
"Yakin kau Tet mau turun sekarang? " tanya Susan lagi memastikan kondisi psikis Tata yang mengidap syndrome gugup bin grogi.
"Kau tarik napas mu dulu, terus kau buang! Lakukan tiga kali agar kau sedikit tenang! " sahut Sandra dengan memberikan contoh.
Tata melakukan apa yang di sarankan Sandra dengan menarik napasnya dalam-dalam kemudian di keluarkan sebanyak tiga kali. Ia kembali tersenyum dan menganggukkan kepalanya memberi tanda kalau ia benar-benar siap untuk turun ke bawah menemui suaminya.
Dengan di apit Sandra dan Susan di sisi kiri dan kanannya, Tata berjalan dengan anggun sambil bibir mengeluarkan senyuman melihat ke depan berjalan menyusuri tangga turun ke lantai bawah.
Terdengar bunyi langkah ketukan high heels yang memberitahu jika pengantin wanita sudah turun dan berjalan mendekati ruangan tempat berlangsungnya acara akad nikah.
Semua mata menoleh ke belakang ketika terdengar suara langkah bergema memasuki ruangan dan semuanya tampak terpukau dengan kedatangan seorang wanita cantik yang tersenyum anggun bersama dua bridesmaid yang memegang lengannya kiri dan kanan juga tampak begitu cantik dan anggun seperti sang pengantin.
Arkan terpukau melihat kecantikan pujaan hatinya memakai kebaya yang membungkus tubuh indahnya, begitu juga dengan Kadir yang saat itu sedang memangku Kana ikutan terpesona melihat Sandra terlihat sangat cantik dengan kebaya nya yang tampak indah dan serasi dengan wajah blasteran nya.
Apalagi dengan Dave yang tidak bisa mengedipkan matanya melihat kecantikan perempuan yang sudah sah menjadi istrinya meskipun baru secara agama tapi tidak memungkiri rona bahagia di wajahnya menyandang gelar seorang suami. Tata berjalan dengan mata menatap Dave dan Dave semakin tersenyum bahagia membalas tatapan mata Tata dengan penuh cinta.
Sandra dan Susan mendudukkan Tata di kursi yang ada di samping Dave duduk. Setelah itu, mereka pun pergi menuju kursi kosong dan bergabung dengan para keluarga.
"I love you, My Ruby! " bisik Dave di telinga Tata begitu Tata duduk di sebelah nya.
Mendengar bisikan cinta dari Dave membuat jantung Tata semakin berdegup dengan kencang seperti orang lari maraton. Ia hanya tersenyum simpul dengan menggenggam tangannya di balik meja. Ia tidak berani menjawab dan hanya mampu tersenyum kepada Dave.
Pak penghulu pun memberikan nasihat-nasihat pernikahan kepada Dave dan Tata dengan sangat lantang. Ia juga memberikan wejangan bagaimana kewajiban seorang istri dalam agama Islam dan juga tentang kewajiban seorang suami dalam islam.
Selama Pak penghulu memberikan wejangannya, Dave meraih tangan kiri Tata dan menggenggamnya dengan tangan kanan nya secara diam-diam dari balik kursi karena posisi nya di tengah-tengah.
Setelah mengakhiri nasihatnya, Pak penghulu mempersilakan Tata mencium tangan Dave sebagai tanda baktinya kepada sang suami dengan gantian Dave mencium lembut kening Tata.
Ada ribuan kupu-kupu beterbangan keluar dari hatinya Tata begitu benda kenyal itu menempel lembut di keningnya. Padahal sebelum halal ia sudah merasakan benda kenyal tersebut di bibirnya, tapi rasanya tidak seperti sekarang ini yang membuat hatinya semakin berbunga-bunga. Begitu juga dengan Dave yang jantungnya berdebar kencang saat bibirnya mengecup lembut kening Tata, dan hatinya terasa hangat dan penuh dengan bunga-bunga cinta yang sedang bermekaran seperti di musim semi.
__ADS_1
"Udah woi ciuman nya! Lama bener tuh bibir nempel di jidat! " teriak Arkan dengan lantang berdiri dari belakang.
Tata langsung tersipu malu dengan menundukkan wajahnya yang bersemu merah.
"Bilang aja iri??? " balas Dave mengejek Arkan.
Arkan hanya melengos dan kembali duduk di kursinya karena Dave menjawab dengan mengejeknya.
Dave dan Tata pun menghampiri Ibuk dan sungkeman kepada Ibuk sambil duduk di bawah. Tata langsung memeluk Ibuk nya begitu ia berlutut di hadapan ibunya. Ibuk tidak dapat menahan tangisan nya dengan menangis sambil menciumi pipi Tata berulangkali kiri dan kanan dengan sama-sama menangis.
"Putri kesayangan Ibuk.... Selamat ya Nak, akhirnya sekarang status mu kembali menjadi seorang istri. Jadilah istri yang patuh kepada perintah suami jika perintahnya mengandung kebaikan dan tidak menentang Allah penguasa alam semesta. Jadilah istri yang selalu melengkapi kekurangan suamimu dengan kelebihan mu. Indahnya sebuah rumah tangga adalah ketika seorang istri yang patuh kepada suaminya dan suaminya yang memuliakan istrinya.
Dan untuk Dave, Ibuk titip putri kesayangan Ibuk ya Nak! Cintai Tata setulus hati mu dan bahagia kan dia semampu mu. Jika Tata melakukan kesalahan, tegur lah dia dengan lemah lembut dan penuh kasih. Dan jika kau sudah bosan dan hilang rasa cinta mu pada Tata, kembalikan dia pada Ibuk dan jangan sampai kau menyakiti fisik nya. Ibuk akan lebih menghargai itu sebagai rasa tanggungjawab mu karena dulu pernah meminta Tata untuk dirimu. " nasihat Ibuk sambil menangis dan memeluk mereka berdua bersamaan.
"InshaaAllah Dave tidak akan melakukan hal itu kepada Tata Buk! Dave mencintai Tata setulus hati Dave dan karena Allah Dave meminang Tata untuk di jadikan istri hingga nanti maut memisahkan kita. Dengan izin Allah, Dave akan selalu berusaha membahagiakan Tata semampu Dave dan akan memperlakukan Tata sebaik Ayah memperlakukan Ibuk dulu dan sebaik Papi memperlakukan Mami. Jika Dave melakukan kesalahan yang menyakiti hati Tata, Dave rela menerima hukuman apapun dari Ibuk, ataupun dari Papi Mami. Terimakasih Ibuk sudah melahirkan perempuan yang baik dan cantik seperti Tata dan maaf karena membuat Ibuk melepaskan putri Ibuk untuk Dave. " jawab Dave dengan mencium tangan Ibuk dengan penuh takzim.
Setelah sungkeman kepada Ibuk, Tata dan Dave berjalan ke kursi Papi dan Mami. Ketika Tata hendak berlutut, Mami Sita langsung meraih Tata kedalam pelukan nya dan menciumi wajah Tata dengan bertubi-tubi sambil menangis bahagia. Begitu juga dengan Dave yang langsung memeluk Papi nya yang menepuk pelan punggungnya sebagai tanda mereka bahagia dan merestui pernikahan Dave.
"Terimakasih ya sayang, sudah menjadi menantu Mami! Jika Dave menyakiti hati mu, jangan sungkan untuk mengatakan nya pada Mami ya, Nak! Anggap Mami seperti ibu kamu sendiri dan jika ada apa-apa jangan sungkan bercerita dengan Mami! Mami doakan semoga pernikahan kalian menjadi pernikahan yang terakhir hingga ajal menjemput. Menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah dalam meraih surganya Allah SWT. " ucap Mami Sita sambil mengecup hangat kening Tata.
Setelah sungkeman kepada Mami Sita, giliran Tata sungkeman kepada Papi Dayton dan giliran Dave sungkeman pada Mami nya.
Seperti istrinya tadi, Papi Dayton langsung meraih Tata dalam pelukannya. Dan meraih kedua pipi Tata dengan kedua tangannya dan mengecup lembut kening Tata agak lama dengan penuh kasih sayang. Tata yang sudah lama tidak pendapat kan kasih sayang seorang ayah langsung menangis tersedu-sedu. Dapat ia rasakan perasaan kasih sayang yang tulus dari seorang Papi Dayton kepada anaknya sendiri yang membuat sudut hati Tata seketika menghangat.
"Anggap Papi seorang orang tuamu sendiri ya, Nak! Seperti kata Mami tadi, jika Dave menyakiti hati mu, jangan kau simpan seorang diri. Jangan sungkan untuk bercerita dan mengadu kepada kami berdua, karena kami sangat menyayangi mu seperti kami menyayangi Dave dan Abeth. Semoga kalian berdua bahagia dunia akhirat sampai nanti tua. " ucap Papi Dayton dengan lembut mengusap air mata yang mengalir deras di pipi Tata.
"Dave, sekarang kau sudah mengemban tanggungjawab yang besar sebagai seorang suami dan kepala rumah tangga. Didiklah istri dan Anak-anak mu kelak menjadi pengantar mu ke pintu surga. Sebagai kepala rumah tangga, kau harus memberikan tauladan yang baik untuk istri dan anak mu. Jangan lagi huru-hara yang tidak penting seperti saat kau masih sendiri dulu. Kebahagiaan rumah tangga bukan hanya tentang terpenuhinya hak dan kewajiban suami istri, tetapi juga tentang kebersamaan dalam menghadapi cobaan dan ujian. Tidak ada rumah tangga yang tidak ada cobaan dan ujian nya, semua nya ada dan di sana lah peran kalian berdua di tempa dalam mengatasi ujian tersebut. Mami harap kau memahami apa yang Mami katakan, Dave! " ucap Mami Sita dengan wajah serius.
"InshaaAllah Mami... Dave akan selalu mematuhi nasihat Mami! Dave membutuhkan doa Mami agar rumah tangga Dave dan Tata bahagia sampai kapanpun. " jawab Dave dengan mengecup pipi Mami nya kiri kanan.
__ADS_1
"Pasti Nak, Mami pasti mendoakan kebahagiaan anak-anak nya! Jangan kau sia-siakan Tata dan jadilah imam yang baik untuk keluarga mu! " ucap Mami Sita lagi dengan menangis haru.
Setelah sungkeman kepada kedua orang tua masing-masing, Dave dan Tata secara bergiliran sungkeman dan meminta restu kepada Eyang kakung dan Eyang Putri. Kemudian pada Pakde dan Bude Dave semua nya secara bergantian hingga terakhir kepada Abeth selaku kakak kandung Dave dan juga suaminya.
Abeth langsung memeluk Tata dengan erat, begitu juga dengan Tata yang membalas pelukan Abeth tidak kalah eratnya.
"Selamat datang di keluarga Ryder, sisters! Dan nanti akan kita jadwalkan waktu untuk hangout sama-sama berdua sesama perempuan. " ucap Abeth yang langsung di balas delikan mata Dave.
"Gak boleh! Enak aja! Waktu Tata hanya bersama aku! " jawab Dave dengan sewot.
"Kita lihat aja nanti! " balas Abeth dengan wajah sinis.
Giliran Tata yang menghampiri sahabat-sahabatnya, dan langsung mendapat pelukan dari keduanya sambil bergoyang-goyang.
"Selamat ya Butet ku yang cuek, tapi cantik! Semoga samawa sampai tua dan di karuniai anak-anak yang banyak yang lucu-lucu! Karena kalau anakmu jelek, aku gak mau gendong dan akan aku tukar dengan anak kucing! " ucap Sandra yang langsung di hujani geplakan di lengannya.
"Ha... Ha... Ha.... Jangan kau dengar kan cakap Si Bontot yang sengklek itu Tet! Selamat ya Butet ku sayang! Doakan aku biar juga bisa menyusul mu menjadi seorang istri! Jangan lupa aku request keponakan kembar! Gak banyak-banyak kok, lima aja cukup! " sahut Susan yang juga sama absurb nya.
"Pauk klen.... Klen kira aku ini kucing langsung punya anak sekali lima! " jawab Tata dengan wajah sewot.
"Ha.... Ha.... Ha.... " Sandra dan Susan tertawa dengan kencang berhasil membuat Tata kesal.
Bersambung...
Selamat sudah halal untuk Dave dan Tata... Semoga samawa... Walaupun masih secara agama gak papa lah ya, dari pada nanti nyosor terus tiap ketemu kayak soang. Mendingan halal aja dulu. Soal resepsi nanti akan kita bicarakan secara berembuk mau di bikin meriah atau hanya makan-makan doang... wkwkwk... 😂😂😂
Selamat weekend readers semuanya....
Love you satu truk untuk kalian semuanya 🥰🥰🥰🥰...
__ADS_1