
...Kekuatan Wanita dibalik kelembutan Wanita...
Mohon dukungannya reader tercinta
banyak komen dan like sangat menyemangati Author dalam update.
...🙏🙏🙏...
...Selamat mengikuti alur ceritanya...
...........
Yasin jadi bingung, satu sisi memahami Steve yang juga berdarah Ninjutsu tapi di sisi lain Yasin sebenarnya enggan bertempur dengan Wanita meskipun dia seorang Ninja sekalipun. Tapi jika tidak turun tangan juga mengkhawatirkan anak anaknya, terlebih kepada Nisa anak Gadisnya yang punya sifat justru mirip Sidiq…!?!”
“Iya aku bisa memahami, tapi yang membuatku bingung sebenarnya aku tidak mau bertempur dengan wanita. Meski dia adalah seorang Ninja. Dulu waktu menyerang markas mereka pun sebenarnya aku sangat terpaksa.” Kata Yasin secara spontanitas.
Namun ucapan Yasin tersebut membuat Steve jadi ingat jasa Yasin menyelamatkan anak istri Steve. Meski bukan maksut Yasin mengungkitnya.
Steve jadi merasa serba salah juga dengan perkataan Yasin tersebut.
“Apakahaku yang harus melawan Lady Ninja itu saudara Zain ?” Tanya Ponco.
“Jangan,,, bukan aku meremehkan kamu saudara Ponco. Tapi aku tidak ingin terjadi apa apa padamu.” Jawab Yasin.
Ponco pun hanya terdiam, mengakui dirinya jika sendiri berhadapan dengan Lady Ninja masih fifty fifty secara perhitungan kemenangannya.
Suasana jadi hening sementara waktu, tak ada satupun yang bersuara.
“Bagaimana Kalau saudara Zain dan aku saja mencari tempat tinggal Lady Ninja tersebut. Kita coba bicara tapi jika tidak mau terpaksa kita gunakan cara lain. Terserah Lady tersebut kita suruh memilih lawan aku atau saudara Zain.” Ucap Steve.
Yasin pun berpikir sejenak, memang sepertinya tidak ada pilihan lain demi menjaga keselamatan anak istrinya juga anak anak pesantren Al-Huda mungkin juga Pesantren Al-Hikmah.
“Baiklah saudara Steve, kayaknya memang tidak ada alternatif lain. Nanti aku coba cari informasi keberadaan Lady Ninja tersebut.” Ucap Yasin.
“Maafkan saya saudara Zain, dalam hal ini hanya itu yang bisa aku lakukan.” Kata Steve.
“Itu sudah lebih dari cukup saudara Steve, justru aku yang tidak enak melibatkan saudara Steve dalam urusan yang rumit ini.” Jawab Yasin.
“Tidak apa saudara Zain, semoga saja masalah ini cepat selesai.” Kata Steve.
“Owh iya, apakah senjata ini menjadi ciri khas Klan tertentu atau umum digunakan para Ninja ?” Tanya Yasin sambil menunjukkan senjata yang berhasil ditangkap Sidiq.
Kemudian Steve memeriksa senjata itu dengan teliti dia memeriksanya.
“Kalau bentuknya masih umum seperti digunakan Semua Klan, tapi ini Ada kekhususan ada guratan nama Klan Shuriken Yuki.Spesialis Ninja dengan senjata lempar dari Klan Yukimoto, ini menunjukan pemiliknya adalah ahli senjata lempar ( Senjata Rahasia ) dari Klan Yukimoto.” Jawab Steve.
“Apa ada spesialisnya juga saudara Steve ?” Tanya Yasin.
“Ada,,, ada beberapa spesialis Ninja diantaranya :
Tai jutsu (bertarung dengan tangan kosong) ...
Ninja ken (pedang ninja) ...
Bo jutsu (jurus tongkat dan bilah) ...
Shuriken jutsu (senjata lempar) ...
Yari jutsu (jurus tombak) ...
Naginata jutsu (jurus pedang bertongkat) ...
Kusari gama (jurus rantai dan bandul)
Dan saat ini makin bertambah lagi jenisnya saudara.” Ucap Steve menerangkan tentang macam keahlian khusus Ninja.
“Masih ada lagi ? jenis apalagi saudara Steve ?” tanya Yasin.
“Iya seperti Yukimoto dan anggotanya, mereka terdidik menjadi Ninja ahli dalam merayu lelaki. Bahkan tidak jarang menjebak lawan dengan tipu daya rayuan,Maaf seperti yang hampir terjadi padamu dulu saat menawan Yukimoto dirumah Saudara Zain.” Ucap Steve sambil tersenyum.
“Maksutnya ?” Tanya Yasin.
“Jika kamu dulu terjebak oleh kecantikan Yuki, maka akan berakhir maut bagimu. Tapi karena dia gagal merayumu maka dia merasa sudah tidak mempunyai senjata lagi untuk menaklukan kamu. Kemudian dia menyerah dan mengakui kekalahan dia.” Jelas Steve membuat Yasin kaget tidak menyangka jika tujuan Yukimoto dulu seperti itu.
“Apa setiap begitu selalu berakhir kematian bagi laki lakinya “ Tanya Yasin kemudian.
“Tidak selalu. Jika mereka menggunakan itu bukan karena kehabisan senjata lain. Tapi dengan Saudara Zain dlu Yukimoto sudah kehabisan senjata jadi menggunakan tubuh cantiknya sebagai senjata pamungkas. Dan karena gagal dia memilih kabur dan melakukan harakiri karena malu.” Jawab Steve.
Yasin sampai mengeluarkan keringat dingin mendengar penjelasan Steve tersebut. dia pun jadi teringat sebuah nasehat, sehebat hebatnya lelaki akan bisa ditundukkan oleh seorang wanita. Seperti seorang Ken Arok yang membunuh Tunggul Ametung karena Ken Dedes, dan banyak deretan nama tokoh lain yang jatuhnya juga ‘Gara gara’ wanita. Atau dengan kata lain bisa ditaklukan oleh wanita. Makhluk lembut namun bisa lebih kuat dari lelaki yang paling kuat sekalipun.
__ADS_1
“Ada apa saudara Zain, kayaknya jadi agak gelisah mendengar Tetua Steve menjelaskan seperti itu.” Tanya Ponco.
Yasin terkejut mendengar pertanyaan Ponco, sebenarnya Yasin sedang melamunkan dirinya sendiri. Bahwa dia pun pernah jatuh terpuruk karena wanita juga. Namun bedanya Yasin cepat menyadari kesalahannya dan bisa bertaubat dan kembali ke jalan yang benar. Meski dari hasil perbuatannya dulu sampai melahirkan Seorang Sidiq Sekartadji. Panas dingin Yasin mengingat semua itu.
“Owh enggak kok Ponatco, hanya merinding saja ternyata sampai segitunya sepak terjang Lady Ninja tersebut.” Jawab Yasin.
“Tampaknya saudara Zain pun ada pengalaman khusus pada Wanita Ponco. Tapi mungkin karena itu dia bisa selamat dari bujuk Rayu Yuki saat itu.” Goda Steve yang melihat Yasin bereaksi berlebihan dari keteranganya. Sehingga Steve berpikir Yasin pun ada traumatic terhadap wanita. Meski tidak tahu persis peristiwa apa yang dialami Yasin.
“Saya rasa sudah cukup keterangan saudara Steve tentang Lady Ninja tersebut. sekarang waktunya kita membuat rencana untuk menemukan keberadaan Lady Ninja tersebut.” Kata Yasin mengalihkan pembicaraan dari seputar wanita.
“Tamunya diajak makan dulu mas, Semua sudah siap di belakang.” Tiba tiba Fatimah muncul.
“Aduh malah jadi merepotkan bu.” Ucap Ponco.
“Gak Ponco, ayo sarapan dulu nanti lanjut ngobrolnya.” Kata Fatimah.
Yasin pun segera mengajak kedua tamu nya menuju ke ruang makan sambil melanjutkan obrolan.
…..
…..
…..
Di tempat lain Jalu dan akan mencoba ilmu barunya yang diperoleh dari Dewi Lanjar. Jalu mencari sasaran seorang gadis yang dianggap bisa dijadikan objek uji coba ilmunya.
“Jalu mau mencoba menggunakan ‘Susuk Pemikat Sukma’ kakang. Jika berhasil Jalu akan menggunakan kepada orang orang dekat Yasin nanti.” Kata Jalu.
“Hati hati ddalam memilih sasaran, bukankah ada cirri tertentu yang tidak bisa kamu kuasai sukmanya. Bisa jadi malah berbalik menghantam dirimu sendiri nanti.” Ucap Gede Paneluh.
“Maksut kakang bagaimana ?” tanya Jalu.
“Maksut kakang bagaimana ? Jalu belum paham ?” Tanya Jalu.
“Ilmu Pelet semacam itu sebenarnya hanya menggunakan perewangan kita untuk menguasai tubuh seseorang. Dan yang menggerakkan orang itu adalah perewangan kita.” Jawab Gede Paneluh. Sebagai seorang ahli teluh tentu lebih paham dari Jalu yang baru saja mendapatkan ilmu pelet tersebut.
“Jadi semacam orang kesurupan begitu kang maksudnya ?” tanya Jalu.
“Ilmu ‘Pelet Pemikat Sukma itu masih kelas bawah Adi Jalu. Yang lebih dahsyat lagi adalah ‘Ilmu Panggiring Sukma. Ilmu itu benar benar bisa menguasai tubuh atau jasad seseorang, bahkan bisa menggerakkan orang itu sesuai dengan kehendak kita. Termasuk jika kita disuruh membunuh seseorang sekalipun pasti dia kan melakukan. Dan setahuku dulu hanya ki Joyo Maruto dan satu Muridnya ki Ajar Panggiring namanya.” Ucap Gede Paneluh.
“Kenapa kakang tidak mencoba menguasai ilmu itu saja buat mengalahkan Yasin ?” Tanya Jalu.
“Apa adi Jalu gak paham, Jika dulu ki Joyo Maruto punya ilmu itu juga bahkan juga ilmu yang lain tapi tetap saja kalah sama Yasin .” jawab Gede Paneluh.
“Jadi maksud kakang kita tidak akan bisa menang melawan Yasin ?” tanya Jalu.
“Adi jalu,,, adi Jalu,,, kamu gak ingat apa yang dibilang dalang Anyi anyi kemarin itu ? Jika kita harus menyingkirkan Yasin dari kerabatnya untuk bisa mengalahkan dia. Dan kita bisa menyingkirkan dia dari kerabatnya jika kita bisa membuat orang jauh dari perilaku baik.” kata Gede Paneluh.
“Iya kakang Jalu ingat, maksud Jalu kita lakukan keduanya kakang. Kita perdalam dan perbanyak ilmu dan juga menjauhkan Yasin dari kerabatnya.” Jawab Jalu.
“Aku rasa yang penting adalah yang kedua itu, Jauhkan Yasin dari kerabatnya. Soal ilmu aku rasa cukuplah kekuatan kita bergabung jadi satu.” Jawab Gede Paneluh.
__ADS_1
“Lalu apa rencana kakang selanjutnya ?” Tanya Jalu.
“Itu yang sedang aku pikirkan, kemarin aku pasang walat saja bahkan tidak berpengaruh pada anak Yasin. Bagaimana dengan Yasin sendiri, padahal aku berpikir mau memasang walat untuk membuat keluarga Yasin saling bentrok. Tapi ingat kemarin anaknya saja gak mempan jadi berpikir ulang.” Kata Gede Paneluh.
Satu hal yang tidak diketahui oleh Gede Paneluh adalah Jafar sudah tahu akan dipasangi walat, bahkan Kholis Pun sudah diberi amalan khusus menghilangkan walat itu. Bahkan Yasin juga sudah mengantisipasi hal tersebut dengan membaca Hizib untuk menetralisir hal tersebut.
“Sebenarnya apa sih kang kekuatan Yasin itu, kok sepertinya sulit banget mengalahkan dia ?” Tanya Jalu heran.
“Ada tabir gaib yang selalu melindungi dia, yang muncul setiap saat jika dia dalam bahaya. Bahkan dia punya Mantra mantra yang menyatu dengan tubuhnya seperti membentuk sebuah ‘Cakra’ dalam tubuhnya. Itulah kekuatan dia yang tidak bisa dideteksi lawan dan apalagi diukur oleh lawan.” Jawab Gede Paneluh.
Yang disebut Mantra yang menyatu dalam tubuh yasin oleh Gede Paneluh sebenarnya adalah bacaan bacaan Dzikrullah yang selalu Yasin baca terutama sehabis Sholat. Bacaan bacaan Dzikir yang secara ikhlas dibaca itu memang bisa menjadi tameng dari gangguan makhluk. Baik yang kasat mata maupun yang tidak kasat mata.
Dan hal itu dipandang oleh para perilaku supranatural sebagai ‘Cakra’ atau sumber kekuatan dalam tubuh Yasin. Sehingga ketika ada orang yang akan berbuat jahat kepada Yasin dengan kekuatan Hitamnya menerawang Yasin. Atas izin Allah amalan itu akan menjadi sebuah tameng, atau khodam khodam yang dikirim tidak berani mendekat karena merasakan panas ketika mendekati ahli Dzikir.
“Bagaimana caranya melenyapkan ‘Cakra yang ada di tubuh Yasin tersebut kakang ?” tanya Jalu.
“Sangat berat, kecuali Yasin sendiri yang melakukannya.” Ucap Gede Paneluh.
“Maksutnya kang ?” Tanya Jalu.
“Cakra di tubuhnya akan Hilang apabila Yasin mau melanggar lima pantangan ‘MOLIMO’ ( Lima M). Yaitu Main (judi), Madon ( main perempuan) Madat ( Nyabu ) Mabuk dan Maling (Mencuri). Tidak usah kelima limanya dua saja itu dilanggar maka Cakra dalam tubuhnya akan hilang.” Ucap Gede Paneluh.
“Kalau melihat orangnya begitu rasanya gak mungkin kang. Hasil pengamatan mata mata kita dia gak suka kelima limanya.” Ucap Jalu.
“Tidak ada yang tidak mungkin, dari kelima hal tadi ada satu hal yang efek langsungnya paling kecil tap dampaknya justru paling Besar.” Ucap Gede Paneluh.
“Apa itu kang ?” Tanya Jalu.
“Mabuk,,, Saat orang mabuk bisa tergoda untuk Madon ( Main perempuan ) dan setelah itu maka dia akan melakukan semuanya.” Jawab Gede Paneluh.
“Tapi bagaimana caranya agar Yasin melakukan itu kakang ?” tanya Jalu.
“Tentu saja tidak secara frontal, tapi dengan cara halus agar tidak Yasin sadari jika sedang kita jebak.” Jawab Gede Paneluh.
“Iya maksudnya bagaimana caranya ?” Tanya Jalu tidak sabar.
“Kita kirim seorang wanita cantik kesana, terserah mau pura pura melamar jadi pembantu atau mau berguru di sana atau apapun juga. Kemudian wanita setiap hari kita suruh member minuman yang sudah dicampur obat sedikit semi sedikit. Biar Yasin lama lama bisa mabuk. Dan saat mabuk wanita itu kita suruh menggoda Yasin agar mau Madon dengan nya. Kalau itu berhasil semua Cakra yang ada pada Yasin akan hilang. Dan Jika istrinya memergoki maka rumah tangga Yasin akan bubar, dan dia akan dijauhi oleh kerabatnya. Maka dengan mudah kita akan menghabisi Yasin. Semudah menyembelih ayam nanti.” Kata Gede Paneluh.
“Berarti itu juga yang dimaksud dalang Anyi anyi kemarin ya kakang ?” Tanya Jalu, seperti mendapat sebuah jalan terang untuk membalas dendam kepada Yasin…!
...Bersambung....
...Mohon dukungannya Reader...
...Like Komen dan vote nya...
...agar semangat up...
...Terimakasih...
...🙏🙏🙏...
__ADS_1