
Reader tercinta
Author coba perbaiki dan kurangi typo.
Mohon koreksinya di kolom komentar.
Terimakasih.
...đđđ...
Selamat membaca
...........
Maaf pak, bapak jangan mengajarkan kesesatan masak anak anak sore pada ngaji. Malam harinya pemuda bahkan yang suka mabuk pada gitaran disini. Itu namanya mencampur kebaikan dengan kebathilanâŚ.!!!â Ucap seorang Tokoh masyarakat yang memarahi aku atas tindakanku yang memang member ijin para pemuda bermain di belakang rumahku pada nyanyi dan main gitar.
Namun itu hanya kesalahan pahaman saja menurutku, karena belum paham maksut dan tujuanku.
âMaaf pak, salah saya dimana ya ?â tanyaku pada tokoh masyarakat itu.
âBapak kan tahu kalo anak anak itu kerjanya mabuk mabukan, kenapa di Tampung di sini ? Padahal bapak juga ngajarin anak anak kecil mengaji.â Kata Tokoh masyarakat itu. Yang merupakan salah satu tokoh masyarakat yang di segani di dusunku. Beliau bernama pak Rinto seorang yang di kenal religius juga.
âIya pak saya tahu, tapi kalo di tempat saya mereka hanya main music dan tidak abuk mabukan pak.â Jawabku padanya. Aku pun menaruh hormat pada beliau sebagai salah satu tokoh Agama juga di kampungku.
âIya tapi image nya buruk pak buat anak anak muda yang lain nanti.â Katanya.
âOwh begitu, adi kalo menurut bapak anak anak yang sukanya mabuk mabukan itu di apakan pak ?â tanyaku pada pak Rinto.
âYa di bilangin jangan suka mabuk jangan malah di fasilitasi buat kumpul kumpul gak manfaat seperti itu.â jawab pak Rinto.
Seandainya bukan dengan orang tua yang juga tokoh Agama tentu aku akan menjawab dengan bahasa vulgar. Namun aku tahu jika beliau hanya salah paham dan bagaimanapun beliau sudah sepuh jadi harus aku hormati. Jadi aku memberikan penjelasan dengan bahasa halus juga.
âMaaf pak, selama ini saya belum pernah melihat satu orang pun yang member peringatan kepada mereka. Bahkan terkesan mereka di jauhi oleh orang lain. Jadi mereka memang saya persilahkan main disini selama tidak maksiat di sini. Kalo sekedar main music memang saya perbolehkan.â Jawabku pada Pak Rinto.
âMemang tidak ada yang mau menasehati mereka, soalnya orangnya pada Bandel. Sekarang di bilangi besuk diulang lagi.â Kata pak Rinto.
âDi ulang apanya pak ?â tanyaku.
âYa di ulang mabuk mabukanya.â Jawab pak Rinto.
âMemang sulit pak kalo mau merubah mereka langsung jadi orang baik rajin ibadah dan sebagainya. Jadi tujuan saya mengijinkan mereka main music di sini biar mereka tidak main di tempat lain. Karena kalo ditempat lain mereka sambil mabuk juga.â Kataku pada pak Rinto.
Pak RInto mulai merenungkan ucapanku, tidak marah seperti sebelumnya.
âTapi bagaimana nanti jika orang beranggapan kalo bapak member ijin mereka mabuk disini ?â Tanya pak Rinto.
âKalo itu soal beda pak, yang jelas tujuan saya sementara ini menghentikan mereka mabuk minimal mengurangi dulu. Karena kalo disini mereka tidak akan berani mabuk, tapi kalo mereka dibiarkan kumpul di luar siapa yang akan menjamin mereka tidak minum minuman keras pak ?â Jawabkupada pak Rinto.
Akhirnya setelah melalui pembicaraan panjang, pak RInto pun bisa memahami dan menerima apa yang aku lakukan dengan mengumpulkan anak anak muda itu. meski mereka semua kalo diluar juga masih pada minum, namun kalo di tempatku mereka tidak berani minum minuman keras. Dan semua itu memang butuh proses, tidak bisa sekaligus menjadi orang baik. bahkan mereka tidak sholat pun masih aku diamkan saja, biar muncul kesadaran sendiri nanti. Tentunya juga dengan member contoh dan nasehat yang ringan.
Nasehat yang menggembirakan, betapa indahnya sholat itu dan sebagainya. Bukan dengan ancaman tentang hukuman dan neraka yang justru âkadangâ malah membuat orang menjadi tersinggung dengan nasehat yang berupa ancaman tersebut.
Begitulah awal aku mengumpulkan para pemuda yang tujuanku sebenarnya adalah mengajak mereka agar sadar. Namun tetap saja masih saja ada orang yang slah paham bahkan ada juga yang mungkin dengan dasar tidak cocok/ tidak suka denganku malah mengatakan hal hal minir tentang aku.
Ada yang bilang, asalnya preman tukang mabuk ya jadinya tetep saja komunitasnya tukang mabuk dan sebagainya. Namun semua itu tidaklah aku ambil pusing, biar waktu yang membuktikan nanti, kataku dalam hati.
Tibalah waktunya aku akan berangkat Ziarah ke makam Yuyut nya Fatimah, Candra dan Khotimah sudah sampai di rumahku. Sementara Rofiq dan Arum masih dalam perjalanan, karena Rumah Rofiq justru lebih dekat dengan rumahku.
âBerapa hari mas kira kira nanti ddi rumah pak de ?â Tanya Khotimah kepadaku.
âPaling juga semalam saja, aku juga gak bisa lama lama ninggalin anak anak.â jawabku pada Khotimah.
âBude dan pak de pasti nanyain Jafar nanti kalo gak di ajak.â Kata Khotimah.
âHabis bagaimana lagi, nanti biar saat liburan saja anak anak ku ajak kesana. Saat ini biar mereka di rumah dulu.â Kataku pada Khotimah.
âKamu mau pesen apa Khot ?â Tanya Fatimah pada adik sepupunya itu.
âSalam saja buat bu de dan pak de, maaf Khotimah belum sempat jenguk mereka lagi.â Jawab Khotimah.
âMemang terakhir kesana kapan Khot ?â tanyaku pada Khotimah.
âUdah setahun lebih gak kesana mas, mas Candranya lagi sibuk terus soalnya kemarin.â Jawab Khotimah.
âIya maaf, mungkin nanti kalo sudah gak banyak kerjaan aku akan kesana.â Ucap Candra.
âIya gak papa mas, tapi minimal kontak telpon tetap harus jalan kalo belum sempat kesana.â Kataku pada Candra dan Khotimah.
Tak lama kemudian Rofiq dan Arum pun sampai juga ke rumahku, bersama Rofiq dan anaknya Panji Ramadhan.
âLoh mas Candra sudah sampai dari tadi ?â Tanya Arum ke Candra.
âBelum sih, paling juga seperempat jam yang lalu.â Jawab Candra.
âOwh kirain dah dari tadi, terus Fatimah mau berangkat kapan ?â Tanya Lanjut Arum.
âIni bentar lagi berangkat, nitip rumah dan anak anak ya Rum !â kata Fatimah.
âIya gak usah khawatir, besuk juga aku yang gentian nitip Panji di sini.â Jawab Arum.
âSerius mau disuruh di sini nanti ?â Tanya Fatimah pada Arum.
âSerius lah kebetulan Panji juga sering nanyain kakaknya, Sidiq. Dan aku juga sudah janji sama suami kamu bantuin dia ngaar anak anak. biar sekalian sekalian jenguk anak juga disini.â Rofiq yang menjawab.
Kemudian setelah beramah tamah sebentar aku dan Fatimah mohon diri untuk berangkat ke rumah mertua, dan sekalian mau Ziarah ke makam Yuyut Sti Aminah. Untung saja anak anakku terutama Nisa tidak rewel pingin ikut. Ada Wisnu anak Khotimah disitu yang akrab dengan Nisa. Sementara Sidiq dan Jafar akrab dengan Panji anak Rofiq dan Arum.
__ADS_1
Aku segera berangkat ke rumah mertua berdua dengan Fatimah saja.
*****
Sesampai di rumah mertua
âAssalaamu âalaikumâŚ!â sapaku sambil mengetuk pintu rumah mertuaku.
âWaâalaikummussalaam, sebentarâŚ!â jawab ibu mertuaku.
Kemudian membukakan pintu dan segera menyuruhku masuk ke rumah.
âKalian berdua saja, anaknya ak ada yang di ajak ?â Tanya ibu mertuaku.
âIya bu, soalnya ada perlu dan mungkin hanya semalam disini. Besuk liburan sekolah saja anak anak saya ajak ke sini Insya Allah.â Jawabku.
âJangan hanya janji saja, beneran dibawa ke sini, bapak ibu suka kangen mereka. Pak ini anak kita datang !â teriak ibu mertua memanggil bapak mertuaku.
Tak lama kemudian bapak mertuaku pun datang.
âWah berdua saja gak ada yang di ajak ?â Tanya bapak mertua.
âInjih pak, masih pada sekolah besuk liburan saja saya ajak kesini.â Jawabku.
âKok gak kasih kabar dulu mau kesini, ada apa ?â Tanya bapak mertua.
âIni pak hanya mau ziaroh ke makam Yuyut nanti malam, mumpung malam jumâat.â Jawabku pada bapak mertuaku.
âKayaknya ada sesuatau tiba tiba pingin ziarah ke makam Yuyut.â Sahut ibu mertuaku yang perasaannya sangat tajam.
âiya bu betul, memang ada sesuatu yang berhubungan dengan Jafar bu.â Jawabku.
Kemudian Fatimah menceritakan apa yang di alami Jafar setiap malamnya. Hingga Jafar tiap bangun tidur selalu merasa kelelahan. Bapak dan ibu mertuaku mendengarkan dengan antusias dan penasaran dengan Jafar.
âMemang Yuyut dulu pernah bilang, jika Jafar sejak dalam kandungan sudah di tempa dengan berbagai maslah. Jika lahir selamat maka akan membentuk karakter anak yang kuat. Serta akan menjadi anak yang kukuh pada pendiriannya.â Sahut ibu mertua.
âOwh begitu ya bu, berarti kemungkinan yang melatih Jafar adalah Yuyut itu semakin besar kemungkinannya.â Jawabku.
âPesan ibu saja, jika kalian Ziarah ke makam Yuyut, banyak banyaklah membaca sholawat Jibril. Itu amalan yang disukai Yuyut.â Kata ibu mertuaku.
Kemudian bapak dan ibu mertuaku pun banyak member masukan dan Nasehat kepadaku. Tentang ziarah ke makam yuyut dan seputar Jafar. Maka ketika malam telah tiba aku dan Fatimah berangkat ke makam yuyut dengan jalan kaki berdua karena jarak ke makam juga tidak begitu jauh. Hanya sekitar du ratus meter saja.
Sesampai di makam pun aku seger membaca salam kepada seluruh ahli kubur disitu dan memasuki pintu gerbang makam menuju ke makam Yuyut.
âFat gak usah nangis meneteskan air mata, kita doakan sja.â Kataku yang hanya dib alas anggukan oleh Fatimah.
Kemudian aku segera membacakan doa kepada seluruh ahli kubur dan di khususkan juga untuk Yuyut dan leluhur dari Fatimah.
Dalam melantukan doa ku lihat Fatimah kadang masih terisak sedih mengingat Yuyut nya yang sayang padanya. Meski tak seperti kepada Khotimah cucu kesayangan Yuyut.
Setelah selesai mendoakan Yuyut kami pun pulang ke rumah mertua dan segera memasuki kamar untuk istirahat. Karena bapak ibu mertuaku pun juga sudah beristirahat.
Aku masuk ke kamar ynag biasa aku pakai bersama Fatimah saat aku dan Fatimah berkunjung di rumah mertua. Sampai di dalam kamar Fatimah memulai obrolan.
âMas tadi gak ngalamin apa apa saat Ziarah ?â Tanya Fatimah padaku.
Gak tuh, memang kamu mengalami apa ?â tanyaku balik pada Fatimah.
âFatimah juga gak ngalamin apa apa kok, biasanya mas Yasin yang suka menemukan peristiwa anehâ. katanya.
âGak selalu juga kok,kadang juga biasa saja.â Jawabku.
âTerus belum ada petunjuk tentang JAfar ?â Tanya Fatimah istriku.
âBelum sih, kita tidur saja yuk, aku ngantuk biar besuk kita bisa pulang agak pagi. Gak enak sama yang dirumah kalo kelamaan.â Kataku.
âTapi Fatimah masih penasaran tentang Jafar mas. Apa yang harus kita lakukan untuk itu ?â kata Fatimah.
âKita cari solusinya nanti, yang penting kita istirahat saja dulu yuk.â Katak sambil mengajak Fatimah berbaring di ranjang. Namun Fatimah masih terus saja menanyakan bagaimana cara nya mengatasi masalah Jafar. Sampai aku pura pura tertidur, padahal masih denger saat dia ngomel.
âDiajak cerita malah tidur, nyebelin banget SihâŚ.!â kata Fatimah marah dan tidur membelakangi aku.
Aku biarkan saja dia ngambek, karena memang begitulah sifatnya. Padahal aku juga baru berpikir hal yang sama dengan yang dia pikirkan. Hanya saja aku tidak mau meladeni ceritanya takut malah membuat Fatimah semakin pusing.
Sampai akhirnya aku pun tertidur beneran, dan saat itulah aku justru bisa bertemu dengan yuyut lewat alam mimpi.
âCucu mantuâŚ.!â Sapa Yuyut padaku.
âIya Yut, ada perintah apa Yut ?â Tanyaku pada Yuyut.
âBilang ke Istrimu cucuku Jafar anak kalian biar Yuyut kasih pelajaran kanuragan, karena bisa bermanfaat bagi dia kelak. Dan nanti akan aku ajarkan juga sebuah filosofi perjalanan hidup lewat tembang macapat.â Jawab Yuyut.
âTembang macapat Yut, itukan tembang tembang awa yang anak anak sekarang mana mau belajar kayak gitu ?â tanyaku pada Yuyut.
âDasar bocah Geblek, kamu gak ngerti filosofinya tembang macapat sudah ngomong begitu.â Ucap Yuyut.
âMemang apa Yut nilai yang terkandung dalam tembang Macapat tersebut.â tanyaku pada Yuyut.
Kemudian Yuyut mulai menjelaskan apa nilai dan makna dari tembang Macapat itu. yang ternyata tembang Macapat itu ada uruta urutanya, yang merupakan gambaran perjalanan manusia dari dalam kandungan hingga dia meninggal dan di kubur.
Penjelasanya adalah sebagai berikut,
Tembang Macapat itu urutanya sebagai berikut,
1.    MASKUMAMBANG
__ADS_1
Filosofi tembang Maskumambang itu menceritakan jika manusia diciptakan oleh Allah bertempat di kandungan, mengambang jadi di istilahkan Mas Kumambang. Karena anak itu sangat berharga lebih berharga dari emas, dan posisinya mengambang dalam rahim wanita. Makanya dibuat tembang MASKUMAMBANG.
Diartikan juga jika janin atau bayi dalam kandungan itu masih mengambang, atau tergantung ibunya.
2.    MIJIL
Filosofi : Tembang Mijil menggambarkan jika seorang bayi manusia sudah lahir. MIJIL berarti keluar atau Lahir. Â
3.    KINANTHI
Kinanthi dari kata dasar Kanthi, artinya digandeng atau di tuntun agar bisa menemukan jalan hidup dan berjalan sendiri.Â
Makanya tembang KINANTHI isinya adalah Nasehat nasehat tentang kehiduapan.
4.    SINOM
Â
Kata sinom Artinya pucuk daun yang baru tumbuh, menggambarkan kehidupan manusia yang baru menginjak remaja. Sebagai pemuda punya tanggung jawab mencari ilmu untuk bekal hidupnya.
Isi tembang Sinom adalah, nasehat untuk bersabar sebagai pemuda menghargai orang lain apa lagi yang lebih tua.
Â
5.    ASMARANDANA
Asmarandana dari kata Asmara atau cinta kasih terhadap lawan jenis, gambaran seorang yang sudah siap berumah tangga.
Â
6.    GAMBUH
Kata  gambuh artinya Cocok, menggambarkan sepasang kekasih yang sudah saling cocok dan menjalin ikatan pernikahan serta mengarungi bahtera hidup bersama.
Â
7.    DHANDHANGGULA
Kata  Dhandhanggula dari kata Dhandhang dan Gula artinya keinginan dan manis maksutnya hidup manusia itu mempunyai keinginan yang manis/muliya atau baik agar bahagia.
Â
8.    DURMA
Kata Durma artinya berderma atau member, maksutnya adalah dalam hidup kita harus mementingkan agar kita bisa member bukan malah mengharap pemberian orang lain. Karena dalam hidup itu tidak pasti, kadang kita juga membutuhkan pertolongan orang lain. Maka kita juga harus mau menolong atau member bantuan kepada orang lain.
Â
9.    PANGKUR
Dari kata MUNGKUR atau membelakngi, maksutnya adalah gambaran orang yang sudah tua dan sudah harus bersiap NGUNGKURI DONYA \= meninggalkan dunia alias meninggal dunia.
Â
10.  MEGATRUH
 Dari dua kata MEGAT yang berarti memutus dan RUH yang artinya Nyawa. Jadi MEGATRUH itu gambaran orang yang sudah meninggal Dunia.
Â
11.  POCUNG
sedangkan terakhir adalah tembang POCUNG yang maksutnya adalah, setelah kita meninggal semua milik kita di dunia akan kita tinggal dan kita hanya membawaa kain kafan yang menjadi pakaian kita dalambentuk POCONG.
âKamu harus bisa menggali lebih dalam tentang tembang Macapat ini, supaya kamu tidak kesulitan dalam mendidik anak anak kamu. Agar Sinom saat waktunya mengenal ASMARANDANA bisa GAMBUHÂ Sehingga DhandhangGula nya bisa tercapai dan bisa DURMA atau berderma. Ketika saat PANGKUR sudah tidak kepikiran Dunia sehingga bisa MEGATRUH dengan Tenang dan saat POCUNG ( di pocong ) yang dibawa adalah amal Solehnya.
Aku terbangun dan kaget dengan semua Nasehat Yuyut itu, yang terdengar begitu nyata. Sehingga saat bangun pun aku masih mengingat semua apa yang di sampaikan oleh Yuyut tersebut.
Aku terbangun dan terengah nafasku, seperti ketakutan terhadap sesuatu. Sampai bangkit dan duduk di atas ranjang disamping Fatimah Istriku.
 Fatimah pun ikut terbangun dan kemudian menyapa aku.
âKenapa mas. Kok kayak ketakutan Begitu ?â Tanya Fatimah.
âAku habis mimpi di temuin Yuyut.â Kataku pada Fatimah.
âFatimah pun jadi penasaran dan segera ikut duduk di sebelahku, sambil bertanya.
âMimpi apa Mas ?â Tanya Fatimah sambil memandangi aku yang tak kusadari keringatku pun sampai keluar banyakâŚ!?!â
...Bersambung...
Jangan lupa mohon dukungan
Like
Komentar
Vote
dan lainya.
Akan masuk awal Konflik.
...đđđ...
__ADS_1
Â