Pembalasan Istri Yang Di Anggap Bodoh

Pembalasan Istri Yang Di Anggap Bodoh
Sore pertama..


__ADS_3

Sandra mencium tangan suaminya begitu selesai salam setelah sholat, dan Kadir mencium lembut kening Sandra.


"Mas, kita mau langsung pergi bulan madu apa gimana? " tanya Sandra saat membuka mukena nya.


"Emang nya mau bulan madu kemana sayang? " tanya Kadir balik.


"Si Butet ngasih tiket bulan madu ke Korea tepatnya ke Pulau Jeju! Tuh tiket nya di dalam amplop itu! " jawab Sandra dengan menunjukkan dagunya ke arah meja rias.


"Korea... ! Wah seru juga tuh! Ini pertama kalinya Mas pergi ke luar negeri! " jawab Kadir sangat antusias.


"Tapi Mas, bagaimana dengan anak-anak! Aku gak tega ninggalin mereka selama 10 hari karena paket bulan madu nya itu selama 10 hari! " ucap Sandra agak bimbang bin ragu.


Kadir tersenyum mendengar perkataan istrinya yang begitu memperdulikan anak-anak yang bukan anak kandung nya. Ia meraih tubuh Sandra dan memeluk nya dari belakang. Tubuh Sandra menegang mendapat perlakuan intim dari suaminya itu.


"Makasih ya sayang, sudah begitu peduli dengan anak-anak Mas! Padahal mereka bukan anak kandung kamu, tapi kamu begitu menyayangi mereka berdua melebihi ibu kandung nya sendiri! " bisik Kadir di telinga Sandra.


"Mas apaan sih ngomong nya! Aku tulus Mas sayang sama mereka berdua! Lagian kan kita dekat gara-gara mereka berdua juga, hingga kita bisa menikah! " jawab Sandra dengan mengusap lengan suaminya yang memeluk erat dirinya.


"Iya sayang, Mas tahu itu! Tapi kali ini Mas ingin menghabiskan waktu bersama kamu aja! Kapan-kapan jika kita ada rezeki kita ajak anak-anak berlibur sekeluarga! Bagaimana menurut kamu?? " tawar Kadir pada istrinya.


"Oke deh kalau begitu! Tapi anak-anak kita tinggal sama siapa kalau kita pergi? " tanya Sandra lagi pada suaminya.


"Sama Anika dan Riko saja, atau gak sama Nana! " jawab Kadir lagi.


"Tapi Mas, kasihan kalau Anika! Kan ia juga mengurus Revan, ntar malah bikin Anika repot lagi! Meskipun aku yakin Anika pasti mau, tapi gak enak aja Mas! " ucap Sandra lagi dengan penuh pertimbangan.


"Iya juga ya! Ya udah, kalau gitu besok Mas tanya Nana dulu ya! Mudah-mudahan Nana mau! " sahut Kadir lagi.


"Kenapa gak malam ini aja Mas? Soalnya jadwal tiketnya mulai besok jam 10 pagi pesawat berangkat! " ucap Sandra lagi memberitahu suaminya.


"Ya udah, ntar malam Mas tanya Nana ya! Tapi sekarang Mas mau nyicil dulu! " jawab Kadir dengan meniup telinga Sandra.


Tubuh Sandra menegang dan merinding saat nafas hangat Kadir menggelitik telinga nya. Perlahan tapi pasti, Kadir melepas pelukannya dan membalik tubuh Sandra hingga menghadap diri nya.


Mata mereka saling bertatapan dengan penuh cinta, jemari Kadir mengusap lembut pipi mulus Sandra dan sentuhan Kadir di pipinya membuat Sandra memejamkan matanya sejenak.


Usapan jemari Kadir turun ke bibir tipis Sandra yang berwarna pink karena pakai lipgloss. Sandra membuka matanya saat jempol Kadir mengusap lembut bibir nya dengan mata Kadir menatap bibir nya dengan penuh cinta.


"Boleh kah Mas mencicipi bibir ini? " bisik Kadir dengan suara lembut.


Sandra mengangguk pelan dan Kadir mendekatkan wajah nya ke wajah Sandra hingga hidung mereka saling bersentuhan. Perlahan ia menempelkan bibirnya di bibir Sandra, hanya menempel saja.


Kadir memberikan jarak sedikit hingga Sandra mengira Kadir menyudahi nya. Saat ia hendak bersuara, Kadir melu mat bibir atas nya dengan lembut kemudian bibir bawah nya lagi secara bergantian.


Gayung bersambut karena Sandra membalas luma tan suaminya dengan begitu intens hingga mereka saling melu mat satu sama lain. Sandra membuka mulut nya hingga Kadir dengan leluasa mengobrak-abrik isi mulutnya, meng hisap, menarik lidah nya, saling bertukar saliva hingga terdengar suara decakan mulut mereka berdua.


Ciuman yang awal nya lembut berubah semakin ganas dan liar hingga keduanya hampir kehabisan napas.


"Ini pengalaman pertama Mas berciuman seganas ini bersama perempuan! Dan ini juga hasrat pertama Mas yang begitu tinggi saat bercumbu dengan wanita! " ucap Kadir dengan napas yang menyapu wajah Sandra.


(Dekat amat Kadir nya ngomong! Untung kagak makan jengkol ama Pete, jadi gak kebauan Sandra nya🀭🀭)

__ADS_1


Sandra tersenyum senang mendengar perkataan Kadir, ia mengecup kembali bibir Kadir yang menjadi candu nya. Kadir menahan tengkuk Sandra dengan tangan kiri nya dan tangan kanannya menaruh tangan Sandra di lehernya.


Mereka kembali berciuman, saling melu mat dengan penuh nafsu dan gairah untuk melakukan hal yang lebih dan lebih.


Ciuman Kadir turun ke leher mulus Sandra, ia menyingkirkan rambut Sandra ke belakang dan memberikan hisapan di leher mulus itu dengan gigitan kecil tapi tidak meninggalkan bekas yang pekat.


"Aaaahhhh... " satu desa han keluar dari bibir manis Sandra.


Kadir semakin bersemangat mencium dan men jilat leher Sandra hingga ke tulang selangka nya dan lagi-lagi desa han lolos keluar dari bibir Sandra.


"Aaahhhh, Mas... " ucap Sandra lagi.


Dengan mulut masih bermain di leher Sandra, tangan Kadir yang kanan menyusup masuk ke balik pakaian Sandra yang memakai piyama pendek. Ia mengelus perut ramping Sandra hingga Sandra merasa seperti di setrum listrik.


Tangan Kadir kemudian naik ke gundukan kembar milik Sandra, memijat nya dengan lembut hingga membuat tubuh Sandra menegang dan ber desir hebat. Sandra semakin men desah dan meng erang sambil meremas rambut belakang suaminya.


"Oh Mas.... " desah Sandra lagi sambil menggigit bibirnya.


Kadir mendorong Sandra hingga mentok ke dinding. Ia kembali mencium dan men jilat leher Sandra dengan tangan nya memijit dan meremas gundukan kembar Sandra secara bergantian. Ia membuka pengait kacamata gundukan kembar hingga akhirnya ia bisa menyentuh langsung gundukan kembar tersebut. Ia memelintir pelan Choco chip yang sudah tegang sehingga membuat Sandra semakin men desah kencang.


Kadir membungkam mulut Sandra dengan ciuman nya agar suara desa han Sandra tidak terdengar hingga ke luar.


"Jangan terlalu kencang suara ya sayang! Mas gak mau semua orang mendengar nya! Jika kita sudah di hotel nanti, menjerit lah dan men desah lah sekuat yang kau mau! Mas sangat menyukai nya! " bisik Kadir sembari menggigit pelan telinga Sandra.


Sandra mengangguk dengan menggigit bibirnya agar desa han nya tertahan saat Kadir menyentuh bagian sensitif nya yaitu telinga bagian belakang.


Tangan Kadir membuka kancing piyama Sandra dan membuang kacamata gundukan kembar ke lantai hingga terpampang secara jelas gundukan kembar yang sekarang menjadi mainan favorit nya. Ia menatap nya dengan penuh minat hingga membuat wajah Sandra memerah karena malu Kadir melihat dada nya seperti itu.


Perlahan ia mendekat kan mulut nya pada Choco chip di atas gundukan kembar yang langsung membuat tubuh Sandra mere mang. Ia men jilat dan meng hisap Choco chip itu secara bergantian kiri dan kanan hingga membuat Sandra tanpa sadar membusung kan dada nya agar hisapan Kadir semakin dalam.


"Aaaahhhh... Mas... iya Mas terus! " ucap Sandra mera cau.


Tangan nya tidak tinggal diam, ia membuka kancing koko suaminya dan melepaskan nya dari tubuh sang suami. Ia meraba punggung Kadir dan mengusap nya dengan gerakan naik turun.


Tangan kiri Kadir sekarang bermain di gundukan kembar sebelah kiri sembari memijat nya. Sedangkan tangan kanannya meraba titik sensitif Sandra dari luar.


Usapan tangan Kadir pada lembah milik nya membuat gairah Sandra semakin naik hingga membuat lembah nya becek dan gatal.


"Maaaasss.... " desah nya lagi.


"Iya sayang... !" jawab Kadir pelan di sela-sela hisapan nya.


Tangan Kadir masuk ke dalam celana panjang Sandra dan meraba penutup segitiga lembah yang sudah basah.


"Sudah basah sayang! Mas suka! " ucap Kadir dengan melepaskan mulutnya dari gundukan kembar.


Ia melu mat kembali bibir Sandra dengan tangan kiri meremas gundukan kembar dan tangan kanan menyusup masuk ke dalam segitiga. Jemari nya membelai bibir lembah yang sudah becek dan menusuk nya pelan-pelan dengan gerakan keluar masuk dan sesekali menyentuh kacang kecil di tengah-tengah lembah.


Cukup lama jemari nya bermain di lembah sang istri hingga akhirnya tubuh Sandra menegang karena Sandra akhirnya mendapatkan pelepasan pertama nya dengan di tandai keluar nya cairan dari lembah kewanitaan nya.


Ia terkulai lemas di pelukan sang suami. Kadir menggendong Sandra dan membawanya ke atas tempat tidur dan langsung melucuti celana panjang serta segitiga pengaman lembah yang baru saja mendapat kan kenikmatan nya.

__ADS_1


Kadir membuka kain sarung nya dan ****** ***** yang membungkus terong Kadir yang sudah tegang dan menjulang tinggi. Sandra tercekat melihat terong panjang milik suaminya yang ukuran nya agak besar dari milik mantan suaminya dulu.


Kadir menindih tubuh Sandra dengan kedua tangan menahan tubuhnya agar Sandra tidak kesakitan ia tindih. Ia mengecup seluruh wajah Sandra tanpa terlewati hingga melu mat kembali bibir Sandra dengan tangan kiri menahan bobot tubuh nya dan tangan kanan bermain di lembah bawah yang di keliling hutan belantara yang baru mulai tumbuh.


Desa han demi desa han keluar dari mulut Sandra saat bibir Kadir men jilat dan men cium leher nya. Saat bibir Kadir turun ke gundukan kembar Sandra, ia membusung kan dada nya seakan-akan meminta Kadir untuk meng hisap nya.


Kadir yang mengerti kode istrinya langsung menelan habis gundukan itu ke dalam mulutnya hingga tak lama kemudian istrinya kembali mendapatkan pelepasan yang kedua.


"Sekarang ya sayang! Mas udah gak tahan! " bisik Kadir dengan suara serak penuh hasrat dan gairah.


Sandra mengangguk dengan mata yang sayu karena menginginkan hal yang sama.


Kadir mengarahkan terong nya pada pintu lembah dan mencoba masuk. Pertama dan kedua gagal karena pintu lembah nya agak sempit dan di percobaan ketiga ia berhasil memasukkan terong nya dengan sekali hentakan hingga membuat Sandra menjerit sambil menggigit bahu suaminya.


"Sempit banget sayang! Mas suka! " ucap Kadir dengan mata merem melek.


Lembah nya Sandra menjepit kuat terong miliknya hingga membuat terong nya terasa di pijat-pijat.


"Gerak sekarang Mas! " pinta Sandra pada suaminya.


Kadir pun bergerak di atas tubuh istri nya dengan gerakan maju mundur cantik dan memompa terong nya dengan bibir melu mat bibir istrinya.


"Agak kencang lagi Mas! " pinta Sandra dengan wajah penuh keringat.


Ia memeluk erat tubuh suaminya dengan kedua kaki melingkar di pinggang suaminya. Genjot an Kadir semakin kuat dan kencang hingga tubuh nya bermandikan keringat, begitu juga dengan Sandra yang menatap suami dengan penuh cinta saat Kadir memompa tubuh nya.


"Mas, lebih cepat lagi! " pinta Sandra dengan men cium dada suaminya.


Kadir mempercepat lagi genjot an nya hingga membuat Sandra berteriak sedikit kencang di telinga Kadir.


"Maaas... Aku mau keluar! "


"Tahan sebentar sayang, Mas juga mau keluar! "


Tak lama kemudian, tubuh kedua nya sama-sama menegang karena sama mendapatkan pelepasan yang menembus hingga ke ujung kepala dan Kadir memuntahkan lahar putih yang hangat itu ke dalam rahim Sandra.


Kadir ambruk di sisi Sandra dengan tubuh masih menyatu. Ia menarik selimut dan menutupi tubuh polos mereka berdua hingga sebatas leher.


Napas mereka berdua ngos-ngosan seperti habis lomba maraton 1000 kilometer.


"Terimakasih sayang! I love you... " ucap Kadir dengan mengecup kening Sandra yang berkeringat.


Ia lalu mencabut terong nya dari lembah yang akan membuat nya ketagihan setiap hari.


Sandra hanya diam dan memeluk erat tubuh suaminya yang tidak ada penghalang.


Bersambung...


Selamat membaca dan selamat beraktivitas reader semuanya πŸ€—πŸ€—πŸ€—


Jika ada yang panas harap cari suami masing-masing πŸ”₯πŸ”₯πŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒdan buat yang jones alias jomblo ngenes jangan hujat othor karena othor gak salah dan masih volos✌✌✌ πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ Kabur duluan😎😎😎

__ADS_1


__ADS_2