
Setelah Bi Sur pergi meninggalkan rumah, Delia cepat-cepat menutup pintu dan masuk ke dalam kamar nya untuk mengambil botol obat yang ia beli dari kenalannya.
Ia pergi ke dapur dan membuatkan teh hangat untuk Riko. Setelah teh siap, ia meneteskan beberapa tetes obat yang di beli ke dalam teh yang sengaja ia buat untuk Riko. Ia mengaduk nya secara perlahan dan tersenyum puas melihat teh nya sudah siap di minum.
"Ha... Ha... Ha.. Sebentar lagi kau akan menjadi milikku selama nya Riko! Rencana ku berjalan dengan lancar tanpa hambatan. Tanpa aku harus bersusah payah, babu itu pergi juga dengan sendirinya. Kamu pintar banget Delia! Ha... Ha... Ha... " Batin Delia dengan tertawa bahagia.
Ia pun mengetuk kamar Riko dengan keras, namun tidak ada jawaban. Kesal karena terlalu lama berdiri, Delia meletakkan teh buatannya di atas meja. Ia membuka semua lemari untuk mencari kunci cadangan. Ia menggeledah semua isi rumah yang mana membuat nya cukup berantakan.
"Sialan! Dimana kunci serap kamar ini! Bisa-bisa nanti keburu pulang tuh babu! Bisa gagal nanti rencana ku! " ucap Delia dengan wajah kesal.
Ia kembali mencari hingga ke lemari yang ada di dapur, namun semuanya tidak membuahkan hasil. Ketika ia sibuk mencari kunci serap kamar Riko, Riko bangun dan keluar dari kamar nya yang mana membuat Delia tersenyum bahagia dan pura-pura membereskan rumah yang tampak berantakan.
"Alhamdulillah Mas sudah keluar dari kamar! Oh ya Mas, ini teh titipan Bi Sur! Karena Mas tadi belum keluar kamar, aku letakkan saja teh nya di situ! Bi Sur pergi sebentar ke mini market . " ucap Delia dengan wajah bahagia.
"Biarkan saja di situ! Aku mau minum air hangat! " jawab Riko dengan datar.
Delia tersenyum bahagia mendengar Riko mau menjawab ketika ia bicara. Ia senyum-senyum sendiri membayangkan rencananya berhasil 100% karena Riko sudah mulai lunak terhadap nya.
Setelah mengambil air hangat, Riko langsung meneguk nya hingga tandas. Ia kembali ke kamar nya, namun ia tetap mengambil teh yang dikatakan buatan Bi Sur dan membawanya kedalam kamar.
Delia senyum-senyum sendiri membayangkan Riko meminum habis teh yang ia buat tadi. Ia tidak menyadari dari ia membuat teh, sepasang mata mengawasi nya dari tempat yang tidak di sangka-sangka dan merekam semua yang ia lakukan tadi.
__ADS_1
"Bawa lah tehnya ke kamar mu Mas! Setelah itu kamu akan bangun dengan aku di samping mu dan dalam pelukanmu! " ucap Delia dengan seringainya.
Delia menempelkan kupingnya dekat ke pintu, agar bisa mendengar suara Riko jika ia belum tidur. Namun ia tidak mendengar suara apapun. Ia pun mengambil kawat kecil di lemari dapur tadi dan memasukkannya ke dalam lubang kunci, agar kunci yang di dalam kamar terdorong keluar hingga lepas dari pintunya.
Usahanya membuahkan hasil, kunci tersebut lepas dan jatuh ke lantai. Ia segera jongkok dan memasukkan kawat yang agak sedang besarnya untuk menarik kunci tersebut agar bisa keluar.
Ia mengucapkan syukur karena kuncinya bisa ia dapatkan dengan susah payah.
Ia membuka pintu tersebut dengan pelan-pelan takut ada yang dengar.
Delia memasuki kamar Riko dengan wajah pongahnya dan tersenyum lebar ketika melihat teh yang ia bikin sudah habis. Ia tersenyum bahagia melihat Riko yang sudah tertidur pulas di tempat tidur karena meminum teh yang sudah ia campur dengan obat tidur.
Ia langsung melucuti pakaian yang melekat di tubuh Riko dan tanpa malunya ia juga melucuti celana panjangnya sehingga hanya meninggalkan Boxer nya. Delia juga membuka semua pakaian nya hingga menyisakan pakaian dalamnya saja. Ia lalu naik ke atas tempat tidur, berbaring di samping Riko kemudian selfie menggunakan ponselnya dan memotret beberapa pose yang seolah-olah mereka melakukan hubungan suami istri.
Delia kembali berbaring di samping Riko agar jika nanti Riko terbangun ia mengira jika mereka sudah tidur bersama.
🎍🎍🎍
Orang nya Tata mengikuti dan mengawasi Dian ketika ia keluar dari penjara tanpa mengenal lelah. Mereka bahkan mengikuti Dian hingga menyewa rumah yang jaraknya masih tidak terlalu jauh dari rumah Dian.
Tentu saja uang sewanya memang uang yang Tata persiapkan untuk kelancaran misi mereka. Mereka mengawasi Dian 24 jam dengan melihat melalui teleskop karena mereka menyewa rumah yang mempunyai dua lantai.
__ADS_1
"Bos, target sekarang ini bergerak keluar rumah di jemput seseorang yang menggunakan topi dan kami sudah mengirim gambar orang itu ke email Bos! Bos bisa mengirimkan foto tersebut kepada Bos besar. " ucap pria tersebut melalui sambungan telepon kepada atasannya Tiger.
Tiger yang mendapat laporan dari bawahannya langsung mengirimkan foto pria yang menjemput Dian dari rumah nya menuju ke sebuah perumahan yang cukup mewah untuk kalangan kelas atas.
Tata sedang menelpon Tegar agar membawa Nana dan Sandra kembali ke kota setelah berlibur selama dua minggu. Karena ibunya dan ayahnya Nana betah di sana, ia hanya membawa dua orang itu saja yang pulang ke kota. Tata menambah penjaga yang akan mengawasi villa nya agar tidak ada yang mengganggu kenyamanan ibunya di sana.
Ia belum membuka email yang di kirimkan Tiger padanya karena ia masih di ruang pribadi nya yang ada di restoran.
Sedangkan Dian sedang melakukan pesta bersama beberapa orang pria paruh baya di sebuah perumahan mewah di dearah xxx.
"Makasih ya Om! Sudah mau membebaskan aku dari tempat terkutuk itu! Aku akan memberikan pelayanan yang berbeda dari biasanya! " ucapnya dengan nada manja bergelayut di pangkuan pria yang pantasnya ia sebut ayah.
"Tentu saja Om akan membebaskan mu dari sana sayang ! Bisa mati Om kalau tidak mendapatkan pelayanan yang sangat memabukkan itu! " jawab nya sambil mengusap pelan paha Dian yang terekspos dengan bebas karena ia memakai pakaian yang sangat minim sehingga dengan sekali sentakan pakaian tersebut langsung lepas dari tubuh seksi nya itu.
Mereka tidak tahu jika pesta mereka sudah di rekam orang-orang nya Tata yang dengan lihai meletakkan kamera di rumah itu setelah menyamar sebagai tukang bersih-bersih.
"Dasar orang-orang bodoh! Melakukan pesta menjijikkan seperti itu di lingkungan yang ramai penduduk nya! " ucap Tiger dengan pandangan jijik menatap layar laptopnya.
Bersambung...
Selamat membaca dan selamat beraktivitas readers semuanya...
__ADS_1
Semoga hari kalian menyenangkan 💕😍...