Queen Of Zeus

Queen Of Zeus
Show behind me


__ADS_3

...Jangan lupa untuk selalu tinggalkan jejak ya 🌹...


...Vote,like dan komen...


...🍃 HAPPY READING 🍃 ...



Beberapa waktu telah berlalu,residen yang beberapa waktu lalu telah diisi oleh celotehan dan tamgis si kembar tiga,kini terlihat lenggang dan suram.


Rayga duduk dengan wajah masam!.


Menatap foto kedua ayahnya penuh permusuhan !.


Bagaimana tidak?.


Arkansas dengan seenaknya merampok istri dan ketiga bayinya untuk diboyong tinggal di mansion utama.


Meninggalkan dirinya yang tak tau apa-apa kala pulang dari kantor dan mendapati kediamannya kosong! tanpa istrinya yang cantik, tanpa putrinya yang manis dan kedua senjata kecilnya!.


Dalam wajah frustasi,Yansen berkata bahwa tuan besar Arkansas telah membawa lari nyonya muda beserta kembar tiga A dengan wajah bak telah memenangkan lotre!.


Rayga ditinggal dalam tawa kekesalannya atas ulah sang ayah!.


"Pria tua itu?!! bagaimana bisa dia membawa kabur istri juga anak-anakku?!!"Rayga mengeram dengan wajah ketakutan para penjaga residen miliknya.


Menarik nafas dan menghempas dasinya.


Rayga merasa dia akan menjadi gila jika harus terus menghadapi kegilaan sang ayah!.


Pria tua itu menjadi budak cinta putri kecilnya!


Bahkan demi Arty,Arkansas bahkan tak berfikir untuk mencuri istrinya?!


Rayga menghela nafas jengkel.


"Tuan muda..lantas bagaimana?" Yansen bertanya dengan wajah kaku.


Rayga menatap kepala pengurus kediaman.


"Apa? kau fikir jika aku beri tahu kau akan punya keberanian menghadapi pria tua gila itu?!" Rayga meraung kesal.


Yansen meringis kikuk.


Entah tuan besar Arkansas akan tertawa atau menangis melihat betapa kurang ajarnya tuan muda mereka ini!.


Yah...


Rayga berbalik memasuki lift, sebaiknya dia membersihkan diri sebelum menjemput anak dan istrinya dan memberi pelajaran pria tua gila itu!.


..........


Hatchim.....!!!


Arkansas menggosok pangkal hidungnya.


"Siapa yang memakiku? apa manusia bodoh itu sudah bosan hidup?" Arkansas berucap sarkas.


Namun...


Maniknya segera melembut menatap bayi mungil nan manis yang terbaring ditengah ruang keluarga,dengan karpet bulu beruang salju berlapis beludru dan bantal-bantal kecil yang menjaga setiap sisi tubuh si bayi.


"Aduh..cucu opa kenapa lihat opa begitu sayang? opa tampan kan? oh ya jelas....kalau opa tidak tampan bagaimana mommy kalian mau sama Daddy busuk kalian itu....hah...tapi bagus juga karena dia,opa mendapat cucu cantik sepertimu..mana senyumnya anak manis...?!" Arkansas bahkan dengan wajah bodoh duduk lesehan dilantai sembari berucap ria mengajak baby Arty bercengkrama.


Rion, Raino,raider juga para ibu dan menantu mereka mendengus kesal.


Hades ini sudah bermain dan memonopoli Arty kecil sejak kedatangan asline,dan dia tak membiarkan siapapun mendekat!.


Dan untuk Archer dan Arez...


Bahkan pria gila itu malas melirik!.


Betapa bias!.

__ADS_1


Krakhhhh..


"Mau apa kau?! menjauh..." Rion mendelik jengkel kala ujung revolver sudah mengarah pada kepalanya begitu dia mencoba berjongkok ingin melihat baby Arty!.


"Hyak! kau jangan serakah BEDEBAH tua! baby Arty juga cucuku! kau jangan monopoli sendiri!!!!" Rion meraung emosi,Raino memberi jempol pada ayahnya begitu juga raider yang menganggap setuju.


Arkansas menaikan sebelah alisnya mengejek.Pria itu menundukkan wajahnya turun.


Cuphhhh...


”Hmmm.. pipi tembemnya lembut...kulitnya seperti kue moci dan harum....cucuku..opa benarkan line? Arty cucu opa seorangkan?"


Arkansas dengan senyum provokasi mengecup kedua pipi tembem baby Arty dibawah tatapan sinis Rion dan kedua putranya.


"HUEEEEE...MAMI KENAPA OPA JAHAT SEKALI?! REX MAU CIUM ADIK TAPI PRIA TUA JAHAT ITU LANGSUNG MENGIRIM LAXROSS MENGEJAR REX!!"


Para ayah muda beserta istri mereka menatap kearah pintu.


Rexion masuk dengan tangis memekakkan disertai baju terkoyak dan luka cakar yang cukup banyak meski tak sampai menumpahkan darah!.


Dibelakang anak laki-laki itu merangkak Raindres dengan kondisi mengenaskan.


Sepatunya di tarik laxross dengan ganas,demi melepaskan diri anak malang itu memeluk kusen pintu dan menjerit saat sepatunya hampir lepas dan tapak kakinya terancam menjadi mainan taring laxross!.


Singa itu sama gilanya dengan pemiliknya!.


"Dad..." Asline memanggil Arkansas dengan senyum dalam mengancam.


Arkansas memdengus,bersiul dan laxross segera berdiri tegak dengan keempat kakinya,melepaskan Rexion dan Raindres yang berlari melompat pada ayah mereka.


Anak malang.....


"Menangis apa?!kalian itu laki-laki..opa dulu bahkan dilempar kerawa oleh kakek buyut kalian demi bertarung dengan alpha! sayangnya sekarang buaya muara itu sudah mati ...jika tidak,bukan laxross..kakek akan melempar kalian pada aligator! yah..sayang sekali buaya itu belum cukup besar untuk jadi senjata!" Arkansas berucap dengan senyum tanpa dosa.


Rex dan Rain mengigil semakin memeluk tubuh ayah mereka ketakutan.


Sial...


"Bwubwu..." Arkansas segera terkekeh gemas,kembali menatap cucu manisnya penuh kasih.


"Zia mau apa sayang? " Arkansas berucap penuh binar.


Manik bayi cantik itu menatap polos dengan tangan menepuk pipi tegas itu.


"Mungkin baby Z lapar dad..." archana yang baru kembali dari dapur untuk mengambil camilan berucap santai.


Gadis cantik itu duduk disisi kakak iparnya, Victoria mencomot satu potong brownies panggang milik archana dan mengunyahnya sembari terus merekam tingkah out of character ayah mertuanya itu.


Asline selesai menidurkan baby Arez dan raels selesai menimang baby Archer.


Kedua bayi tampan itu tidur dengan tenang .


"Dad...papi...apa kalian tidak ada kerjaan? " Raino berucap jengah.


Dia seakan tak punya tenaga lagi melawan kedua ayahnya yang terus mendominasi si cantik kecil begitu ada kesempatan!.


Arkansas dan Rion menatap putra mereka seketika bak melihat orang bodoh!.


"Kerja? kami bosnya suka-suka kami mau kerja apa tidak! kau berkacalah....banyak peti kemas senjata yang belum dikirim dan banyak dokumen yang belum di croshcek! kalian belum menjadi bos..beda dengan kami...masih tanya pekerjaan lagi...ck..ck..ck.. Victoria.. Raels..kasihan kalian punya suami tak sadar diri !" Rion berucap penuh penistaan!.


Raino pundung seketika dengan raider yang mendelik jengkel.


"Tunggu apa lagi? pergi sana wahai babu..." Arkansas berucap dengan wajah tanpa ekspresi.


Benar-benar minta di maki!.


Rex menepuk punggung ayahnya iba dengan Raindres yang menatap ayahnya nanar.


"Sabar papi..papa.....sebagai kacung Daddy dan kakek...kasihan...." Rexion berucap polos tanpa sadar manik tajam kedua ayahnya.


"DASAR ANAK KURANG AJAR!!" Raung raino dan geraman raider..


Rexion melompat dari pangkuan ayahnya,berlari kearah nenek juga ibunya.

__ADS_1


"Mami papi mengamuk! cari papi baru mi..Rex tidak mau punya papi gila...." Seru anak itu dengan senyum lebar.Melompat kepelukan neneknya dan kayra hanya bisa menghela nafas panjang.


"Arkan... dokumen pembangunan resor di Dubai belum selesai...Rion...kau harus mengecek proses perakitan prototipe Security sistem WJC! Raino...raider.... CEPAT PERGI BEKERJA!" akhirnya kayra meraung,dan para pria itu segera berlari keluar dari pada menghadapi ibu suri pemarah ini.


Yah, terkecuali Arkansas yang masih duduk santai bermain dengan cucunya.


"Saudara ipar....."Kayra memanggil geram.


"Aku bosnya....mau libur setahun pun siapa yang berani protes?" jawab Arkansas acuh.


Kayra menghela nafas.


Pria keras kepala dengan arogansi selangit!.


"Dad..kau memang kaya tak kekurangan uang..tapi bagaimana dengan kelangsungan para karyawanmu? jangan memberi contoh malas pada cucu-cucumu! berangkat sekarang atau aku akan membawa Baby Z kembali!" Asline berucap dengan senyum jenaka namun bernada penuh ancaman.


Arkansas melotot tak percaya,dengan lunglai pria baya itu berdiri menatap cucunya lagi kemudian pergi dengan bahu terkulai.


"Bye cucu opa..opa pergi bekerja dulu nanti opa pulang bawa pesawat buat baby Z..atau kapal pesiar? atau...sebuah pulau? hm.. sebaiknya aku mempersiapkan hadiah kelahiran cucuku..."


Asline, Victoria,Raels juga kayra menatap punggung lebar pria baya itu yang masih betah bicara sendiri sembari keluar dari ruang keluarga.


Para wanita itu saling memandang dengan horor.


"Daddy memang sudah gila...!"


"Kemarin dia membeli sebuah taman bermain hanya karena tangan baby Z tak sengaja menunjuk layar ponsel altair saat sebuah iklan taman hiburan yang baru dibuka tayang . benar-benar gila....!"Victoria berucap horor.


"Hm..dan daddy langsung membeli surat saham taman hiburan itu...!" Raels menjawab sembari meneguk minuman dingin yang dibawa archana.


"Mami kasihan pada kamu line...itu baru Daddy-mu..sebentar lagi kau lihat saja..berkas banyak aset properti yang akan tertulis nama putrimu yang harus kamu urus!" Kayra berucap iba.


"Hahaha..sabar saja ya kakak ipar!" gelak archana melihat wajah tertekan aslien.


.........


Malam menggantikan sang surya.


"Bagaimana?" Rayga membalik sebuah map yang baru diserahkan Alarik.


"Dia bukan suster sebenarnya! suster yang bernama Kinan itu ditemukan tewas seminggu sebelum aslien melahirkan! dan identitas suster itu dipakai oleh wanita pembunuh itu untuk menyusup kedalam rumah sakit..." Jelas Alarik jengkel.


Tuk...tuk..tuk...


Ketukan jari kokoh pada meja terdengar berat.


"Dan setelah line keluar dari rumah sakit hari itu....Suster Kinan palsu itu terlihat beberapa kali melakukan hal mencurigakan.Sebaiknya kita jangan menunda lama..!" Ryu berucap penuh arti.


"Biarkan suster itu bermain..begitu mendekat bunuh saja!" Arkansas berucap,menatap putra-putranya dingin.


"Tidak sembarang orang bisa masuk bekerja menjadi bagian dari Healthy Hospital..meski mendapat nilai tinggi di perguruan medis...tanpa kemampuan dan surat rekomendasi...mustahil bisa masuk..para staf kita punya gelang sensor dan jika orang yang mengambil identitas itu bisa bergerak dengan mulus tanpa terpindai...kurasa dia bukan pembunuh level tikus liar...!" Gion berucap dengan senyum jenaka .


"Wanita ini cukup hebat...dia bisa bergerak cepat dibawah sistem keamanan rumah sakit kita...mari awasi dulu dan baru kita basmi begitu dia memasuki terlalu jauh!" Rion memberi masukan.


"Dia mengganti obat penguat janin istriku..jika Diego tidak peka saat itu dan mengganti obat dengan cepat maka line...." Rayga tak bersuara,terdiam dan menatap bengis semua orang.


"Dia membawa suntik yang sudah terkontaminasi virus HIV untuk memberi nutrisi pada selang infus istriku! Beruntung Papi Gabriel menyadari keanehan set suntik yang wanita itu bawa!" Rayga menatap Gabriel dan Diego dalam.


"Tangkap wanita itu...dalam dua hari....aku akan mengurusnya sendiri!'


Selesai berucap rayga bangkit keluar dari ruang basemant mansion utama.


pembicaraan ini membuatnya emosi dan untuk itu dia butuh wajah manis putrinya,wajah cantik istrinya juga menganggu kedua pangerannya!.


Senyum Rayga terbit samar.


.....TBC.....


Mau tanya boleh?


Kalian mau lihat part uwu-uwu si kembar dan keluarganya? atau punya rekomendasi mau adegan bagaimana?.


Kalau punya komen ya ...biar El kembangkan buat part lanjut...

__ADS_1


__ADS_2