Pembalasan Istri Yang Di Anggap Bodoh

Pembalasan Istri Yang Di Anggap Bodoh
Penyiksaan...


__ADS_3

"Jadi, kau sudah mendapatkan cara untuk menekan Galang? " tanya Arkan begitu masuk ke ruangan Dave beristirahat.


Dave yang sedang mencuci wajahnya di wastafel hanya berdehem saja menanggapi pertanyaan Arkan.


"Saat bajingan itu melayangkan pedangnya, tiba-tiba saja hal tersebut terlintas di kepala ku! Sepertinya menyenangkan sekali membuat Galang melihat keadaan orang bayarannya mengerang kesakitan! " jawabnya dengan seringai di sudut bibirnya.


"Dasar kau kejam sekali! " sahut Arkan dengan meninju pelan bahu Dave.


"Aku masih dalam mode kasihan bajingan itu masih hidup sampai sekarang! Jika saja pukulan bajingan itu mengenai istriku, maka tubuhnya tidak akan utuh dan akan menjadi santapan anjing jalanan! Bukannya aku pilih kasih kepada kakak ku, tapi istriku hanya punya aku sebagai pelindung nya. Sedangkan kakak ku masih punya suami, Ayah dan Aku sebagai pelindungnya jika ada yang menyakitinya. Tidak mudah bagi Ibu mertuaku membesarkan seorang anak perempuan tanpa seorang suami dan aku tidak akan membiarkan siapapun menyakiti nya. Sudah cukup sekali aku kecolongan seperti ini! " ucapnya lagi dengan wajah menyeramkan.


Ia mengeringkan wajahnya dengan handuk dan mengelap seluruh tubuhnya yang terkena percikan darah dengan handuk tersebut. Lalu ia memakai kaos oblong yang mencetak lekat di otot-otot lengan nya. Terlihat seperti memakai pakaian sempit karena semua bagian tubuhnya tercetak dengan jelas.


"Ayo kita ke sana! Lebih cepat lebih baik! Aku tidak ingin istriku mencari ku dengan wajah panik! " ajak Dave dengan membawa sebuah belati di tangan nya.


Arkan mengikuti dari belakang dengan membawa tripod untuk meletakkan kemera yang akan merekam aksi Dave bersama King Cobra.


Begitu sampai di ruangan King Cobra berada, Tiger masih menunggu di depan pintu bersama bawahan nya dan kali ini bersama Lion.


"Kenapa kalian di luar? Tidak mau masuk? " tanya Arkan saat masuk mereka tetap di luar dan tidak beranjak dari tempat mereka berdiri.


"Kami menunggu saja di luar! Silakan saja kalian di dalam! " jawab Lion dengan Tiger yang ikut mengangguk.


"Ya sudah kalau tidak mau! " sahut Arkan dengan mengangkat bahunya.


Ia masuk dan pintu tertutup secara otomatis. Di dalam ruangan hanya ada Dave, Arkan dan tiga orang anak buah Arkan dan sang tahanan King Cobra.


"Siram dengan air! Sudah waktunya ia bangun! Apakah kamera videonya sudah siap?? " perintah Dave pada anak buah Arkan dan bertanya pada Arkan.


Arkan memberikan jempol nya dan langsung memulai tombol On pada kamera tersebut.


"Byuuuuurrrrr..... "


King Cobra langsung sadar dengan gelagapan karena siraman air di wajah dan tubuhnya.


"Kau terlalu lama tidur! Jadi aku mau tidak mau harus membangunkan mu! Bagaimana tidur mu?? Apa kau bermimpi indah?? " ucap Dave datar dengan berjongkok di depan King Cobra.


"Tentu saja aku bermimpi indah sedang membuat istrimu mengerang nikmat di bawah kungkungan ku! " jawab King Cobra dengan wajah mesumnya.


Tangan Dave terkepal erat mendengar ucapan vulgar dari bibir bajingan itu tentang istrinya. Wajahnya berkilat marah dan terlihat sangat menyeramkan, namun sesaat ia memejamkan matanya dan mengirup oksigen banyak-banyak agar tidak terpancing emosi dengan khayalan King Cobra pada istrinya.


"Oh ya?? Benarkah? Bagaimana suara mengerang istriku? Apakah sangat merdu atau begitu menggairahkan? Atau seperti ini kah! " sahut Dave dengan menjambak rambut King Cobra dari belakang dengan kuat sehingga ia menjerit kesakitan.


"Aaaaaaaaaaa.... !!! "


"Bagaimana?? Apakah seperti itu?? " tanya Dave lagi dan kembali menjambak rambut King Cobra lebih kuat dari yang pertama hingga beberapa terlepas dari kulit kepala nya.


"Aaaaaaaaaaaa.... !!!! "


King Cobra berteriak lagi semakin kencang dengan tangan terkepal namun tidak bisa bergerak karena di tahan gelang besi di lengan kursi tersebut.


"Ha... Ha... Ha.... Sakit ya??? Ini masih belum seberapa? Karena suara istriku bisa lebih kencang dari ini kalau kau mau tahu! " ucapnya dengan tertawa terbahak-bahak.


"Kau gila... ! Kau dan istri mu itu sama-sama gila! " teriak King Cobra dengan wajah meringis kesakitan.


"Kau benar! Aku memang tergila-gila pada istriku! Dan aku akan lebih gila lagi jika ada yang menyakiti istriku, Brengsek! " teriak Dave di telinga King Cobra.

__ADS_1


"Bugh..... ! "


"Bugh..... !"


"Bugh..... ! "


Dave memberikan pukulan pada kedua rahangnya kiri kanan dan perut King Cobra hingga ia memuntahkan darah segar.


Ia lalu mengambil belati yang ia selipkan di kantong belakang celananya dan menempelkan nya di pipi King Cobra.


"Tidak seorang pun aku izinkan menyentuh istriku bahkan dalam mimpi sekali pun! Hanya aku yang boleh menyentuh nya sampai kapanpun itu! " ucapnya lagi dengan menggoreskan mata belati tersebut ke lengan King Cobra keduanya hingga ia menjerit kesakitan.


"Aaaaaaaaaaaa.... !!!! "


"Bajingan seperti mu harus lenyap di muka bumi ini! Selama ini kau sangat senang karena berhasil menyakiti orang-orang lemah yang tidak berdaya dan aku pastikan kau akan merasakan apa yang dulu mereka rasakan! " sahut nya lagi dengan membuat lukisan di pipi, kening, hidung dan dagu King Cobra.


"Aaaaaaaaaaaaaa..... !!!! "


King Cobra menjerit kesakitan saat ujung belati itu menyayat kulitnya. Rasa perih dan seperti di kuliti hidup-hidup membuatnya seperti berada di neraka. Rasa sakit yang tidak bisa ia bayangkan selama ini ia rasakan di tangan Dave.


Tetesan darah mengalir berjatuhan di paha nya dan ia terus menjerit saat Dave kembali membuat luka baru di punggung nya yang sudah di robek pakaian nya.


"Aaaaaaaaaaa.... !!! "


"Aku mohon... ! Bunuh saja aku ! Aku sudah tidak tahan rasa sakit nya! Aku mohon! " pintanya dengan air mata mengalir di sudut matanya pada Dave.


"Cuih.... ! Tidak akan semudah itu! Aku mendengar kau dulu menyiksa perempuan korban mu dengan kejam agar mereka mau melayani mu di ranjang bukan? bahkan aku juga mendengar kau memberikan mereka obat bius agar kau bisa menyalurkan napsu binatang mu sampai puas hingga mereka pingsan! Atau kau ingin aku bermain-main juga dengan adik kecil mu yang haus akan donat wanita??? " jawab Dave dengan sinis.


"Tanggal kan semua pakaian nya! Aku akan membuat lukisan lebih banyak lagi di tubuh nya terutama pada aset utama yang selama ini banyak memakan korbannya! " perintah Dave pada anak buah Arkan.


Dari luar ruangan terdengar jelas semua perkataan dan jeritan penghuni ruangan tersebut oleh anak buah Tiger. Mereka langsung berkeringat dingin dan reflek menutupi aset berharga mereka dengan tangannya.


"Ya Tuhan... Bisa mampus kalau pembuat keturunan ini di sayat pakai belati! Bisa-bisa terpotong habis tidak tersisa! Alamat hidup menjadi kasim kayak drama yang di tonton ponakan gue! " ucap nya berbisik dengan wajah pucat dan berkeringat dingin.


"Iya Bro.. ! Duh, serem banget dah suaminya Ketua! Gue kirain orang nya lembut dan lurus-lurus aja karena dari wajahnya gak ada tampang seram! Ternyata ia seorang psikopat berdarah dingin!Hiy.... takut! " jawab temannya yang berdiri di sebelah nya juga dengan bergidik ngeri sambil berbisik.


Tiger hanya geleng-geleng kepala mendengar ucapan bisik-bisik bawahannya. Lion hanya diam saja karena saat ini ia terhubung langsung dengan Tata dan Angel melalui sambungan satelit mereka pada earphones yang ia pakai.


Beberapa jam sebelum Tata menghubungi nya...


Tata yang merasa kantong kemihnya penuh, bangkit dari tidurnya dengan mata masih tertutup. Ia berjalan dengan meraba-raba dinding menuju kamar mandi.


"Ya Allah... Kenapa mataku berat gini! Perasaan kalau ngantuk banget gak kayak gini juga! Berasa kayak mengkonsumsi obat tidur... ! Hoam.... ! " gumamnya saat duduk di closed.


Tiba-tiba ia tersadar saat memakan makanan dan minuman pemberian suaminya. Ia langsung menghidupkan shower dan mengguyur badannya dengan air dingin dari kepala hingga kaki sehingga mata perlahan terbuka alias melek.


"Mas pasti merencanakan sesuatu sampai-sampai aku di bikin tidur kayak gini! " ucapnya dengan mengusap wajahnya dengan air.


Setelah merasa segar dan tidak mengantuk lagi, ia langsung mengganti pakaian nya dan menaruhnya di keranjang pakaian kotor.


Ia bergegas masuk ke walk in closet untuk mengganti pakaian nya dengan yang kering. Ia berlari ke arah tempat tidur dengan berjongkok hendak mengambil ponsel khususnya namun tidak ada apa-apa di sana.


"Astaga.... ! Pasti Mas yang ngambil nya! Ckckckck... ! " ucapnya tepuk jidat dengan berdecak.


Ia kembali memasuki walk in closet untuk mengambil laptopnya yang ia simpan di lemari pakaian rak paling bawah di bawah tumpukan pakaian dalam.

__ADS_1


Namun sebelum mengoperasikan laptopnya, Tata keluar dari ruangan tersebut untuk mengunci pintu kamar nya agar tidak ada yang mengganggu nya.


Setelah yakin semuanya aman, ia kembali lagi ke ruangan walk in closet untuk menghidupkan laptopnya guna menghubungi Angel.


"Angel... ! Kirimkan rekaman CCTV markas eksekusi kita ke akun skype di laptop ku sekarang juga! " isi pesan email yang di kirimkan Tata pada Angel.


Tidak sampai lima menit, balasan dari Angel masuk dengan simbol jempol dan tidak berapa lama sebuah file masuk ke laptop Tata.


Tata mulai mengutak-atik laptopnya dengan menekan tombol enter dan beberapa ruangan terpampang di layar laptop nya.


Ia melihat semua nya dari awal suaminya berkelahi bersama anak buah King Cobra hingga saat adu jotos berdua dengan King Cobra.


Ia juga melihat saat suaminya menyiksa King Cobra di kursi pesakitan tanpa ekspresi takut, ia hanya geleng-geleng kepala saja melihat sisi lain dari suaminya *itu.


"Sambung kan langsung aku dengan Lion! " ucap Tata melalui e-mail nya pada Angel.


Ia memasang earphones di telinga nya dan tidak berapa lama kemudian bunyi tut... tut... nada panggilan masuk terdengar di telinganya.


"Jangan bicara, cukup dengar kan saja apa yang aku katakan! Tetap lah kau berdiri di tempat mu dan biarkan suami ku melakukan apapun yang ia mau! Jika ada yang ingin kau sampaikan, kirimkan pesan saja pada Angel! " ucap Tata saat Lion baru saja hendak membuka mulutnya untuk bicara.


"Berikan earphones mu pada Tiger sekarang juga! " perintah Tata lagi.


Lion tanpa aba-aba langsung memakaikan earphones di telinga Tiger dengan kode mata saat Tiger hendak protes.


"Kalian berjaga-jaga di sini dan jangan sampai lengah! Takutnya nanti mereka butuh sesuatu! Aku mau ke kamar mandi dulu! " ucap Tiger dengan wajah datar.


Mereka berdua mengangguk dan berdiri bersama Lion yang diam saja seperti patung.


Tiger cepat-cepat ke kamar mandi dan begitu masuk ia langsung menghidupkan keran agar tidak ada yang mendengar ia bicara.


"Kak, biarkan aku bicara dulu! Baru saja aku mendengar Mister menyebut nama laki-laki yang kita awasi selama ini, Galang! Aku sangat yakin jika orang yang mengawasi Galang waktu itu orang suruhan Mister dan seperti dugaan ku kalau mereka tidak tahu jika video itu kiriman dari kita! " lapor Tiger pada Tata.


"Terimakasih laporannya! Tetap kau pantau apa yang dilakukan suamiku dan biarkan ia melakukan apa yang ia mau! Jangan biarkan mereka tahu jika kita lah yang mengirim video itu kepada mereka! Biarkanlah ini menjadi rahasia kelompok kita saja! Kembali lah ke tempat mu dan anggap saja kita tidak tahu apa-apa! " jawab Tata memberikan perintah.


"Baik Kak ! " jawabnya patuh dan mematikan kran air sebelum keluar dari kamar mandi.


Kembali lagi pada saat ini*!..


Masih terdengar suara teriakan jeritan kesakitan King Cobra saat Dave menggoreskan ujung belati di seluruh tubuhnya baik area punggung, dada dan bahkan aset nya sebagai seorang lelaki tak luput dari goresan belati Dave.


"Cabut kuku-kuku kaki nya sekarang juga! Aku ingin lihat reaksi Galang melihat semua ini! " perintah Dave pada anak buah Arkan dengan menyeringai iblis.


"Baik Tuan... ! " sahut mereka dengan patuh.


"Aaaaaaaaaaaa.... Sakiiiiiiiiiittttttt.... !!! " jerit King Cobra hingga ia ter kencing-kencing.


Bersambung...


Ya Allah.... Babang Dave sadis banget😱😱😱 Serem banget kayak pembunuh berdarah dingin😳😳😳...


Duhh.... Kira-kira gimana reaksi Galang saat lihat rekaman itu, kaget, takut atau langsung pingsan????


Selamat membaca dan selamat beristirahat readers ku semuanya...


Semoga hari kalian menyenangkan 💕😍...

__ADS_1


__ADS_2