
...Jangan lupa untuk selalu tinggalkan jejak ya 🌹...
...☘️ Happy reading and keep smile ☘️...
"SIALAN!! SIAPA YANG MELAKUKAN INI?! ANSOL..APA SAJA KERJAMU HINGGA TIDAK SADAR SESEORANG MENGERJAI MOBILKU?!!"
Raungan kemarahan segera terdengar,Zantos meraung murka wajahnya merah padam disertai urat biru yang menonjol dari pelipis hingga lehernya.
Mobil mewah milikmu kini penuh lumpur berwarna hitam dan berbau busuk! .
Ada pecahan telur memenuhi seluruh atap mobil,telur lengket berbau busuk!.
Wajah Zantos memerah,maniknya melotot geram!.
Jika saja ia tau siapa,akan ia habisi hingga bahkan jasadpun tak akan tertinggal!.
Ansol berdiri horor,baru saja dirinya meninggalkan mobil untuk menjawab telpon dari salah satu wanita bayarannya.
Hanya 10 menit! dan lihatlah hasilnya.
Zantos membuka pintu mobil,dan.
"DAMN IT!!" kembali,pria baya itu meraung murka begitu melihat isi dalam mobilnya!.
💩💩💩
"Dari mana datangnya semua kotoran ini?!! " Zantos mencengkram keram ansol,pria Hindi itu pun sama terkejutnya!.
.........
"Bwahahahah....ampun sakit perut aku!!" Maiden,anak laki-laki bermata sipit itu tertawa terbahak-bahak begitu tab altair memutar rekaman cctv terselubung yang berhasil mereka tempatkan di salah satu tempat didalam sebuah mobil.
" Gila....ini kotoran ide siapa?! jijik sekali!" Shino berucap horor.
Segera..
"Hehehe..aku pergi ke peternakan guru Jon! kalian tau dia punya peternakan Bab*? jadi aku meminta seseorang mengumpulkan sedikit kotoran mereka didalam sebuah ember dan yah..kalian tau mengapa aku memakai masker? itu karena aku sendiri yang menuangkan kotoran itu di jok mobil si kakek pemarah itu..." Rexion menepuk dadanya bangga.
Para saudaranya menatap rexion horor,mundur dengan tatapan jijik.
"Kau bermain dengan kotoran ba*i?! menjauh dari kami!!" Danzuar berucap horor.
Rexion mendelik tak terima.
Lalu mengendus tubuhnya sendiri .
"Iya..ya...pantas saja..kukira ada anak ba*i guru Jon yang tak sengaja mengikutiku pulang...."Rex berucap santai,para saudaranya menggeleng miris dan berbalik pergi .
Mereka harus pulang atau dengan segera siraman lahar api dari mulut ibu juga nenek mereka akan datang!.
__ADS_1
"Tapi Al.... bagaimana caranya kita pulang?! bukankah kita tadi sudah menipu para penjaga bayangan kakek? bagaimana ini?!!!" Gyolix berucap panik .
Baru anak laki-laki itu ingat!.
Mereka berada jauh di sebuah distrik kecil yang terletak di antara distrik-distrik mewah di ibu kota.
Altair menatap penanda jam di layar tab-nya.
Pukul 20.30 malam!.
"Matilah kita!!" Seru rain panik.
Tujuh anak laki-laki itu menatap sekeliling.
Malam telah membawa suasana gelap yang mencekam!.
Terutama untuk anak-anak batita seperti mereka!.
"What we going to do?!! bagaimana jika ada penculik? bagaimana jika ada tante-tante kurang belaian yang menculik kita? oh no!! wajahku terlalu tampan untuk jadi korban penculikan anak!!!" Maiden berucap panik sendiri.
Rain mendengus dengan tatapan jijik Shino juga gyolix akan kepercayaan diri tinggi saudaranya ini!.
Altair memutar otak,anak laki-laki berkaca mata ini mulai mencari informasi.
"Kita di distrik St D..bus sudah berangkat pukul delapan lalu,dan itu bus terakhir ke pusat kota....jika kita berjalan kaki...ada dua jalur....pertama lewat jalur biru...ini adalah jalur aman dengan banyak pos polisi lalu lintas..tapi akan memakan waktu lama,sekitar 2-3 jam menurut kecepatan kaki kita.Lalu ada satu lagi lewat taman Lumerio,taman terbengkalai yang ada di sisi timur! tapi disana adalah daerah rawan..so..jalan mana yang mau kalian ambil?"
Altair mengangkat wajah dari tablet pintar miliknya.
"Baiklah..kita akan..."
......................
...Malam semakin larut....
Lampu-lampu utama di mansion clan Wiguna itu terlihat mulai redup,berganti lampu dinding.
Para penjaga mulai berganti shif dan para maid mulai kembali ke vila peristirahatan mereka di bagian belakang mansion.
Dan ditengah semua keheningan itu..
Tujuh bayangan kecil memasuki mansion lewat pintu samping,pintu dimana menjadi jalur maid keluar masuk menerima kebutuhan dapur.
"Stttt..jangan ribut nanti semua orang bangun!" Raindres membekap mulut Rex yang sibuk memekik horor.
"Rain...lorong mansion ternyata sangat seram jika malam! aku merasa seperti ada yang mengawasi kita!" Rex berucap panik setelah berhasil menyingkirkan telapak tangan raindres dari mulutnya.
"Benar! aku juga....kata Harold...si anak aneh dikelas matahari..kalau kita merasa ada seseorang yang mengawasi kita di tengah malam...itu arti ada...Hantu...!" Ucap Maiden yang telah melirihkan suaranya.
"Hiks...Kenapa ribut? jangan menakuti ya Maiden!" Isak ketakutan Gyolix mulai terdengar.
Anak laki-laki penakut itu mulai kambuh!.
__ADS_1
"Stttt...diam..ikut aku kita jalan pelan-pelan jangan sampai mami ria mendapati kita baru kembali...atau na-"
"Atau apa?!"
Deg....
"MAMI....." pekikan horor anak-anak tampan itu terdengar disertai lampu mansion yang menyala terang.
"Tamatlah!!!" Jerit Maiden kala melihat para ibunya berdiri dengan wajah tersenyum manis.
Dan sebuah tali tambang ditangan Victoria! Ibunya yang satu ini adalah lambang perwujudan ibu kandung berasa ibu tiri!.
Tuhan...
Tolong..!
.........
Arkansas menepuk pundak Silvester,dan suami dari Samantha itu tersenyum tak mengapa.
"Jangan pernah berfikir kami meninggalkan dirimu..melupakan pengabdianmu..membuang dirimu! Silvester..kau ingat? dahulu kau kubawa sendiri menjadi bayangan Rayga? kini..lupakan tentang Margaret! kau tetaplah Bagian dari kami kemanapun kau akan melangkah" Arkansas berucap bijak.
Kedua pria baya itu duduk disebuah gapura,dipinggir pantai tempat dimana para anggota baru be dilatih kekuatan bertahan tubuh mereka.
Silvester tersenyum lega.
"Terima kasih tuan besar....s-"
"Kau sudah menjadi saudara ipar ku...jangan memanggilku terlalu formal dan kaku!"
"Terima kasih saudara Kansa..." Ucap silver lirih,hidungnya terasa masam dan matanya memanas.
"Apa yang terjadi pada Margaret..kita sebagai orang tua tak pantas lagi ikut campur.. anak-anak sudah dewasa keputusan mereka akan membawa buah hasil baik ataupun buruk.Kau mengerti bukan? Jika kau ingin membawa pergi keluargamu meninggalkan negara ini...aku tak masalah..post traumatik sindrome yang telah Margaretha alami kini adalah buah dari perbuatan putra-putraku..apa kau marah?" Arkansas berucap,maniknya terus memandang beberapa pria muda yang tengah berenang sekuat tenaga menghindar dari beberapa ekor buaya muara yang di lepas di laut tempat mereka berlatih kekuatan fisik.
Laut ini adalah teritori pulau pribadi clan Wiguna.
Butuh 2 jam perjalanan dari ibu kota menuju dermaga,dan dari dermaga.Butuh waktu 4 jam dengan Speedboat untuk sampai kepulau itu.
Ini hanya pulau kosong tak berpenghuni,hanya bagian dari Blood Eagle saja yang memiliki akses memasuki pulau .
Di pulau inilah anggota be setiap generasi akan dilatih bertahan hidup atau mati!.
Bahkan untuk para pewarisnya!.
Silvester tertawa renyah.
Menggeleng teguh.
"Saya mengenal tuan muda Rayga dan para tuan muda Wiguna lainya....Mereka bertindak hanya jika telah melewati batas...saya tidak marah..hanya kecewa..kecewa pada diri sendiri yang tidak mampu mendidik putri saya sendiri...yah....karma memang nyata,saya hanya berharap Margaret akan sadar begitu traumanya pulih!" Ujar Silver dengan senyum lapang.
Arkansas mengangguk puas.
__ADS_1
.....TBC.....