
"Den Ayu... ! " panggil Mbok Nah karena Tata tidak menjawab dari dalam kamar.
Tata menahan mati-matian nyanyian merdunya agar tidak keluar karena Dave memainkan buah apel nya dengan mulut.
"I-iya Mbok... ! Tata gak papa di rumah! " jawab Tata dengan suara parau menahan ******* nya.
Di balik pintu kamarnya, Mbok Nah tertawa cekikikan dengan membekap mulutnya agar tidak kedengaran Tata sambil memegang ponsel melakukan video call pada Mami Sita dan semua penghuni rumah ini.
Tata menutup mulutnya rapat-rapat agar suaranya tidak keluar tapi semua nya sia-sia. Pertahanannya jebol dan akhirnya nyanyian itu lolos juga dari mulutnya yang membuat suasana di dalam kamar semakin panas.
Dave kembali membuat Tata melayang-layang sebelum junior memasuki sarangnya, ia membuat Tata kembali mendapatkan puncaknya untuk sekian kali. Saat itulah ia mengarahkan junior pada sarangnya. Awalnya ia agak kesusahan karena memang pintunya kecil, ia melebarkan paha Tata dan sekali dorongan junior masuk walau hanya sebagian membuat Tata menjerit kesakitan dengan menggigit bahu suaminya dan kedua tangannya mencakar punggung Dave untuk menyalurkan rasa sakit itu.
Dave berhenti sejenak dan menatap mata istrinya. Ia mengusap sudut mata istrinya yang mengeluarkan air mata karena rasa sakit itu.
Setelah Tata agak tenang, ia kembali memberikan rangsangan agar Tata kembali rileks. Saat Tata sudah mulai terbuai, ia mendorong kembali junior hingga masuk semuanya yang membuat Tata kembali menjerit kesakitan.
"Tahan sebentar sayang... ! Sakitnya lama-lama hilang! Boleh Mas bergerak sekarang! " bisik Dave sembari mengusap air mata di sudut mata istrinya.
Tata menganggukkan kepalanya dengan wajah meringis dan kedua tangannya memeluk erat sang suami. Dave bergerak di atas Tata maju mundur cantik dengan tangan nya menopang tubuhnya agar leluasa menggerakkan junior.
Rasa sakit yang begitu hebat menghilang seiringnya rasa nikmat yang datang membuat Tata yang tadinya meringis menjadi merem melek bergerak seperti cacing kepanasan dan bernyanyi merdu dengan tubuh yang bergerak tidak karuan.
Suasana kamar yang dingin karena pendingin ruangan menjadi hilang berganti suasana panas dan gerah akibat permainan mereka yang mengeluarkan keringat dan di dalam kamar itu ramai dengan suara ******* dan erangan mereka berdua.
Pasangan tersebut bermandikan keringat dengan suara yang meresahkan siapapun yang mendengar nya. Saling berpacu seperti sedang berlomba saja, saling mengerang dan saling memuji pasangan masing-masing meskipun pada kali ini Tata masih baru tahap belajar.
Tidak berapa lama kemudian, junior pun menyembuhkan lahar panasnya di dalam rahim Tata yang membuat mereka berdua berharap kecambahnya Dave segera tumbuh di sana.
Dave langsung mencabut junior karena tidak ingin Tata kesakitan lagi jika junior masih bertahan di sarangnya. Ia berbaring di sisi Tata, menarik selimut untuk menutupi tubuhnya dan tubuh Tata yang polos seperti bayi baru lahir.
Ia membawa Tata ke dalam pelukan nya, mengusap kening Tata yang mengeluarkan keringat sembari memberikan kecupan hangat di kening istrinya.
"Terimakasih sayang.. I love you... ! " ucap Dave sambil ******* singkat bibir istrinya.
"I love you too, Mas! " jawab Tata dengan suara lemah.
__ADS_1
Ia membenamkan dirinya ke dalam dada bidang suaminya yang di tumbuhi bulu-bulu halus. Karena kelelahan akhirnya Tata tertidur dalam pelukan sang suami, sedangkan Dave mengeratkan pelukannya sembari membelai lembut rambut istrinya.
🌿🌿🌿
Di tempat yang berbeda..
Orang-orang bayaran Galang sedang duduk bersama bawahannya membicarakan tentang penyelidikan mereka selama ini pada perempuan yang ada di foto.
"Bagaimana King? Apa kita tetap lanjut melakukan pekerjaan menangkap perempuan ini? " tanya anak buahnya yang berbadan besar.
"Tentu saja... ! Sayang sekali jika perempuan cantik seperti ini kita lewatkan! " jawabnya lagi dengan tersenyum mesum menatap foto Tata.
"Tapi King.... Entah kenapa aku merasa perempuan ini bukan perempuan biasa! Seperti ada sesuatu yang tersembunyi di balik wajah cantik itu! " sahut salah satu anak buahnya pada sang ketua.
"Kenapa kau takut begitu? King Cobra tidak takut pada siapapun termasuk perempuan cantik ini! Jangan kau rusak reputasi geng kita dengan perasaan mu yang hanya menduga-duga! " ucap sang ketua dengan tersenyum remeh.
"Jika ia bukan perempuan biasa itu malah bagus! Kita bisa bersenang-senang dengan kekuatan imbang! Rasanya aku sudah tidak sabar membuat perempuan cantik ini mendesah hebat di dalam kungkungan ku! " tambahnya lagi dengan enteng.
"Terserah anda saja King! Saya hanya menyampaikan pendapat dan penglihatan saya saja! " ucap anak buahnya pasrah.
"Oh ya... Bagaimana penyelidikan mu pada perempuan ini? " tanya King Cobra pada anak buahnya yang lain.
"Perempuan tersebut tidak keluar rumah selama hampir tiga mingguan ini King! Kami sudah mengawasinya diam-diam ketika orang-orang di sana keluar masuk rumah. Hanya menunggu saat yang tepat saja kita menangkap perempuan itu! " jawab anak buahnya.
"Bagus.. ! Awasi terus rumah itu! Tangkap langsung perempuan itu saat ia keluar dari rumah nya meskipun hanya sebentar! " ucap King Cobra menyeringai senang.
🌿🌿🌿
Dave tertidur juga bersama Tata dengan berpelukan. Tata menggerakkan kakinya untuk terlentang, namun ia meringis karena kesakitan di bagian sensitif nya karena pergerakan tersebut.
Ia membuka matanya dan melihat pemandangan indah di depan mata nya. Wajah suaminya yang tampan sedang tertidur dalam damai dengan suara napas naik turun di depan mata nya. Tata tersenyum melihat wajah tersebut.
Kemarin tangannya menyentuh kening, alis, hidung, rahang, dagu serta bibir sang suami secara perlahan-lahan. Ia tersenyum bahagia sudah menyerahkan hal yang paling berharga pada dirinya kepada pemiliknya yang sesungguhnya. Ia bahagia sudah menjadi perempuan yang seutuhnya. Wajahnya memerah dan memanas saat ia teringat penyatuan mereka beberapa jam yang lalu.
Tata mendekatkan bibirnya di wajah sang suami, ia memberikan kecupan pada kedua mata Dave, kening, pipi kiri kanan, dagu dan terakhir bibir Dave. Saat ia hendak melepaskan bibirnya yang menempel di bibir Dave, Dave meraup bibirnya dengan kuat sambil menekan tengkuk Tata sehingga terjadilah aksi saling *******, membelit, menghisap dan mereka bertukar saliva dengan begitu liar nya.
__ADS_1
"Mas gak tidur? " ucap Tata saat ciuman mereka selesai.
"Mas terbangun saat jarimu menyentuh wajah Mas sayang.... ! " jawab Dave mencubit gemes hidung istrinya.
"Ish... Mas curang! Kenapa gak bangun aja waktu aku mencium wajah Mas! " ucap Tata dengan bibir manyun.
"Cup.... ! " Dave mengecup bibir manyun Tata lagi.
"Sengaja sayang... ! Oh ya, apakah yang ini masih sakit? " tanya Dave dengan sengaja menyentuh sarangnya junior.
"Masih banget... Makanya aku kebangun waktu mau berbalik! Di gerak sedikit aja perih banget! " rengek Tata dengan suara manja.
Sekarang ia sudah tidak malu-malu lagi saat Dave menyentuh dirinya seperti sekarang ini Dave memainkan buah apel nya dari balik selimut.
"Oh iya Mas... ! Jam berapa ini? Sudah berapa lama kita tertidur? " tanya Tata dengan mendongakkan wajahnya menatap suaminya.
Dave mengambil jam tangannya yang tergeletak di meja laci dekat tempat tidur.
"Jam 11.15 sayang! Emang kenapa? " jawab Dave dengan melihat jam tangan nya.
"Astaga Mas... Masih pagi ternyata! Berarti tadi kita pagi pertama dong Mas, bukan malam pertama! " ucap Tata dengan wajah menggemaskan.
"Mas gak peduli, mau pagi kek, mau siang kek, mau sore kek, mau malam kek, yang penting Mas bahagia bisa menikmati indahnya surga dunia milik Mas ini! " sahut Dave masa bodoh dan menghujani kecupan di semua muka Tata.
"Dasar Bule mesum... ! " teriak Tata dengan tertawa bahagia.
"Tapi kamu suka kan Mas mesum kayak gini?? " goda Dave dengan mengedipkan matanya.
"Sayang nya iya... Ha..... Ha... Ha.... ! " jawab Tata tertawa malu dan langsung menutup mukanya dengan selimut.
Bersambung...
Maaf jika buka segelnya tidak seperti yang kalian semua bayangkan😓...
Othor sudah berusaha Up dari tanggal 21 sore tapi selalu di tolak pihak NT sebanyak 19 kali.. Sampai sudah di revisi berkali-kali tetap di tolak, di buat bab baru lagi sampai tiga kali hapus bab tetap juga di tolak, padahal othor sudah semaksimal mungkin buat yang tidak vulgar tapi tetap saja di tolak hingga othor gak bisa Up selama hari ini...
__ADS_1
Mana si kecil othor lagi terkena demam sepulang jemput kakak sekolah.