
"Sayang... Buka pintunya... " teriak Dave lagi mengetuk pintu lebih keras.
Tidak ingin Dave semakin kencang mengetuk pintu kamar nya, Tata langsung membuka pintu kamarnya dengan tersenyum manis kepada suaminya.
"Kata Akta kamu lagi terima telepon, kok pakai di kunci segala kamar nya? " tanya Dave begitu pintu terbuka dan ia melangkah masuk ke dalam kamar istrinya.
"Iya tadi itu Mas, pas aku mau balik lagi tiba-tiba sakit perut. Ya udah langsung aja aku keatas makanya pintunya aku kunci! " jawab Tata dengan mata terpejam.
"Oh gitu, kamar kamu nyaman banget! " ucap Dave sambil duduk di atas kasur dan menepuk pelan kasur tersebut.
"He.... He... He.... Iya Mas! " jawab Tata dengan mendekati Dave dan menendang koper yang ada di bawah tempat tidur yang belum sempurna masuk akibat buru-buru tadi.
"Huff.... Untung saja Mas Dave gak melihat ke bawah! Selamat.... Selamat.... " batin Tata mengusap dadanya begitu Dave melihat ke arah lain.
Saking buru-buru nya, Tata memasukkan laptop yang belum mati itu kedalam koper yang ada di bawah tempat tidur nya. Bahkan koper tersebut belum semuanya masuk ke bawah tempat tidur dan itulah yang membuat Tata tadi agak cemas takut ketahuan.
Baru saja ingin bicara, tiba-tiba saja Arkan beserta Susan dan Sandra menerobos masuk kedalam kamar Tata membuat Dave yang tadinya hendak bermesraan bersama sang istri menjadi kesal.
"Bisa gak kalau masuk itu ketuk pintu dulu! Ini main nyerobot aja! " omel dengan mukul kencang lengan Arkan.
"Darurat....Ini darurat Bro! " jawab Arkan tidak peduli dengan kekesalan Dave.
"Apa nya yang darurat sih! Jangan ngadi-ngadi deh! " sahut Dave ketus.
"Iya nih si Mas! Emang ada apa sih Mas sampai gara-gara abis nengok ponsel jadi panik kayak gini! " ucap Susan ikutan komentar.
"Ada apa sih ini sebenarnya! " tanya Tata lagi kepada sahabat-sahabatnya.
"Entahlah... Tiba-tiba saja cowoknya si Bon-bon ini teriak-teriak mencari keberadaan laki kau Tet... Ya kami ikutan juga lah panik gak jelas kayak gini! " jawab Sandra dengan mengangkat kedua bahunya.
"Maaf ya kakak ipar Bos! Berhubung kalian sudah menjadi suami istri, maka saya pribadi akan mengatakan hal yang berhubungan langsung dengan suami kakak ipar Bos! " ucap Arkan bertele-tele.
"Duh, gak usah ribet gini lah! Jadi pening kepala ku dengar kata-kata yang berbelit-belit kayak gitu! Panggil Tata aja lah biar gampang dan enak di denger! " potong Tata langsung.
__ADS_1
"He... He... He... Ekhm... Begini Ta, Barusan saja orang-orang suruhan ku mengabarkan kalau Ajeng masuk rumah sakit! Kata kabar yang aku dengar kalau dia mencoba untuk bunuh diri! " jawab Arkan dengan cengengesan.
"Ajeng, siapa itu Ajeng? " tanya Sandra dan Susan dengan kompak.
"Berita gak penting begitu kau katakan darurat! kau terlalu berlebih-lebihan! Mau dia bunuh diri kek, mau jungkir balik kek, gak ada sedikitpun hubungan nya dengan ku! " sahut Dave acuh tak acuh.
"Eh Tet... Siapa itu si Ajeng? Kenal kau rupanya sama orang itu? " tanya Sandra dengan menyenggol lengan Tata.
"Kenal banget sih enggak! Hanya tahu saja orang nya! Salah satu penggemar berat Mas Dave! " jawab Tata dengan nada kesal sambil melihat suaminya.
"Oh.... Penggemar berat si Mister rupanya... " ulang Sandra lagi dengan santai.
"Apa???? " pekiknya lagi dengan kaget setelah sadar arti perkataan sahabatnya itu.
"Kenapa sih teriak kayak gitu! Gak pekak aku ini Tot! Masih berfungsi ini kuping ku! " sahut Tata dengan menutup kupingnya.
"Bah.... Cemana kau ini Tet... Kok tenang saja kau dengar nama pemuja suamimu itu! Kau harus jaga baik-baik lakik kau Tet, jangan sampai di ambil pelakor! Pelakor jaman sekarang ini ganas-ganas dan gak punya otak dia! Mereka terang-terangan menantang kita hanya untuk memuaskan obsesinya! Kau harus kuat Tet, jangan sampai si Ajeng itu membuat si Mister berpaling darimu! " nasihat Sandra sambil menatap tajam kearah Dave.
"Ajeng Bon namanya... Ajeng... ! Bukan Kanjeng! Yang Kanjeng itu hanya Kanjeng Mami Bon... ! Bukan si Ajeng itu! Cemana lah kau ini! " ralat Sandra protes pada Susan.
"Ah... Kepeleset sikit nya aku! Siapa lah itu namanya gak penting kali bagi aku! " jawab Susan gak peduli.
"Udah... Udah... Gak perlu kalian ribut kan perempuan gak penting itu! Terus apa hubungan nya dia mau bunuh diri itu dengan aku? " lerai Dave sambil menatap tajam Arkan.
"Gak ada hubungan nya sih sebenernya dengan mu Bro! Hanya saja dari yang di dengar orang suruhan ku itu kalau ada kabar burung kalau dia bunuh diri karena dirimu Bro! Katanya si Ajeng itu patah hati saat dengar kabar kau mau lamaran! " jawab Arkan dengan santainya duduk di bangku rias Tata.
"Huahahaha..... Baru dengar mau lamaran aja udah nekat mau bunuh diri! Gimana kalau dia dengar kalau kau sama si Mister udah halal dan sah ya Tet jadi suami istri! Pasti langsung copot tuh jantungnya dengar kabar tersebut! " ucap Sandra dengan tertawa ngakak.
"Betul kali yang kau cakap kan itu Tot! Bisa aku bayang kan bagaimana wajah kagetnya mendengar kabar kalau si Abang Bule sudah sold out! Ha.... Ha.... Ha..... Pasti langsung hilang ruh dari badannya! Ha... Ha... Ha.... ! " tambah Susan ikutan tertawa terbahak-bahak.
"Hush.... Kalian ini senang kali lah kalau menertawakan orang lain! " sahut Tata dengan geleng-geleng kepala.
"Biarin lah.... Biar tahu rasa itu si Ajeng itu! " jawab Sandra dengan tersenyum sinis.
__ADS_1
Tiba-tiba Nana datang mendekati mereka yang sedang membicarakan tentang aksi bunuh diri Ajeng.
"Kak, di cariin Ibuk sama Kanjeng Mami tuh di bawah! " ucap Nana pada Tata dan Dave.
"Ayo kita turun! Dan kau... Gak usah kau buka mulut ember mu itu tentang kabar si Ajeng itu! Gak penting tau gak! " ajak Dave sambil menunjuk wajah Arkan.
Mereka semua pun turun ke lantai bawah bersama-sama menemui para tetua yang sudah menunggu mereka di ruang keluarga.
"Nah, itu mereka datang! Ayo Dave, Tata duduk di samping Mami! " ucap Mami Sita menunjuk mereka yang baru bergabung di ruang keluarga.
Begitu Dave dan Tata duduk di samping Mami nya, Eyang kakung. langsung berbicara kepada mereka semua yang ada di dalam ruangan itu terutama kepada pasangan pengantin baru.
"Dave, Tata dan semua yang ada di ruangan ini! Kami semua sudah sepakat dari hasil rembukan tadi kalau kami akan melakukan resepsi pernikahan kalian berdua di Jakarta dalam waktu dua bulan dari sekarang! Kami sepakat kalau dalam acara ini menggunakan dua pakaian adat dan pakaian internasional. Pakaian adat dipakai di siang hari dan pakaian internasional di pakai di malam harinya. Pakaian adat yang akan di pakai yaitu pakaian Adat Yogyakarta dan pakaian adat Batak Mandailing. Dan acara resepsi akan berlangsung di mulai pukul 10.00 sampai sore dan di lanjutkan lagi malam nya pukul 19.00 sampai selesai.
Kalian berdua tidak usah capek-capek ikut mempersiapkan semuanya karena semua itu menjadi urusan Mami kamu dan Bude-Bude mu! Kalian berdua cukup mempersiapkan tenaga dan mental saja untuk berdiri di pelaminan dari siang sampai malam! Apakah ada pertanyaan? " ucap Eyang kakung dengan menatap Dave dan Tata secara bergantian.
"Ya Allah Eyang.... Bisa copot kaki Dave tegak di pelaminan dari jam 10 sampai malam! Kenapa gak siang aja sih pestanya? Gak usah malamnya juga pesta! " keluh Dave dengan wajah memelas.
"Gak bisa begitu Son! Teman-teman Papi yang dari luar negeri juga akan datang ke pestamu! Papi mengundang mereka barusan dan mereka sudah menjawab akan datang. Dan dapat di pastikan jika mereka akan sampai di Jakarta pada sore hari. " ucap Papi Dayton dengan tegas.
"Iya Dave! Betul apa kata Papi mu itu! Lagian juga berdirinya kan pas tamu mau salaman doang! Gak mesti berdiri terus sampai acara selesai! " sahut Mami Sita membela suami nya.
"Oh ya, satu lagi! Selama dua bulan ini kalian berdua akan tetap tinggal terpisah! Belum boleh tinggal berdua meskipun sudah halal secara agama! Ingat itu Dave! Kalian boleh tinggal bersama setelah acara resepsi selesai! " tambah Eyang Putri yang membuat Dave langsung melebarkan matanya.
"Apaaaa???? Yang benar aja dong Eyang?? Bercanda nya jangan keterlaluan deh! " pekik Dave dengan mata melotot.
Bersambung...
Nah loh Babang Dave? Gimana atuh gak di bolehin tinggal seatap apalagi mau belah kelapa eh salah belah duren๐คญ๐คญsebelum resepsi selesai... Bisa jungkir balik kayaknya Babang Dave di bikin nelangsa Eyang Putri ๐๐๐..
Selamat membaca dan selamat beristirahat readers semuanya...
Love you semuanya ๐๐๐...
__ADS_1