pun tidak bisa membangunkannya walaupun berbagai macam obat dan cara yang mereka lakukan pada ku selama ini! " jawab Dave sambil terus menimang gelang kaki itu dengan senyum-senyum sendiri.
"Benar Pi, waktu itu aku baru saja bertemu klien di sebuah cafe! Kemudian aku melihat wanita yang mau jatuh karena hilang keseimbangan karena di tabrak orang dari belakang. Awalnya aku tidak perduli, tapi entah kenapa aku malah reflek mengejarnya dan menangkap tubuh nya agar tidak jatuh ke tanah. Eh malah adik kecil ku langsung bangun ketika tidak sengaja mencium aroma tubuhnya berbau Levender. Karena takut ketahuan di bilang mesum, aku langsung kabur setelah menolong nya. Dan apes nya lagi, adik kecil ku malah bangun terus sampai aku kembali ke kantor. " jawab Dave dengan wajah merona malu.
"Huahahaha... Ha... Ha.. " Abeth tertawa terpingkal-pingkal mendengar penderitaan adik nya menahan sesak di dalam celana.
"Alhamdulillah, Dave! Papi senang dengar nya! Mami kamu pasti senang juga kalau dengar kabar baik ini! " ucap Papi penuh syukur.
"Jangan dulu Pi, jangan katakan sebelum aku mendapatkan hati calon mantunya Mami! " jawab Dave melarang Papi nya.
"Oke! Pokoknya kamu harus bisa menjadikan Tata menantu keluarga Ryder! Taklukkan hatinya dengan hati dan cinta yang tulus bukan karena fisik dan harta! " ucap Papi Dayton mendukung niat Putra nya.
"Emangnya kamu yakin bisa membuat Tata jatuh cinta sama kamu? " sahut Abeth meledek adiknya.
"Pastinya! Dia akan jatuh cinta pada ku seperti aku yang jatuh cinta padanya pertama kali! " jawab Dave dengan Pede nya.
"Aku terpesona melihatnya sebelum kejadian adik kecil ku bangun tiba-tiba! Saat itu aku melihat nya mendorong kursi roda wanita tua yang mungkin ibunya di rumah sakit. " jawab Dave sambil tersenyum mengingat pertemuan pertama nya itu.
__ADS_1
"Pokoknya Papi hanya bisa berpesan! Jika kau benar-benar mencintai nya, perlakukan dia seperti layaknya seorang ratu yang akan mengisi tahta di hatimu, jangan pernah kau sakiti hatinya karena pantang bagi laki-laki keturunan Ryder menyakiti hati wanita yang di cintai nya! " ucap Papi Dayton sambil menepuk pelan bahu Dave.
"Dicariin dari tadi, rupanya kalian ngumpul di sini? Pada ngomongin apa sih ini? " ucap Mami Sita tiba-tiba datang dan membuka pintu lebar-lebar.
"Gak ngomongin apa-apa sih Mi, hanya memberikan nasihat karena Dave mau menaklukkan hati calon menantu Mami itu! " jawab Papi Dayton tidak sepenuhnya berbohong.
"Wah, Beneran ini, Dave? " tanya Mami setengah tidak percaya.
Dave menganggukkan kepalanya yang mana membuat Mami tambah tersenyum bahagia.
"Mami akan mendoakan semua niatmu di jabah sama Allah SWT.. " ucap Mami Sita dengan tersenyum bahagia.
"Aamiin.... " jawab mereka semuanya.
"Sekarang waktunya kita makan siang! Mami udah laper banget ini! " ajak Mami dengan menggandeng lengan Papi keluar dari ruang kerja.
Mereka sekeluarga makan siang bersama para pekerja yang ada di rumah besar itu, walaupun bukan dalam satu meja karena mereka para pelayan tidak ada yang mau melakukannya walaupun di suruh selama ini.
πΏπΏπΏ
Sepulang dari rumah Mami Sita, Tata sengaja tidak datang ke restoran nya. Ia meminta Sandra lah yang mengecek restoran seperti biasanya.
Tata langsung pulang ke rumah dan memasuki ruangan kerjanya dengan mengunci pintu. Ia kemudian turun ke ruang rahasia di bawah dan langsung menuju kursi santainya dengan mengutak-atik keyboard yang ada di meja panjang di hadapan nya itu.
Layar besar yang terpampang di depan Tata menampilkan kan sambungan video dengan beberapa tangan kanannya yang sudah mulai terhubung satu sama lain.
"Selamat siang semuanya! Angel, aku sudah mengirim sebuah foto melalui email mu dan aku pinta untuk mencari semua informasi tentang foto tersebut. Cari kelemahan dan kesalahannya sekecil apapun, cari juga sumber kekayaannya serta dari mana semua itu berasal. Cari dengan jeli kelemahan perusahaan yang ia punya dan cari tahu juga keadaan nya sekarang ini, masa lalu nya dan masa lalu keluarga nya dan semua rahasia yang mungkin saja mereka simpan selama ini! 2x24 jam semuanya harus ada di email ku, Angel! Apa kau mengerti! " ucap Tata tanpa berekspresi.
"Siap kakak! " jawab Angel dari layar besar itu.
"Leon, Tiger, perintahkan bawahan kalian untuk memata-matai keluarga itu dan perintah kan juga beberapa bawahan mu untuk mengawasi diam-diam kediaman keluarga Ryder! Jika ada sesuatu yang mencurigakan, segera laporkan kepada ku! " perintah Tata dengan tegas.
"Siap kakak! " jawab mereka berdua bersamaan.
Bersambung...
Selamat membaca dan selamat beraktivitas readers semuanya...
__ADS_1
Semoga hari kalian menyenangkan ππ..