
Mohon dukungannya reader tercinta
banyak komen dan like sangat menyemangati Author dalam update.
...🙏🙏🙏...
...Selamat mengikuti alur ceritanya...
...........
...Pancamakarapuja vs Waringin sungsang2...
"Baiklah, hati hati di jalan saja untuk orang yang mengawasi kalian biar aku yang urus." Kata Ki Munding Suro.
"Sendiko Guru." Jawab Murid Ki Munding Suro.
"Tunggu sebentar Raji!" Teriak Ki Munding Suro.
"Ada apa lagi Guru?" Tanya Murid Ki Munding Suro yang bernama Raji.
"Tebarkan bubuk ini di setiap pintu masuk kampung. Biar warga kampung mudah untuk dibujuk. Kita butuh kemunculan Raja Khodam itu, dan syaratnya adalah Maithuna harus berlangsung terus." Kata Ki Munding Suro.
Raji mendengarkan perkataan gurunya tersebut dengan serius. Maithuna adalah salah satu proses ritual Pancamakarapuja yang ke lima. Yaitu berhubungan badan secara bersamaan di tempat terbuka dan saling berganti pasangan.
"Tapi guru, untuk Maithuna tentu belum bisa. Kalau sekedar menciptakan Pergaulan bebas dan *** bebas masih bisa. Tapi untuk sampai ke Maithuna tentu masih Sulit." Jawab Raji.
"Kenapa Sulit? Lakunya proses dengan benar pasti bisa." Ucap Ki Munding Suro.
"Maksudnya bagaimana Guru?" Tanya Raji.
"Dengan lebih dahulu ' Mada ' orang akan hilang akal sehatnya. Sehingga hilang rasa malunya, dan nafsu yang Jadi Raja nya. Kemudian dengan ' Maudra' tarian yang dilakukan dalam kondisi mabuk sampai benar-benar hilang akal sehatnya. Apa susahnya menjalankan Maithuna ?" Kata Ki Munding Suro.
Raji pun hanya mengangguk angguk, seakan paham maksud Ki Munding Suro. Dengan Minuman keras orang jadi mabuk, kemudian menari telanjang berkeliling sampai makin lupa diri. Dan terakhir Maithuna sebagai puncak ritual Pancamakarapuja.
.....
Semua perintah Ki Munding pun tak lepas dari usaha melepaskan raja Khodam dalang Anyi anyi.
Secara terpisah sudah terjadi di sebagian tempat dan sebagian masyarakat.
Mabuk-mabukan, sudah hampir di setiap daerah pasti ada.
Maudra, tarian erotis semakin merebak dan terbuka bahkan striptease di tempat-tempat khusus makin marak.
Begitu juga dengan mamsa dan Matsya memakan bangkai manusia dalam Islam digambarkan perbuatan "Ghibah " atau menggunjing sudah jadi kebiasaan. sedangkan Ghibah diibaratkan memakan Bangkai saudaranya sendiri.
Sedangkan makan ikan beracun digambarkan dengan makanan yang banyak mengandung pengawet beracun.
Kemudian Maithuna, digambarkan pergaulan bebas, Swinger (Bertukar pasangan suami istri)
Maka hal hal tersebut di atas merupakan bentuk Upacara Pancamakarapuja yang dilakukan secara terpisah saja. Namun dengan terjadinya hal tersebut secara kontinyu bisa membebaskan Raja khodam dalang Anyi anyi. Sesuai informasi yang diperoleh Yasin saat diminta tolong Pak Zul membuat taman anggur waktu itu.
.....
"Baiklah Guru, Raji sudah paham sekarang, Semua memang tidak bisa terpisah saling berkaitan." Ucap Raji kemudian melangkah pergi meninggalkan tempat tersebut.
Setelah itu Ki Munding Suro pun menyiapkan sebuah berhala yang akan di pajang dalam upacara Pancamakarapuja.
Sebagai central tarian telanjang berputar mengelilingi berhala tersebut.
Dengan dibantu para murid padepokan tersebut. Persiapan untuk acara pun sudah semakin siap. Tinggal menunggu tambahan Wanita-wanita dan satu korban gadis suci yang belum memasuki masa haidnya.
__ADS_1
Usai persiapan para penghuni padepokan tersebut istirahat dan mabuk bersama hingga malam hari tiba. Bagaikan mayat mereka bergelimpangan di tempat terbuka. Setelah kebanyakan minum arak hingga tak kuasa bangun, karena mabuk berat.
.....
.....
.....
Kembali ke Yasin dan saudara saudaranya yang berhenti sebentar membahas Ki Munding Suro.
Yang ternyata penyebab dua kerusakan di tempat yang berbeda.
"Aku pikir Ki Munding Suro juga punya tempat tersembunyi di Wilayah kamu Sena. Coba telusuri sepanjang pantai. Siapa tahu bisa di temukan agar lebih mudah untuk penyelidikan." Ucap Yasin.
"Iya mas, jadi bagaimana sekarang jadi menyelidiki markas mereka atau balik saja dulu?" Tanya Sena, karena tak terasa obrolan mereka cukup Lama hingga waktu hampir lewat tengah malam.
"Wah iya nih, gak terasa sudah lewat tengah malam." Jawab Yasin.
"Ssst diam dulu, gunakan indera kalian semua! " Ucap Tohari tiba-tiba.
Sena dan Yasin pun segera menggunakan kekuatan batinnya untuk mengetahui apa yang terjadi. Sena merasakan adanya seseorang orang yang barusan lewat dan belum jauh.
Sementara Yasin dengan Lathoif Nafsi bisa melihat wujud orang yang lewat barusan adalah Jalu.
"Mau apa dia jam segini lewat sini menggunakan aji Halimun?" Ucap Yasin.
"Aji Halimun?" Tanya Tohari dan Sena Bersama.
"Iya, dan orang itu adalah anak dari Maheso Suro." Jawab Yasin.
"Apa anak Maheso Suro?" Tanya Tohari.
"Wah gak bisa dibiarkan kaku begitu." Ucap Tohari.
"Sama satu lagi, Anak Maheso Suro selain punya Ilmu Halimun juga punya Ilmu malih warno. " kata Yasin.
"Celaka kemana arah dia jalan tadi?" Ucap Tohari.
"Astaghfirullah... Dia menuju ke Desa kita ayo kejar Sen." teriak Yasin.
"Ayo Mas Yasin yang bawa mobilnya, jika tahu wujudnya nanti tabrak aja sudah...!" kata Sena.
Yasin oun bergegas mengejar sosok Jalu yang menggunakan aji Halimun. Dengan kemampuan batin yang dimiliki Yasin pun mengejar sosok Jalu. Namun sayangnya Jalan raya yang ada justru harus memutar jauh. Sementara Jalu dengan ilmu Halimun lebih memilih jalur pintas untuk menuju ke Wilayah Desa Yasin.
"Sen kamu ambil alih kemudi, Aku mau kejar dengan berlari saja. Dia ambil jalan pintas menyeberangi sungai." Kata Yasin.
"Hati hati jangan terburu buru." pesan Tohari.
"Iya kang." Jawab Yasin singkat langsung berlari meninggalkan Sena dan Tohari mengejar Jalu.
.....
.....
.....
Flashback di rumah Yasin
Setelah semua berangkat tidur dan tinggal Wisnu sendiri yang belum tidur. Wisnu justru merasa tidak bisa tidur. Wisnu merasakan kegelisahan yang sangat mengganggunya.
"Ada apa ya kok aku merasa was was begini. Apa aku intip Abi Yasin saja Ya. Kata Mama Khotimah Abi Yasin suka rahasiakan jika ada bahaya." Ucap Wisnu dalam Hati.
__ADS_1
Kemudian Wisnu anak Khotimah yang juga mewarisi ilmu Yuyut Siti Aminah itu pun mengendap keluar melihat Yasin dan saudara saudaranya yang sedang berembuk.
Wisnu lamat lamat mendengar Yasin akan pergi menyelidiki markas musuh. Wisnu tak berani lebih mendekat karena yakin jika dekat keberadaan Wisnu akan diketahui mereka.
Mendengar mereka akan menyelidiki markas musuh Wisnu pun kembali ke rumah dengan hati hati agar tak ketahuan.
Wisnu langsung menuju ke kamar mandi membersihkan debu tanah yang menempel saat mengendap endap tadi
Saat keluar dari kamar mandi Wisnu kaget melihat Farhan sudah berada di depan kamar mandi.
"Eeh Paman, kok gak ikut pergi menyelidiki markas musuh?" Tanya Wisnu keceplosan.
"Kok Wisnu tahu, berarti Wisnu tadi ngintip ke luar ya!" Tanya Farhan.
Wisnu jadi gelagapan merasa keceplosan.
"Maaf Paman, soalnya Wisnu penasaran dan merasakan khawatir malam ini." Jawab Wisnu.
"Wisnu ikut Paman sebentar." Ajak Farhan.
Wisnu menghormati Farhan sepupu Khotimah ibunya. Hubungan mereka pun cukup dekat, karena?kekerabatan Farhan dan Khotimah. Sehingga Wisnu mengikuti saja ajakan Farhan.
"Wisnu jujur sama Paman, apakah wisnu diajarin sesuatu oleh mama kamu Khotimah?" Tanya Farhan yang membawa Wisnu keluar rumah.
"Tidak Paman, mamanya wisnu tidak pernah ajari Wisnu." Jawab Wisnu.
Farhan diam sebentar, memandangi Wisnu.
"Apakah Wisnu pernah mimpi di temui Nenek nenek?" Tanya Farhan.
"Maksudnya Paman Yuyut ?" Jawab wisnu.
Farhan justru kaget mendengar Wisnu menyebut Yuyut.
"Iya kamu tahu Yuyut?" Tanya Farhan.
"Tahu dari mama saat Wisnu cerita. di datangi nenek nenek." Jawab Wisnu jujur.
"Apa kata mama Kamu kemudian ?" Tanya Farhan.
"Mama bilang itu Yuyut sedang kasih sesuatu sama Wisnu. Seperti yang dikasih ke mas Jafar juga. " Jawab Wisnu.
Farhan hanya diam, kemudian mengajak Wisnu masuk rumah. Keduanya ngobrol hingga cukup Larut malam hingga Farhan menyuruh Wisnu tidur.
Namun belum sempat Wisnu beranjak terdengar pintu di gedor gedor. Buru buru Wisnu membuka pintu melihat siapa yang datang dan diikuti Farhan di belakangnya.
Wisnu terkejut saat membuka pintu.
"Abi.... kok gak ucap salam?" Ucap Wisnu...!?!
...Bersambung...
...Mohon dukungannya Reader...
...Like Komen dan vote...
...agar semangat up...
...Terimakasih...
...🙏🙏🙏...
__ADS_1