Pembalasan Istri Yang Di Anggap Bodoh

Pembalasan Istri Yang Di Anggap Bodoh
68. Bye Bye Dian...


__ADS_3

Tata langsung menoleh ke belakang nya dan kaget melihat Papi Dayton yang berdiri di belakang nya dengan tersenyum simpul.


"Siapa yang mencuri Hhmm?? " tanya nya dengan menaikan alisnya.


"Gak ada yang memcuri, Pi ! Tata cuma curiga aja sama pria di depan Tata ini, masa Tata lagi enak-enakan makan terus terdengar keributan manggil-manggil siapa tadi... Aduh Tata jadi lupa namanya. Nih orang seenaknya aja narik tangan Tata lari hingga sampai ke ruangan ini. Mana pegangannya kencang lagi, kan Tata jadi curiga sama dia. Masa tamu bisa tau seluk beluk rumah orang gini sih." omel Tata dengan wajah kesal.


"Ha... Ha.... Ha.... Dia memang pencuri! Dia akan mencuri hati seseorang. "jawab Papi Dayton dengan tergelak keras.


"Udah deh Pi, gak usah ngelawak di sini! Gak lucu tau nggak! " ketus Pria Bule itu dengan wajah malas.


"kplak... " Papi Dayton memukul keras bahu pria Bule itu.


"Anak durhakim! Jangan kurang ajar kamu sama Papi! Mau Papi kutuk kamu jadi sepatu! " ucap Papi sewot.


"Ya elah Pi, di mana-mana yang ngutuk itu emak-emak bukan bapak-bapak! "jawab nya lagi dengan malas.


"Tunggu dulu.... Ada hubungan apa sih Papi dengan pria mesum ini? " tunjuk Tata kepada pria Bule itu dengan raut muka bingung.


"Pria mesum???! Huahahaha..... " Papi Dayton tergelak keras sambil memegang perutnya.


"Yang mesum kan kamu! " tunjuk nya balik ke arah Tata.


Tata langsung menendang tulang kering pria Bule itu hingga ia mengaduh kesakitan.


"Sialan nih Bule! Bisa malu aku kalau dia bicara tentang insiden jatuh di restoran Jepang waktu itu! " batin Tata dengan wajah melotot.


"Haduh... Ni cewek lumayan juga tendangannya! Awas aja kalau gak ada orang, gak bakalan aku bikin ampun! " batin Dave dengan seringai liciknya.


"Dicari-cari dari tadi ternyata kalian kumpul di sini! " ucap Mami Sita yang tiba-tiba datang.


"Ayo kita ke tempat pesta! Acara udah mau di mulai tuh! Ayo sayang! " ajak Mami Sita dengan meraih tangan Tata.


Tata mengikuti Mami Sita dengan berjuta pertanyaan di kepalanya seperti kaset kusut yang semakin membuatnya bingung.


"Oh ya Dave! Mami harap kamu keluar dari persembunyian mu itu! " ucap Mami Sita kencang sambil tetap berjalan ke taman belakang.


Papi Dayton juga mengikuti Tata dan istrinya dari belakang dengan senyum-senyum sendiri melihat Dave memasang wajah prustasi.


"Kamu kenal di mana sayang dengan anak bungsu Mami? " tanya Mami Sita sambil berjalan.


"Anak? anak Mami yang mana?? " tanya Tata balik dengan raut wajah bingung.

__ADS_1


"Itu, pria Bule yang sama kamu tadi anak bungsu Mami, calon suami kamu nanti?? " jawab Mami Sita blak-blakan.


"Apa??? Ja-jadi dia... A-anak Mami?? " teriak Tata kencang dengan wajah terkejut dan reflek menutup mulutnya.


"Maaf Mi, keceplosan Tata! Kaget soalnya! Kok bisa gak mirip sama Mami dan Papi kecuali mata birunya mirip Papi! " ucap Tata masih dalam keadaan shock.


"He.... He... He... Dia mirip banget sama mertua Mami, Grandfa nya Dave! Makanya setiap Mami kenalin sama teman-teman Mami semua pada nanyain kenapa gak mirip! " jawab Mami dengan tertawa kecil.


"Kamu mau kan sayang jadi menantu Mami? " tanya Mami Sita penuh harap.


"Emang Mami gak mau punya menantu Janda! Terus Tata juga bukan orang kaya lagi Mi! Tata gak mau nanti Mami dan keluarga Mami jadi bahan ejekan orang-orang. " jawab Tata bersikap realistis.


"Janda kan cuma status, lagi pula Dave juga duda! Gak papa dong janda menikah dengan duda! Mami dan Papi gak perduli dengan omongan orang, yang penting kamu mau jadi menantu Mami! "jawab Mami dengan masa bodo.


Tata hanya bisa menggaruk kepalanya karena bingung mau jawab apa, mau nolak gak enak banget, mau nerima juga sedikit takut kecewa untuk jatuh cinta lagi.


"Gak usah di pikirkan! Santai saja sampai kamu sudah resmi dari status mu dan masa iddah mu! " ucap Papi santai dengan logat Bule nya.


Sesampainya di taman, Tata bergabung dengan sahabatnya yang langsung kepo menanyakan kemana dirinya tadi.


Acara pun di mulai MC dengan pemotongan kue ulang tahun dan di iringi music kemudian memberikannya kepada orang yang tersayang.


Sepanjang acara, tidak nampak batang hidungnya Bule mesum itu. Entah kemana dia dan apa alasannya tidak ikut merayakan ulang tahun kakaknya.


"Cie-cie... Yang mau jadi menantu sultan?? Cieee... " ledek Sandra ketika mereka sudah di dalam mobil.


"Gimana Tet? Ganteng gak putranya Kanjeng Mami? " tanya Susan juga ikutan menggoda nya.


"Ya... Semua laki-laki pasti ganteng! Kalau cantik bukan laki-laki nama nya.. " jawab Tata sekenanya.


"Amsyong loe... " cibir Susan dengan kesal.


"Ha.... Ha.... Ha... " Tata tergelak melihat wajah kesal sahabatnya itu.


Mereka akhirnya sampai di rumah jam 11.30 malam dan langsung ke kamar masing-masing untuk membersihkan make up dan langsung tidur.


🌿🌿🌿


Hari yang di nanti akhirnya tiba juga. Orang-orang Tata sedang mengikuti Dian yang kembali pergi dari rumah setelah hampir seminggu di dalam rumah saja.


Angel sudah melakukan perintah Tata untuk menaruh anak-anak Dian di panti asuhan yang akan ia beli kepemilikan nya, karena ia tidak ingin ada penyalahgunaan kekuasaan di panti tersebut.

__ADS_1


Tata sudah menunggu di mobilnya mengawasi rumah itu dari jarak yang tidak terlalu jauh. Tiger dan anak buahnya masih merekam kegiatan di dalam rumah itu melalui rekaman kamera yang mereka sadap terpampang jelas di layar laptop.


Ketika memasuki pesta inti, Tata menghubungi orangnya di kantor kepolisian untuk melaporkan pesta narkoba di kawasan rumah penduduk di daerah xxx.


Tidak terlalu lama menunggu, mobil patroli polisi datang dengan membawa satu truk personal untuk mengamankan tersangka dan TKP dari amukan warga.


Mendengar suara mobil polisi, warga perumahan itu keluar dari rumah mereka dan membuat olahraga TKP menjadi ramai di kerumunin warga.


Polisi mendobrak pintu rumah dan menangkap para pelaku pesta lima orang pria yang sudah paruh baya dan tiga orang wanita termasuk di dalamnya ada Dian.


Para warga yang melihat langsung menghujat dan menyumpahi mereka apalagi ketika tiga wanita keluar di giring polisi wanita yang hanya memakai bikini.


Bahkan ada yang sengaja melempari wanita tersebut dengan batu dan apapun yang ada di sekitar mereka.


Terlebih lagi warga yang datang dan melihat kebanyakan emak-emak yang langsung bringas melihat wanita-wanita yang berpesta seperti itu, apalagi mereka berpesta di lingkungan tempat tinggal mereka.


Opsir petugas wanita langsung memasukkan wanita-wanita itu kedalam mobil patroli guna menghindari warga mengamuk dan main hakim sendiri.


Tata dengan santai keluar dari mobilnya, berjalan mendekati kerumunan emak-emak yang sedang emosi tinggi dan masih terdengar teriakan sumpah serapah dan semua isi kebun binatang keluar dari mulut emak-emak ini.


Tata diam-diam mendekati mobil patroli yang berisi tiga wanita yang terjaring dalam operasi narkoba ini, dan langsung melambaikan tangan melihat Dian.


Dian terkejut dan shock melihat Tata ada di antara kerumunan warga bahkan melambaikan tangan dengan tersenyum lebar, senyum mengejek.


Tata mengisyaratkan opsir wanita untuk menyingkir sebentar, dan opsir wanita itu keluar dari mobil patroli dan berdiri di depan pintu. Tata masuk ke dalam mobil, duduk di bangku opsir tadi karena tiga tersangka wanita duduk di bangku belakang dengan tangan terborgol kebelakang.


"Kau! Mau apa kau ada di sini? " ucap Dian dengan raut wajah marah.


"Tenang sayang! Gak usah ngegas dong? Mau kamu berteriak-teriak kayak orang gila pun, para polisi ini tidak akan melepaskan mu! Jadi simpan saja tenaga mu itu untuk dirimu sendiri! " jawab Tata santai.


"Brengsek! Jadi kau yang sengaja menjebak ku? Awas kau sialan! Aku akan membalas mu! " teriak Dian dengan amarah yang sudah di ubun-ubun.


"Oww, takut.... " sahut Tata dengan ekspresi pura-pura takut.


"Seharusnya kau berpikir dengan otak dungu mu itu! Kau pikir aku mau menjebak dirimu! Kau yang bodoh! Mengantarkan diri sendiri kembali ke hotel prodeo dengan perilaku menjijikkan mu itu! Cuih... Mau membalas ku pakai apa? Sugar daddy mu? Jangan mimpi Dian! Bahkan sugar daddy mu itu tidak akan bisa membantumu karena dia juga masuk ke hotel prodeo juga... Akan aku pastikan sugar daddy mu tidak akan bisa keluar dari hotel prodeo walaupun dengan uangnya, begitu juga dirimu. Selamat datang di rumah baru mu Dian! Tempat tinggal mu selama sisa umur mu! Bye... Bye... Dian... ! " ucap Tata melambaikan tangannya dan langsung keluar dari mobil patroli dengan tersenyum sinis.


"Brengsek kau Tata! Brengsek!! Lepaskan aku! Lepaskan sialan!! " teriak Dian kencang dengan meronta-ronta...


Bersambung...


Selamat membaca dan selamat beraktivitas readers semuanya...

__ADS_1


Semoga hari kalian menyenangkan πŸ’•πŸ˜...


__ADS_2