Pembalasan Istri Yang Di Anggap Bodoh

Pembalasan Istri Yang Di Anggap Bodoh
Malam tahun baru terindah


__ADS_3

Sadar akan diri nya dan sang suami masih di dalam lift, Tata menahan tangan suaminya yang hendak membuka resleting gaunnya dari belakang.


"Mas, jangan di sini? Kita masih di dalam lift! " bisik Tata dengan nada sensual.


"Damn it... !!! " umpat Dave akhirnya sadar jika mereka belum sampai kamar.


Mata yang sudah berkabut gairah itu menempelkan kening mereka sembari matanya menatap dalam mata sang istri.


"Kamu selalu membuat Mas lupa diri sayang! Kamu membuat Mas benar-benar mabuk kepayang! " ucap Dave dengan membelai lembut pipi Tata.


"I like it... Aku suka melihat Mas dalam keadaan seperti ini! So sexy... "jawab Tata dengan menggigit pelan bibir bawahnya menggoda sang suami.


"Oh shitt.... ! " umpat Dave lagi dengan nada parau melihat Tata menggoda pertahanan dirinya.


"Ting.... "


Dave langsung menggendong Tata dari depan dengan bridal style begitu pintu lift terbuka. Beruntung kamar mereka tidak terlalu jauh dari pintu lift sehingga Dave tidak akan marah-marah karena kelamaan masuk kamar.


"Pencet kode nya sayang tanggal pernikahan kita dua bulan lalu! " ucap Dave saat mereka berada di depan pintu kamar.


Tata yang masih dalam gendongan sang suami memencet tanggal pada layar di depan pintu untuk masuk ke dalam kamar tersebut.


"Ceklek.... "


Pintu terbuka secara otomatis tanpa kita menyentuhnya karena tidak mempunyai handel untuk di pegang.


"Woah..... Luas banget kamarnya Mas! " pekik Tata dengan wajah berbinar bahagia.


Dave masih menggendong Tata saat mereka memasuki sebuah kamar yang sudah banyak bunga berserakan di lantai, yaitu kelopak mawar merah dan dua pasang angsa dari handuk di atas tempat tidur yang membentuk simbol love.


"Mas yang menyiapkan semua ini? Aku suka! I love you! " ucap Tata dengan mengusap lembut rahang suaminya.


"Itu belum seberapa sayang! Akan banyak kejutan lainnya saat kita bulan madu nanti! " jawab Dave dengan tersenyum bahagia mendengar ungkapan cinta sang istri.


Dave menurunkan Tata tanpa melepaskan rengkuhan tangan nya pada pinggang ramping istrinya. Sedangkan tangan Tata keduanya bertumpu pada dada bidang suaminya. Mata mereka berdua saling bertatapan dengan begitu mesra seolah-olah mata mereka saling bicara jika mereka sangat mencintai satu sama lainnya.


Dave melepaskan hiasan pada rambut Tata dan tatanan rambutnya hingga rambutnya tergerai dengan indahnya.


Ia mengusap lembut pipi Tata, mata dan bibirnya dengan mata nya yang menatap bibir tersebut dengan penuh minat menginginkan nya.


"Mas sangat mencintaimu sayang! Sangat mencintai mu! " ucap Dave dari lubuk hati nya sembari jempolnya mengusap bibir pink Tata.


Tata memejamkan matanya saat sang suami mengusap bibir nya, ia begitu menikmati apa yang dilakukan sang suami padanya.


Ia membuka matanya dan menatap mata suaminya dengan penuh cinta.


"Miliki aku sesuka hatimu Mas! Aku milikmu sekarang dan selamanya! " ucap Tata dengan nada sensual sembari menggigit bibir bawahnya seperti seorang wanita penggoda. Tapi yang ia goda adalah suaminya sendiri bukan suami orang.


"Dengan senang hati... ! " ucap Dave lagi saat mendengar suara sang istri yang kembali membuat hasrat bangkit dalam sekejap.

__ADS_1


Ia kembali mengeratkan pelukannya pada pinggang Tata hingga mereka saling berdempetan satu sama lain.


Ia mencium kening Tata, kedua matanya, kedua pipinya dan melu mat bibir Tata dengan begitu lembut.


Tata membalas luma tan bibir suaminya sehingga mereka berdua saling melu mat. Ciuman yang lembut berubah menjadi penuh tuntutan karena Dave mengobrak-abrik semua isi mulut Tata, menghisap lidah nya dan Tata juga seperti itu saling melu mat, menghisap dan bertukar saliva dengan miring kanan miring kiri hingga terdengar bunyi decakan keduanya dalam kamar tersebut.


Tangan Tata yang awalnya memegang dada sang suami berpindah di leher suaminya. Ia mengalungkan kedua tangannya dengan mulut mereka masih saling melu mat semakin dalam.


Ciuman Dave turun ke leher jenjang dan mulus milik istrinya. Ia mencium nya dan menenggelamkan wajahnya di leher Tata, menjilat cuping telinga Tata yang membuat Tata menggelinjang kegelian dan meloloskan desa han pertamanya.


"Aaakkkhhhh.... "


"Mas.... " ucap Tata dengan suara parau saat Dave membuat jejak di leher nya.


Dave masih men cium dan men jilat leher istrinya dengan tangan kanannya mere mas gundukan kembar favorit nya hingga Tata men desah dengan begitu keras.


Mata Tata terpejam dengan kedua tangannya mere mas rambut belakang suaminya. Tangan Dave dengan lihai menurunkan resleting gaunnya Tata hingga gaun tersebut langsung meluncur ke bawah dan hanya meninggalkan penutup gunung kembar dan sarang nya Junior.


"Bukakan pakaian Mas sayang! " bisik Dave dengan meniup telinga istrinya.


"Hahaha... Geli Mas... ! " jawab Tata tertawa kecil karena kegelian di telinga nya.


Ia dengan cepat melepaskan jas yang menempel di tubuh suaminya, kemeja dan terakhir celana panjang suaminya hingga hanya menyisakan celana bokser ketat yang sudah menonjol isi nya.


Tata meneguk ludah melihat junior sudah bangun dan ia jongkok dengan wajahnya menghadap junior. Ia mengusapnya dengan pelan hingga membuat Dave memejamkan matanya. Ia semakin senang tangan nya bermain di sana apalagi saat junior bergerak semakin besar dan tegang saat ia sentuh.


Tangan Tata naik turun membuat Dave semakin mendesis hebat dengan kedua tangannya meremas rambut panjang Tata.


"Iya sayang, terus... Iya... Oh... Iya, begitu... Oh yes... " bunyi suara yang keluar dari mulut Dave dengan mata terpejam.


Merasa tidak bebas, Tata pun meloloskan penutup junior hingga meluncur ke bawah dan fix junior berdiri dengan bebasnya tanpa menghalang lagi.


Ia melakukan oral pada junior yang membuat Dave semakin melayang karena hangat nya mulut Tata. Tata semakin bersemangat keluar masukkan junior dalam mulutnya hingga saat merasa junior hampir muntah Dave cepat-cepat menarik nya keluar dari mulut Tata.


"No, no, no... Aku tidak akan membiarkan junior muntah jika tidak di dalam sini! " ucap Dave dengan tangan nya meremas goa Tata yang masih tertutup segitiga saat Tata berdiri kembali.


"Hehehehe... " Tata terkekeh kecil karena membuat suaminya hampir saja terbang ke awan-awan.


"Mulut ini harus di beri pelajaran karena sudah pintar memanjakan junior! " ucap Dave dengan melu mat langsung mulut Tata dengan agak kasar.


Tata menyambut bibir suaminya juga dengan kasar dan mereka saling berciuman yang menuntut dengan posisi berdiri. Kedua tangan Tata mengusap punggung polos suaminya dan dengan sekali hentakan penutup gundukan kembar Tata juga lolos hingga kulit tubuh mereka saling menempel lekat.


Dave kembali men cium dan mem berikan jejak di leher Tata dengan kedua tangan mere mas gundukan kembar Tata kiri kanan secara bersamaan hingga membuat Tata men desah hebat.


"Aakkhh Mas... "


Darah Tata men desir saat Dave memainkan titik sensitif pada tubuh nya dan membuat bagian bawah sana sudah becek dan gatal. Dave bergerak dengan mendorong tubuh Tata ke dinding dan ciuman nya turun ke dada dan menghisap pucuk gundukan yang sudah tegang dengan begitu lahap nya.


Tata menjambak rambut suaminya sambil men desah dan meng erang nikmat dengan mata terpejam. Sembari mulutnya bermain di gundukan kembar, tangan nya mengusap segitiga penutup goa yang ternyata sudah basah.

__ADS_1


"Goa nya sudah basah sayang! " ucap Dave tersenyum menyeringai.


Tanpa ampun, Dave menarik paksa penutup goa hingga sobek dan tangannya bermain di sana dengan mulut tetap menghisap dan men jilat pucuk gundukan kembar Tata.


Puas mulut nya bermain di area dada, ia pun jongkok di depan hutan belantara dengan mengangkat sebelah kaki Tata. Ia melakukan oral pada goa nya junior hingga membuat Tata memekik kegelian dan nikmat datang nya secara bersamaan.


"Maaassss.... " pekik Tata kencang dengan tubuh bergetar saat pelepasan pertama nya keluar.


Tubuh nya lemas dan Dave langsung mengangkatnya ke atas tempat tidur. Ia tersenyum senang melihat wajah istrinya yang terlihat sangat cantik saat sedang ***** karena ulahnya.


Merasa pelumas yang ia berikan sudah cukup, ia pun mengarah kan kepala junior menuju goa nya dan dengan sekali hentakan junior masuk hingga membuat Tata men jerit kencang.


"Sakit.... "


Dave berhenti sejenak dan mem berikan ciuman lembut pada Tata agar kembali rileks dan agar gairah nya kembali lagi dan benar saja, gairah Tata terpancing kembali apalagi saat mulut Dave bermain di pucuk gundukan kembar nya.


Dave mengalungkan kedua tangan Tata di lehernya dan ia mulai bergerak di atas sang istri keluar masuk dengan berirama, maju mundur memompa junior.


"Sempit sekali sayang... " teriak Dave dengan mata merem melek.


"Aakkh... Mas, terus Mas! lebih cepat lagi... ! " teriak Tata dengan tangan menjambak rambut belakang suaminya.


"Aakkhhhh... Sayang... ! goa mu menggigit junior! " teriak Dave lagi dengan bergerak semakin cepat hingga membuat mereka berpeluh bermandi kan keringat.


Suara kamar tersebut menjadi penuh dengan desa han dan erang an keduanya yang saling berlomba mengeluarkan keringat pada malam itu. Dingin nya AC tidak membuat ruangan tersebut menjadi dingin tetapi menjadi bertambah panas karena mereka melakukan olahraga ranjang dengan begitu bersemangat saling memberikan kepuasan kepada pasangannya.


"Mas... Aku mau keluar lagi... " teriak Tata.


"Tahan sebentar sayang... ! Mas sebentar lagi sampai! " jawab Dave dengan suara parau.


Ia semakin mempercepat tempo gerakan nya di atas tubuh Tata dengan kedua tangan mereka saling menggenggam erat dan mulut saling melu mat dan akhirnya...


"Aaakkkhhh.... " teriak mereka berdua secara bersamaan saat keduanya mendapatkan kepuasan secara bersama.


Napas Tata terengah-engah dan Dave ambruk di sisi Tata dengan junior masih berada di goa Tata menyemprotkan lahar putih nya di rahim Tata.


Seiring dengan mereka meraih pelepasan mereka, berbunyi ledakan kembang api di angkasa yang menandakan jika sudah memasuki pergantian tahun baru. Suara letusan kembang api yang meledak terdengar nyaring dari kamar mereka.


Dave mencabut junior dari goa nya dan langsung berbaring di sisi Tata yang tersenyum menatap suaminya dengan wajah penuh keringat.


"Selamat tahun baru suamiku... ! I love you so much... " ucapnya dengan lirih.


"Selamat tahun baru juga istri ku... ! I love you too forever... ! Ini tahun baru terindah di sepanjang hidup Mas, sayang! I love you... ! " jawab Dave dengan memberikan luma tan singkat di bibir Tata.


Bersambung...


Gerah... Panas...πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒ.. Othor mau ngadem dulu di depan kulkas biar gerah nya ilangπŸ₯΅πŸ₯΅πŸ₯΅...


Siapa yang mau ikutan tunjuk tangan ☝☝kita ngadem sama-sama di depan kulkas🀭🀭😜😜😜

__ADS_1


__ADS_2