Pembalasan Istri Yang Di Anggap Bodoh

Pembalasan Istri Yang Di Anggap Bodoh
Mulai cemburu...


__ADS_3

Tata keluar dari kamar mandinya dengan bersenandung kecil. Ia senang karena rasa sakitnya sudah agak berkurang dan ia bisa berjalan kembali meski masih agak sedikit kaku, tapi tidak sesakit tadi sesaat sebelum ia berendam.


Ia tersenyum saat melihat kamarnya yang tadi seperti kapal pecah, sekarang sudah kembali rapi dan tercium bau wangi pengharum ruangan. Ia pun melakukan haknya sebagai seorang muslim bersujud kepada yang pemberi kehidupan. Selesai shalat, Ia lalu memasuki walk in closet untuk mengambil pakaian. Saat ini ia hanya menggunakan pakaian dalam berdiri di depan lemari yang sudah terbuka.


"Baju mana lah yang bagus aku pakai ini! Kalau pakai yang ini jejak Mas Dave kelihatan jelas banget! Tapi kalau pakai ini tertutup sih, tapi masa iya panas-panas kayak gini pakai sweater rajut hingga menutup leher, Nanti di kira orang aku lagi flu pakai sweater musim panas gini ! Duh, pakai apa ya?? " gumam Tata bingung.


"Atau pakai gamis aja kali ya langsung jilbab Syar'i nya biar sekalian ikut pengajian mamah dedeh! Di jamin gak ada yang lihat lagi macan tutul di tubuh aku! " ucap nya lagi sambil membongkar isi lemari.


Dave yang pergi ke bawah membuatkan makanan untuk istri tercinta, masuk ke dalam kamar dengan penuh tanda tanya seorang diri karena tidak melihat keberadaan istrinya. Ia meletakkan nampan berisi makanan di atas meja dan mencari Tata ke kamar mandi namun tidak di temukan.


Lalu ia memasuki walk in closet karena yakin jika istrinya berada di sana. Ia melihat Tata mengaduk-aduk isi lemari seperti mencari sesuatu dengan menggunakan Bra dan CD saja sambil mengoceh sendiri.


Dave tersenyum geli melihat tubuh istrinya sudah berubah menjadi kulit macan tutul karena penuh jejak kepemilikan yang ia buat.


Dengan diam-diam ia mendekati Tata dari belakang dan hap.... Ia memeluk Tata dari belakang dengan tangannya melilit pinggang ramping istrinya itu.


"Astaghfirullah hal adzim Mas.... ! Ngagetin aja sih! Untung aku gak jantungan! " ucap Tata kaget dan langsung tahu jika yang memeluk nya sang suami.


"Cari apa sih sayang, sampai isi lemari kamu bongkar semua! " tanya Dave dengan dagunya yang bertumpu di bahu Tata.


"Aku gak punya baju Mas... ! Semuanya gak bisa nutupin cap kamu ini nih! " rengek Tata dengan menunjuk leher nya.


"Gak usah pakai baju, nanti juga Mas buka semuanya! " ucap Dave dengan tangan bermain-main di dadanya Tata.


"Aku serius loh Mas... Gak bercanda! " ucap Tata sebel.


"Mas juga serius loh sayang... ! Kapan Mas bercanda nya? " sahut Dave balik.


"Gak usah ngadi-ngadi deh Mas, yang ini aja masih sakit! Masa iya mau lanjut lagi! Bisa-bisa pingsan beneran aku di garap terus tanpa istirahat sejenak! " omel Tata merenggut kesal.


"Ha.... Ha..... Ha... Sensi banget sih Nyonya Ryder! Pakai piyama aja, toh kamu juga di kamar juga kan? Emangnya mau kemana sih? Mau turun?? Jalan aja susah kayak bebek gitu, pakai mau turun segala lagi! " ucap Dave tertawa melihat istrinya mengomel.


"Kan bisa pelan-pelan jalannya Mas... ! Aku mau cuci seprei bekas kita tadi itu di bawah! Nanti nodanya gak hilang kalau di biarkan lama-lama! " jawab Tata ngeyel.


"Udah.... Di kamar aja! Biar nanti Mas yang cuci kan! Dah, ayo kita makan dulu! Kita kan belum makan siang, Mas lapar! " ucap Dave tidak mau di bantah.


Tata pun patuh dengan ucapan suaminya, ia pun memakai piyama lengan panjang. Lalu berjalan pelan mengikuti suaminya ke sofa yang ada di dalam kamar.


Ia tersenyum senang saat melihat dua piring nasi goreng seafood tersaji di atas meja dengan dua gelas orange jus.


"Kenapa di lihatin aja? Ayok makan! Mudah-mudahan kamu gak ada alergi makanan seafood, sayang! Mas sengaja masak ini untuk istri Mas yang tercinta, ayo di coba! " tegur Dave saat melihat Tata hanya melihat saja nasi goreng tersebut.


"Serius nih Mas yang masak?? " tanya Tata agak ragu-ragu.


"Wah.... Kayak nya istriku ini meremehkan suaminya ini rupanya... ! Asal kamu tahu saja sayang, Mas sudah terbiasa hidup mandiri di luar negri, dan selama itu pula mengerjakan semua pekerjaan rumah seorang diri! Jadi, jangan ragukan kemampuan suamimu ini dalam hal masak-memasak! " jawab Dave dengan pedenya.


"Hebat.... ! Mas hebat banget! Ya udah, aku makan ya... ! " ucap Tata kagum seraya bertepuk tangan.


Ia lalu memasukkan sesendok nasi goreng tersebut ke dalam mulutnya. Sesuap, dua suap hingga semuanya habis tidak tersisa di lahap Tata hingga tidak berbekas.


"Uenak bangettt... ! Ini untuk aku aja, Mas makan yang lain aja ya di bawah! " ucap Tata dengan merebut piring nasi goreng yang ada di hadapan Dave.


Ia langsung memakannya dengan lahap seperti orang yang tidak di kasih makan selama tiga hari. Dave tersenyum geli melihat istrinya memakan nasi goreng dengan begitu rakus seakan-akan takut makanan nya di rebut orang.

__ADS_1


"Pelan-pelan makannya sayang... ! Gak ada yang mau merebut nya kok! Mas sengaja bikin dua emang untuk kamu semuanya.. ! " ucap Dave seraya menyodorkan gelas berisi air putih kepada Tata yang hampir tersedak.


Tata menerima air putih yang di berikan suaminya dan meminumnya hingga habis. Ia lalu melanjutkan makan nasi goreng buatan suaminya hingga ludes tidak tersisa. Sedangkan Dave hanya meminum orange jus yang ia buatkan dua.


"Alhamdulillah.... Kenyang... ! " ucap Tata bersyukur setelah nasi goreng nya habis.


Dave lalu membereskan piring kotor tersebut dan mengambilkan orange jus lalu memberikannya kepada Tata.


"Kamu di kamar aja ya sayang, Mas mau mencuci seprei kita dulu di bawah! " Ucap Dave dengan mengambil keranjang pakaian kotor dan meletakkan nampan piring kotor di atasnya.


Ia membawa semuanya ke bawah sekaligus agar tidak bolak-balik naik turun tangga.


"Apa gak papa Mas yang cuci nya? Ntar ketahuan Mami, Tata di marahin lagi Mas? " tanya Tata lagi dengan wajah gak enakan.


"Halah, mana ada Mami marahin kamu sayang! Yang ada nanti Mas yang di suruh-suruh kayak Mbok Nah! " jawab Dave santai.


"Ya udah, jangan lama-lama ya Mas nyucinya! Abis nyuci langsung ke sini lagi! " ucap Tata akhirnya pasrah dan membiarkan suaminya yang melakukan semuanya.


Dave mengecup kening Tata sebelum keluar kamar membawa pakaian kotor yang akan ia cuci di lantai bawah.


🌿🌿🌿


Kadir mengantar Sandra dan Kana pulang ke rumah setelah mereka selesai makan siang. Ia memberitahu Anika, Riko, Nana dan ayah Jamal apa yang terjadi dengan Dika.


Anika menangis di pelukan Nana karena ia tidak diperbolehkan Kadir untuk ikut ke rumah sakit. Saat ini Anika juga sedang hamil besar yang tidak bisa membuat nya bebas berkeliaran di rumah sakit yang rawan penyakit. Kana saja terpaksa di bawa Sandra karena tidak bisa di tinggalkan di sembarangan penitipan meskipun itu di rumah sakit yang menyediakan tempat penitipan anak.


Kadir kembali ke rumah sakit bersama Riko, karena ayah Jamal juga di larang ikut dan diminta untuk menjaga Anika saja di rumah bersama yang lainnya.


"Kak, Bang Dika gimana ya keadaan nya sekarang? Aku nyesel dulu gak mau kunjungi dia di penjara! Aku udah jahat pada kakak aku sendiri! " tanya Anika pada Sandra sembari duduk di ruang keluarga bersama Nana.


"Kakak juga gak tau Nika! Hanya saja tadi sewaktu kami di sana, Dika tidak sadarkan diri dengan tubuh terpasang oksigen alat bantu napas! Mas Kadir tampak shock waktu dokter mengatakan agar semua keluarga banyak-banyak berdoa karena semuanya tergantung sang Pencipta! " jawab Sandra dengan jujur.


Anika menangis kembali saat mendengar jawaban Sandra, ia benar-benar tidak menyangka jika Abang nya Dika akan mengalami hal yang seperti ini.


"Apa ini karma untuk Bang Dika ya Kak karena dulu menyakiti hati Kak Tata? " ucap Anika lagi dengan terisak-isak.


"Kakak gak tau Nika, apakah ini karma atau bukan! Semoga semua baik-baik saja dan Dika cepat keluar dari masa kritis nya! " jawab Sandra lagi.


"Mungkin saja ini sebagai jalan Allah untuk menghapus dosa-dosa Bang Dika, karena yang aku tahu jika kita di berikan sakit berarti Allah sayang dengan kita karena kita di beri kesempatan untuk bertaubat dan memperbaiki diri lebih baik lagi! " sahut Nana ikut menimpali.


"Mudah-mudahan aja Bang Dika sempat bertaubat sebelum di jemput ajal! " ucap Anika dengan mengusap air matanya dengan tisu.


"Aamiin.... ! " jawab Sandra dan Nana barengan.


🌿🌿🌿


Mami Sita yang hendak ke dapur memergoki pelayannya berkumpul beramai-ramai seperti mengintip sesuatu yang sangat menarik.


"Pada liatin apa sih? Kayaknya seru banget! " ucap Mami Sita tiba-tiba yang membuat mereka langsung melonjak kaget.


"Allahu akbar...... Ya Allah... Ndoro Putri ngagetin aja ! " jawab Mbok Nah kaget sambil membalikkan diri menghadap Mami Sita bersama dengan yang lainnya.


"Siapa yang ngagetin? Wong saya cuma nanya aja! " ucap Mami Sita berkelit.

__ADS_1


"Ya sama aja Ndoro.... ! " jawab Lastri keki dengan kelakuan majikannya.


"Siapa bilang sama! Beda jauh toh! Oh ya, kalian pada liatin apa sih sampai semuanya berdiri di sini? " tanya Mami Sita penasaran.


"Lagi lihatin Raden, Ndoro! " jawab Imah.


"Lah, si Bule satu emangnya kenapa pakai di lihatin segala? Lagi nge Reog dia? " tanya Mami Sita lagi.


"Bukan Ndoro! Tapi Raden lagi nyuci seprei tuh di sana! Tadi Sri tawarin buat bantu, Raden nya gak mau! Katanya biar dia aja yang cuci nanti ketahuan Den Ayu dan Den Ayu nanti malu kalau Sri lihatin seprei mereka! " jawab Mbok Sri panjang lebar.


"Iya, padahal tadi si Mbok udah nawarin biar si Mbok aja yang cuci waktu ketemu dekat tangga tadi! Malahan si Mbok sempat liat noda darah waktu ambil nampan piring kotor di atasnya! " ucap Mbok Nah ikut berkomentar.


"Ha... Ha.... Ha... Jadi si Bule lagi nyuci seprei bekas pertempuran mereka rupanya.. ! Bagus itu, masa istrinya yang di suruh nyuci! Kalian pura-pura gak tahu aja kalau ketemu menantu ku nanti ya... Nanti dia malah malu dan sungkan lagi mau ngapa-ngapain di rumah ini! Anggap aja gak pernah liat walaupun sebenarnya kalian liat! " sahut Mami Sita terkekeh pelan seraya berpesan kepada pelayannya.


"Baik Ndoro! Kita gak akan ember kok! Dan pura-pura gak tau tentang seprei itu! " jawab Sri dengan mengunci mulutnya dengan tangan.


"Dah lah.. Saya mau ngomong kalau masak makan malamnya seperti biasa aja meskipun Bapak dan ibuk di rumah Mbak Rini tapi mertua saya kan mereka akan tinggal di sini mulai malam ini! Si Bule pasti gak mau di suruh balik lagi ke apartemen secara ia pasti gak mau ninggalin istrinya di sini! " ucap Mami Sita memberi tahu.


"Baik Ndoro! " jawab mereka mengerti.


Mami Sita melongok sekilas ke arah Dave yang lagi membentang seprei di atas jemuran dan ia cekikikan sendiri melihat Dave berubah menjadi Bapak-bapak rumah tangga.


🌿🌿🌿


Tata yang sedang membaca majalah tidak sengaja ketiduran lagi di atas tempat tidur. Ia kebangun saat terdengar suara pintu kamar nya yang di buka dari luar.


Dave masuk ke dalam kamarnya dengan wajah lelah dan langsung berbaring di samping istrinya seraya memeluk tubuh Tata dan menghirup aroma tubuh Tata yang menghilangkan penat nya.


"Ya Allah... Udah lama gak melakukan pekerjaan rumah tangga jadi capek banget rasanya! Padahal dulu setiap hari biasa aja rasanya! " keluh Dave sembari mendusel-dusel leher istrinya.


"Mas ih.... Kayak meong aja ndusel-ndusel kayak gitu! Geli tau! " ucap Tata agak jengah dengan kelakuan suaminya.


"Mas lagi melepas lelah sayang! Mas lagi menghirup vitamin ini! " jawab Dave asal.


"Serah Mas lah, aneh banget kelakuannya! " ucap Tata pasrah di ndusel-ndusel suaminya.


Setelah puas melepaskan lelah versi Dave, ia lalu duduk dengan menyandarkan tubuhnya di dinding kamar.


"Sayang, Mas mau ngomong serius! Maaf, kalau Mas udah lancang melihat ponsel mu tanpa izin! Tadi ada pesan masuk dari Sandra dan Mas kira ponsel mu di kunci, jadi Mas buka ponselmu dan pesannya Sandra Mas baca tanpa izin mu waktu Mas membereskan kamar. " ucap Dave dengan wajah serius.


"Astaga Mas... ! Kirain mau ngomong apa? Ya buka ajalah kalau mau tahu! Ngapain pakai minta maaf segala, toh aku gak masalah kalau Mas mau lihat ponsel aku! Lagian kan kita suami istri masa ponsel pakai privasi segala kayak orang lain aja! " jawab Tata santai dan tidak masalah ponselnya di buka sang suami.


"Kamu gak papa sayang ponsel nya aku buka? Gak marah? " tanya Dave lagi dengan tidak percaya apa yang dikatakan istrinya.


"Lah, cuma liatin ponsel aja kok marah! Kalau ponsel nya Mas banting ya aku marah lah! Emangnya di Bontot ngomongin apa Mas? " jawab Tata cuek dan bertanya kembali.


"Katanya mantan suami kamu dulu di larikan ke rumah sakit karena di temukan pingsan di kamar mandi! " jawab Dave dengan nada agak cemburu.


"Oh... Apa??? " teriak Tata kaget.


Bersambung...


Selamat membaca dan selamat berlibur bersama keluarga readers ku tercinta...

__ADS_1


Kira-kira gimana ya reaksi Tata? peduli apa masa bodo? Babang Dave mulai menunjukkan posesif nya ini nih... !


Lope-lope semobil truk semuanya 🥰🥰🥰🥰


__ADS_2