Pembalasan Istri Yang Di Anggap Bodoh

Pembalasan Istri Yang Di Anggap Bodoh
Setan mesum....


__ADS_3

Kadir akhirnya pergi ke rumah sakit Bhayangkara bersama Sandra dan Kana untuk melihat apa yang terjadi dengan adiknya itu.


Sesampainya mereka di sana, Mereka berdua langsung di giring petugas kepolisian yang berjaga ke ruangan Dika di tangani.


"Permisi Pak! Bagaimana keadaan adik saya? Apa yang sebenarnya terjadi? " tanya Kadir kepada polisi yang kebetulan berjaga di depan pintu masuk.


"Anda siapa? Yang tidak berkepentingan di larang masuk! " polisi tersebut nanya balik.


"Saya kakak kandung dari tahanan yang di dalam ruangan ini! " jawab Kadir dengan sedikit kesal.


Sandra mengusap lembut punggung tangan kekasihnya agar menahan amarah dan sabar.


"Oh.... Jadi anda keluarga tahanan! Silakan masuk karena pimpinan kami ada di dalam! Anda bisa meminta penjelasan beliau karena saya tidak tau apa-apa! " ucap polisi tersebut dengan membuka kan pintu ruangan tersebut.


Kadir melengos memasuki ruangan tersebut bersama Sandra dengan menggendong Kana. Ia melihat dokter dan perawat hilir mudik memberikan tindakan pada seorang pria yang tampak begitu kurus dengan rambut panjang dan agak berjambang sedang tergeletak dengan alat bantu nafas di atas ranjang.


Kadir tampak tidak percaya melihat penampilan adiknya yang agak tidak terurus meskipun di dalam tahanan. Ia begitu menyayangkan keadaan Dika yang berubah 180 derajat dari ia yang dahulu, yang begitu memperhatikan penampilan dengan tubuh yang berisi bukan kurus seperti ini.


Sandra tampak begitu terkejut melihat mantan suami sahabat nya itu seperti orang kekurangan gizi.


"Bang, kok adikmu kayak gitu? Bukan kah di penjara semua nya terjamin? Makan, minum, kesehatan dan juga kebersihan diri? Tapi kenapa adikmu seperti ini? " bisik Sandra di telinga Kadir.


"Entah lah Sayang... ! Abang juga bingung! Kenapa Dika penampilan nya seperti itu? Padahal dulu badannya berisi dan bersih karena ia selalu mengutamakan penampilan dan kebersihan diri! Melihat ia sekarang ini benar-benar membuat hati Abang miris dan sedih! " jawab Kadir dengan wajah sedih dan bingung juga sambil berbisik.


"Jadi, anda kakak pasien ini? " tanya seorang dokter menghampiri Kadir.


Melihat dokter itu menyapa Kadir, seorang polisi yang berdiri di depan Kadir menoleh dan ikut menghampiri Kadir.


"Permisi, saya komandan Bakti yang bertanggung jawab membawa tahanan ini ke rumah sakit! " ucap polisi tersebut memperkenalkan diri kepada Kadir dan Sandra.


"Saya Kadir, kakak kandung tahanan ini! Pak polisi, Pak Dokter! " jawab Kadir sopan.


"Begini Pak Kadir, pasien datang ke rumah sakit ini sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri. Setelah kami periksa, pasien sekarang ini dalam keadaan koma dan kritis! Kami minta keluarga agar banyak-banyak berdoa karena kami di sini hanya perantara dan akan berusaha menyembuhkan pasien. Hanya Tuhan lah yang dapat menyembuhkan pasien dan keluar dari keadaan koma! " ucap Dokter tersebut dengan sangat serius.

__ADS_1


"Ya Allah.... ! Terus, apa yang menyebabkan adik saya sampai tidak sadarkan diri dan koma seperti ini Dok? " tanya Kadir dengan wajah begitu terpukul.


"Untuk sementara ini dugaan kami pasien mengalami serangan jantung tiba-tiba dan sekarang ini kami akan melakukan tindakan pemeriksaan menyeluruh pada tubuh pasien agar lebih jelas lagi apa penyebabnya! Mohon kesediaan keluarga untuk menunggu dan berdoa sebanyak-banyaknya pada Tuhan agar pasien bisa melewati masa kritis nya! "jawab Dokter itu lagi.


"Lakukan yang terbaik Dok untuk adik saya! Kami keluarga akan menunggu dan berdoa semampu kami! Dan jika memang sudah takdir Allah kami ikhlas menerima semuanya Dok! " ucap Kadir dengan suara bergetar menahan tangis.


Dokter tersebut mengangguk paham seraya menepuk pelan bahu Kadir sebagai rasa simpati. Komandan polisi yang bertanggungjawab meminta waktu untuk bicara sebentar dengan Kadir di luar.


Karena tidak ingin mengganggu, Sandra membawa Kana duduk di kursi tunggu di luar.


"Mama... Enapa tita di cini? Ana lapal! Nantuk uga! " tanya Kana dengan wajah polosnya.


"Anak Mama lapar? Tapi kok ngantuk juga? Mana yang benar Nak? Lapar apa ngantuk? " ucap Sandra kembali bertanya dengan gemes.


"Nantuk api lapal uga Mama... ! " jawab nya dengan suara cadel.


"Uluh uluh anak Mama! Tunggu Papa bentar ya Nak! Abis ini kita makan dulu, biar anak Mama gak kelaparan! Lalu bisa tidur deh... ! " sahut Sandra dengan membawa Kana dalam pelukannya.


🌿🌿🌿


Pasangan pengantin baru yang baru merasakan indahnya pengantin sedang tertidur lelap setelah berperang di atas ranjang dengan tiga ronde.


Dave yang baru saja terbangun tersenyum melihat wajah damai istrinya yang tidur dalam pelukannya. Ia semakin tersenyum mengingat aktivitas nya dari pagi bersama sangat istri mereguk indahnya surga dunia.


"Ternyata bercinta itu seenak ini! Pantas saja banyak orang yang melakukan **** dengan pasangan nya meskipun mereka belum menikah! " ucap Dave pelan dengan mengusap lembut pipi istrinya.


Ia pelan-pelan memindahkan kepala Tata di atas bantal karena ia ingin buang air kecil ke kamar mandi. Ia membetulkan selimut Tata hingga menutupi lehernya. Lalu ia dengan santai melenggang ke kamar mandi tanpa penutup apapun.


Sesampainya di kamar mandi, Dave memutuskan untuk mandi saja karena tubuhnya juga sudah lengket karena bermandi keringat dari pagi.


Saat guyuran air kran membasahi kepala nya hingga punggungnya, Dave mendesis karena terasa pedih di punggungnya. Ia mendekati kaca dan berbalik melihat ada apakah gerangan.


"Astaga.... ! Rupanya istriku titisan siluman harimau! Pantesan aja pedih, lah punggung ku penuh dengan cakaran harimau sumatra! Apa sesakit itu ya... Sampai punggung ku di lukis kayak gini! Perasaan kuku istriku gak ada yang panjang! Ckckckck... ! " gumam ia dengan geleng-geleng kepala.

__ADS_1


Ia kembali melanjutkan mandinya dengan pelan-pelan karena sangat pedih sekali.


Tata terbangun saat ia mencoba bergerak terlentang. Bagian sensitif nya terasa perih dan ngilu yang membuat ia agak meringis saat bergeser.


"Jam berapa ini? Ya Allah..... Rasanya tubuhku sakit semuanya! Lemas banget dan seperti tidak bertenaga! Rasa-rasanya seperti habis di lindas truk tronton! Mas Dave mana ya?? " gumam ia dengan mata yang masih tertutup dan tangan yang meraba-raba tempat Dave tadi tidur.


Saat ia mendengar suara gemericik air di kamar mandi, ia menghela napas lega karena suaminya sedang mandi. Ia pun berusaha untuk duduk tapi rasa perih dan ngilu nya kembali datang saat ia mengerakkan pinggulnya.


"Ya Allah.... Sakit banget! Padahal tadi pas gulat sakitnya sudah ilang, tapi ketika sudah selesai kenapa sakitnya balik lagi! Omong kosong rupanya omongan orang yang mengatakan pengantin baru itu enak! Enak sih iya, tapi sakitnya itu juga gak ketulungan! " lirih Tata dengan menggerutu sambil menahan perih di bagian intinya.


Ia merangkak untuk melihat jam berapa saat ini. Saat melihat jam di jam tangan suaminya, Tata melotot kaget saat melihat jam sudah menunjukkan jam 1.30 siang.


"Astaghfirullah hal adzim.... ! Sudah siang begini rupanya! Belum sholat dan mandi wajib lagi! Badan bau banget, kamar dan kasur juga bau muntahannya junior Mas Dave! Harus di bersihkan ini ! Malu kalau ketahuan Mami dan yang lainnya! " ucap Tata dengan berupaya membuka sarung bantal sambil duduk di atas kasur.


"Ya ampun... Seumur hidup baru kali ini aku tidak berdaya seperti ini! " gumam Tata mengeluh karena susah membuka sarung bantal dan guling dengan tangan sebelah kanan saja.


Tangan kirinya memegang selimut yang menutupi tubuh polosnya karena sarung yang ia kenakan saat di pijat Mbok Nah entah kemana di buang suaminya.


Tata berusaha untuk turun, namun pada saat kedua kakinya menginjak lantai dan mencoba berdiri, ia langsung terduduk dengan berteriak kencang karena bagian sensitif nya benar-benar sakit dan perih.


"Aaaawwwww.... Sakit.... ! " pekik Tata dengan bibir tergigit dan mata terpejam.


Dave yang sedang mengelap tubuhnya dengan handuk langsung berlari saat mendengar teriakan istrinya.


"Astaga sayang.... ! Ada apa? Apa yang terjadi? " tanya Dave dengan panik sambil berlari


Tata yang mendongak ke arah kamar mandi, melotot kaget melihat suaminya berlari mendekati nya hanya menggunakan handuk di pinggang dengan rambut masih basah dan meneteskan air di lantai.


"Alamak.... Kenapa di saat-saat genting seperti ini Mas Dave terlihat sangat seksi dan menggoda banget sih! Sadar Ta... Sadar! Udah tau masih sakit di jebol si junior, masih aja keganjenan pengen di SmackDown lagi! Hush.... Hush..... Pergi jauh-jauh setan mesum! Pergi!... " batin Tata berperang dengan pikiran nya yang traveling kemana-mana.


Bersambung....


Selamat membaca dan selamat beristirahat readers ku semuanya...

__ADS_1


Semoga hari kalian menyenangkan πŸ’•πŸ˜..


__ADS_2