
...Jangan lupa untuk selalu tinggalkan jejak ya 🌹...
...Vote,like dan komen...
...🍃 Happy reading and keep health 🍃...
Disebuah tanah lapang,area pinggiran kota.
Sebuah helikopter mendarat dengan perlahan,diikuti empat buah motor sport tak lama kemudian.
Mendekati tanah,kab bawah heli terbuka dan dua buah brangkas diturunkan perlahan.Segera,sebuah kontainer besar tiba.
Satu demi satu para pengendara motor perlahan membuka helm full face nya.
Tentu saja,setelah mobil mereka tak mampu lagi menjadi tameng aksi pencurian ini,dengan memanfaatkan sedikit celah mereka mengganti mobil menjadi motor dengan sedikit aksi pengecoh!.
Bersyukur motor sudah menunggu setelah kuda-kuda besi itu diantarkan oleh anggota mereka,para pria yang menatap pemimpin mereka miris.
Tentu saja,siapa yang menyangka para pemimpin organisasi mafia sekelas Blood Eagle akan mengganti status sebagai pencuri?!.
Tak habis fikir para anggota BE akan tingkah para ketua mereka!.
Segera,wajah tampan raino terlihat begitu helm berwarna hitam dengan segala outfit sewarna senada itu terbuka.
"Bagaimana? kuyakin si tua itu akan mengamuk!" Raino menatap Ryu yang juga baru menghentikan motornya,tepat disebelah kontainer .
"Bukan hanya mengamuk! dia akan menggila! Fikiranya akan meledak layaknya balon gas!" Ryu berujar sembari menyentuh sisi dahinya dibalik helm full face nya.
Raider dan Gion tiba setelahnya.
" Gila jika beradu skil dengan para F1,siapa yang menang?' Diego bertos ria bersama Maxim.
" Meski cepat..kita masih kalah dengan teknik manuver Ryu!"
"Sudah kumpul semua? tidak ada yang ketinggalan? kalau ketinggalan mati saja!" Arshenio berucap santai tanpa beban, tidak sadar bahwa dialah yang paling muda disini.
Definisi adik tak tau diri!.
"Mulutmu ya Shen! jika tak ingat kau adik kami,sudah tercabik-cabik kau!" Kesal Diego namun disambut rolingan mata malas oleh sang pelaku.
"Sudah big bro dan Alarik sudah menurunkan brangkas-nya! mari lihat seberapa banyak uangnya!" Ujar Xain dengan menatap wajah-wajah lelah saudaranya.
Tentu saja,mereka berubah dari yang awalnya para pengusaha kaya raya juga para penerus sebuah organisasi mafia, tiba-tiba berubah menjadi sekumpulan pencuri elit!.
Sungguh luar biasa.
Rayga nampak keluar dari heli dan berjalan santai menuju sisi brangkas diturunkan.
Dari tiga,mereka hanya bisa mencuri dua karena keterbatasan waktu!.
"Gila ini?! pake sandi bukanya!!!" Seru Maxim depresi.
"Kau bisa memecah kode ini Rik?" Arshen berjongkok,menatap sistem kunci brangkas dengan wajah suram.
Alarik menatap dua brangkas itu dengan kening mengeryit.
"Minggir!!" Dengan tak santai,Alarik mendorong tubuh maxim dan pria berjaket kulit hitam itu mendengus kesal namun tetap menyingkir dengan pasrah.
Segera.
Alarik menatap rayga.
"Dengar Rik, uang-uang ini harus kita pindahkan segera dan tinggalkan tempat ini,kurasa zantos itu pasti akan mengejar sampai kemari! jadi gunakan otakmu dengan cepat!" Ucap Raider kejam.
Alarik melotot geram.
__ADS_1
"Kau fikir otakku terbuat dari kawat dan kabel-kabel yang terhubung kulit silicon? mikir...! " Balas Alarik sinis.
"Cepat!" Rayga segera menghentikan obrolan panas para saudaranya.
Alarik segera membuka ransel yang ia bawa.
Sebuah helm dengan senter ditengah juga kaca pembesar yang terhubung langsung.
Memakai benda itu,Alarik mulai menempelkan sebuah kabel USB dan
menghubungkan dengan laptopnya.
Dan proses terakhirnya, kabel-kabel itu terhubung pada sensor brangkas.
Alarik memasang lensa mata pemindai,dan sentuhan terakhir.
Jemarinya mulai bekerja.
Gion dengan peka mulai mengusap wajah Alarik yang tegang dengan sebuah tisue.
Namun...
Plak!!..
"Buat apa kau sentuh wajahku?! kau bukan istriku jangan buat aku bergidik!" Alarik menepis tangan Gion dengan suara jijiknya.
Gion mengeryit dalam.
"Apa salahku? aku hanya ingin menyeka wajahmu bodoh!" Ucap Gion sinis.
"Sudah kalau kalian berdebat terus kapan brangkas ini terbuka?!" Emosi Raider.
Rayga sudah berbaring menatap fajar diatas kab kepala kontainer.
Tak perduli keadaan,dirinya percaya Alarik mampu dan hanya perlu menunggu.
"Go Alarik go!" Maxim dengan heboh berseru meski dengan nada seperti tikus terjepit pintu!.
"Damn it!" Alarik memaki dengan suara rendah.
Otaknya terasa bekerja keras hingga mungkin akan mengeluarkan asap jika bisa!.
Brrrmmmm
Rayga bangkit,berdiri diatas kontainer dengan wajah dingin kala telinganya yang tajam mendengar laju motor dan mobil dari jauh.
Kecepatannya tinggi dan seperti tengah memburu!.
"Alarik...percepat! dan kalian siapkan senjata! jika dalam waktu 10 menit tidak terbuka terpaksa saling bunuh disini..." Rayga berucap santai,sebuah senapan angin sudah bertengger dibahu-nya.
Alarik melotot mendengar ucapan bos sekaligus saudaranya itu.
Pria itu menarik nafas.
Pemindai mata dan sensor berkerja seirasnya.
Congratulation enjoy your money Mr Zantos...
Alarik menyeringai dengan sorak para inti.
"Zentos apa?! yang buka sudah jelas bukan pria tua itu,sistemnya go*lok!" Maxim tertawa atas ucapan sistem keamanan brangkas.
Segera brangkas pertama terbuka.
"Yuhu!!! Bisa buat party para bocah ini!" Seru Diego girang.
Definisi sultan,uang sebanyak 1 miliar dollar hanya dijadikan yang pesta anak-anak!.
Gila...
"Masukan cepat kedalam koper dan lempar kedalam heli!" Titah Rayga kala maniknya semakin memicing.
__ADS_1
Tentu saja,mereka tak mungkin membawa langsung brangkas sebesar box mobil itu ke markas,lebih baik kuras isinya saja!.
Alarik segera beralih pada brangkas kedua.
Sedikit waktu,5 menit dan kode brangkas berhasil terpecah.
"WOW!!! IT'S NOT MONEY... IT'S MUCH GOLD !!" raino berseru heboh.
Pantas saja orang ini begitu berani menantang mereka! ternyata luar biasa juga kekayaannya!.
Maxim menjulurkan tangannya,tertawa kala melihat emas batangan yang berhasil mereka curi.
Yah,meski kekayaan mereka melebihi ini, dibandingkan dengan sejumlah uang dan emas seperti ini,namun hasil sendiri dan merampok musuh itu rasanya lebih autentik!.
"Get ready!!" Rayga menyeru,melompat turun dari kontainer.
Para inti bergerak cepat memasukan emas kedalam koper begitu melihat wajah bak badai mengamuk diwajah saudaranya .
Brrrmmmm....
Para inti membawa masuk 15 koper besar berisi uang dan 20 koper besar berisi emas kedalam heli.
Segera,para pria tampan itu tertawa dan naik ke motor mereka masing-masing meninggalkan brangkas yang sudah kosong ditengah lapang.
"Big bro kami duluan!" Raider pamit disusul laju cepat yang lain.
Rayga melihat para saudaranya mulai melaju pergi kembali menyatu dengan lalu lintas malam.
Alarik sudah menaiki heli,rayga menatap lurus hingga bayangan kedatangan mobil dan motor trail itu terlihat jelas .
Wajah adonis bak lukisan pahatan sempurna para dewa Olympus itu kini,terulas senyum miring.
"BEDEBAH!!! GET BACK MY MONEY..." Raungan Zantos terdengar dari pengeras suara yang langsung menggema di seluruh area lapang.
Rayga tertawa tanpa beban.
Zantos segera meraih dua senjata api dan langsung mengarahkan pada Zeus yang sudah menaiki helikopter nya.
"BEDEBAH KAU ZEUS! BERHENTI DISANA AKAN KUBUNUH KAU!!!"
Zantos semakin meraung murka.
Perlahan baling-baling helikopter itu bergerak dan benda itu perlahan naik.
"PERCEPAT KEJAR PARA PENCURI ITU!!"
Raung Zantos.
Jika emas dan uangnya sudah masuk ke dalam brangkas Blood Eagle,mustahil bisa diambik kembali!.
Eagle punya 5 markas cabang di seluruh Eropa,dan satu markas besar yang bahkan lokasinya tidak diketahui secara spesifik!.
Mau dicari kemana uang dan emasnya jika sudah seperti itu?!.
Segera rentetan peluru menghujani heli yang sudah naik tinggi dengan memb*bi buta!.
"ARKHHHH!! SIALAN!!"
Zantos hanya bisa menatap nanar heli yang sudah jauh mengudara,membawa setengah dari harta pribadinya!.
Hanya bisa menelan pil pahit! jika dirinya membuang harga diri dan menemui Hades untuk meminta putra iblis itu mengembalikan uangnya!.
Sayangnya,apa bisa begitu mudah? setelah semalaman saling menembaki dan menyerang ?!.
.....TBC.....
I'm really sorry guys🙏
Chapter ini pendek dan no romance..
__ADS_1
El nulis ini ditengah cari waktu luang,taulah kita juga harus kerja buat cari cuan? nah kalau gak ada cuan bagaimana El isi paket data buat nulis ini novel? so...sedikit tapi setiap hari up..atau banyak tapi seminggu sekali?