
...Vote,like dan komentar...
...🍃...
...H...
...A...
...P...
...P...
...Y...
...R...
...E...
...A...
...D...
...I...
...N...
...G...
...🍃...
Brukhhh..
"AKHHHH...mami kenapa mami melempar tubuhku?! astaga pinggangku!!!" Raino menjerit kala amber tiba-tiba datang kemarkas mereka dan mengamuk.
"JANGAN LEMBEK KAMU YA NO! MANA ALARIK?! MANA BOCAH KEPARAT ITU?! ANAK KURANG AJAR ITU AKAN MAMI PENGGAL!!!!!!" Amber menjerit terlihat sekali wajah penuh kekesalan dari wanita paruh baya itu.
Dibelakangnya sudah berdiri Axel dengan tangan mengelus kedua telinganya yang berdengung.
"Mi sebenarnya ada-apa? kenapa datang mengamuk begitu?" Ryuga bangkit dan meraih tubuh wanita paruh baya itu agar duduk disalah satu sofa diruang khusus inti itu.
Yah, kini para pria muda itu sebelumnya tengah rapat sebelum amber datang membuat kabur para anggota yang berjaga.
Sungguh satu dari 5 rubah betina istri dari para inti terdahulu itu sangat mengerikan.
Lihat saja sebuah Glock Eagle berwarna hitam yang berada ditanganya!.
Sungguh,apabila istri dari Axel itu tengah mengamuk.Bahkan suami dan anak-anak nya sekalipun tak akan lepas dari tembakan lahar panasnya!.
Dan sekarang adalah contoh nya!.
Kelima pria tampan yang duduk berdiskusi itu segera dihantam ngeri!.
Setelah Liora...
Kayra,Amber,Jessy juga Daisy.
Para wanita itu adalah lima rubah sekawan yang paling ditakuti di seluruh organisasi!.
"Ada-apa?! kamu masih berani bertanya begitu pada mami Ryu?!" Nafas amber naik-turun emosi.
Ryu menggaruk tengkuknya ngeri.
Sekarang apa salahnya?!.
"Mi...coba bicara dengan te-"
"APA YANG SUDAH ALARIK LAKUKAN PADA AIRA?!!!! KENAPA KALIAN BISA MEMBIARKAN HAL ITU TERJADI? KALIAN MAU MERASAKAN GLOCK KEMBAR MAMI HAH?!!" Bentak amber bahkan sebelum maxim selesai bicara.
Putra dari Marsel itu diam sembari mundur teratur tak berani mendekat pada rubah pemarah itu.
Axel menghela nafas panjang,harusnya ia tak ceroboh hingga akhirnya amber melihat cctv healthy hospital yang tanpa sengaja ia buka karena iseng itu! sungguh,rasa bosan yang berakhir bencana.
"Mami..itu benar-benar emergency mi! kami juga tak punya pilihan lain! wak-"
"Apa kalian bodoh?! mami tidak mau dengar alasan! sekarang bawa mami pada alarik! anak itu entah sejak kapan jadi bodoh dan c*bul?! bedebah!!" Maki amber dengan suara penuh penekan.
Raino,Raider,Maxim,Ryuga juga Diego seketika meringis ngeri.
"Matilah kau alarik!!" Batin kellima pria tampan itu.
.......🍃........
Healthy hospital...
Alarik sungguh merasakan perasaan bersalah yang sangat besar.
"Aira..sungguh maafkan aku..aku akan pelan hm...tahan..." Suara alarik mengisi keheningan ruang rawat inap itu.
Dilain sisi..
Suara derap langkah kaki terdengar ribut.
Para pria saling menatap ngeri.
Bukan hanya amber ternyata.
Tapi kayra,Jessy, bahkan daisy.Terlebih, kekasih mereka ikut juga!..
Seketika para inti melirik wajah penuh penistaan para ayah mereka dengan kesal!.
" Apa benar apa yang kudengar ini?! jawab Raider!" Raels sembari berjalan cepat mengikuti langkah brutal amber, bertanya dengan senyum mengerikan kearah wajah pias kekasihnya.
Raider bungkam,sungguh dia merinding melihat ekspresi kekasihnya itu.
"Kalau sampai terjadi hal tidak-tidak pada Aira..kau tidur diluar rayga!" Kali ini asline memelototi wajah horor rayga yang tetap berjalan santai meski para saudaranya yang lain terlihat berjalan cepat panik.
Para wanita ini sangat mengerikan.
"Amour..kenapa jadi aku yang kamu marahi?! tidak ad-"
"Jangan banyak alasan kamu! awas saja kalau kutahu kamu andil dalam masalah ini..akan kudebak kamu dari kamar!!" desis asline tajam.
Rayga pundung dengan tawa tertahan para ayah juga saudaranya.
Sungguh wanita yang sedang kedatangan tamu sangat mengerikan!.
"Ingat kalIan sama saja! perhatikan wajah setan para kekasih kalian itu!" Cibir rayga membalas tawa tertahan para saudaranya, melihat bagaimana tawa ejekan mereka padanya!.
Oh...
Tidak bisa,dia tak sudi jatuh sendiri!
Rayga dengan senang hati akan menyeret para saudaranya yang lain!.
Hebat bukan?...
Deggg..
Langkah cepat para wanita itu terhenti dengan ekspresi tercengang.
Didepan sebuah pintu.
"Akhhh..pelan alarik..perih sekali....awww"
"Tenang Aira..ini hanya sebentar..setelah ini pasti akan hilang sakitnya..."
__ADS_1
"Hiks..ini semua salahmu! "
" Ia..ia ini salahku..jangan menangis aku akan pelan-pelan..."
Hening.....
Para ibu saling melirik bersama.
Amber,kayra,jessy,Daisy ibu dari Gion.
Tercengang!.
Asline,Raels, Rubi, Victoria dan archana.
Para gadis itu berbalik melotot kejam pada Rayga,raider,Ryuga,juga raino.
Sedang Archana nampak menggeleng miris pada wajah para kakaknya itu.
"Amour ini tidak ada sangkut pautnya denganku!!' Rayga mengelak gusar,sialan alarik!.
Sungguh tatapan Asline membuatnya takut.
Takut bidadari cantiknya akan mendepaknya keluar dari kamar hangat mereka!.
"Darl jangan tatap aku seperti tersangka.." Raider menatap horor tatapan sarkas Raels padanya.
Enak saja!.
Ini ulah alarik mengapa dia juga terseret?!.
"Babe..i don't know anything!!" Sanggah raino pada Victoria yang menatapnya sinis.
"Rubi...aku tidak terlibat apapun!" Ryuga menatap tatapan nanar Rubi yang sungguh menyiksa jiwa lelakinya!.
Hingga...
"APA YANG DILAKUKAN ANAK BEDEBAH ITU PADA CALON MENANTUKU?!! BERANINYA ANAK ITU MENGAMBIL KEUNTUNGAN SEBELUM SAH! AKAN KUPOTONG BURUNGNYA!!!!" Raungan amber membuat ngeri para pria muda itu dan tatapan iba para ayah.
Brakhhhh..
Para ayah mengelus dada sabar melihat betapa mengerikan dan brutal para istri juga para gadis muda itu.
Pintu ruang rawat itu sudah terbuka dengan sekali tendang!.
Sementara alarik...
Pria itu tercengang melihat wajah-wajah iblis para ibunya.
Ini ada apa?!.
Mengapa perasaannya berkata akan ada badai besar saat sekumpulan wanita berbeda usia itu masih dengan ekspresi mengerikan?!.
Dan ada apa dengan wajah-wajah para saudaranya?!.
Amber terpaku,pupil wanita itu bergetar melihat posisi ambigu itu.
Dimana Aira yang terbaring terpelungkup dengan alarik yang berada diatas gadis itu?!.
Siapa yang tidak salah paham coba?!.
Asline menutup mulutnya dengan tangan gemetar, Victoria menutup kedua mata archana dan Raels yang sudah membola horor.
Rubi menggeleng miris.
Pakaian pasien Aira yang tersingkap bagian punggung,wajah sembab gadis itu dan jangan lupakan tangan kurang ajar alarik yang masih bertengger manis dipunggung gadis itu.
Alarik yang tak tau kondisi dengan bodohnya menampilkan senyum kalem diwajahnya.
Hingga...
"ANAK CAB*L!!! MAMI AKAN PATAHKAN KEDUA TANGANMU ITU ALARIK!!!"
"Ma..mami..i..ini salah paham!"
Panik alarik kala melihat pemukul baseball ditangan ibunya.
Yah,meski sudah bobol juga sih!
Tapi malu saja jika dirinya sampai dipukuli sekarang! terlebih yang menjadi provokator adalah ibunya sendiri!.
Alarik tidak akan sanggup menanggung malunya!
"ANAK KEPARAT!!! MAMI AKAN PANGKAS BURUNGMU!! SIAPA YANG MENGAJARIMU MERUSAK GADIS BAIK-BAIK?!!" alarik melotot ngeri melihat tongkat baseball itu sudah melayang menargetkan tubuhnya.
Wushhhh..
" Mami ten-"
"Girls..beri anak ini pelajaran..mami izinkan kalian buat dia babak belur!!' Seru amber tanpa perduli ratapan sang putra.
Poor alarik!.
Bughh...
"Damn you Victoria!!" Alarik mengumpat kala sebuah tendangan keras menghantam perutnya.
Dan yah, Victoria yang kedua memulai setelah amber.
"Lihat akibat kau main-main terlalu jauh dengan sahabat kami...." desis Victoria jenaka.
Raino meringis ngilu.
Sebaiknya jangan buat Victoria marah!.
"Tu..tunggu biar ku jelas-"
Bughh..
"Arkhhhh...you are crazy asline!!" Alarik kembali memaki dengan erangan sakit luar biasa kala asline menendang punggungnya saat tubuhnya masih dalam kondisi jatuh terjerembab oleh ular Victoria.
"Dasar laki-laki cab*l! alarik aku tak menyangka kau yang berwajah kalem ini ternyata berotak selangkang*n! hiks..mami pukul saja dia...." Alarik menggeleng nanar,kenapa kata-kata Rubi sangat mematikan!.
Dan kenapa para pria iblis itu tak ada yang membantunya?!.
Laknat!...
"Tunggu apa lagi?! beri dia pelajaran girl....mami mau break lelah juga marah-marah sejak tadi....hah..Axel..bawakan aku air cepat!!" Titah amber seenak jidat.
Axel mengelus dada sabar.
Dimata amber,mereka para lelaki tak ada harga diri sama sekali!.
Nasib..nasib....
Dan bagai mendapat restu dari surga.
Para gadis muda itu dengan bringas mengeroyok alarik yang sudah tak tau ingin tertawa atau menangis!.
"Rasakan kau dasar cab*l!!" Seru Rael menggebu.
Duakhhh..
Brakhhhh..
Prangk...
Brukhhh..
__ADS_1
"YA TUHAN... TOLONGLAH AKU!! AKKHHHHH PAPI...BROTHER RAYGA..RAIDER..RAINO...RYUGA....AKU AKAN MATI OLEH PARA RUBAH KALIAN!!!!!!!!" jerit Alarik out of caracter.
Sementara Aira sudah tercengang linglung.
Alarik rasanya ingin menangis saat ini!.
Dia melawan salah!.
Tidak dilawan habis sudah wajah tampannya!.
Bagaimana mau melawan?!.
Satu gores luka saja dari para rubah betina itu,lihat saja bagaimana para iblis tiran itu akan membuatnya koma!.
Hingga..
"BERHENTI! MAMI HENTIKAN MEREKA...ALARIK HANYA MENOLONGKU MENGOLES SALEB!"
Krik... krik...
Seketika ruang terasa hening.
Suara samsak hidup berhenti dengan wajah horor para gadis itu menatap wajah mengenaskan alarik dan wajah pias Aira.
"Oh..salah paham..ya sudah...girls..cukup-cukup!" Kayra yang sedari tadi mengunyah anggur berucap santai,santai sekali tanpa beban setelah semua kemalangan itu.
Asline terkekeh canggung membuang asal sarung tangan sportnya.
Raels menggaruk tengkuknya ngeri melihat wajah membiru alarik.
Dan yang paling parah.
Victoria!.
Gadis itu membuang tongkat baseball amber dari tangannya,menepuk bahu alarik yang malang dua kali lalu berucap santai.
"Sorry brother...obatmu ditanggung papi Axel.." Dan gadis itu melenggang pergi begitu saja dibawah tatapan horor para ayah juga para inti .
Alarik jatuh lemas,meratap nanar penuh kebencian pada ibu juga para saudaranya!.
Sialan!..
Sungguh,para gadis itu adalah mosnter sebenarnya!.
Sementara para ayah hanya mampu menggeleng dengan ekspresi tercengang bodoh.
Benar-benar gila para calon menantu clan Wiguna itu!.
Rayga menatap miris wajah memar alarik akibat pukulan asline,gadis itu benar-benar kejam!.
"Nasib...nasib..." Miris alarik yang sudah tidur terlentang diatas lantai sembari menikmati rasa sakit akibat terjangan para monster betina itu!.
.......🍃.......
Asline menghela nafas berat,memandang sosok Aira yang terduduk dengan helaan nafas berat diatas berangkar rumah sakit.
Yah,sudah sehari sejak acara pemukulan bringas yang mereka lakukan pada alarik.Dan kini pria malang itu mogok bicara dan menyibukkan diri dengan segunung pekerjaan demi menghilangkan sakit hatinya.
Dan kini,alarik yang pergi mengurus sesuatu atas titah Rayga.
Dan pastinya,kini para sahabat gadis itulah yang menemaninya.
Dan hari ini,asline kebetulan memiliki waktu luang yang cukup banyak untuk menemani Aira pulang setelah dua hari tiga malam berada di rumah sakit.
"Ra...jangan seperti ini! alarik pasti baik-baik saja setelah kami pukul! lagipula dia sudah membobolmu juga ,jadi imbas bukan kami hajar dia?!" Asline berucap penuh pengertian,santai dengan frontal nya.
Rayga menggeleng miris.
Istrinya kenapa jadi begini?!.
Hening sejenak...
Asline mengambil nafas sesaat.
"Aku tau ini salah...tapi mendengar cerita rayga semalam aku perlahan mengerti! Ra..ada orang-orang yang memang berniat buruk pada kita! tapi jika kita terpuruk maka mereka akan semakin senang! Aira..dengar aku!" Asline menekan kedua bahu Aira sembari tersenyum teduh.
Aira menatap asline dengan rumit.
"Alarik adalah pria yang bertanggung jawab! jangan takut dia akan tetap bersamamu! Aira..jangan lemah atau siapapun yang sudah menjebak mu ini akan menang! kita terlahir dengan semua kemalangan ini..tapi Tuhan sudah beri kita jalan untuk melawan! jadi jangan biarkan mereka menang Ra! jangan lemah!" Tegas asline yang dibalas manik menajam Aira.
Yah,dia harus kuat.
Meski dirinya sudah bukan lagi seorang gadis,tapi bukankah alarik pada akhirnya akan tetap menjadi suaminya?!.
Baiklah..
Semua sudah takdir.
......🍃......
Kediaman Briana Thompson.
Plak.....
Suara tamparan terdengar keras di sebuah ruang keluarga,salah satu keluarga yang besar didalam militer.
"DASAR ANAK KURANG AJAR! BEGITU DIMANJANYA KAU OLEH KAKEKMU ITU HINGGA KAU BISA MEMPERMALUKAN SELURUH KELUARGA INI DENGAN PERGI SELAMA BERHARI-HARI DAN ITU LEBIH MENJIJIKAN LAGI DENGAN BERSAMA DENGAN PRIA TIDAK JELAS?!! ANAK TIDAK TAU DIRI!!"
Aira, gadis cantik itu mengerjap linglung kala kini tubuhnya sudah jatuh akibat tamparan keras dari sosok yang nyatanya adalah ayah kandungnya sendiri.
Dibelakang ayahnya itu,berdiri dua orang wanita berbeda usia.
Yang terlihat lebih muda nampak menunduk penuh penyesalan,namun Aira dapat melihat lirikan mata sinis darinya.
Sedangkan yang satu lagi terlihat memeluk wanita yang lebih muda sembari menatap jjik dirinya,Aira membenci keduanya.
Sepasang ibu dan anak yang begitu kotor!.
"Cukup! jangan menampar putriku lagi...tidak bisakah kamu tanya baik-baik apa yang sebenarnya terjadi suamiku?! jangan begitu kasar pada Aira....dia itu putrimu!" Sosok wanita yang duduk diatas kursi roda berucap nanar.
"Diam kamu! tidak perlu banyak drama.Kamu lihat sendiri foto-foto dia memasuki kamar hotel dengan baju berantakan seperti itu?!! tidak tau malu! coba contoh Lydia..dia seorang gadis lemah lembut juga patuh! tidak seperti anak ini,sudah pembangkang sekarang belajar jadi murahan!" Pria paruh baya dengan jas kantor sudah terlempar asal itu meraung murka.
Aira terkekeh,bangkit dan menepuk celana belakang dengan ekspresi penuh cemooh.
"Murahan?! apa kau tidak atau pura-pura tidak tau definisi dari murahan itu sendiri..papa?" Aira bangkit,berdiri tegak dengan tatapan mata dingin menusuk.
"Aira..bicara apa kamu ini?! tidak bisakah kamu tidak mendebat papa mu? lihat karena dirimu Lydia merasa malu karena orang asing yang entah siapa justru mengirim foto-foto tidak bermoral mu padanya! Aira..cobalah sedikit saja mencontoh Lydia..saya juga adalah ibumu..jangan berfikir saya bias!" Wanita paruh baya yang memeluk Lydia berucap lembut penuh pengertian.
Tapi,jangan fikir Aira tak tau makna ucapan itu sebenarnya adalah untuk mendorongnya semakin buruk didepan ayah kandungnya itu
"Mencontoh Lydia... mencontoh bagaimana caranya menjadi ja*ang? ia?! hei tuan jangan samakan sahabatku dengan gadis ****** seperti anak harammu itu!!" Semua mata segera menuju kearah pintu masuk.
Asline berjalan dengan senyum dingin, dan tak lama.
Setelah asline masuk.
Seluruh keluarga Thompson segera membeku kala melihat sosok yang masuk kemudian.
Mereka...
CEO Z'industies dan Pewaris kilang anggur seluruh Eropa,tuan muda Lumiro!.
...🍃...
......TBC......
__ADS_1
Bagaimana part ini?
Punya ide buat alur selanjutnya? komen guys...