Pembalasan Istri Yang Di Anggap Bodoh

Pembalasan Istri Yang Di Anggap Bodoh
Langkah awal...


__ADS_3

Pintu kamar Tata di ketuk dari luar, Tata dengan malas malasan turun dari tempat tidur untuk membukakan pintu kamar.


"Masuk Mbok Nah.... ! " ucap Tata begitu melihat siapa yang datang.


"Iya Den ayu! Saya mau balur lulur dulu ya? " jawab Mbok Nah dengan sopan.


"Iya Mbok! " sahut Tata dengan lesu dan langsung masuk ke kamar mandi.


Tata siap dengan kemben kain sarung yang menutupi dada hingga lututnya. Ia pun berbaring tengkurap di atas kasurnya sembari memeluk bantal guling. Mbok Nah melakukan pekerjaan nya membaluri seluruh tubuh Tata dengan luluran Eyang Putri sambil memijat lembut tubuh Tata.


Setiap memberikan luluran, Tata pasti ketiduran saking nyamannya pijatan Mbok Nah.


Disaat yang sama, Dave melangkah kan kakinya memasuki halaman rumahnya. Setelah mendengar saran Arkan beberapa hari yang lalu, ia memutuskan untuk menemui langsung istrinya.


Semenjak kejadian malam itu, ia datang ke rumah ini jika ada keperluan saja. Itupun bersama Grandfa dan Grandma nya. Ia mati-matian menahan diri untuk biasa saja saat bertatap muka dengan istrinya. Tapi hari ini, ia tidak akan menahan diri lagi untuk meluapkan kerinduannya pada sang istri.


Dave mengernyitkan dahinya saat melihat rumah dalam keadaan sepi.


"Kenapa rumah ini sepi sekali? Kayak kuburan aja! Padahal dulu setiap aku pulang dari depan pintu masuk aja sudah kedengaran suara Mami yang bicara sama si Mbok-mbok kayak dosen ngasih kuliah sama mahasiswi nya! Tapi kenapa sunyi begini? Rasanya aku gak salah masuk rumah deh! " ucap Dave dengan heran melihat di sekelilingnya.


Ia juga tidak mendapatkan para asisten rumah tangga di rumah ini, padahal biasanya mereka selalu saja berseliweran ke sana kemari mengerjakan pekerjaan mereka.


Karena tidak menemukan siapa-siapa, ia pun memutuskan untuk naik ke lantai atas. Siapa tahu ada yang ia temui di atas sambil menuju kamarnya menemui istrinya.


Sampai di lantai atas pun ia tidak menemukan siapa-siapa pun, tapi saat menuju kamarnya ia melihat Mbok Nah keluar dari kamar nya dengan pelan-pelan menutup pintunya.


"Mbok ngapain pelan-pelan gitu tutup pintu nya? " tegur Dave dari belakang.


"Astaghfirullah hal adzim Gusti..... " ucap Mbok Nah terkejut dan langsung membalik badan.


"Ya Allah Raden.... ! Ngagetin si Mbok aja sih! Untung si Mbok gak punya penyakit jantung, jadi masih utuh jantungnya gak jatuh! " ucapnya lagi dengan mengusap dadanya.


"Si Mbok sih kayak maling aja diam-diam gitu? Makanya Dave tanya! " sahut Dave agak keras.


"Ssssssttttttt🤫🤫🤫.... Pelan-pelan suaranya Raden! Den Ayu barusan tertidur di dalam, makanya si Mbok pelan-pelan tutup pintunya takut Den Ayu terbangun. " ucap Mbok Nah menyuruh Dave mengecilkan volume suaranya.

__ADS_1


"Oh gitu.... Ngomong-ngomong kemana semua orang? Sepi amat ini rumah kayak rumah kosong! " ucap Dave paham dan bertanya lagi.


"Lah, kami kan hari ini libur Raden! Si Mbok sekarang mau siap-siap dulu sebelum di tinggal teman-teman, kami mau ke kebun binatang sama kolam renang! Kalau Ndoro Sepuh keduanya pergi ke rumah Ndoro Rini, Ndoro Ayu dan Madam Ela gak tau pergi kemana, Den Ayu Abeth juga pergi tadi sama suami dan mertuanya, Kalau Non Giselle dan Marcel ikut Den Ayu Abeth. Hanya Den Ayu saja yang di rumah karena kan gak di bolehin keluar sama Ndoro Ayu! " jawab Mbok Nah dengan detail nya.


"Aneh banget pakai liburan segala! Seumur hidup baru kali ini aku dengar kalian jalan-jalan liburan! Mami juga, bukan nya jagain Tata malah keluyuran. Udah tau Tata jangan di tinggal sendiri, eh malah di biarkan sendiri di rumah. " ucap Dave semakin bingung dengan ulah keluarga nya hari ini.


"Kalau Raden masih mau di sini silahkan! Si Mbok mau turun dulu, mau siap-siap! Kapan lagi Si Mbok bisa jalan-jalan ke kebun binatang kayak orang-orang kaya! " sahut Mbok Nah seraya berjalan menuju tangga.


"Ya elah si Mbok.... ! Mana ada cuma orang kaya yang bisa ke kebun binatang! Ada-ada aja si Mbok! Kalau cuma orang kaya yang bisa ke kebun binatang, orang biasa bisa kemana?Kebun sayur? Apa kebun sawit? Mbok-mbok... ! " ucap Dave dengan geleng-geleng kepala.


Setelah Mbok Nah hilang dari pandangan, Dave dengan pelan memutar handel pintu kamar agar tidak membangunkan istrinya yang tidur di dalam.


Alangkah kagetnya Dave saat balik badan setelah menutup pintu kamar.


Betapa tidak ia melihat Tata berbaring tengkurap dengan kain sarung yang hanya menutupi sebagian tubuhnya yaitu bagian punggung hingga paha. Yang lainnya terekspos nyata tanpa penutup apa-apa.


Dave menelan ludahnya melihat pemandangan indah di depan matanya. Suhu tubuhnya tiba-tiba panas saat matanya melihat kaki jenjang Tata yang mulus putih terpampang tanpa penutup, bahu bagian belakang nya yang juga mulus dan putih juga membuat ia meneteskan air liur.


"Ya Tuhan bagaimana aku bisa kuat jika di suguhkan pemandangan yang seperti ini! Kalau ini orang lain aku berdosa melihat keindahan ini, tapi ini istriku sendiri. Aku tidak akan berdosa melihat dan mengagumi ciptaan mu yang sempurna ini meskipun hanya dari belakang saja! " ucap Dave lirih dengan mengusap kasar wajahnya.


"Ya Allah.... Lembut banget! Wangi lagi... Ini kan wangi yang bikin aku gila dan tersiksa selama beberapa minggu ini? " gumam Dave pelan seraya mendekatkan hidungnya pada permukaan kulit Tata.


Tata tidak terbangun dengan sentuhan tangan Dave di kakinya, atau lebih tepatnya pada betis nya. Sentuhan Dave yang awalnya hanya pada betis merambat naik pelan-pelan hingga ke paha. Ia mengusap, membelai dan bahkan memijit pelan paha Tata yang begitu lembut dan wangi.


"Oh ****.... ! Come on junior! Jangan bangun dulu! Bisa mampus kita nanti kalau pemilik goa terbangun kaget dan langsung menghajar kita! Tahan lah dirimu dulu junior! Mudah-mudahan rumahmu siap untuk di masuki kali ini.... Tapi tunggu yang punya goa terbangun dulu dan memberikan izin! " ucap Dave lirih dengan geram menahan sesuatu di bagian bawah celana nya yang mulai terasa sesak.


Tangan Dave terus membelai paha dan betis Tata, ia juga memberanikan diri untuk memberi ciuman di bagian tersebut dengan lembut. Tata yang masih tertidur bergumam bereaksi saat bibir Dave menyentuh pahanya. Dave semakin terpancing gairah nya mendengar gumaman Tata sehingga ia memberanikan diri menyingkap kain yang menutupi paha agar naik lebih ke atas lagi.


"Mbok.... Pijitan nya naik ke atas lagi! Di bahu Tata! " ucap Tata dengan suara serak.


Dave yang kaget langsung melakukan perintah Tata dengan memijat bahu nya dengan pelan.


"Astaga.... ! Mati aku kalau istriku bangun tiba-tiba kayak gini! " gumam Dave lirih dengan sedikit grogi.


"Mbok.... Pijitan Mbok enak kayak biasanya! Tapi kenapa tangan Mbok rasanya agak kasar ya? Agak gede lagi? Apa perasaan Tata aja ya Mbok? " ucap Tata bertanya lagi dengan mata masih tertutup.

__ADS_1


"Mbok.... ! Kok gak di jawab sih! " ujar nya lagi dengan membuka matanya dan mencoba membalikan tubuhnya menjadi terlentang.


Tata terkejut melihat sosok yang memijit tubuhnya. Ia hendak bangkit, namun Dave langsung menyerangnya tanpa ampun membekap mulut Tata dengan mulutnya sembari menindih tubuh Tata dengan kedua tangan Tata saling berpegangan dengan tangan Dave.


Tata yang kaget mau tidak mau harus mengimbangi permainan mulut suaminya yang menyerangnya membabi buta seperti singa kelaparan yang melahap makanannya. Dave mencumbu semua bagian wajah istrinya, lalu turun ke leher dan meninggalkan beberapa jejak di sana.


Kain sarung yang menutupi dada Tata merosot kebawah sehingga membuat buah apel Tata menyembul keluar tanpa sehelai penutup pun. Tata langsung menutupi nya dengan kedua tangannya karena malu.


Dave tersenyum lebar melihat buah apel yang akan menjadi mainan favoritnya akhirnya bisa ia lihat tanpa penghalang.


"Jangan di tutup sayang! Mas sangat suka! Mas bahagia karena pertama kali Mas lihat buah apel ini adalah buah apel milik mu, istriku! Mas tidak menyangka jika ternyata buah apel mu sangat indah dan ranum untuk di nikmati! " ucap Dave dengan suara serak penuh gairah.


"Tata malu Mas! Mas juga yang pertama kali melihat tubuh Tata langsung seperti ini! " jawab Tata dengan wajah memerah karena malu.


Dave pelan-pelan menyingkirkan tangan Tata dari buah apel favorit nya, tapi Tata masih menahannya karena benar-benar malu. Karena Tata masih keukeh menutup buah apelnya, Dave memberikan sentuhan pada leher Tata yang membuat Tata bernyanyi merdu hingga kedua tangan nya terlepas dari kedua buah apel tersebut.


Tanpa ampun, Dave membenamkan kepalanya di bagian tersebut, mulutnya serta tangan nya bermain-main di sana yang membuat Tata semakin keras mengeluarkan nyanyiannya. Ia bahkan membusungkan dadanya membuat Dave semakin leluasa bermain-main di sana.


Tata tidak menyadari jika kakinya reflek terbuka lebar-lebar akibat reaksi rangsangan yang di berikan suaminya. Ia menjambak hebat rambut suaminya dengan suara nyanyian yang merdu di telinga Dave. Tiba-tiba ia menggelinjang hebat seakan-akan ada sesuatu yang keluar dari bagian bawah nya sehingga ia berusaha menjauhkan kepala Dave dari dadanya.


"Jangan di tahan sayang! Keluarkan lah... ! " ucap pelan Dave dengan ******* bibir istrinya dan tangannya masih bermain-main di buah apel.


Tubuh Tata bergetar hebat saat sesuatu keluar dari bagian bawahnya hingga ia merasa seperti pipis di celana. Ia merasa seperti habis berlari maraton sejauh ribuan kilometer dan tubuhnya terasa lemas.


Baru saja hendak bernapas kembali, Tiba-tiba terdengar suara ketukan dan panggilan dari depan pintu kamar.


Wajah Tata terkejut setengah mati mendengar suara Mbok Nah, Ia takut mbok Nah tiba-tiba saja masuk di saat ia sedang seperti ini dengan suaminya. Dave menempelkan jari telunjuknya di bibir mengisyaratkan agar Tata diam.


"Den Ayu, Den Ayu... ? Apakah sudah bangun? Si Mbok mau pergi dulu ya Den Ayu? Den Ayu tidak sendiri di rumah, karena tadi Raden datang! Si Mbok pergi dulu ya Den Ayu! " teriak Mbok Nah pamit dari luar.


Bersambung....


Gimana pemirsa?? Mau di sambung lagi buka segelnya apa di bikin php lagi si Babang Bule nya?🤔🤔🤔...


Dua hari ini cuaca sudah semakin panas dan akan othor tambah lagi dengan part panas 🔥🔥 yang bikin keringat keluar saking panasnya... Eeeaaaa💃💃💃...

__ADS_1


__ADS_2