Pewaris Stambul Al-Quran

Pewaris Stambul Al-Quran
Rencana ki Marto kumpulkan para tokoh hadapi Yasin


__ADS_3

...Rencana ki Marto kumpulkan para tokoh hadapi Yasin...


Mohon dukungannya reader tercinta


banyak komen dan like sangat menyemangati Author dalam update.


...🙏🙏🙏...


...Selamat mengikuti alur ceritanya...


...........


Aduh bagaimana ini, padahal sudah janjian sama Lady Ninja itu juga. Jika Vina pun akan diajarkan jurus, bisa makin gawat nanti pikirku..!?!


"Iya makasih mbak Siti sudah peringatkan kami." Kataku pada mbak Siti.


"Sama sama Jafar, lebih baik Vina masuk duluan jangan bareng Jafar kalo sudah dekat pesantren. Tidak semua punya pemikiran yang sama." kata Siti.


"Iya mbak, sekali lagi makasih ya." Ucap Vina sambil melangkah masuk gerbang pesantren. Sementara aku masih bersama mbak Siti di depan Gerbang pesantren.


"Gimana kabarnya Ayahmu Jafar?" Tanya mbak Siti aku agak kaget mbak Siti tanya kabar Ayahku.


"Alhamdulillah,,, Ayah sehat InsyaAllah nanti juga jadwal melatih di Al-Hikmah." Jawabku.


"Al-Hikmah kan tempat kakak kamu yang mirip kamu itu. Sidiq ya namanya, masih kerja di counter gak sih?" Tanya mbak Siti. "rupanya kesini arah bicara mbak Siti." batinku.


"Sekarang freelance aja mbak, service di pondok kalau jadi di anterin atau diambil pegawai baru ke pondok mad Sidiq." Jawabku.


"Pantas kemarin aku ke sana gak ketemu." ucap mbak Siti keceplosan barangkali. Tapi aku pura pura gak ngerti saja. Takut Mbak Siti jadi malu.


"Ya sudah mbak Jafar masuk dulu." ucapku sambil melangkah setelah Vina masuk ke kamarnya.


.....


.....


.....


Author POV


Flashback saat Gede Paneluh lari selamatkan Gandung Santosa.


"Tahan sakitnya, aku akan balut lukamu agar tidak terlalu banyak darah keluar." Ucap Gede Paneluh.


Gandung sudah lemas menahan sakit tangannya putus dan banyak mengeluarkan darah. Dan tak berapa lama kemudian Gandung pun tak sadarkan diri. Sehingga Gede Peneluh harus membopong tubuh Gandung.


"Tidak Jalu tidak Gandung sama saja bikin repot saja." gerutu Gede Paneluh.


Gede Paneluh membawa tubuh Gandung yang lumayan berat. Dengan susah patah Gede Peneluh


menggendong tubuh Gandung yang pingsan.


"Saat siuman saja berat apalagi pingsan begini. Belum lagi nanti pasti ditanya bagaimana cerita nya tangan Gandung bisa putus. Lah sial beneran hari ini." Ucap Gede Paneluh pada diri sendiri.

__ADS_1


Dengan susah payah dan beberapa kali harus istirahat Gede Paneluh akhirnya sampai di persembunyian ki Marto Sentono.


"Apa yang terjadi dengan kakang Gandung, siapa yang melukainya?!?" Jaka Santosa panik melihat kakaknya pingsan dengan tangan terputus.


"Baringkan dulu dan angkat tangannya untuk hentikan pendarahan." Jawab Gede Paneluh.


Jaka pun segera membawa Gandung kakaknya untuk di baringkan dan diobati lukanya.


Ki Marto Sentono pun sangat murka dengan apa yang terjadi pada murid muridnya.


"Ini tidak bisa dibiarkan, harus kita balas secepatnya." ucap ki Marto Sentono.


Sementara Gede Paneluh masih mengatur nafas setelah menggendong tubuh Gandung.


"Sabar ki Marto, ini justru jadikan pelajaran. Kita harus lebih waspada. Sementara jangan ada yang bergerak sendiri. Orang Jepang itu kayaknya sekarang berpihak ke Yasin." kata Gede Paneluh.


"Kenapa jadi semakin runyam begini?" ucap ki Marto.


"Kita satukan kekuatan dulu, panggil kawan kawan lama ajak bergabung. Panggil semua Ahli termasuk Ahli sirep." kata Gede Paneluh.


"Baiklah, besok kita sebarkan undangan untuk mengumpulkan semua padepokan yang sejalan dengan kita. jangan ketinggalan Undang padepokan Sapto Margo Mulyo." ucap ki Marto Sentono.


"Aku Usulkan Padepokan Setyo Aji, aku kenal dengan kakang Munding Suro saudara seperguruan Ki Maheso Suro ayah Jalur. siapa tahu beliau mau turun gunung. Jika dengar pembunuh ki Maheso Suro di temukan." ucap Gede Paneluh.


"Atur saja semua, jika perlu hasut semua Padepokan yang ada. Satukan semua Kekuatan." kata ki Marto Sentono.


Semua sepakat untuk mengadakan pertemuan tokoh tokoh Padepokan. Tinggal menentukan waktu dan tempatnya. Karena Padepokan ki Marto masih dalam pengawasan pihak berwajib. Karena kasus penculikan Riska.


Tiba-tiba salah satu dari anak buah ki Marto Sentono masuk.


"Baik lah, Jalu persiapkan dirimu dan lakukan pekerjaanmu. ingat puasa tiga hari dan malam terakhir ngebleng dan Pati geni." Kata Gede Paneluh.


"Iya kang, Jalu akan lakukan pekerjaan Jali." Jawab Jalu.


Pertemuan di akhiri dengan satu kesepakatan mengumpulkan tokoh tokoh supra Nutural untuk bergabung mengalahkan Yasin dan Lady Ninja Mutsashi.


.....


Sementara Yasin di rumahnya sedang memberi Nasehat kepada seluruh anak didiknya. Yang sekarang bertambah Wisnu dan Lusy yang panggilannya di ganti Sufi oleh Yasin.


"Hal buruk yang paling sulit dikendalikan adalah penyakit hati berupa iri dan dengki." ucap Yasin dalam ketika menjelaskan hal hal buruk pada manusia.


"Kenapa bisa begitu abi? bukankah dosa terbesar itu syirik bukan iri dan dengki. Karena syirik dosa yang tidak terampuni, jika tidak bertaubat. Sedangkan dosa lain masih ada peluang di ampuni Allah?" tanya Utari ditengah penjelasan Yasin.


"Syirik atau menyekutukan Allah memang dosa terbesar. Tapi ingat, biangnya dosa adalah sombong. Dan iri serta dengki itu bagian dari sombong. Karena iri dan dengki itu sama saja tidak Terima jika orang lain lebih baik, lebih unggul. Sehingga dari sifat itu orang bisa jadi Kufur nikmat. Bahkan bisa jadi mengarah ke syirik." jawab Yasin.


"Maksudnya bi, Isna belum jelas." Sahut Isna.


"Kalau orang tidak punya sifat iri dan dengki, lihat orang lain dapat nikmat ikut bersyukur bukan iri. Lihat orang mau maju ikut mendukung bukan menelikung karena dengki. Sehingga InsyaAllah terhindar dari kebangkrutan di akhirat nanti." Jawab Yasin.


"Kebangkrutan di akhirat itu seperti apa Abi Yasin?" Wisnu bertanya.


Wisnu anak Khatimah dan Candra memanggil Yasin Abi. Karena dari ibunya bisa uwak atau pakde. Tapi dari ayahnya bisa om atau pak lik.

__ADS_1


"Seperti tadi yang Abi bacakan di kitab Riyadush Sholihin. Tiga orang ahli ibadah yang masuk neraka. pertama Guru yang mengajar tapi niatnya pengen dianggap orang pintar. Kedua Ahli shodaqoh yang hanya pengen dianggap dermawan. Dan ketiga orang yang mati saat berperang melawan musuh Agama tapi hanya pengen dianggap pemberani. Itulah orang orang yang bangkrut atau rugi di akhirat. Sehingga ketika orang yang ibadahnya biasa biasa saja tapi ikhlas dimasukkan ke surga dia protes." jawab Yasin menjelaskan isi kitab Riyadhus Sholihin bab Niat.


"Apa benar kak kelak di akhirat bisa ada protes seperti itu. Kemudian bagaimana jawabannya?" Lusy atau sufi ikut bertanya.


"Mas tadi bacanya gak sampai selesai sih jadi pada bingung dan bertanya." Sahut Fatimah.


"Gak papa, bacanya dikit penjelasan nya lebih banyak biar paham betul. Dari bacanya banyak tapi malah bingung." Sanggah Yasin pada Fatimah.


"Ya sudah di jawab pertanyaan Sufi tuh." ucap Fatimah.


"Kamu kan mbaknya, kamu aja yang Jawab gantian. Aku mau ngerokok dulu." kata Yasin memberi kesempatan pada istrinya untuk ikut menjelaskan.


"Dasar,,, lagi ngaji juga sambil ngerokok?" omel Fatimah. Kemudian menjelaskan pada Lusy dan lainnya. jika pada Yaumul hisab atau hari perhitungan akan ada pertimbangan juga protes pada malaikat. Dan protesnya tiga golongan ahli ibadah yang disebut tadi di jawab bahwa apa yang mereka cari sudah didapatkan di dunia.


Karena yang mereka cari hanya perkara dunia bukan Ridho Allah. Sehingga di akhirat tidak mendapatkan apapun. Akhirnya semua bisa memahami tentang kebangkrutan di akhirat.


Dengan gaya santainya Yasin menjelaskan hal hal mendasar yang harus diketahui. Dan dengan gaya santainya sebagian orang menyukai meski kadang perkara berat tapi tetap dibawakan dengan santai.


. ....


Esok paginya, semua beraktifitas seperti biasa Isna, Utari dan Wisnu berangkat ke sekolah. Lusy atau Sufi ikut Fatimah berbelanja di pasar sementara Yasin Sendiri berangkat ke kebun melihat kebun anggur dan bibit buah lainnya.


Yasin memelihara kebun sendirian, karena saat ini baru saja kembali merintis usahanya yang dulu dihancurkan orang suruhan keluarga Rahardian yang tewas ditangan Yukimoto.


"Rasa lelahku hilang kalau lihat hasil tanamannya bagus begini." Kata Yasin dalam hati sambil memotong dahan yang dirasakan tidak perlu atau untuk membuat cabang Tunas.


"Sendirian saja pak?" Tanya seorang warga yang lewat.


"Iya Pak, masih mampu dikerjakan sendirian kok." Jawab Yasin.


"Bisa mengganggu sebentar tidak pak, Maaf bukan bermaksud gak sopan. tapi saya tadi ke rumah bapak katanya di kebun." Kata orang itu.


"Boleh pak, santai saja di rumah atau di Kebun gak masalah." Jawab Yasin.


"Terimakasih pak, saya mau konsultasi gapapa pak ganggu waktu bapak?" tanya orang tersebut.


"Iya silahkan saja saya juga sambil istirahat sebentar." Kata Yasin.


"Begini pak, Saudara saya kan baru saja kehilangan anaknya. Maksudnya meninggal dunia, dan kebetulan meninggal nya malam selasa Kliwon. Terus saudara saya sering mimpi ditemui anaknya dan minta tolong, bagaimana ya pak?" tanya orang tersebut.


"Minta tolong bagaimana ya pak, bisa jadi hanya minta didoakan saja pak." Jawab Yasin.


"Tiap malam diadakan doa dan tahlilan pak. Tapi saudara saya itu selalu mimpi ditemui anaknya minta tolong agar ditunggu jangan ditinggal sendirian saja. Dalam mimpi anaknya bilang akan ada orang yang mencelakai jasadnya." ucap orang itu.


Yasin jadi terperanjat, "apa mungkin ada orang yang mau menerapkan ilmu sesat yang sudah langka itu?" kata Yasin dalam hati....!?!


...Bersambung....


...Mohon dukungannya Reader...


...Like Komen dan vote nya...


...agar semangat up...

__ADS_1


...Terimakasih...


...🙏🙏🙏...


__ADS_2